Senin, 05 Desember 2016 - 04:33:20 WIB
Distarkim Kota Depok Lakukan Penataan Lingkungan Permukiman Dengan Membangun Ipal KomunalKategori: Depok - Dibaca: 281 kali

Baca Juga:Menggelapkan Uang Perusahaan Akhirnya Asmara Berujung di PenjaraKades Silutung Memperjualbelikan Tanah NegaraMempertahankan Tanah dan Makam Leluhur, Delapan Warga Ditahan, Polres Tapteng Diminta Tidak BerpihPolisi Tahan Anak Buah Bonaran Karena Memeras

Depok, Jaya Pos

Kegiatan sanitasi merupakan salah satu program kegiatan yang mendukung pemerintah pusat di bidang Ke Cipta Karyaan dengan Universal Akses Indonesia 100-0-100, yaitu 100% Indonesia mampu Akses Sanitasi Sehat, 0% Indonesia bebas Kawasan Kumuh dan 100% Indonesia mampu Akses Air Bersih.

Suwandi ST, Kasi Perumahan dan Permukima Bidang Tata Bangunan Dinas Tata Ruang dan Permukiman Depok menjelaskan, di Kota Depok sampai dengan tahun 2015 kegiatan sanitasi lebih banyak ada di Dinas Kesehatan Kota Depok, termasuk pembangunan septictank bagi masyarakat yang membutuhkan.

Mulai tahun 2016, kegiatan pembangunan septictank dialihkan ke Dinas Tata Ruang dan Permukiman dengan anggaran sebesar Rp 2.263.443.000, masuk ke dalam Program Peningkatan Penataan Lingkungan Permukiman, Kegiatan Pembangunan IPAL Komunal, melalui Seksi Perumahan dan Permukiman, Bidang Permukiman dan Tata Bangunan, Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim) Kota Depok.

Kegiatan tersebut tersebar di Kelurahan Cipayung Jaya, Cimpaeun, Cinere, Pangkalan Jati Baru, Beji Timur, Sawangan Baru, Pondok Jaya, Pondok Petir, Serua, Duren Seribu, Curug, Cipayung, Kedaung, Duren Mekar dan Tugu. Total jumlah Kepala Keluarga (KK)/Sambungan Rumah (SR) yang terlayani sebanyak 172 KK (SR).

Sedangkan berdasarkan hasil pendataan Dinas Kesehatan Kota Depok tahun 2013 bahwa masyarakat yang belum berseptictank sekitar 11.000.000 KK (SR). “Rencana ke depan sesuai RPJMD 2016-2021 Pemerintah Kota depok melalui Distarkim menargetkan pembangunan 1.000 KK (SR) tiap tahunnya,” ujar Wandi-sapaannya.

Sementara Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Kota Depok Wijayanto mengatakan dengan masuknya kegiatan pembangunan septictank ke dalam Kegiatan Pembangunan IPAL Komunal maka pembangunan septictank yang dikerjakan oleh Distarkim mempunyai konsep berbeda dengan sebelumnya, yaitu:

Diusahakan dalam pemasangannya berupa komunal, yaitu 1 septictank melayani lebih dari 1 Sambungan Rumah (SR) dengan volume septictank disesuaikan dengan kebutuhan, menggunakan material fabrikasi dengan sistem biofilter, yaitu sepitctank dengan bahan fiber/LDPE dan menggunakan media bakteri untuk proses filterisasinya.

“Hasil proses filterisasi septictank tersebut setelah melalui hasil chek lab dan dinyatakan sudah layak, maka dapat dialirkan ke saluran lingkungan atau sumur resapan.” kata Wijayanto.

Lebih lanjut Wijayanto menuturkan, kegiatan pembangunan septictank ini untuk mendukung Deklarasi Gebyar Open Defecation Free/Stop Buang Air Besar Sembarangan (ODF) yang telah dicanangkan oleh Walikota Depok Idris Abdul Shomad pada 12 Nopember 2016, di Tapos. Deklarasi ini untuk mencegah ODF wilayah Kelurahan Depok Jaya, Curug Cimanggis, Cisalak Pasar dan Tapos. Program tersebut ditargetkan tahun 2019 dapat tercapai. (Adv)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50600)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (38109)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13869)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13369)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13003)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12266)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8329)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (6320)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (5733)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5561)
Bedah JayaposDirut Rumah Sakit Diduga Pungli, Massa Berunjuk RasaJambi, Pertemuan antara Pemerintah Provinsi Jambi dengan Anggota DPR RI yang berlangsung di Kantor ...


Anggaran DD Desa Cimanis- Sobang Pantas DiauditCatut Nama Emil Dardak Akun FB Pencari Sumbangan DipolisikanTipu Nasabah, Developer KSU Penyang Sangkalemu DipolisikanDamparit Kabupaten Barru Sul-Sel Diduga Tidak Sesuai Bestek Masyarakat Kayuagung Tuntut PT Waskita Perbaiki Jalan RusakHibah Pemprov Jatim 2016 Terindikasi Mark Up Warga GeramOknum Dinas Sosial Agam Diduga Menjual Kapal Boat Bantuan
Laporan Khusus2019, Seluruh Kegiatan di OPD Gumas Terintegrasi Secara OnlineKuala Kurun, Di tahun 2019 mendatang, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Pemkab Gumas) menyiapkan ...


Usai Dilantik, Fadly Amran dan Asrul Resmi Jabat Walikota dan Wakil Walikota Padang PanjangPemkab Gumas Rakor Pilkades Serentak 2018HUT OKI Jadi Energi Tuntaskan PembangunanPemko Tanjungbalai Menerima Kedatangan Kafilah MTQN XXVII Asal Kepri di Bandara Kuala NamuAlat Berat Dalam Pra TMMD Reguler Ke 103 di Desa Duren OmboJaya Baru dan Lueng Bata Juara II dan III Baiturrahman Juara Cerdas Cermat KIG 2018Pemkab Bersama Masyarakat Rayakan HUT Indramayu Ke 491