Kamis, 26 April 2012 - 08:18:19 WIB
Pemenang Pembangunan RSUD Anwar Makkatutu Tahap Kedua Diduga Sudah Diplot Kategori: Sulawesi Selatan - Dibaca: 281 kali

Baca Juga:Tenaga Yang Tidak Honor Masuk K 1, Honor Benaran Tercecer?Tak Urus Izin, Pemdes Kakap Segera Tertibkan Pengusaha Penimbun Barang BekasPohon Aren Bercabang 13 Hebohkan WargaHarapan Barca Pupus , Chelsea Maju ke Final
-Ketua Pokja ULP Tidak Kuasai Data Teknis


Bantaeng, Jaya Pos

Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) Anwar Makkatutu menjadi RS Internasional merupakan kebanggaan bagi warga Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan.

Pembangunan tahap pertama sudah dilakukan pada tahun 2011dengan menelan dana sebesar Rp 19 Miliar lebih yang dikucurkan dari Kementerian Kesehatan Pusat.

Pembangunan tahap kedua dilakukan pada tahun 2012 ini dengan anggaran 14,1 Miliar yang dananya juga dari APBN.

Akan tetapi, proses pelaksanaan tender pembangunan RSUD tahap kedua sudah menjadi sorotan masyarakat maupun bagi peserta yang mengikuti tender,karena sejak di umumkannya pada tanggal 16 April 2012, secara mengejutkan pada tanggal 17-19 April 2012 para pelaku usaha tidak bisa mendaftarkan perusahaan mereka untuk mengikuti proses tender maupun pengambilan dokumen lelang.

Jefri salah satu penggiat anti korupsi menilai bahwa proses tender pembangunan RSUD Anwar Makkatutu sudah menyalai aturan, dari kejadian ini menandakan pemenang proyek pembangunan RSUD itu sudah diplot.

Artinya, bahwa pengumuman pendaftaran terder tersebut hanya akal-akalan oleh panitia lelang saja untuk mempersempit kesempat perusahaan lain untuk serta dalam mengikuti lelang.

Dengan kejadian ini, kami akan mempelajari proses ini dan akan melaporkan ketua penitia lelang maupun pejabat pembuat komitmen untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Dalam hal ini tambah Jefri, ada persekongkolan untuk memperoleh keuntungan yang sangat berdampak pada kualitas pekerjaannya.

Dari informasi dilapangan,diketahui bahwa pejabat yang bertanggung jawab dalam Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan ( ULP ) yang di bentuk oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bantaeng tidak menguasai data teknis terhadap proyek ini, karena diperintahkan dari oknum Pejabat melarang memberikan informasi yang bersifat teknis kepada masyarakat tanpa petunjuk dari Pimpinan.

Ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Ketua Pokja ULP IskandarAdam, Iskandar tidak dapat menjawab, karena tidak memahami secara tehnis. Bahkan siapa Pejabat Pembuat Komitmen juga tidak bisa dijawab oleh Iskandar. JK/MS

0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59194)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51030)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (18581)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14355)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13800)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13501)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13426)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12799)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8819)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8772)
Bedah JayaposGerombolan Pencuri TBS Dan Berondolan Kelapa Sawit PTPN III Aek Nabara Semakin BeringasLabuhanbatu,  Jaya Pos Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)  Pemantau Kinerja Aparatur Negara ...


Tiga Proyek Senilai Rp 4,2 M Bermasalah, Inspektorat Ketapang Tunggu Perintah Bupati Selain Tidak Difungsikan, Bangunan Pasar Pollung Diduga Mengandung Tanah GambutJaka Marhaen SH : Keterpurukan Hukum di Mata Masyarakat Pencari KeadilanPersoalan Letak Tanah Poktan KCS dan Kebun Milik K Handoko, Seharusnya Urusan Dokumen di Desa BumbunPenyidik Polresta Bukittinggi Terkesan Tidak Profesional, Dua Kali Jaksa Tolak SPDP TersangkaKurang Etis Terhadap Wartawan, Forum Wartawan OKI Sesalkan Sikap Bupati IskandarKoordinator BPP Kecamatan Kamang Magek Diduga Kerahkan Massa Ketika Wartawan Lakukan Investigasi Ten
Laporan KhususDialog Dengan Penerima Bansos PKH dan BPNT Di Bangka Belitung, Ini Pesan Presiden Joko WidodoKhusus untuk Kota Pangkalpinang, Mensos menjelaskan Bansos Tahap I sebesar Rp. 5.081.825.000, di peruntukkan ...


Disdukcapil PALI Sosialisasi Kebijakan Kependudukan Tingkatkan Kualitas Pelayanan AdmindukBupati PALI Resmikan Fungsi Gedung SD10 KIM Bangka Ikuti Kegiatan Pemberdayaan Tingkat ProvinsiKejari Kabupaten Bandung Tingkatkan Pelayanan Dan Siap Menuju WBK Dan WBBMBupati Labusel Buka Acara Sosialisasi E-Perizinan DPRD Depok Paripurnakan Hasil ResesDuet Irdinansyah Zuldafri Bertabur Prestasi