Senin, 05 Desember 2016 - 04:33:20 WIB
Distarkim Kota Depok Lakukan Penataan Lingkungan Permukiman Dengan Membangun Ipal KomunalKategori: Depok - Dibaca: 237 kali

Baca Juga:Menggelapkan Uang Perusahaan Akhirnya Asmara Berujung di PenjaraKades Silutung Memperjualbelikan Tanah NegaraMempertahankan Tanah dan Makam Leluhur, Delapan Warga Ditahan, Polres Tapteng Diminta Tidak BerpihPolisi Tahan Anak Buah Bonaran Karena Memeras

Depok, Jaya Pos

Kegiatan sanitasi merupakan salah satu program kegiatan yang mendukung pemerintah pusat di bidang Ke Cipta Karyaan dengan Universal Akses Indonesia 100-0-100, yaitu 100% Indonesia mampu Akses Sanitasi Sehat, 0% Indonesia bebas Kawasan Kumuh dan 100% Indonesia mampu Akses Air Bersih.

Suwandi ST, Kasi Perumahan dan Permukima Bidang Tata Bangunan Dinas Tata Ruang dan Permukiman Depok menjelaskan, di Kota Depok sampai dengan tahun 2015 kegiatan sanitasi lebih banyak ada di Dinas Kesehatan Kota Depok, termasuk pembangunan septictank bagi masyarakat yang membutuhkan.

Mulai tahun 2016, kegiatan pembangunan septictank dialihkan ke Dinas Tata Ruang dan Permukiman dengan anggaran sebesar Rp 2.263.443.000, masuk ke dalam Program Peningkatan Penataan Lingkungan Permukiman, Kegiatan Pembangunan IPAL Komunal, melalui Seksi Perumahan dan Permukiman, Bidang Permukiman dan Tata Bangunan, Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim) Kota Depok.

Kegiatan tersebut tersebar di Kelurahan Cipayung Jaya, Cimpaeun, Cinere, Pangkalan Jati Baru, Beji Timur, Sawangan Baru, Pondok Jaya, Pondok Petir, Serua, Duren Seribu, Curug, Cipayung, Kedaung, Duren Mekar dan Tugu. Total jumlah Kepala Keluarga (KK)/Sambungan Rumah (SR) yang terlayani sebanyak 172 KK (SR).

Sedangkan berdasarkan hasil pendataan Dinas Kesehatan Kota Depok tahun 2013 bahwa masyarakat yang belum berseptictank sekitar 11.000.000 KK (SR). “Rencana ke depan sesuai RPJMD 2016-2021 Pemerintah Kota depok melalui Distarkim menargetkan pembangunan 1.000 KK (SR) tiap tahunnya,” ujar Wandi-sapaannya.

Sementara Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Kota Depok Wijayanto mengatakan dengan masuknya kegiatan pembangunan septictank ke dalam Kegiatan Pembangunan IPAL Komunal maka pembangunan septictank yang dikerjakan oleh Distarkim mempunyai konsep berbeda dengan sebelumnya, yaitu:

Diusahakan dalam pemasangannya berupa komunal, yaitu 1 septictank melayani lebih dari 1 Sambungan Rumah (SR) dengan volume septictank disesuaikan dengan kebutuhan, menggunakan material fabrikasi dengan sistem biofilter, yaitu sepitctank dengan bahan fiber/LDPE dan menggunakan media bakteri untuk proses filterisasinya.

“Hasil proses filterisasi septictank tersebut setelah melalui hasil chek lab dan dinyatakan sudah layak, maka dapat dialirkan ke saluran lingkungan atau sumur resapan.” kata Wijayanto.

Lebih lanjut Wijayanto menuturkan, kegiatan pembangunan septictank ini untuk mendukung Deklarasi Gebyar Open Defecation Free/Stop Buang Air Besar Sembarangan (ODF) yang telah dicanangkan oleh Walikota Depok Idris Abdul Shomad pada 12 Nopember 2016, di Tapos. Deklarasi ini untuk mencegah ODF wilayah Kelurahan Depok Jaya, Curug Cimanggis, Cisalak Pasar dan Tapos. Program tersebut ditargetkan tahun 2019 dapat tercapai. (Adv)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50370)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13454)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12783)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8009)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5335)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (4892)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (4572)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3946)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (3797)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3616)
Bedah JayaposProgram PPLP di Dispora Jatim Jadi Ajang Korupsi ?Surabaya, JAYAPOS - Pemusatan Pelatihan Pelajar Provinsi Jawa Timur (PPLP) digulirkan sejak tahun ...


Kades Mekar Sari-Panimbang Diduga Manipulasi Data BSPS Kaum MiskinDana DAK Rehab, RKB dan Perpustakaan Sekolah Diduga Dipungli Hingga Ratusan Juta RupiahPerusakan Pagar Beton Diperintah Oleh TerdakwaPenggunaan Anggaran Pendidikan PAUD Mantan Pjs Mekar Jaya Diduga Tidak TransparanPungli di CV BB Travel Catut Nama Polres Penyidik Dilapor Ke Propam Polda KaltengPedestrian Merr-Kalidami Senilai Rp 3 Milyar Terkesan Asal JadiGalian C Desa Treman Kabupaten Minut Diduga Tidak Mengantongi Izin
Laporan KhususBuka Pekan Koperasi, Walikota Jabarkan Tiga Komponen ReformasiPekan koperasi yang digagas oleh DKUM Kota Depok ini mengusung tema koperasi bergerak bersama untuk ekonomi ...


Wagub Berikan Jawaban pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi SumselBupati OKI Minta Polisi Tindak Tegas Pembakaran LahanSrikandi Pasegeran Multi Peran di TMMDSembako Malam Disalurkan Kepada Warga Sasaran TMMD BanjarnegaraPeringatan Harganas XXV Tahun 2018, Bupati Irdinansyah Peroleh Tanda Kehormatan Manggala Karya KencaSuport Ibu-ibu Karanggondang Luar Biasa "Tak Ragu Langsir Material"Pemprov Jambi Dukung Pelestarian Olahraga Tradisional dan Liga Santri