Minggu, 15 April 2012 - 17:48:35 WIB
Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi Bohongi Presiden SBY dan GubernurKategori: Jambi - Dibaca: 1349 kali

Baca Juga:Jemaat HKBP Filadelfia Dan GKI Yasmin Menggelar Ibadah di Depan Istana MerdekaGelar Adat Lampung Diberikan Kepada Putri Astrid Kerajaan BelgiaSudin PU Tata Air Jaksel Harus Profesional dan VisionerTerbukti Penipuan dan Pencucian Uang Scot Donovan David Dituntut 13 Tahun Penjara

Jambi, Jaya Pos

Dalam rangkaian kunjungan Presiden RI Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan rombongan ke Jambi dalam rangka Hari Pers Nasional yang dipusatkan di Jambi, diantaranya Presiden dan rombongan yang didampingi Gubernur Jambi HBA, menyempatkan diri untuk meninjau kawasan budidaya ikan, kampung pangan terpadu Minapolitan Pudak, Desa Pudak, Kabupaten Muaro Jambi yang menghasilkan ikan patin sekitar 5 - 6 ton perhari dari sekitar 630 kolam yang ada dikawasan ini.

Diduga keras pihak Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi telah membohongi presiden SBY dan Gubernur Jambi, karena setelah dikonfirmasi Jaya Pos kedaerah ini pasca kunjungan presiden RI ke kawasan ini tidak benar dari kawasan ini menghasilkan ikan patin 5 - 6 ton perhari, tapi hanya sekitar 3,5 ton perbulan. "Diperkirakan hanya sekitar 3,5 ton perbulan ikan patin yang dihasilkan dari daerah ini," ujar seorang penjaga kolam dikawasan Kampung Pangan Terpadu Minapolitan Pudak kepada Jaya Pos belum lama ini yang turun kelokasi.

Jadi, diduga hasil yang cukup pantastis 5 - 6 ton perhari tersebut hanya isapan jempol belaka untuk menyenangkan Presiden SBY dan Gubernur Jambi.Karena pada kenyataannya setelah kunjungan presiden berakhir hasil tersebut tidak sesuai dengan yang diucapkan.

Memang pada hari Pers Nasional Presiden dan rombongan yang juga didampingi Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) berkunjung kekawasan Kampung Pangan Terpadu Minapolitan Pudak, ikan patin sedang banyak, apakah ikan itu murni hasil dari kawasan itu atau dikumpulkan dulu dari kolam-kolam yang ada di Provinsi Jambi, entahlah, pihak Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi lah yang lebih tahu, karena secara teknis SKPD inilah yang membidangi masalah perikanan.

Untuk menelusuri apakah benar kawasan Kampung Pangan Terpadu Minapolitan Pudak menghasilkan ikan patin 5 - 6 ton perhari, Jaya Pos mencoba menghubungi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi Ir. Erman Rahim, tetapi kepala dinas tidak ada ditempat. Namun, Kepala Bidang Perikanan Hernowo, ketika dikonfirmasi Jaya Pos, membenarkan bila kawasan Kampung Pangan Terpadu Minapolitan Pudak menghasilkan ikan patin 5 ton perhari sewaktu presiden RI berkunjung ke Jambi. "Waktu Presiden datang ke Jambi, ikan patin memang sudah pada waktunya untuk panen. Kalaupun ada yang mau panen ditunda dulu, pas presiden datang baru panen sebagai contoh dan bukti," ujar Hernowo.

Hernowo, yang selalu menyebut nama Allah ketika dikonfirmasi mengaku tidak membohongi presiden dengan hasil ikan patin 5 ton perhari tersebut. "Saya jadi Kabid ini diangkat Gubernur dan bukan kepala dinas," ujar Hernowo, mungkin artinya dia tidak mungkin berbohong kepada gubernur apalagi membohongi presiden.

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi ini juga pada tahun anggaran 2011 mengelola dana APBD/APBN untuk rehab kapal penangkap ikan. Proyek rehab kapal penangkap ikan yang nilainya ratusan juta rupiah ini masih dipertanyakan realisasinya. Rizal/Rusdi.


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (115981)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (87582)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (38336)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (20883)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (19811)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (14483)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (13416)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (13150)Dilaporkan Ke KPK, Pejabat DKI Korupsi Tanah Rp 49 Miliar (11838)Demo di Jakarta dan Tapteng Desak Tangkap Bonaran Situmeang (11309)
Bedah JayaposDiduga Terjadi Praktek Kongkalingkong, Menhub Batalkan Lelang Proyek Rp 39,3 Milyar di ATKP MakassarMakassar, Jaya Pos Kinerja kelompok kerja serta pejabat pembuat komitmen (PPK) di lingkungan Akademi Teknik ...


PPK ATKP Makassar Memilih Bungkam Soal Proyek Pengerukan Dan Pematangan Lahan Senilai 39,6 M508 Indomaret Disegel, Lahan Atensi Mafia Dinas HilangBelum Genap Satu Tahun Dibangun, Jalan Arteri Porong HancurProyek Senilai Rp 128 Miliar di BBWS Brantas BobrokBangunan Kanopi di Sibolga Square 'Mengintai' KorbanPembetonan Jalan Selamat Kecamatan Medan Timur Tidak BecusProyek Jalan yang Diduga Fiktif Diminta Segera Diusut Tuntas
Laporan KhususMencari Bupati Mampu Jadikan Samosir Wisata BudayaCatatan : Toni Limbong, SH (Pemimpin Redaksi Harian Jaya Pos) Suasana politik menjelang Pemilihan Bupati dan ...


Mewujudkan Monumen Limbong Mulana di Tanah LeluhurCurahan Hati Anak Seorang Pelacur Mahkota Kewanitaanku Direnggut Pacar Sang Ibu (Bgn 7)Kunker ke Rohul, PLT GUBRI Buka Rakornis Pembangunan Perkebunan Tahun 2015Curahan Hati Anak Seorang Pelacur Mahkota Kewanitaanku Direnggut Pacar Sang Ibu (Bgn 6)Curahan Hati Anak Seorang Pelacur Mahkota Kewanitaanku Direnggut Pacar Sang Ibu ( Bgn 5 )Curahan Hati Anak Seorang Pelacur Mahkota Kewanitaanku Direnggut Pacar Sang Ibu (Bgn 4)Curahan Hati Anak Seorang Pelacur Mahkota Kewanitaanku Direnggut Pacar Sang Ibu ( Bgn 3 )