Sabtu, 05 Mei 2012 - 06:37:09 WIB
Anak Buah Bupati Tapteng Tertangkap Tangan Memeras BidanKategori: Sumatera Utara - Dibaca: 444 kali

Baca Juga:Membongkar Korupsi PG (Bag 10), Selain di Unsri dan UNJ, PT MM Menang Proyek Rp 50 M Di KemenkesBisnis BBM Ilegal Tak Tersentuh Hukum, Diduga Melibatkan Oknum Pensiunan GuruKPK Garap Lagi Kasus Anggoro WidjojoBupati Samosir Serahkan LKPJ Tahun 2011

Tapteng, Jaya Pos

Bupati Tapanuli Tengah (Tap­teng), Sumatera Utara, kini dipermalukan lagi atas perbuatan anak buahnya di Dinas Kesehatan (Dinkes) Tapteng.

Bendahara Bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Dinkes Tapteng, AFP tertangkap tangan saat melakukan ak­sinya memeras seorang bidan PTT berinisial A pada Rabu (2/5) lalu.

Seorang pengurus Asosiasi War­tawan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (Aswal) Tap­teng-Sibolga memergoki AFP sedang menerima uang Rp 2,5 juta dari A. Uang tersebut diminta dengan dalih uang administrasi perpanjangan SK.


Usai kepergok memeras bidan honor tersebut, Aswal yang dipimpin Zulkarnain Parinduri didampingi Sahata Simon Situmorang, Peniel SB Sitorus beserta unsur pengurus lainnya langsung melaporkan kasus tersebut ke Polsek Pandan, Resort Tapteng.


Zulkarnain Parinduri mengatakan, tindakan pelaporan tertulis yang dilakukan pihaknya dengan surat nomor: 002/LP-ASWAL/V/2012 merupakan salah satu implementasi tujuan hukum organisasi yang dipimpinnya guna penegakan supremasi hukum. Pihaknya berharap, kepolisian segera mengusut tuntas kasus pemerasan kepada bidan PTT tersebut.


Sahata Simon Situmorang menambahkan, pihaknya selama ini telah banyak menerima informasi dari berbagai pihak tentang adanya pengkebirian atas hak-hak bidan PTT. Namun, dugaan itu sangat sulit dibuktikan karena selain modus dugaan pemerasan yang dilakukan pihak berkompeten di Dinkes Tapteng sangat rapi dan selalu memiliki alasan tepat  walau terkesan mengada-ada, juga para korban selalu memilih bungkam dengan permasalahan yang diderita karena takut menerima resiko ancaman mutasi dari pimpinannya.


Adalah Kabag Hukum Aswal, Peniel SB Sitorus yang berhasil mengabadikan transaksi menebus SK Perpanjangan Bidan PTT oleh A kepada AFP menggunakan video telepon selulernya.  Peniel mengungkapkan, bahwa tidak hanya bidan A yang menjadi korban pemerasan tersebut.


“Dalam penanganan kasus ini polisi dituntut harus pro-aktif dan bekerja optimal. Kasus itu telah terstruktur, sistemik dan masiv. Kita harapkan penyidik dapat bekerja profesional, proporsional hingga dapat mengungkap hingga menyentuh nuansa korupsinya. Jauh dari kemungkinan bila hal itu hanya dilakukan oleh oknum bendahara. Patut diduga oknum Kadis, Sekretaris dan Kasubbag Kepegawaian Dinkes Pemkab Tapteng juga terlibat,” kata Paniel.


Kapolsek Pandan, AKP H Edi Sidauruk mengatakan, pihaknya akan bekerja secara optimal, profesional dan porposional serta tetap menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah atas laporan Aswal tersebut. “Laporan ini akan kita tindak lanjuti dengan penyelidikan.

Namun, sebelumnya kita harus terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan Polres Tapteng sekaligus minta petunjuk dari pimpinan.

Hasil dari penyelidikan tetap akan kita sampaikan kepada pimpinan agar bisa ditentukan apakah kasus ini ditangani oleh Polsek Pandan atau Polres Tapteng dan kita tetap memegang teguh asas praduga tidak bersalah,” tukasnya. JP/SG-86


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59646)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51494)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49387)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14977)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14075)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13805)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13301)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11855)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9274)
Bedah JayaposPunya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorSumber, Jaya Pos Seakan tak pernah jera, sejumlah instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon diduga ...


Pengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?Kasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka Baru
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres