Senin, 05 Desember 2016 - 04:33:20 WIB
Distarkim Kota Depok Lakukan Penataan Lingkungan Permukiman Dengan Membangun Ipal KomunalKategori: Depok - Dibaca: 155 kali

Baca Juga:Menggelapkan Uang Perusahaan Akhirnya Asmara Berujung di PenjaraKades Silutung Memperjualbelikan Tanah NegaraMempertahankan Tanah dan Makam Leluhur, Delapan Warga Ditahan, Polres Tapteng Diminta Tidak BerpihPolisi Tahan Anak Buah Bonaran Karena Memeras

Depok, Jaya Pos

Kegiatan sanitasi merupakan salah satu program kegiatan yang mendukung pemerintah pusat di bidang Ke Cipta Karyaan dengan Universal Akses Indonesia 100-0-100, yaitu 100% Indonesia mampu Akses Sanitasi Sehat, 0% Indonesia bebas Kawasan Kumuh dan 100% Indonesia mampu Akses Air Bersih.

Suwandi ST, Kasi Perumahan dan Permukima Bidang Tata Bangunan Dinas Tata Ruang dan Permukiman Depok menjelaskan, di Kota Depok sampai dengan tahun 2015 kegiatan sanitasi lebih banyak ada di Dinas Kesehatan Kota Depok, termasuk pembangunan septictank bagi masyarakat yang membutuhkan.

Mulai tahun 2016, kegiatan pembangunan septictank dialihkan ke Dinas Tata Ruang dan Permukiman dengan anggaran sebesar Rp 2.263.443.000, masuk ke dalam Program Peningkatan Penataan Lingkungan Permukiman, Kegiatan Pembangunan IPAL Komunal, melalui Seksi Perumahan dan Permukiman, Bidang Permukiman dan Tata Bangunan, Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim) Kota Depok.

Kegiatan tersebut tersebar di Kelurahan Cipayung Jaya, Cimpaeun, Cinere, Pangkalan Jati Baru, Beji Timur, Sawangan Baru, Pondok Jaya, Pondok Petir, Serua, Duren Seribu, Curug, Cipayung, Kedaung, Duren Mekar dan Tugu. Total jumlah Kepala Keluarga (KK)/Sambungan Rumah (SR) yang terlayani sebanyak 172 KK (SR).

Sedangkan berdasarkan hasil pendataan Dinas Kesehatan Kota Depok tahun 2013 bahwa masyarakat yang belum berseptictank sekitar 11.000.000 KK (SR). “Rencana ke depan sesuai RPJMD 2016-2021 Pemerintah Kota depok melalui Distarkim menargetkan pembangunan 1.000 KK (SR) tiap tahunnya,” ujar Wandi-sapaannya.

Sementara Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Kota Depok Wijayanto mengatakan dengan masuknya kegiatan pembangunan septictank ke dalam Kegiatan Pembangunan IPAL Komunal maka pembangunan septictank yang dikerjakan oleh Distarkim mempunyai konsep berbeda dengan sebelumnya, yaitu:

Diusahakan dalam pemasangannya berupa komunal, yaitu 1 septictank melayani lebih dari 1 Sambungan Rumah (SR) dengan volume septictank disesuaikan dengan kebutuhan, menggunakan material fabrikasi dengan sistem biofilter, yaitu sepitctank dengan bahan fiber/LDPE dan menggunakan media bakteri untuk proses filterisasinya.

“Hasil proses filterisasi septictank tersebut setelah melalui hasil chek lab dan dinyatakan sudah layak, maka dapat dialirkan ke saluran lingkungan atau sumur resapan.” kata Wijayanto.

Lebih lanjut Wijayanto menuturkan, kegiatan pembangunan septictank ini untuk mendukung Deklarasi Gebyar Open Defecation Free/Stop Buang Air Besar Sembarangan (ODF) yang telah dicanangkan oleh Walikota Depok Idris Abdul Shomad pada 12 Nopember 2016, di Tapos. Deklarasi ini untuk mencegah ODF wilayah Kelurahan Depok Jaya, Curug Cimanggis, Cisalak Pasar dan Tapos. Program tersebut ditargetkan tahun 2019 dapat tercapai. (Adv)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerDinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13168)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12610)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (8574)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (7726)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5102)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3638)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3474)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3276)PT Jembatan Nusantara Melakukan Pembohongan Terhadap Pelamar Pekerjaan (2265)Menuju Sumut 1 Djarot-Sihar Diunggulkan (2232)
Bedah JayaposPelebaran Jalan Rantepao-Palopo Senilai 141,6 M BermasalahSeharusnya proyek ini sudah berakhir pada Desember 2017 lalu, hingga memasuki tahun 2018, pekerjaan belum ...


Bibit Tanaman Bantuan Diembat Kabid dan PNS Perikanan dan Ketahanan PangaProyek Penataan Halaman Rusun di Kapuas Senilai Rp 1,3 M Terindikasi KKNAbaikan Persyaratan Dokumen Kontrak, CV. MGA Harus Bertanggung JawabPolsek Kualuh Hulu Diduga Tangkap Lepas Pemain JudiAPBDeS Balong Garut Dikorupsi ? (BAG. 3)Geruduk Kantor Bupati dan DPRD, Kampak Tuntut Sekda dan Kepala BPKPSDM Kembalikan Uang PungliBukan Hanya Sarat Pungli, Pengangkatan Pramubakti Di Kantor Kemenag Pandeglang Berbau Nepotisme
Laporan KhususDandim Salim 0304 Agam Lakukan Kegiatan Peduli Lingkungan Danau Maninjau Dan Berbagi KasihAgam, Jaya Pos Program kegiatan Peduli Lingkungan Danau Maninjau Kab.Agam Sumatera Barat dilakukan oleh ...


Rumahnya Dibangun, Napiah Berterimakasih Kepada Tim Wasev Kodam IV/DiponegoroDan TNI AL Adakan Kegiatan Terjun PayungTujuh Dinas Usul Perubahan AnggaranNiat Terpangil Meriahkan Penutupan TMMD Dengan Tari Rampak PurbalinggaKabupaten Ciamis Siap Kembali Meraih Adipura Kali Ke 9 71 Desa di Ciamis Terima Dana DesaBNN Kota Manado Giat Pengembangan Kapasitas P4GN di Instansi Pemerintah