Senin, 05 Desember 2016 - 04:33:20 WIB
Distarkim Kota Depok Lakukan Penataan Lingkungan Permukiman Dengan Membangun Ipal KomunalKategori: Depok - Dibaca: 327 kali

Baca Juga:Menggelapkan Uang Perusahaan Akhirnya Asmara Berujung di PenjaraKades Silutung Memperjualbelikan Tanah NegaraMempertahankan Tanah dan Makam Leluhur, Delapan Warga Ditahan, Polres Tapteng Diminta Tidak BerpihPolisi Tahan Anak Buah Bonaran Karena Memeras

Depok, Jaya Pos

Kegiatan sanitasi merupakan salah satu program kegiatan yang mendukung pemerintah pusat di bidang Ke Cipta Karyaan dengan Universal Akses Indonesia 100-0-100, yaitu 100% Indonesia mampu Akses Sanitasi Sehat, 0% Indonesia bebas Kawasan Kumuh dan 100% Indonesia mampu Akses Air Bersih.

Suwandi ST, Kasi Perumahan dan Permukima Bidang Tata Bangunan Dinas Tata Ruang dan Permukiman Depok menjelaskan, di Kota Depok sampai dengan tahun 2015 kegiatan sanitasi lebih banyak ada di Dinas Kesehatan Kota Depok, termasuk pembangunan septictank bagi masyarakat yang membutuhkan.

Mulai tahun 2016, kegiatan pembangunan septictank dialihkan ke Dinas Tata Ruang dan Permukiman dengan anggaran sebesar Rp 2.263.443.000, masuk ke dalam Program Peningkatan Penataan Lingkungan Permukiman, Kegiatan Pembangunan IPAL Komunal, melalui Seksi Perumahan dan Permukiman, Bidang Permukiman dan Tata Bangunan, Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim) Kota Depok.

Kegiatan tersebut tersebar di Kelurahan Cipayung Jaya, Cimpaeun, Cinere, Pangkalan Jati Baru, Beji Timur, Sawangan Baru, Pondok Jaya, Pondok Petir, Serua, Duren Seribu, Curug, Cipayung, Kedaung, Duren Mekar dan Tugu. Total jumlah Kepala Keluarga (KK)/Sambungan Rumah (SR) yang terlayani sebanyak 172 KK (SR).

Sedangkan berdasarkan hasil pendataan Dinas Kesehatan Kota Depok tahun 2013 bahwa masyarakat yang belum berseptictank sekitar 11.000.000 KK (SR). “Rencana ke depan sesuai RPJMD 2016-2021 Pemerintah Kota depok melalui Distarkim menargetkan pembangunan 1.000 KK (SR) tiap tahunnya,” ujar Wandi-sapaannya.

Sementara Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Kota Depok Wijayanto mengatakan dengan masuknya kegiatan pembangunan septictank ke dalam Kegiatan Pembangunan IPAL Komunal maka pembangunan septictank yang dikerjakan oleh Distarkim mempunyai konsep berbeda dengan sebelumnya, yaitu:

Diusahakan dalam pemasangannya berupa komunal, yaitu 1 septictank melayani lebih dari 1 Sambungan Rumah (SR) dengan volume septictank disesuaikan dengan kebutuhan, menggunakan material fabrikasi dengan sistem biofilter, yaitu sepitctank dengan bahan fiber/LDPE dan menggunakan media bakteri untuk proses filterisasinya.

“Hasil proses filterisasi septictank tersebut setelah melalui hasil chek lab dan dinyatakan sudah layak, maka dapat dialirkan ke saluran lingkungan atau sumur resapan.” kata Wijayanto.

Lebih lanjut Wijayanto menuturkan, kegiatan pembangunan septictank ini untuk mendukung Deklarasi Gebyar Open Defecation Free/Stop Buang Air Besar Sembarangan (ODF) yang telah dicanangkan oleh Walikota Depok Idris Abdul Shomad pada 12 Nopember 2016, di Tapos. Deklarasi ini untuk mencegah ODF wilayah Kelurahan Depok Jaya, Curug Cimanggis, Cisalak Pasar dan Tapos. Program tersebut ditargetkan tahun 2019 dapat tercapai. (Adv)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (58981)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50856)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14144)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13627)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13294)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12577)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8608)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (7704)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (7495)Sudah 4 Bulan Pegawai Kejaksaan RI Tidak Dapat Dana Remunerasi (6619)
Bedah JayaposGawat! Polisi Diduga Tangkap LepasPekanbaru,Jaya Pos Masyarakat Palamboyan, Kecamatan Tapung membeberkan adanya pe­nangkapan oleh ...


Proyek Pasar Rakyat Namang Diduga BermasalahLelang Proyek Kementerian PU Diduga Terjadi Praktik KKNDikonfirmasi Soal RTLH, Kadis Perkim Banten Jawabnya NgibulPerbaikan Bahu Jalan Link 157,158,160,162,163,164,165 Dikorupsi ?Mantan Kadis Kopumdag Dan Direktur CV Umrah Utama Dijebloskan Ke LapasBappeda Kab. Mojokerto Diduga Kuat Terlibat Penyelewengan Dan Pemalsuan Data Keuangan NegaraMafia Tanah Beraksi Di Bukit Timah Dumai, Jual Lahan Milik M Muhiddin
Laporan KhususBidang Intelijen Kejari Kabupaten Bandung Mendapatkan Penghargaan Terbaik di Wilkum Kejati JabarKab Bandung, Jaya Pos Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung menjadi yang terbaik dibidang intelijen untuk ...


Unit Bisnis TAM PDAM Tirtawening Layani Warga Bandung 24 JamDanrem 071/Wijayakusuma Kunjungan Kerja Sambil Olahraga dan Mempererat SilatuhamiAwal Tahun, Padang Panjang Juarai Kategori Kota Kecil Smart CityCapaian 6 Misi Pembangunan Meningkat, Fachrori Ajak Semua Pihak Bersinergi Membangun JambiNatal Sagala Raja Bere Ibebere, Boru Dihadiri DPRD Deli Serdang Rosmawati Sitanggang SHPersit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 Ikuti Donor Darah Hari Juang Kartika 2018Mayjen TNI Mochamad Effendi Resmi Jabat Pangdam IV/Diponegoro