Kamis, 05 April 2012 - 19:32:35 WIB
HM Abduh Nst Menipu Masyarakat, Tanah Yang Sudah dijual di Jual KembaliKategori: Sumatera Utara - Dibaca: 694 kali

Baca Juga:Ganda Putera SMPN 6 Cimahi Juara Milo School Competition.Raja Plaza Baturaja Melanggar Perda Kab OKURatusan Nelayan Datangi Kantor DPRD Tanjung Balai Tuntut Pukat Trawil DihapuskanTelan Dana Rp 75 Miliar Proyek Jalan Nasional Riau Amburadul
Rantauprapat Jaya Pos

Sengketa tanah Kaplingan 4 Kapling TKP Air Bersih antara Abdul Rahman Sihombing dengan HM Abduh Nst berbuntut panjang.

Pasalnya, tanah yang sudah dibeli Abdul Rahman 2 tahun lalu dijual kembali oleh HM Abduh Nst kepada orang lain tanpa sepengetahuan Abdul Rahman Sihombing.

Karena masi ada etikat baik Abdul Rahman, maka persoalan ini tidak dilaporkan kepolisi, melainkan mengadukan kepada Lurah Padang Matinggi untuk mencari solusi yang terbaik sekalian agar tidak mengeluarkan surat ganti rugi kepadanya dan kepada orang lain sebelum sengketa tanah yang dibeli Abdul Rahman dituntaskan.

Pada hari Selasa pukul 14:00wib 3 April 2012, Lurah Padang Matinggi mengundang kedua belah pihak untuk melakukan solusi terbaik di kantor Lurah padang Matinggi.

Pada saat itu hadir kedua belah pihak  dan Camat Rantau Utara sebagai penengah untuk menyelesaikan jalan keluarnya.

Pertama-tama Camat Rantau Utara bertanya kepada Abdul Rahman terkait sengketa yang dialaminya, jawab Abdul Rahman “ saya dan HM Abduh Nst sepakat memberikan tanda jadi, setelah surat Jual ganti rugi selesai diurus di Lurah baru  saya lunasi.

Namun sudah 2 tahun saya tungu, ternyata tanah itu dijual lagi kepada orang lain, itu sudah penipuan “ ujar Abdul Rahman sembari menunjukkan bukti tanda jadi berupa kwitansi.

 
Sementara HM Abduh Nst mau memulangkan tanda jadi tersebut kepada Abdul Rahman, namun hal itu ditolak Abdul Rahman.

Abdul Rahman menambahkan, bahwa kasus ini sudah mengarah pada criminal, karena ada ancaman dari HM Abduh Nst untuk menembak saya dengan senjata api.

Karena perkara ini tidak dapat diselesaikan dengan damai, maka Camat Rantau Utara menyerahkan kepada masing-masing untuk diproses selanjutnya sambil mengetuk palu 3 kali.

Ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Abdul Rahman, membenarkan tidak ada kesepakatan kedua belah pihak antara Abdul Rahman dengan HM Abduh Nst.

Selanjutnya Abdul Rahman rencananya akan melaporkan HM Abduh Nst kepada pihak Kepolisian dengan kasus penipuan.

Dan kepada  Kepada Lurah Padang Matinggi agar tidak mengeluarkan surat jual ganti atas kapling tersebut kepada orang lain, karena dalam kasus sengketa, ujar Abdul Rahman. AD

0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (115963)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (87572)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (38247)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (20798)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (19728)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (14319)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (13368)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (13104)Dilaporkan Ke KPK, Pejabat DKI Korupsi Tanah Rp 49 Miliar (11803)Demo di Jakarta dan Tapteng Desak Tangkap Bonaran Situmeang (11294)
Bedah JayaposDiduga Terjadi Praktek Kongkalingkong, Menhub Batalkan Lelang Proyek Rp 39,3 Milyar di ATKP MakassarMakassar, Jaya Pos Kinerja kelompok kerja serta pejabat pembuat komitmen (PPK) di lingkungan Akademi Teknik ...


PPK ATKP Makassar Memilih Bungkam Soal Proyek Pengerukan Dan Pematangan Lahan Senilai 39,6 M508 Indomaret Disegel, Lahan Atensi Mafia Dinas HilangBelum Genap Satu Tahun Dibangun, Jalan Arteri Porong HancurProyek Senilai Rp 128 Miliar di BBWS Brantas BobrokBangunan Kanopi di Sibolga Square 'Mengintai' KorbanPembetonan Jalan Selamat Kecamatan Medan Timur Tidak BecusProyek Jalan yang Diduga Fiktif Diminta Segera Diusut Tuntas
Laporan KhususMencari Bupati Mampu Jadikan Samosir Wisata BudayaCatatan : Toni Limbong, SH (Pemimpin Redaksi Harian Jaya Pos) Suasana politik menjelang Pemilihan Bupati dan ...


Mewujudkan Monumen Limbong Mulana di Tanah LeluhurCurahan Hati Anak Seorang Pelacur Mahkota Kewanitaanku Direnggut Pacar Sang Ibu (Bgn 7)Kunker ke Rohul, PLT GUBRI Buka Rakornis Pembangunan Perkebunan Tahun 2015Curahan Hati Anak Seorang Pelacur Mahkota Kewanitaanku Direnggut Pacar Sang Ibu (Bgn 6)Curahan Hati Anak Seorang Pelacur Mahkota Kewanitaanku Direnggut Pacar Sang Ibu ( Bgn 5 )Curahan Hati Anak Seorang Pelacur Mahkota Kewanitaanku Direnggut Pacar Sang Ibu (Bgn 4)Curahan Hati Anak Seorang Pelacur Mahkota Kewanitaanku Direnggut Pacar Sang Ibu ( Bgn 3 )