Sabtu, 17 September 2016 - 04:53:50 WIB
Utang Plasma Tahun 2014 Mencapai 48 M, Patut Mendapat Perhatian Penegak HukumKategori: Kalimantan Selatan - Dibaca: 800 kali

Baca Juga:Proyek Rehab SDN Wadungasih 2 Terindikasi KorupsiRSUD Embung Fatimah Miliki Alat Deteksi Kanker Leher Rahim Dengan PAP SMEARRekayasa Kasus Cabul Anak di Bawah Umur Diduga Dilakukan Polres SimalungunKadis PU Ketapang Diduga Kangkangi Perpres RI No 54 Tahun 2010

Kotabaru Kalsel, Jaya Pos

Koperasi Perkebunan Sipatuo Sejahtera yang berkedudukan di Kecamatan Pulau Laut Barat, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan merupakan mitra kerja PT. Bumi Raya Investindo ( PT. BRI ) yang berkantor di Desa Sebanti, Kecamatan Pulau Laut Barat. Mastono, SB anggota plasma mengatakan pada wartawan JP (8/9) sesuai data yang didapatnya dari PT. BRI bahwa total hutang plasma sampai dengan bulan Januari 2015 mencapai sebesar Rp. 48.128.059.885. Anggota plasma ini mencapai.

3.404 anggota plasma, serta luas lahan 4.495,92 hektar yang berada pada 17 desa yaitu Desa Teluk Sirih, Oka-oka, Sungai Bulan, Sungai Bahim, Alle-alle, Lontar Timur, Gemuruh, Sebanti A, Teluk Aru, Bangun Rejo, Bandaraya, Tata Merak, Sebanti C, Teluk Kemuning, Kampung Baru, Tanjung Playar dan Tanjung Sungkai yang berada di 4 Kecamatan yaitu Kecamatan Pulau Laut Barat, Pulau Laut Selatan, Pulau Laut Kepulauan dan Pulau Laut Tanjung Selayar.

Pada tanggal 8 September 2016 lalu koperasi mengadakan rapat anggota tahun buku 2015, untuk menindaklanjuti keputusan bersama yang ditanda tangani oleh Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Kab. Kotabaru Drs. H. Zainal Arifin. MM. Rapat yang dihadiri oleh Ir. Bowo Pribadi, M.Si yang mewakili Kepala Dinas Koperasi berbuntut perkelahian sesama anggota koperasi sehingga rapat tersebut bubar dengan sendirinya.

Walaupun ada beberapa kesepakatan yang dihasilkan. Informasi yang didapat wartawan JP sampai Rabu malam (14/9) Kabid Kelembagaan Ir. Bowo Pribadi, M.Si belum melaporkan hasil rapat anggota Kopbun Sipatuo Sejahtera 8/9 pada Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Kab. Kotabaru. Mastono, SB mengatakan adanya hutang anggota plasma mencapai Rp. 48.128.059.885 data tersebut valid sebanyak 3.404 anggota plasma sangat mengharapkan jajaran penegak hukum dapat mengungkapnya.

Mastono, anggota plasma selama 4 tahun ( 2010, 2011, 2012 dan 2014 ) hanya mendapatkan pembayaran insentif Rp. 800 ribu dengan luas kebun 1,7 hektar. Sebagaimana data yang dimiliki Mastono laporan pengurus koperasi Sipatuo Sejahtera tahun buku 2015 sangat tidak sesuai dengan data yang dimiliki, maka tidak mengherankan dalam Neraca Keungan per-31 Desember 2015 patut mendapat perhatian dari jajaran penegak hukum pasalnya neraca keuangan tersebut hanya ditanda tangani oleh Ketua Sabri, Wkl. Ketua I Novi N. Sahajar, Sekretaris Ahmad Harun sedangkan Wkl. Ketua II, Wkl. Sekretaris dan Wkl.

Bendahara tidak menanda tangani neraca keuangan maupun perhitungan surplus hasil usaha per-31 Desember 2015. Wkl. Bendahara Kamaruddin ketika dikonfirmasi mengatakan sejak meninggalnya Elis Lyli.P bendahara koperasi dirinya tidak pernah ada pelimpahan tugas padanya dan tidak mengetahui posisi keuangan yang sebenarnya, semua masalah keuangan koperasi dipegang dan dikendalikan sendiri oleh Ketua Koperasi Sabri, tidak menghadiri rapat anggota (8/9).

Diduga sengaja tidak menghadiri karena untuk menghindari pertanyaan-pertanyaan peserta anggota rapat, ucap Kamaruddin. Mastono mengatakan pada wartawan JP apa yang disampaikan hanya sebagian kecil data, masih banyak data yang perlu dipublikasikan sebagai bahan para penegak hukum untuk mencari kebenaran dan keadilan bagi 3.404 anggota plasma yang memikul hutang yang tidak sedikit.

Ada kemungkinan belum pernah terjadi di perusahaan perkebunan sawit di Indonesia apa yang dialami oleh mintra kerja PT. BRI Kotabaru Kalimantan Selatan masing-masing luas lahan 1,7 hektar penerimaan hasil TBS antara Rp. 13.000 sampai dengan Rp. 17.000 per-bulan lokasi Desa Tanjung Sungkai, adapun Desa Kampung Baru hasil TBS antara Rp. 8.500 sampai Rp. 16.000 per-bulan, Desa Tanjung Pelayar hasil TBS antara Rp. 5.000 sampai dengan Rp. 16.000 per-bulan.(BHD)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59701)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (52466)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51553)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15043)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14310)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14134)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13852)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13359)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (12433)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9334)
Bedah JayaposPembangunan Infrastruktur di Kabupaten Dharmasraya Disinyalir Ada KongkalikongDharmasraya, Jaya Pos Pembangunan yang sudah selesai maupun yang tengah berjalan di Kabupaten Dharmasraya ...


Eksekusi bergaya premanisme, Hendra Laporkan ACC Finance ke BPSK Bukittinggi Kasus Tanah Kas Desa RancaudikTerkait Izin Tambang Pasir Laut Galesong, Diduga Antara Pengusaha dan Oknum di Dinas ESDM Ada KonspiBobroknya Pengerjaan Jalan di Kabupaten Dharmasraya, Hitungan Bulan Sudah RetakPenangkapan Kasus Narkoba Oleh Polres Pangkep Diduga Tidak Prosedural Dan RekayasaPembangunan Wisma Haji Lanjutan DipertanyakanPembangunan Gedung Produksi Kabupaten Dharmasraya Diduga Tidak Sesuai RAB
Laporan KhususBupati H Ade Sugianto Melantik Direktur Operasional Pd BPR Artha Galunggung Kabupaten TasikmalayaTasikmalaya, Jaya Pos Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto, S. IP melantik Direktur Operasional PD Bank ...


Pemdes Sukaramai Jalin Kerjasama Dengan Praktisi Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Tentang PerikaKetua PWI OKU Tutup Acara Penyuluhan Bahasa Indonesia dan Melantik PWI PeduliPolsek Jatisari Adakan Sosialisasi Di PKBM Tunas Baru DPRD Muba Setujui Perubahan R-APBD TA 2019DPRD Minta Pemkab Muba Fokus Tingkatkan PADEka Kartika Lantik Anggota DPRD Provinsi Kepri45 Anggota DPRD Muba Periode 2019-2024 Resmi Dilantik