Rabu, 21 September 2016 - 07:24:42 WIB
Sapi Bantuan Pemerintah Dijual Kelompok Ternak Desa SepagarKategori: Kalimantan Selatan - Dibaca: 1014 kali

Baca Juga:PNS Menjerit, Biaya Bulanan Tersedot LiburanLuapan Saluran Irigasi Batang Palangko Sebabkan Gagal Panen Masyarakat Bukit MindawaKapal Patroli KPLP KN 458 Sudah Tua, Butuh Kapal Patroli Type Klas II Rencana Pembangunan Rumah Sakit di Moutong Pindah ke Tinombo

Kotabaru Kalsel, Jaya Pos

Pada tahun 2010 kelompok ternak Desa Sepagar, Kecamatan Pulau Laut Barat, Kab. Kotabaru Prov. Kalimantan Selatan telah mendapatkan bantuan Sapi UPPO ( Unit Pengolahan Pupuk Organik ) dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sebanyak 37 ekor sapi.

Untuk mendukung program tersebut kelompok ternak juga mendapatkan bantuan kandang sapi. Pada awalnya Desa Sepagar sebagai desa percontohan untuk membuat pupuk organik yang berasal dari kotoran sapi untuk digunakan di lahan pertanian.

Jika program tersebut benar-benar dilaksanakan tentu akan sangat membantu masyarakat yang memilik lahan pertanian. Pupuk organik didapat dengan mudah dengan biaya yang rendah. Melalui program sapi UPPO kotoran sapi dijadikan pupuk organik.

Sejak 2010 sampai tahun 2016 program sapi UPPO pernah dua kali mengirim pupuk organik kepetani Desa Salino Kec. Pulau Tengah. namun program sapi UPPO hanya tinggal kandangnya saja. Program kotoran sapi dijadikan pupuk organik hanya tinggal kenangan.

Informasi yang berkembang di masyarakat sapi yang tersisa sebanyak 14 ekor pada bulan Agustus 2016 telah dijual oleh kelompok dengan harga mencapai lebih kurang Rp. 95 juta. Wartawan JP 7/9 konfirmasi dengan ketua kelompok Nunding di kediamannya mengatakan sapi program UPPO tersebut banyak yang mati namun tidak pernah dilaporkan ke Dinas yang memberikan bantuan.

Semula Nunding terkesan menutup-nutupi sapi telah dijual, namun akhirnya membenarkan sapi sebanyak 14 ekor telah dijual. Penjualan sapi tersebut lantaran tekanan dari anggota kelompok dan duit hasil penjualan sapi sebesar Rp. 95 juta tidak mengetahui kemana raibnya, karena yang menjual sapi tersebut anggota kelompok.

Kepala Dinas Peternakan Kab. Kotabaru Ir. H. Abdul Hamid yang didampingi Kepala Bidang Pengembangan Didit Siswarno ketika dikonfirmasi (15/9) di ruang kerjanya mengatakan bantuan sapi UPPO pada kelompok ternak Desa Sepagar bukan yang disalurkan Dinas Peternakan Kabupaten Kotabaru, ada kemungkinan bantuan sapi tersebut berasal dari Dinas lain, Abdul Hamid sangat menyesalkan bantuan sapi program UPPO dijual. Padahal program tersebut jika dikelola dengan baik sangat membantu petani yang memerlukan pupuk organic. (BHD)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59701)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (52466)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51553)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15043)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14310)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14134)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13852)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13359)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (12433)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9334)
Bedah JayaposPembangunan Infrastruktur di Kabupaten Dharmasraya Disinyalir Ada KongkalikongDharmasraya, Jaya Pos Pembangunan yang sudah selesai maupun yang tengah berjalan di Kabupaten Dharmasraya ...


Eksekusi bergaya premanisme, Hendra Laporkan ACC Finance ke BPSK Bukittinggi Kasus Tanah Kas Desa RancaudikTerkait Izin Tambang Pasir Laut Galesong, Diduga Antara Pengusaha dan Oknum di Dinas ESDM Ada KonspiBobroknya Pengerjaan Jalan di Kabupaten Dharmasraya, Hitungan Bulan Sudah RetakPenangkapan Kasus Narkoba Oleh Polres Pangkep Diduga Tidak Prosedural Dan RekayasaPembangunan Wisma Haji Lanjutan DipertanyakanPembangunan Gedung Produksi Kabupaten Dharmasraya Diduga Tidak Sesuai RAB
Laporan KhususBupati H Ade Sugianto Melantik Direktur Operasional Pd BPR Artha Galunggung Kabupaten TasikmalayaTasikmalaya, Jaya Pos Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto, S. IP melantik Direktur Operasional PD Bank ...


Pemdes Sukaramai Jalin Kerjasama Dengan Praktisi Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Tentang PerikaKetua PWI OKU Tutup Acara Penyuluhan Bahasa Indonesia dan Melantik PWI PeduliPolsek Jatisari Adakan Sosialisasi Di PKBM Tunas Baru DPRD Muba Setujui Perubahan R-APBD TA 2019DPRD Minta Pemkab Muba Fokus Tingkatkan PADEka Kartika Lantik Anggota DPRD Provinsi Kepri45 Anggota DPRD Muba Periode 2019-2024 Resmi Dilantik