Minggu, 15 April 2012 - 17:48:35 WIB
Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi Bohongi Presiden SBY dan GubernurKategori: Jambi - Dibaca: 2334 kali

Baca Juga:Jemaat HKBP Filadelfia Dan GKI Yasmin Menggelar Ibadah di Depan Istana MerdekaGelar Adat Lampung Diberikan Kepada Putri Astrid Kerajaan BelgiaSudin PU Tata Air Jaksel Harus Profesional dan VisionerTerbukti Penipuan dan Pencucian Uang Scot Donovan David Dituntut 13 Tahun Penjara

Jambi, Jaya Pos

Dalam rangkaian kunjungan Presiden RI Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan rombongan ke Jambi dalam rangka Hari Pers Nasional yang dipusatkan di Jambi, diantaranya Presiden dan rombongan yang didampingi Gubernur Jambi HBA, menyempatkan diri untuk meninjau kawasan budidaya ikan, kampung pangan terpadu Minapolitan Pudak, Desa Pudak, Kabupaten Muaro Jambi yang menghasilkan ikan patin sekitar 5 - 6 ton perhari dari sekitar 630 kolam yang ada dikawasan ini.

Diduga keras pihak Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi telah membohongi presiden SBY dan Gubernur Jambi, karena setelah dikonfirmasi Jaya Pos kedaerah ini pasca kunjungan presiden RI ke kawasan ini tidak benar dari kawasan ini menghasilkan ikan patin 5 - 6 ton perhari, tapi hanya sekitar 3,5 ton perbulan. "Diperkirakan hanya sekitar 3,5 ton perbulan ikan patin yang dihasilkan dari daerah ini," ujar seorang penjaga kolam dikawasan Kampung Pangan Terpadu Minapolitan Pudak kepada Jaya Pos belum lama ini yang turun kelokasi.

Jadi, diduga hasil yang cukup pantastis 5 - 6 ton perhari tersebut hanya isapan jempol belaka untuk menyenangkan Presiden SBY dan Gubernur Jambi.Karena pada kenyataannya setelah kunjungan presiden berakhir hasil tersebut tidak sesuai dengan yang diucapkan.

Memang pada hari Pers Nasional Presiden dan rombongan yang juga didampingi Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) berkunjung kekawasan Kampung Pangan Terpadu Minapolitan Pudak, ikan patin sedang banyak, apakah ikan itu murni hasil dari kawasan itu atau dikumpulkan dulu dari kolam-kolam yang ada di Provinsi Jambi, entahlah, pihak Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi lah yang lebih tahu, karena secara teknis SKPD inilah yang membidangi masalah perikanan.

Untuk menelusuri apakah benar kawasan Kampung Pangan Terpadu Minapolitan Pudak menghasilkan ikan patin 5 - 6 ton perhari, Jaya Pos mencoba menghubungi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi Ir. Erman Rahim, tetapi kepala dinas tidak ada ditempat. Namun, Kepala Bidang Perikanan Hernowo, ketika dikonfirmasi Jaya Pos, membenarkan bila kawasan Kampung Pangan Terpadu Minapolitan Pudak menghasilkan ikan patin 5 ton perhari sewaktu presiden RI berkunjung ke Jambi. "Waktu Presiden datang ke Jambi, ikan patin memang sudah pada waktunya untuk panen. Kalaupun ada yang mau panen ditunda dulu, pas presiden datang baru panen sebagai contoh dan bukti," ujar Hernowo.

Hernowo, yang selalu menyebut nama Allah ketika dikonfirmasi mengaku tidak membohongi presiden dengan hasil ikan patin 5 ton perhari tersebut. "Saya jadi Kabid ini diangkat Gubernur dan bukan kepala dinas," ujar Hernowo, mungkin artinya dia tidak mungkin berbohong kepada gubernur apalagi membohongi presiden.

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi ini juga pada tahun anggaran 2011 mengelola dana APBD/APBN untuk rehab kapal penangkap ikan. Proyek rehab kapal penangkap ikan yang nilainya ratusan juta rupiah ini masih dipertanyakan realisasinya. Rizal/Rusdi.


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (120492)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (90314)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (45318)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (45049)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (43500)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (42697)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (36928)Perusahaan Martua Sitorus Ngemplang Pajak Rp 7,2 Triliun? (31836)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (30612)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (22555)
Bedah JayaposMafia Buah Sawit PT BGA Ketapang Diduga Orang Dalam PerusahaanKetapang, Jaya Pos Mafia buah sawit di PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA) Kabupaten Ketapang, Provinsi ...


Limbah Pabrik CPO PT Alno Agro Utama Diduga Cemari Sungai KetahunPolisi Amankan Madu OplosanTerkait Dugaan Korupsi Dana BOS, Komite Minta Uang Tutup Mulut Rp 20 JutaAroma Bau Busuk, Bagi-Bagi Proyek Aspirasi DPRD Provinsi KalbarKejaksaan Tindak Lanjuti Dugaan Mark-Up Di Tubuh KONIPT BEB Buang Limbah SembarangKinerja Dinas PU Tapteng Buruk, Jalan Sibabangun Pulo Pakat dan Pulo Pakat-Siadatuon Dikerjakan As
Laporan KhususPlt Bupati Rohul H Sukiman Serahkan SK Kenaikan Pangkat Kepada 631 ASNPasir Pengaraian, Jaya Pos Sebanyak 631 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan ...


Tumenggung Adat Dayak Kabupaten Melawi DikukuhkanLegislator Minta Disperindag Lakukan Pengawasan Berkala Terkait Kelangkaan Elpiji 3 KgBupati Inhil Pimpin Upacara Hari Kesadaran NasionalDiusia 74 Tahun, Musi Rawas Darussalam Menuju SempurnaZola Ajak PMII Berantas NarkobaLakukan MAD Pertanggungjawaban TA. 2016, UPK DAPM Cahaya Jaya Mandiri Maju PesatInhil Jadi Tuan Rumah Peringatan Hari Kelapa Dunia