Sabtu, 19 Mei 2012 - 06:46:48 WIB
Abraham dan Bambang Widjojanto Diminta Tangkap BonaranKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 357 kali

Baca Juga:PNS Dengar Pendapat Dengan Pimpinan Dewan, DPRD Tapteng Akan Panggil Paksa Kepala BKDMembongkar Gurita Korupsi Permai Group (Bag 11), Proyek BPPT Rp 48,9 M Digarap PT. Ananto JempieterKP3-I: Banggar DPR Sarang Penyamun APBNRem Blong, Truk Bermuatan Sirtu Terperosok

Jakarta, Jaya Pos

Direktur Eksekutif Government Againnts Corruption and Discrimination (GACD), Andar M Situmorang mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menangkap dan menahan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Raja Bonaran Situmeang atas kasus gratifikasi dalam pelaksanaan Pesta Rakyat Tapteng pada 12 dan 13 Nopember 2011 lalu.

“Kita mendesak Ketua KPK Abraham Samad dan wakilnya Bambang Widjojanto segera menahan Bupati Tapteng. Kasus Pesta Rakyat Tapteng tersebut murni gratifikasi, karena Bonaran menggunakan dana dari sejumlah pengusaha untuk kepentingan pribadinya khususnya dalam pemesanan kaos Bosur,” kata Andar di Jakarta kepada Jaya Pos, Jumat Malam (18/5) .

Andar berpendapat, pemberian dari pihak ketiga seperti pengusaha dan kontraktor kepada seorang pejabat publik seperti Bonaran merupakan tindak pidana suap yang lazim disebut gratifikasi.

Menurutnya, KPK bisa menjerat Bonaran dengan Pasal 11 dan Pasal 12 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi  Nomor 31 tahun 1999 dan perubahannya UU Nomor 20 Tahun 2001.

“Pasal 11 mengatur tentang tindak pidana menerima gratifikasi bagi pegawai negeri atau penyelenggara negara. Ancaman hukumannya minimal satu tahun penjara, dan maksimal lima tahun. Kisaran denda Rp50 juta-Rp 250 juta,” kata pria yang juga pengacara kondang itu.

Dana Pengusaha

Seperti terurai dalam ulasan Jaya Pos sebelumnya, dana yang digunakan Bupati Tapteng, Raja Bonaran Situmeang untuk mengadakan pesta rakyat pada Nopember 2011 lalu ternyata dari sejumlah pengusaha di Tapteng, Sumatera Utara. Dua diantaranya adalah, Adely Lis alias Juli adik buron Adelyn Lis dan Tjio Pho Sun.

Adely Lis alias Juli tercatat melakukan pengiriman uang ke Jakarta guna pembayaran pengadaan 86.000 potong kaos Bosur (Bonaran dan Sukran-red) yang dipesan Bonaran kepada pengusaha industri tekstil di Jakarta, Pantun Banjarnahor. Pembayaran itu tertanggal 27 Oktober 2011 senilai Rp 1,5 miliar. Uang tersebut disetor bertahap dalam satu hari itu yakni Rp 400 juta, Rp 400 juta, Rp 100 juta, Rp 250 juta dan terakhir Rp 350 juta.

Apa saja usaha Adely Lis di Tapteng? Dari penelusuran Jaya Pos, adik kandung Adelyn Lis tersebut kini sedang memegang kendali seluruh usaha keluarga Lis di Sumatera Utara. Pasca ditetapkannya Adelyn Lis sebagai buron, usaha yang diduga banyak bermasalah itu disetir Adely. Salah satu usaha yang dibinai pengusaha ini adalah PT Putra Ali Santoso (PAS), perusahaan industri ikan terbesar di Tapteng.

Selain itu, perusahaan-perusahaan di bidang lain yang dikelola oleh keluarga Lis hingga sekarang diantaranya, perkebunan sawit PT SGSR di Kecamatan Manduamas, PT Nauli Sawit di Kecamatan Sirandorung, Hotel Wisata Indah di Kota Sibolga, Hotel Poncan Marine di Pulau Poncan Gadang.

Sementara Tjio Pho Sun juga tercatat menjadi pendana untuk Bonaran. Dari data yang diterima Jaya Pos, pengusaha berdarah Tionghoa itu per tanggal 20 Desember 2011 mengirimkan uang Rp 332 juta kepada Pantun Banjarnahor. Uang tersebut merupakan sebagian pembayaran pengadaan 86.000 potong kaos Bosur.

Dari penelusuran Jaya Pos di Tapteng, Tjio Pho Sun dikenal sebagai kontraktor. Uang dari Tjio Pho Sun untuk pembayaran kaos Bosur berhubungan dengan sejumlah proyek pengadaan barang dan jasa yang didapat Tjio Pho Sun dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng. Faktanya, uang Rp 332 juta yang dikirimkan ke Jakarta itu tertulis bersumber dari PT OP, sebuah perusahaan yang berdomisili di Jakarta.

Di Jakarta, Jaya Pos menelusuri keberadaan PT OP tersebut. PT OP beralamat di Jalan Raya Gempol Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Pemiliknya bukanlah Tjio Pho Sun, melainkan pasangan suami istri JS dan RVS. Dipastikan Tjio Pho Sun meminjam perusahaan tersebut untuk memenangkan beberapa proyek di Tapteng. JP-1


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59541)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51404)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (42929)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14887)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14168)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13994)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13732)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13185)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (10948)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9167)
Bedah JayaposPekerjaan Bersumber DD di Desa Boddi Kecamatan Mandalle Terkesan AmburadulPangkep, Jaya Pos Pekerjaan Jalan Singkai terkesan amburadul alias asal-asalan. Pekerjaan yang menggunakan ...


Pungli di Lapas Kapuas Resahkan NapiMerek U-Ditch Bercampur Pek Saluran Pumpungan 3 Menyimpang Dinas Lakukan PembiaranDiduga Persulit Warga Mengurus Dokumen, Andar: Copot Lurah dan Kasie Pemerintahan Kelurahan RawamangDiduga Zonasi Kearipan Lokal Garut Labrak Permendikbud No 14 Tahun 2018Proses NUPTK Diwarnai PungliEmbung Pembawa MautProyek Jalan Siduk Ketapang Rp 42 Miliar Diduga Menyimpang
Laporan KhususPemerintah Segera Cairkan DAK Nonfisik Jenis Baru Tahun 2019Karawang, Jaya Pos Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemkeu) akan menyalurkan Dana Alokasi Khusus ...


Bupati Ketapang Pimpin Upacara Pembukaan TMMD 105 Adat Suku BatakJelang Pemecahan Rekor Dunia Menyelam Massal di ManadoWabup Mojokerto Berangkatkan Jalan Santai Hari Keluarga Nasional XXVI Tahun 2019Sekda : SOPD Gumas Diharapkan Capai Target APBD 2019Ratusan Peserta ICGE dari Berbagai Negara Hadir di Kota Padang PanjangWakil Ketua I DPRD Imbau OPD Terkait Ikuti Pembahasan KUA dan PPAS TA 2020