Sabtu, 26 Mei 2012 - 06:38:06 WIB
Anak Presiden SBY Nyaris Diamuk MassaKategori: Jakarta - Dibaca: 683 kali

Baca Juga:Tom Pasaribu Lawan Kebobrokan Aetra Hingga Sambungan Air Diputus ke RumahnyaKoswari Resmi Adukan Walikota Hulman Sitorus ke PolisiFormantara Laporkan PT Mandara Permai ke KPK, Pembangunan Real Estate di PIK Rugikan NegaraDua Jaksa Penyidik Kasus H Riyanto Ditetapkan Sebagai Tersangka


- Gara-gara Jhonny Allen

- Menkopolhukam dan Kepala BIN langsung beraksi

Jakarta, Jaya Pos

Kemarahan simpatisan Gubernur Maluku Utara (Malut) Thaib Armaiyn hampir melukai Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat (Sekjen DPP PD) Edhie Baskoro Yudhoyono. Putra bungsu Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono tersebut nyaris diamuk massa di Bandara Babullah Ternate.

Kedatangan Ibas-sapaan Edhie Baskoro disana guna menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke-II PD Malut. Ia datang bersama dengan Ketua Umum DPP PD, Anas Urbaningrum dan pengurus pusat lainnya.

Sesaat tiba di Bandara Babullah Ternate, Ibas dan Anas yang biasanya disambut hangat dengan kemeriahan, tiba-tiba mendapat serangan dari massa yang diduga sebagai pendukung Gubernur Malut yang juga Ketua DPD PD Malut, Thaib Armaiyn.

Massa berhasil memukul dua pengurus partai pemenang pemilu 2009 itu, bernama Ibrahim dan Syarif. Untung masih berpihak kepada Ibas dan Anas, karena keduanya berlindung di belakang Thaib Ibrahim. Akibat insiden tersebut, keduanya bersama seluruh rombongan memutuskan langsung kembali ke Jakarta dengan pesawat yang sama, sedangkan Musda batal dilaksanakan.

Gara-gara Jhonny Allen

Apa penyebab penyerangan terhadap anak presiden itu bersama Anas Urbaningrum dan rombongan belum begitu jelas.

Namun Ruhut Sitompul, Ketua Departemen Komunikasi dan Informasi DPP PD, menyatakan keributan dan upaya penyerangan tersebut tak lepas dari peran Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi dan Kaderisasi, Jhonny Allen Marbun.

Menurutnya, surat dari Jhonny Allen tentang susunan panitia Musda PD Malut dianggap memihak kepada seorang dari dua calon Ketua DPD PD yang akan bertarung memperebutkan pimpinan PD di Provinsi Malut. Padahal, sebelumnya sudah dibentuk susunan panitia Musda dari DPD PD Malut. Kedua calon ketua DPD PD Malut yang akan bertarung adalah Thaib Armain dan Rahmi Husein.

“Bukan karena Ketua Umum, bukan Sekjen, tapi ada orang DPP. Mereka menuduh Pak Jhonny Allen,” kata Ruhut di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (24/5) lalu.

Menurut Ruhut, insiden tersebut juga tak lepas dari tidak siapnya pendukung jika calonnya akan kalah.

Sementara itu, Jhonny Allen mengatakan akan ada sanksi untuk Thaib. Pasalnya, Thaib telah memaksakan kehendak. “Ya jelas ada sanksi dan keputusan organisasi harus dijelaskan,” katanya.

Menurut Jhonny, Thaib memaksa agar dipilih kembali menjadi Ketua DPD I Malut. Namun, kata dia, para pengurus Dewan Pimpinan Cabang tak mendukung Thaib lantaran banyak kasus selama menjadi Ketua DPD I.

“Waktu dia jadi Gubernur Maluku Utara saja enggak ada perkembangan Demokrat. Enggak ada kemenangan Demokrat (di Maluku Utara). Dia sudah orang tua, bersikaplah sebagai orang tua, harus dewasa melihat kondisi bahwa dia tidak lagi didukung DPC,” kata Jhonny.

Angkat Bicara

Kasus penyerangan kepada rombongan Anas dan Ibas langsung menarik perhatian petinggi di negeri ini. Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopohukam), Djoko Suyanto menyesalkan insiden pengusiran dan penyerangan rombongan Anas dan Ibas di Bandara Babullah. Menurutnya, kepolisian akan menindaklanjuti insiden pengusiran dan penyerangan tersebut

“Dalam negara demokrasi, tidak boleh melakukan tindakan kekerasan, apa pun penyebabnya,” kata Djoko singkat kepada para wartawan di Istana Wakil Presiden, Jakarta. Menko Polhukam mengatakan, kelompok yang melakukan pengusiran dan penyerangan tersebut seharusnya bisa melakukan komunikasi dan berdebat terkait hal yang dipermasalahkannya.

Sementara itu, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Letjen Marciano Norman mengakui sudah mendengar kabar mengenai insiden penghadangan, pengusiran dan penyerangan itu. Atas insiden tersebut, Kepala BIN menegaskan tengah mengumpulkan informasi penyebab kejadian itu bisa terjadi.

Ia mengatakan sebab kejadian masih digali dan dicari, sehingga masih belum dapat memberikan keterangan lebih detail mengenai peristiwa tersebut. “Nggak tahu, belum tahu, kita cari tahu dulu,” jelasnya. L30 P1000


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (67482)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60973)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52732)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18486)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16302)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15565)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15277)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14969)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14750)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10951)
Bedah JayaposTerkesan Kongkalikong, Baru Hitungan Bulan Dikerjakan Sudah AmburadulKualatungkal, Jaya Pos Kurangnya pengawasan pekerjaan jalan setapak beton oleh konsultan pengawas dan dinas ...


Penggunaan ADD/DD Tertutup, Pembangunan Semenisasi Desa Talang Danto Hitungan Hari Sudah RusakKepala Inspektorat Sumbar Pecat Oknum ASN, Diduga Tilep Dana Masjid Raya Rp 1.5 MKasus YP Galuh Kini di Polda, KPK Diminta MensupervisiProyek Peningkatan Jalan Utama BPTP Babel Diduga MenyimpangMurkayani S, Terdakwa Penipuan CPNS Dituntut 2 Tahun 6 Bulan PenjaraDiduga Gunakan Dana Desa FiktifDiduga Honor Pencegahan Karhutla Tahun 2019 di Ketapang Disunat
Laporan KhususPemkab Asahan Laporkan LKPD 2019 Ke BPK Provinsi SumutKisaran, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan me­nyerah­kan Laporan Keuangan ...


Syafril Miliki 9 Anak Sarjana Salah Satunya Wabup SijunjungKajati Jabar Hadiri Pencanangan WBK/ WBBM di Kejari Kabupaten BandungEmpat Tahun Pimpin Tanah Datar, Duet Irdinansyah Tarmizi dan Zuldafri Darma Bertabur PrestasiMTQ OKI Ke 29, Syiar Al QurKPP Pratama Bukittinggi Bersinergi dengan Pemko PadangpanjangDesa Sukamulya Maju Dan Berkembang Pesat Berkat Kepemimpinan H. NawawiOrmas LACAK Mengajak Masyarakat Mengawal Terus Anggaran Negara Dalam Pemberantasan Korupsi