Sabtu, 28 April 2012 - 07:59:50 WIB
Membongkar Sumber Dana Pesta Rakyat Tapteng (1), Adik Adelyn Lis Setor Rp 1,5 MKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 881 kali

Baca Juga:Membongkar Gurita Korupsi Permai Grup (Bag 9), Uang PT Nuratindo Bangun Perkasa Mengalir ke Kongres Kejagung Lebih Kencang Usut Korupsi Permai GroupTindak Tegas Penjual RaskinPerjuangan Nenek Renta dan 3 Orang Cucunya Jajakan Daun Pisang Untuk Penyambung Hidup

Jakarta, Jaya Pos


Dugaan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Raja Bonaran Situmeang menggunakan dana haram untuk mengadakan pesta rakyat pada Nopember 2011 lalu mulai terkuak. Sejumlah pengusaha di Tapteng, Sumatera Utara ‘dipalak’ Bonaran menjadi pendana pesta ‘hura-hura’ tersebut. Salah satu pengusaha yang ikut andil mendanai pesta tersebut ternyata adalah keluarga buron Adelyn Lis.


Dari dokumen yang diterima Jaya Pos, pembayaran pengadaan 86.000 potong kaos Bosur (Bonaran dan Sukran-red) yang dipesan Bonaran kepada pengusaha industri tekstil di Jakarta, berasal dari sejumlah pengusaha di Tapteng dan beberapa orang dekat Bonaran yang tidak mempunyai pekerjaan jelas.


Adik Adelyn Lis bernama Adely Lis alias Juli tercatat melakukan pengiriman uang ke Jakarta guna pembayaran orderan kaos Bosur tertanggal 27 Oktober 2011. Nilainya pun cukup besar, yakni Rp 1,5 miliar. Uang tersebut disetor bertahap dalam satu hari itu yakni Rp 400 juta, Rp 400 juta, Rp 100 juta, Rp 250 juta dan terakhir Rp 350 juta.


Pertanyaan besar pun muncul. Apa hubungan Adely Lis dengan pembayaran kaos tersebut sedangkan yang melakukan pemesanan adalah Bupati Tapteng, Bonaran Situmeang. Sumber Jaya Pos di Pandan Tapteng mengatakan, uang tersebut merupakan setoran kepada Bupati dan sebagai kompensasinya, usaha-usaha yang dijalankan Adely Lis aman dan dilindungi Bupati.


Apa saja Adely Lis di Tapteng? Dari penelusuran Jaya Pos, adik kandung Adelyn Lis tersebut kini sedang memegang kendali seluruh usaha keluarga Lis di Sumatera Utara.


Pasca ditetapkannya Adelyn Lis sebagai buron, usaha yang diduga banyak bermasalah itu disetir Adely. Salah satu usaha yang dibinai pengusaha ini adalah PT Putra Ali Santoso (PAS), perusahaan industri ikan terbesar di Tapteng.


Selain itu, perusahaan-perusahaan di bidang lain yang dikelola oleh keluarga Lis hingga sekarang diantaranya, perkebunan sawit PT SGSR di Kecamatan Manduamas, PT Nauli Sawit di Kecamatan Sirandorung, Hotel Wisata Indah di Kota Sibolga, Hotel Poncan Marine di Pulau Poncan Gadang.


Ketika Raja Bonaran Situmeang mencalonkan diri sebagai Bupati, salah satu janji kampanyenya kepada warga Tapteng adalah mengembalikan tanah rakyat yang dikuasai oleh PT SGSR dan  PT Nauli Sawit. Namun hingga saat ini, janji tersebut hanyalah isapan jempol, karena rakyat Tapteng tidak pernah mendapatkan tanah yang dimilikinya turun temurun. PT SGSR dan  PT Nauli Sawit hingga kini makin berkuasa dan tidak mendapatkan hambatan apapun dalam menjalankan usahanya. Red


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59646)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51491)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49337)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14977)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14074)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13805)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13301)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11849)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9274)
Bedah JayaposPunya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorSumber, Jaya Pos Seakan tak pernah jera, sejumlah instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon diduga ...


Pengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?Kasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka Baru
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres