Kamis, 05 April 2012 - 19:32:35 WIB
HM Abduh Nst Menipu Masyarakat, Tanah Yang Sudah dijual di Jual KembaliKategori: Sumatera Utara - Dibaca: 716 kali

Baca Juga:Ganda Putera SMPN 6 Cimahi Juara Milo School Competition.Raja Plaza Baturaja Melanggar Perda Kab OKURatusan Nelayan Datangi Kantor DPRD Tanjung Balai Tuntut Pukat Trawil DihapuskanTelan Dana Rp 75 Miliar Proyek Jalan Nasional Riau Amburadul
Rantauprapat Jaya Pos

Sengketa tanah Kaplingan 4 Kapling TKP Air Bersih antara Abdul Rahman Sihombing dengan HM Abduh Nst berbuntut panjang.

Pasalnya, tanah yang sudah dibeli Abdul Rahman 2 tahun lalu dijual kembali oleh HM Abduh Nst kepada orang lain tanpa sepengetahuan Abdul Rahman Sihombing.

Karena masi ada etikat baik Abdul Rahman, maka persoalan ini tidak dilaporkan kepolisi, melainkan mengadukan kepada Lurah Padang Matinggi untuk mencari solusi yang terbaik sekalian agar tidak mengeluarkan surat ganti rugi kepadanya dan kepada orang lain sebelum sengketa tanah yang dibeli Abdul Rahman dituntaskan.

Pada hari Selasa pukul 14:00wib 3 April 2012, Lurah Padang Matinggi mengundang kedua belah pihak untuk melakukan solusi terbaik di kantor Lurah padang Matinggi.

Pada saat itu hadir kedua belah pihak  dan Camat Rantau Utara sebagai penengah untuk menyelesaikan jalan keluarnya.

Pertama-tama Camat Rantau Utara bertanya kepada Abdul Rahman terkait sengketa yang dialaminya, jawab Abdul Rahman “ saya dan HM Abduh Nst sepakat memberikan tanda jadi, setelah surat Jual ganti rugi selesai diurus di Lurah baru  saya lunasi.

Namun sudah 2 tahun saya tungu, ternyata tanah itu dijual lagi kepada orang lain, itu sudah penipuan “ ujar Abdul Rahman sembari menunjukkan bukti tanda jadi berupa kwitansi.

 
Sementara HM Abduh Nst mau memulangkan tanda jadi tersebut kepada Abdul Rahman, namun hal itu ditolak Abdul Rahman.

Abdul Rahman menambahkan, bahwa kasus ini sudah mengarah pada criminal, karena ada ancaman dari HM Abduh Nst untuk menembak saya dengan senjata api.

Karena perkara ini tidak dapat diselesaikan dengan damai, maka Camat Rantau Utara menyerahkan kepada masing-masing untuk diproses selanjutnya sambil mengetuk palu 3 kali.

Ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Abdul Rahman, membenarkan tidak ada kesepakatan kedua belah pihak antara Abdul Rahman dengan HM Abduh Nst.

Selanjutnya Abdul Rahman rencananya akan melaporkan HM Abduh Nst kepada pihak Kepolisian dengan kasus penipuan.

Dan kepada  Kepada Lurah Padang Matinggi agar tidak mengeluarkan surat jual ganti atas kapling tersebut kepada orang lain, karena dalam kasus sengketa, ujar Abdul Rahman. AD

0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (116210)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (87725)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (40652)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (22119)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (21919)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (15991)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (15151)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (14605)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (13923)Dilaporkan Ke KPK, Pejabat DKI Korupsi Tanah Rp 49 Miliar (12110)
Bedah JayaposDana Pemeliharaan Pamsimas Diduga Ditilep Oknum DesaSubang, Jaya Pos Kesulitan memperoleh air bersih, khususnya air minum hingga kini masih berlangsung ...


Langgar PP Nomor 109 Tahun 2012, Perusahaan Rokok Pasang Baliho Tanpa Pesan 'Merokok Membunuhmu'Usut Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas di Bappeda Musi RawasPembangunan Embung Senilai Rp 2 Milyar di Banyuwangi Gagal KonstruksiPT Triomas Diduga Merambah Kawasan Giosfer di SiakDiduga Terjadi Praktek Kongkalingkong, Menhub Batalkan Lelang Proyek Rp 39,3 Milyar di ATKP MakassarPPK ATKP Makassar Memilih Bungkam Soal Proyek Pengerukan Dan Pematangan Lahan Senilai 39,6 M508 Indomaret Disegel, Lahan Atensi Mafia Dinas Hilang
Laporan KhususKemiskinan Memaksaku Menjdi TKW (Bgn 1)Oleh : Alexander Sibarani (Wartawan Harian Jaya Pos) Bekerja jauh di negeri orang dengan harapan terbebas ...


Group Facebooker K2AM Gelar Baksos Panti Jompo BinjaiMaju Calon Bupati 2015-2020, Carlos Melgares Eks Warga Spayol Siap Membangun SamosirBantaeng Buka Program 1 Juta Rumah untuk NelayanSDAP Banten Tingkatkan Ketersediaan Air Baku dan Irigasi Yang LayakDisdik Gagas KKN Berbasis Desa TerpaduPeringatan Hardiknas Meriah di Kabupaten OKUBPMP2T Kabupaten Pelalawan Melayani Dengan Sepenuh Hati