Kamis, 21 Januari 2016 - 07:00:31 WIB
Ditengarai Ilegal Polres Gumas Selidiki 3 PBSKategori: Kalimantan Tengah - Dibaca: 689 kali

Baca Juga:MU Menjaga Jarak 5 Poin Dengan Mancherter City setelah Mengalahkan Aston Villa 4-0Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi Bohongi Presiden SBY dan GubernurJemaat HKBP Filadelfia Dan GKI Yasmin Menggelar Ibadah di Depan Istana MerdekaGelar Adat Lampung Diberikan Kepada Putri Astrid Kerajaan Belgia

Palangka Raya, Jaya Pos

Hampir 1 tahun lamanya, sejak dilaporkan oleh Focal Point Jaringan Pemantau Independen Kehutanan (JPIK) Kalimantan Tengah dan Badan Teritorial Telapak Kalimantan Tengah-Barat kasusnya belum juga beranjak lebih maju.

Kasus tersebut menyangkut tiga perusahaan perkebunan besar swasta (PBS) di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) yang terindikasi ilegal. Namun dari hasil lacakan Jaya Pos ternyata kasus tersebut hingga kini masih terus diselidiki pihak Polres Gunung Mas Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Hal itu terbukti dengan adanya surat Polres Gumas No.B/28/XII/2015/Polres, ter-tgl 18 Desember 2015. Perihal: pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan tentang indikasi ilegalitas PT. Flora Nusa Perdana, PT.Prasetya Mitra Muda dan PT.Kahayan Agro Plantations, yang ditujukan kepada Focal Point JPIK Kalteng Wancino.

Dalam surat tersebut Polres Gumas menyebut, bahwa penyidik telah melakukan penyelidikan dilapangan dan menemukan Bansaw (Sawmill) di areal perusahaan PT.Flora Nusa Perdana dan PT.Prasetya Mitra Muda. Namun menurut mereka pada saat dilapangan, penyidik hanya menemukan ada 1 unit Bansaw (Sawmill) saja yang masih beroperasi melakukan aktivitas pengumpulan kayu log. Setelah diperiksa dokumen perijinannya, pemilik 1 unit Bansaw (Sawmill) tersebut ada memiliki dokumen perijinan.

Kemudian, dalam poin 2 huruf,d surat tersebut Polres Gumas juga menyebut, terkait dengan laporan yang telah disampaikan tersebut penyidik/penyidik pembantu akan terus melakukan penyidikan dan akan selalu memberitahukan perkembangannya.

Sebagaimana diberitakan Jaya Pos pada edisi lalu, Focal Point JPIK Kalimantan Tengah, Wancino. Dan Badan Teritorial Telapak Kalimantan Tengah-Barat T-227, Johanes Jenito melalui surat tertanggal 26 Maret 2015, yang ditujukan kepada Kapolres Gunung Mas serta tembusan kepada Menteri Lingkungan Hidup (LH), Kapolri, KPK, Kapolda Kalteng, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng, Bupati Gunung Mas dan Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Gunung Mas, serta Dinamisator Nasional JPIK dan BPT Telapak, melaporkan ke-tiga perusahaan tersebut diduga telah melakukan pelanggaran serius dan terindikasi ilegal.

Dalam surat tersebut mereka menilai pemerintah Kab Gunung Mas telah gagal melaksanakan menegakan hukum dengan baik, dan juga menilai PT.FNP, PT.PMM dan PT.KAP gagal mematuhi hukum, sehingga berujung pada kerusakan lingkungan yang serius.

Menurut mereka, kegagalan penegakan hukum terhadap perusahaan ini atau pun juga terhadap perusahaan-perusahaan lain yang ada di Kabupaten Gunung Mas, akan merusak kemampuan Kab Gunung Mas pada khususnya dan Provinsi Kalteng pada umumnya, dalam memberikan hasil substantif sebagai provinsi percobaan yang dipilih Presiden untuk REDD. (Mandau)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50354)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13445)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12779)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8004)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5325)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (4815)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3941)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (3739)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3613)Pengusaha Ayam Goreng Karawaci Rugi Rp 28 Juta (3526)
Bedah JayaposPenggunaan Anggaran Pendidikan PAUD Mantan Pjs Mekar Jaya Diduga Tidak TransparanPandeglang, JAYAPOS - Hj Murtiningsih SE, mantan Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Mekar Jaya ...


Pungli di CV BB Travel Catut Nama Polres Penyidik Dilapor Ke Propam Polda KaltengPedestrian Merr-Kalidami Senilai Rp 3 Milyar Terkesan Asal JadiGalian C Desa Treman Kabupaten Minut Diduga Tidak Mengantongi IzinProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung JawabKinerja PPDP KPU Way Kanan DipertanyakanSatpol PP Kota Tanjungbalai Tertibkan PKL Berdagang di TrotoarDishub Labuhanbatu Lakukan Sidak di Empat Dermaga Penyeberangan
Laporan KhususSembako Malam Disalurkan Kepada Warga Sasaran TMMD BanjarnegaraBanjarnegara, JAYAPOS - Bantuan paket sembako dari Kodim 0704 Banjarnegara yang sebelumnya ...


Peringatan Harganas XXV Tahun 2018, Bupati Irdinansyah Peroleh Tanda Kehormatan Manggala Karya KencaSuport Ibu-ibu Karanggondang Luar Biasa "Tak Ragu Langsir Material"Pemprov Jambi Dukung Pelestarian Olahraga Tradisional dan Liga SantriBerkah TMMD Bagi Pedagang TernakPembangunan Drainase di Lokasi TMMD Reg 102 DikebutRehab RTLH di Lokasi TMMD Reg 102 PasegeranBupati Lantik Direktur dan Badan Pengawas PDAM Tirta Bahalap Kuala Kurun