Selasa, 17 April 2012 - 17:32:26 WIB
Masyarakat Tapanuli Tengah Demo Didepan Kantor KPK Minta Ketua KPK Tangkap Bonaran SitumeangKategori: Sumatera Utara - Dibaca: 11191 kali

Baca Juga:Diguga Istri Berselingkuh Rumah Tangga Jadi BerantakanDiduga Selingkuh dan Mengancam Utama Halim Melapor ke Polda MetroDiduga Ketua RW 09 Ugal-ugalanJalan Penghubung Dua Kecamatan Rusak Parah

Jakarta, Jaya Pos

Tak lebih dari ratusan orang  masyarakat Tapanuli Tengah yang berdomisili dijakarta  Selasa Siang (16/04/2012) mendatangl kantor KPK meminta Ketua KPK  Abraham Samad agar memeriksa Bupati Tapanuli Tengah Bonaran Situmeang terkait dana pesta rakyat sebesar Rp 5 Miliar.

Salah satu pengunjuk rasa sebagai Ketua Rombongan bernama Zulfikar Hutagalung mengatakan,  “ Bonaran  harus dapat menjelaskan kepada KPK dana siluman yang dipakai untuk pesta rakyat. Dari mana dia Bonaran dapat dana sebesar Rp 5 Miliar untuk melaksanakan pesta rakyat itu ? pada hal uangnya  pada saat mendaftarkan  calon Bupati hanya  1 Miliar lebih “ ujar Zulfikar.

Dalam pantauan Jaya Pos, masyarakat Tapanuli Tengah yang melakukan demo lebih didominasi ibu-ibu dengan memakai kerudung dan membawa anak-anak mereka. 

Puluhan sepanduk dengan bertuliskan agar bonaran segera diperiksa, tangkap Bonaran ,dan sebagian bertulisikan “ Hai Bonaran, jangan ada dusta diantara masyarakat Tapanuli Tengah".

Setelah satu jam melakukan orasi, akhirnya ketua rombongan Zulfikar Hutagalung diterima oleh KPK. Zulfikar masuk kedalan gedung KPK langsung diterima salah satu staf KPK bernama Sugeng untuk diminta keterangganya.

Tak luput, media cetak maupun media elektronik juga melakukan wanwancara kepada masyarakat tapanuli tengah yang melakukan demo.

Dalam demo tersebut dilakukan dengan tertib tanpa mengganggu kelancaran lalu lintas, sementara Polisi hanya berjaga-jaga saja sambil menertipkan kendaraan yang lewat. Des
  


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (120175)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (90110)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (45151)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (44036)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (41572)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (37719)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (35610)Perusahaan Martua Sitorus Ngemplang Pajak Rp 7,2 Triliun? (31601)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (30312)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (22302)
Bedah JayaposProyek 7 Miliar Diduga Tidak Sesuai SpeckSamosir, Jaya Pos Proyek peningkatan jalan Onan Runggu-Lagundi yang dikerjakan PT Adikarya Teknik Perkasa ...


Diduga Kesra OKI Cari Keuntungan, Insentif Pengurus Jenazah dan Imam Masjid Tahun 2016 Tidak TersaluBangunan Embung Aek Natonang Akan Hancur Tidak Pada WaktunyaJumlah TKA PT WHW Ketapang Tak Jelas, Diduga Ada Pembohongan PublikKajari Sidoarjo Pelihara 'Markus' ?Dinas Bina Marga Disinyalir Dikendalikan Pemborong BermasalahJudi Samkwan Dan Jagung Marak di Binjai, Penegak Hukum 'Tertidur'Proyek Irigasi Nipah Kuning KKU Timbulkan Gejolak Sosial
Laporan KhususMasyarakat Di Jalan Natai Keladan Butuh Air BersihMelawi, Jaya Pos Masyarakat di Jalan Gang Natai Keladan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten ...


Plt Bupati Sukiman Letakan Batu Pertama Perumahan Rosewood ResidencePemkab PALI Gelar Syukuran 1 Tahun Kepemimpinan H Heri Amalindo dan Ferdian Andreas LaonyPemkab-DPRD Inhil Teken Nota Kesepakatan KUA-PPAS 2017Dirut PDAM Lematang Enim Resmi Dijabat Oleh Sortono SHUMK Kab Melawai Sebesar Rp.1.948,500,-Gubernur Jateng Pantau Pilkada BrebesPlt Bupati Rohul Lantik 62 Kades Terpilih di MAIC Pasir Pengaraian