Kamis, 21 Januari 2016 - 07:00:31 WIB
Ditengarai Ilegal Polres Gumas Selidiki 3 PBSKategori: Kalimantan Tengah - Dibaca: 872 kali

Baca Juga:MU Menjaga Jarak 5 Poin Dengan Mancherter City setelah Mengalahkan Aston Villa 4-0Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi Bohongi Presiden SBY dan GubernurJemaat HKBP Filadelfia Dan GKI Yasmin Menggelar Ibadah di Depan Istana MerdekaGelar Adat Lampung Diberikan Kepada Putri Astrid Kerajaan Belgia

Palangka Raya, Jaya Pos

Hampir 1 tahun lamanya, sejak dilaporkan oleh Focal Point Jaringan Pemantau Independen Kehutanan (JPIK) Kalimantan Tengah dan Badan Teritorial Telapak Kalimantan Tengah-Barat kasusnya belum juga beranjak lebih maju.

Kasus tersebut menyangkut tiga perusahaan perkebunan besar swasta (PBS) di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) yang terindikasi ilegal. Namun dari hasil lacakan Jaya Pos ternyata kasus tersebut hingga kini masih terus diselidiki pihak Polres Gunung Mas Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Hal itu terbukti dengan adanya surat Polres Gumas No.B/28/XII/2015/Polres, ter-tgl 18 Desember 2015. Perihal: pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan tentang indikasi ilegalitas PT. Flora Nusa Perdana, PT.Prasetya Mitra Muda dan PT.Kahayan Agro Plantations, yang ditujukan kepada Focal Point JPIK Kalteng Wancino.

Dalam surat tersebut Polres Gumas menyebut, bahwa penyidik telah melakukan penyelidikan dilapangan dan menemukan Bansaw (Sawmill) di areal perusahaan PT.Flora Nusa Perdana dan PT.Prasetya Mitra Muda. Namun menurut mereka pada saat dilapangan, penyidik hanya menemukan ada 1 unit Bansaw (Sawmill) saja yang masih beroperasi melakukan aktivitas pengumpulan kayu log. Setelah diperiksa dokumen perijinannya, pemilik 1 unit Bansaw (Sawmill) tersebut ada memiliki dokumen perijinan.

Kemudian, dalam poin 2 huruf,d surat tersebut Polres Gumas juga menyebut, terkait dengan laporan yang telah disampaikan tersebut penyidik/penyidik pembantu akan terus melakukan penyidikan dan akan selalu memberitahukan perkembangannya.

Sebagaimana diberitakan Jaya Pos pada edisi lalu, Focal Point JPIK Kalimantan Tengah, Wancino. Dan Badan Teritorial Telapak Kalimantan Tengah-Barat T-227, Johanes Jenito melalui surat tertanggal 26 Maret 2015, yang ditujukan kepada Kapolres Gunung Mas serta tembusan kepada Menteri Lingkungan Hidup (LH), Kapolri, KPK, Kapolda Kalteng, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng, Bupati Gunung Mas dan Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Gunung Mas, serta Dinamisator Nasional JPIK dan BPT Telapak, melaporkan ke-tiga perusahaan tersebut diduga telah melakukan pelanggaran serius dan terindikasi ilegal.

Dalam surat tersebut mereka menilai pemerintah Kab Gunung Mas telah gagal melaksanakan menegakan hukum dengan baik, dan juga menilai PT.FNP, PT.PMM dan PT.KAP gagal mematuhi hukum, sehingga berujung pada kerusakan lingkungan yang serius.

Menurut mereka, kegagalan penegakan hukum terhadap perusahaan ini atau pun juga terhadap perusahaan-perusahaan lain yang ada di Kabupaten Gunung Mas, akan merusak kemampuan Kab Gunung Mas pada khususnya dan Provinsi Kalteng pada umumnya, dalam memberikan hasil substantif sebagai provinsi percobaan yang dipilih Presiden untuk REDD. (Mandau)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (55716)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50748)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14039)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13525)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13187)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12466)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8511)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (7318)Sudah 4 Bulan Pegawai Kejaksaan RI Tidak Dapat Dana Remunerasi (6433)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (6227)
Bedah JayaposKontrak Kerja Sudah Habis Pengerjaan Puskesmas Palembayan Masih LanjutAgam, Jaya Pos Proyek pembangunan Puskesmas Palembayan di Kab. Agam Sumbar, sudah menjadi gonjang ganjing ...


Diduga Terlibat Proyek, LSM Penjara Desak KKP Periksa Sejumlah Anggota DPRD Kota ManadoCV Linang Jaya Diduga Kirim Material Tak Sesuai RAB Ke 30 Penerima Program RTLH Di Desa LabuanDinas PUPR Kab Sidoarjo Bidang Pengairan Diduga Lakukan Mark UpPembangunan USB SDN Babat 2 Kecamatan Legok Beraroma KorupsiDiduga Proyek Pembangunan Pasar Cibaliung, Gunakan Besi BekasProyek NUSP-2 ADB Loan Rp 5,9 M di Kapuas Berbau KKNKades Tanjung Diduga Selewengkan Keuangan Desa Ratusan Juta Rupiah
Laporan KhususDesa Kendalrejo Gunakan Dana Desa Untuk Tingkatkan PembangunanTrenggalek, Jaya Pos Program pemerintah melalui Dana Desa serta Alokasi Dana Desa yang langsung diterima ...


APBD Tanah Datar 2019 DisepakatiHari Jadi Bantaeng Ke-764 Gubernur Sulsel Bantu Bantaeng 26 MBakti PUPR Bangun Infrastruktur Mempersatukan BangsaLurah Bahu : Sidak Bagi Pendatang Berdomisili di WilayahnyaPengawasan APK Bersama Stakeholder Untuk Pemilu 2019Bupati Canangkan Gerakan Banyumas MembacaBanjir di Buaran DPU Tangsel Sigap Tangani Laporan Warga