Sabtu, 26 Mei 2012 - 06:44:23 WIB
Bupati Tapteng Dicurigai Hancurkan TaptengKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 424 kali

Baca Juga:Anak Presiden SBY Nyaris Diamuk MassaTom Pasaribu Lawan Kebobrokan Aetra Hingga Sambungan Air Diputus ke RumahnyaKoswari Resmi Adukan Walikota Hulman Sitorus ke PolisiFormantara Laporkan PT Mandara Permai ke KPK, Pembangunan Real Estate di PIK Rugikan Negara

Pandan-Tapteng, Jaya Pos

Kekecewaan masyarakat Ta­panuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara kepada bupatinya, Raja Bonaran Situmeang semakin memuncak. Belum selesai masalah dugaan gratifikasi dalam pelaksanaan Pesta Rakyat Tapteng pada Nopember 2011 lalu, bekas pengacara koruptor Anggodo Widjojo itu kembali mendapat kecurigaan atas intrik-intrik politik yang tidak sehat.

Asosiasi Wartawan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (Aswal) Tapanuli Tengah (Tapteng), Kamis (24/5) kembali turun ke jalan tepatnya di kawasan kantor pemerintahan Tapteng. Selain mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menangkap dan menahan Raja Bonaran Situmeang dalam kasus gratifikasi dana siluman sebesar Rp 5 miliar, Aswal juga mencurigai langkah politik Bonaran yang mengarah pada penghancuran Tapteng.

Salah satu langkah Bupati yang dinilai tidak populer dan terindikasi menjadi transaksi gelap suap menyuap adalah pemutasian ratusan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng.  Dalam usia pemerintahannya yang belum satu tahun, Aswal menilai Bupati telah menggunakan politik aji mumpung. Pengangkatan pejabat tidak berdasarkan kompetensi dan terendus muatan meraub uang, dan sarat politik balas dendam.

“Tidak ada cara lain untuk menyelamatkan Tapteng, kecuali KPK secara obyektif menangani perkara Bonaran dan segera menangkap dan menahan yang bersangkutan. Upaya ini sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan Tapteng yang apabila diibaratkan dengan penyakit telah kompleks dan kronis,” kata Sekretaris Jenderal Aswal Tapteng, Sahata Simon Situmorang.

Dalam hal politik di Tapteng, Bonaran juga dituding menciptakan kegaduhan khususnya di internal Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tapteng. Bonaran diduga mempunyai ketakutan berlebihan terhadap salah seorang anggota DPRD Tapteng berinisial BS.

Bahkan Bupati tersebut diduga sampai-sampai ‘melacurkan’ diri dengan meminta pengurus pusat sebuah partai besar di Jakarta untuk menjadikan anggota DPRD tersebut sebagai ketua di wilayah Tapteng.

Aswal kembali mencurigai, ketamakan Bupati hingga mau mengobok-obok DPRD Tapteng, diduga karena BS memegang rahasia orang nomor satu di Negeri Saio Sakato, Sahata Saoloan (Seia Sekata) itu.

Selain itu, Bonaran juga sengaja mengalihkan isu gratifikasi dana pesta rakyat pada hal-hal yang tidak substansial.

Kepala daerah yang sudah stres akibat dihantui rasa takut akan panggilan KPK guna mempertanggung jawabkan dana siluman pesta rakyat itu saat ini sedang asik dengan program pariwisata sejuta pesona agar dapat mendatangkan artis berpenampilan seksi.

“Mendatangkan ribuan artis dari Jakarta tidak mampu mengubah nasib masyarakat Tapteng. Kerja yang benar dan jujur adalah harapan masyarakat saat ini. Masih banyak warga butuh pekerjaan supaya bisa menyambung hidup, bukan artis bahenol ala bupati sebagai obat stres,” tandas Sahata Simon Situmorang.

Sementara itu Ketua Umum Aswal Tapteng, Zulkarnain Parinduri berjanji pihaknya akan terus melakukan kontrol, kritisi dan aksi secara berkelanjutan atas kepemimpinan Bonaran Situmeang yang dinilai tidak sesuai dengan visi-misi ketika mencalonkan kepala daerah. JP/SG-86


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59541)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51404)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (42931)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14887)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14168)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13994)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13732)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13185)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (10950)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9167)
Bedah JayaposPekerjaan Bersumber DD di Desa Boddi Kecamatan Mandalle Terkesan AmburadulPangkep, Jaya Pos Pekerjaan Jalan Singkai terkesan amburadul alias asal-asalan. Pekerjaan yang menggunakan ...


Pungli di Lapas Kapuas Resahkan NapiMerek U-Ditch Bercampur Pek Saluran Pumpungan 3 Menyimpang Dinas Lakukan PembiaranDiduga Persulit Warga Mengurus Dokumen, Andar: Copot Lurah dan Kasie Pemerintahan Kelurahan RawamangDiduga Zonasi Kearipan Lokal Garut Labrak Permendikbud No 14 Tahun 2018Proses NUPTK Diwarnai PungliEmbung Pembawa MautProyek Jalan Siduk Ketapang Rp 42 Miliar Diduga Menyimpang
Laporan KhususPemerintah Segera Cairkan DAK Nonfisik Jenis Baru Tahun 2019Karawang, Jaya Pos Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemkeu) akan menyalurkan Dana Alokasi Khusus ...


Bupati Ketapang Pimpin Upacara Pembukaan TMMD 105 Adat Suku BatakJelang Pemecahan Rekor Dunia Menyelam Massal di ManadoWabup Mojokerto Berangkatkan Jalan Santai Hari Keluarga Nasional XXVI Tahun 2019Sekda : SOPD Gumas Diharapkan Capai Target APBD 2019Ratusan Peserta ICGE dari Berbagai Negara Hadir di Kota Padang PanjangWakil Ketua I DPRD Imbau OPD Terkait Ikuti Pembahasan KUA dan PPAS TA 2020