Senin, 07 November 2016 - 05:24:51 WIB
Pemilik Lahan Gugat Pemkot BekasiKategori: Bekasi - Dibaca: 872 kali

Baca Juga:PT Pos Prakarsai Kerjasama Pembayaran Kredit KendaraanORSOS Penting Dalam Pemberdayaan Masyarakat KalbarPANORAMA SAMOSIRPT. Pranaindah Gemilang Ketapang Dinilai Tidak Bonafide

Bekasi, Jaya Pos

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi yang saat ini dipimpin Rahmat Effendi dalam melaksanakan tugasnya kembali mendapat perlawanan hukum dari warganya bernama M Ahyan melalui kuasa hukumnya Hadi Sunaryo SH, Nembang Saragi SH dan Mangalaban Silaban SH dari Kantor Hukum HNL & Associates yang beralamat di Komplek Ruko Bekasi Mas, Blok E No 3 Lt 2 Jalan Achmad Yani Kota Bekasi.

Penggugat menggugat Pemkot Bekasi c/q Dinas Bina Marga dan Tata Air sebagai Tergugat I dan PT Duta Kharisma Sejati sebagai Tergugat II, serta Lurah Kelurahan Aren Jaya turut Tergugat melalui Pengadilan Negeri (PN) Bekasi, karena diduga melakukan perbuatan melawan hukum (PMH).

Penggugat M Ahyan, warga Kampung Rawa Kalong RT 001, RW 005 Desa Karang Satria Kecamatan Tambun Utara Kabupaten Bekasi ini dalam gugatan PMH No 285/Pdt.G/2016/PN.Bks yang didaftarkan di PN Bekasi 26 Mei itu menyebut Tergugat I secara melawan hukum melakukan pengerukan seluas 34.560 meter persegi tanah miliknya di Kampung Rawa Kalong RT 004/RW 05 Kelurahan Aren Jaya Kecamatan Bekasi Timur Kota Bekasi menjadi Kolam Retensi atau Polder.

Karena perbuatan Tergugat I tersebut, Penggugat kehilangan tanah seluas 34.560m2 yang jika dirupiahkan setara dengan Rp 34.560.000.000 plus hilangnya harga penjualan tanah galian seluas 34.560 m2 dikali kedalaman 7 meter dengan perhitungan kubikasi sekitar 241.920 m3 dikali harga perkubik Rp 15.000 sama dengan Rp 3.628.800.000, sehingga total kerugian material Rp 38 miliar lebih. Sementara kerugian immateril, Penggugat memperkirakan tidak kurang dari Rp 1 miliar.

Menurut Penggugat, jauh sebelum dirinya mendaftarkan perkara ini ke PN Bekasi, pada 14 September 2015, dirinya mendapat Surat Undangan No 005/216/DISBIMARTA dari Tergugat I untuk hadir di kantor Kelurahan Aren Jaya tanggal 16 September 2015 dalam rangka rapat sosialisasi, dan koordinasi pekerjaan penanggulangan banjir Perumnas 3 Kelurahan Aren Jaya. Dalam rapat tersebut, tanah milik Penggugat diminta untuk dijadikan polder oleh Tergugat I.

Dalam rapat itu, Penggugat menyampaikan tidak keberatan di atas tanah miliknya dibangun polder, asalkan dibayar sesuai dengan harga. Namun tidak mendapat tanggapan yang baik dari Tergugat I. Bahkan Tergugat I seolah-olah memperkuat pengakuan Tergugat II, PT Duta Kharisma Sejati sebagai pemilik lahan tersebut. Terhadap penjelasan yang menyebut lahan itu adalah milik Tergugat II adalah mengada-ngada karena satu-satunya pemilik lahan itu adalah Penggugat.

Dalam gugatannya atas hak yang dimiliki Penggugat adalah Girik C No 607, Persil 07, Kelas 31, Luas asal 22.500 m2 atas nama Penggugat. Surat Pemberitahuan Objek Pajak (SPOP) Nomor 508, Persil 05, Kelas 31, tahun 1989 semula seluas 7.383 m2, sekarang sisa 3.183 m2 atas nama Penggugat.

Sebagai pemilik tanah, Pengguget mengaku selalu menguasai dan merawat obyek sengketa dengan cara menanam palawija di lahan tersebut. Dan, Penggugat juga mengaku selalu memenuhi kewajibannya membayar pajak pada negara, terdiri dari untuk bidang tanah Girik C 607 Persil 07, SPPT N0 32.18.710.028.0216, tahun 1998, STTS 1998 hingga tahun 2016. Untuk bidang tanah SPOP No 118 Persil 07, SPPT No 32.18.710.028.0215 tahun 1998 STTS sampai tahun 2016.

Sementara Tergugat II, PT Duta Kharisma Sejati, urai M Ahyan dalam gugatannya, tidak memiliki bukti yang dapat dipertanggungjawabkan, sehingga pengakuan Tergugat II telah menimbulkan kerugian materil bagi Penggugat hingga Rp 34 miliar lebih.  Penggugat meminta supaya tunduk dan taat terhadap putusan perkara ini.(MANOTAP)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59701)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (52466)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51553)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15043)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14310)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14134)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13852)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13359)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (12433)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9334)
Bedah JayaposPembangunan Infrastruktur di Kabupaten Dharmasraya Disinyalir Ada KongkalikongDharmasraya, Jaya Pos Pembangunan yang sudah selesai maupun yang tengah berjalan di Kabupaten Dharmasraya ...


Eksekusi bergaya premanisme, Hendra Laporkan ACC Finance ke BPSK Bukittinggi Kasus Tanah Kas Desa RancaudikTerkait Izin Tambang Pasir Laut Galesong, Diduga Antara Pengusaha dan Oknum di Dinas ESDM Ada KonspiBobroknya Pengerjaan Jalan di Kabupaten Dharmasraya, Hitungan Bulan Sudah RetakPenangkapan Kasus Narkoba Oleh Polres Pangkep Diduga Tidak Prosedural Dan RekayasaPembangunan Wisma Haji Lanjutan DipertanyakanPembangunan Gedung Produksi Kabupaten Dharmasraya Diduga Tidak Sesuai RAB
Laporan KhususBupati H Ade Sugianto Melantik Direktur Operasional Pd BPR Artha Galunggung Kabupaten TasikmalayaTasikmalaya, Jaya Pos Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto, S. IP melantik Direktur Operasional PD Bank ...


Pemdes Sukaramai Jalin Kerjasama Dengan Praktisi Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Tentang PerikaKetua PWI OKU Tutup Acara Penyuluhan Bahasa Indonesia dan Melantik PWI PeduliPolsek Jatisari Adakan Sosialisasi Di PKBM Tunas Baru DPRD Muba Setujui Perubahan R-APBD TA 2019DPRD Minta Pemkab Muba Fokus Tingkatkan PADEka Kartika Lantik Anggota DPRD Provinsi Kepri45 Anggota DPRD Muba Periode 2019-2024 Resmi Dilantik