Rabu, 16 September 2015 - 07:05:06 WIB
Dua Tersangka Dugaan Korupsi Dana Bansos di Gumas DitahanKategori: Kalimantan Tengah - Dibaca: 303 kali

Baca Juga:SP3 Kasus Tanah 25.400 Meter DipertanyakanBankamdes di Areal Tambang Emas Peboya Lakukan Pungli.Jasa Raharja Kalbar Hadiri Pengukuhan FLLAJRatusan Ton Zircon Sitaan Polda Kalbar Di Ketapang Menghilang, Diduga Dijual Kembali

Kuala Kurun, Jaya Pos

Setelah melalui penyidikan dan penyelidikan cukup panjang di Kejaksaan Negeri Kuala Kurun, akhirnya pihak kejaksaan menahan dua tersangka kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos). Kegiatan perluasan sawah mendukung tananam pangan tahun 2012 senilai Rp 300 juta, di Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah.

Kedua tersangka yakni, Ketua dan Bendahara Kelompok Tani Hapakat Jaya Desa Sare Rangan, Kecamatan Tewah, Marson Markusin Saleh dan Ebonson.

Keduanya ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA di Palangka Raya. Setelah berkas perkaranya dinyatakan lengkap (P21) dan diserahkan ke Pengadilan Negeri Tipikor di Palangka Raya. “Mengenai kapan disidang, kita belum tau. Karena kita masih menunggu jadwal dari pengadilan,” ucap Jaja,SH, saat ditemui Jaya Pos baru-baru ini.

Sebagaimana diketahui, kasus dugaan korupsi dana bansos dalam kegiatan perluasan sawah mendukung tananam pangan tahun 2012, senilai Rp 300 juta di Kabupaten Gunung Mas tersebut, bergulir di Kejaksaan Negeri Kuala Kurun sejak tahun 2014.

Dari hasil penyidikan pihak kejaksaan beberapa waktu lalu, bahwa dana yang diterima oleh anggota kelompok tani tersebut jumlahnya tidak sesuai dengan anggaran yang disalurkan oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Gunung Mas. Sehingga menjerat Ketua dan Bendahara Kelompok Tani Hapakat Jaya Desa Sare Rangan, Kecamatan Tewah, Marson Markusin Saleh dan Ebonson sebagai tersangka. Mandau


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (73344)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (61079)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52833)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (20941)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16418)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15683)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15320)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (15017)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14851)Sanksi Tegas Menanti PNS yang Nambah Libur (11444)
Bedah JayaposKasus Suap, JPU Ketapang Tuntut Mantan Politikus PDI-P 1,5 Tahun PenjaraKetapang, Jaya Pos Perjalanan kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Ketua DPRD Ketapang, ...


KPU Pandeglang DidemoDinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman, Ciptakarya dan Penataan Ruang Kota Surabaya DipolisikanTambang Mas Liar Menjamur Lagi Di BengkayangKejati Kalteng Diminta Usut Dugaan Korupsi Proyek Penggantian Jembatan di KapuasSoal Hibah Gubernur 7 M Untung Bisa Dijerat TPPUKetua Kelompok Budi Karya Leniyanti Diduga Palsukan Data AnggotaBuntut Dugaan Penyelewengan Anggaran Pada Humas Mojokerto, Semakin Terkuak Dengan Adanya Jumpa Pers
Laporan KhususDesa Klambir Lima Kebon Adakan Pemilihan BPDHamparan Perak, Jaya Pos Desa Klambir Lima Kebun Kecamatan Hamparan Perak Deli Serdang mengadakan pemilihan ...


BumNag Sumpur Kudus Maju Dengan Segudang PrestasiDPRD Sampaikan Laporan Pansus Atas LKPJ Bupati Muba TA 2019Membangun Masa Depan Kabupaten Bogor Dengan PancakarsaFachrori Launching Calendar of Event Upaya Promosikan Wisata JambiDPRD Muba Serahkan Rekomendasi Terhadap LKPJ Bupati TA 2019Menpan RB Tjahjo Kumolo: MPP Pekanbaru Terbaik di IndonesiaSahirah Dzakyyah Memilih Ponpes Darul Ulum Untuk Pendidikannya