Minggu, 03 Juni 2012 - 13:08:14 WIB
Perusda Merugi, Diduga Karena Adanya Pinjaman BerjamaahKategori: Kepri - Dibaca: 414 kali

Baca Juga:Kepala SDN 05 Babelan Minta Pekerjaan Gedung Baru DiselesaikanMenggelapkan Uang Perusahaan Akhirnya Asmara Berujung di PenjaraKades Silutung Memperjualbelikan Tanah NegaraMempertahankan Tanah dan Makam Leluhur, Delapan Warga Ditahan, Polres Tapteng Diminta Tidak Berpih

Natuna, Jaya Pos

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perusda Natuna, Suparman, baru-baru ini, mengeluarkan statemen bahwa Perusahaan Daerah (Perusda) Natuna mengalami total kerugian setiap tahunnya sebesar Rp 3 miliar. Dan alasannya, karena sering rusaknya Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang ada di wilayah pedesaan.

Menurut Suparman, saat itu, kerusakan PLTD terjadi beberapa tahun terakhir dan perbaikannya masih menunggu penambahan tenaga ahli yang berpengalaman di bidang mesin.

Namun di saat Suparman membeberkan kerugian yang dialami Perusda Natuna hingga miliaran rupiah setiap tahunnya, beberapa orang sumber Jaya Pos mengatakan  bahwa telah terjadi penggunaan uang kas Perusda hingga ratusan juta rupiah dengan modus peminjaman oleh beberapa oknum pengurus Perusda. Dan bukan hanya sampai disitu, kabar penggunaan uang Perusda yang keluar secara mudah dari kas itu ternyata juga sudah sampai ke kejaksaan negeri Natuna.

Suparman saat dihubungi Jaya Pos juga mengakui adanya peminjaman uang kas Perusda yang dilakukan oleh beberapa pengurus Perusda. Namun kepada Jaya Pos, pria yang sebelumnya pernah aktif sebagai jurnalis di salah satu media cetak ini tidak mau berbicara banyak.

“Ibu tanya langsung saja ke kejaksaan. Karena semua telah diserahkan di kejaksaan. Dan masalah itu merupakan perkara perdata. Jadi saya tidak mau menjelaskan secara rinci,” tegasnya melalui telepon genggam bendahara Perusda Natuna, Bahtiar yang saat itu dipinjamkan kepada Jaya Pos untuk mendengar langsung tanggapan dari Suparman.

Lain halnya dengan Bahtiar, yang menjabat sebagai Bendahara Perusda Natuna sejak tahun 2010. Menurutnya, peminjaman uang kas Perusda telah terjadi sejak kepemimpinan Dirut Perusda yang lama. “Saya hanya mengikuti perintah saja.

Memang pak Suparman pernah meminjam beberapa kali uang kas Perusda dan itu bukan lima ratus juta. Mungkin kalau penilaian orang, pinjaman pak Suparman bisa sebesar lima ratus juta, itu peminjaman beberapa kali, tapi itupun sudah dibayar dan bukan segitu totalnya. Misalnya, dia pinjam seratus, lalu dilakukan pembayaran, terus baru dia pinjam lagi.

Jadi tidak sampai menumpuk. Dan saya juga pernah meminjam uang Perusda sebesar tujuh juta, tapi itu sudah lama dan sudah saya bayar dengan system potong gaji, karena saya menggunakan uang itu untuk keperluan pembelian kendaraan bermotor,” ungkapnya.

Disamping itu, memang ada beberapa warga masyarakat yang ikut meminjam uang kas Perusda, dengan hanya memberikan poto copy KTP dan surat pernyataan, lalu diajukan ke pimpinan. “Dan saya hanya bertugas sesuai perintah saja,” ujar Bahtiar.

Mudahnya pencairan uang dari kas Perusda dengan system pinjam “singgah” juga ke kejaksaan. Namun entah mengapa permasalahan ini sampai saat sekarang masih saja adem dan tidak ada kabar kelanjutannya.

“Senin lalu, saya memang dipanggil oleh pihak kejaksaan, dan pemanggilan itu sudah yang ketiga kali. Disitu saya dihadirkan sebagai saksi. Tapi saya tidak tahu kelanjutannya seperti apa. Tanyakan saja langsung ke kejaksaan. Saya sudah pasrah,” ucap Bahtiar dengan nada putus asa.

Ironis memang, di saat Perusda kabarnya sedang mengalami kerugian, tapi di saat itu pula terjadi pengeluaran uang kas dengan modus peminjaman secara mudah dan tanpa syarat.

“Memang tidak ada peraturan dari pemerintah daerah kalau Perusda itu bisa meminjamkan uang kepada masyarakat. Tapi karena ini telah terjadi sejak Dirut yang lama, jadi terbiasa. Tapi untuk kedepannya, ini tidak akan terjadi lagi,” ujar Bahtiar yang pada kesempatan itu juga mengakui telah mengajukan peminjaman uang kas Perusda sebesar 300 juta yang digunakan untuk membuka koperasi.“Udah mbak, saya pasrah. Mau diberitakan apapun,” tuturnya dengan nada pesimis.

Sementara saat Jaya Pos hendak mengkonfirmasikan masalah ini di kejaksaan. Kajari sedang tidak berada di tempat. @devi-otoy


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60012)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (54798)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51855)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15357)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14622)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14437)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14129)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13693)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (13679)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9642)
Bedah JayaposPAD Dishub Bukittinggi Diduga Terjadi Kebocoran, Oknum ASN Tidak Beretika Perlu PembinaanBukittinggi, Jaya Pos Tingkat kebocoran sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi perparkiran di ...


Kasektor Citata Kramat Jati Diduga Lindungi Bangunan BermasalahProyek Jalan PUPR Lahat AmburadulPT DWK Diduga Produksi CPO Dioplos MikoTiang Oktagonal Segi 8 Bengkok, Dishub Surabaya Lakukan PembiaranKegiatan Pamsimas di Kabupaten Sidoarjo Diduga Mark UpPembangunan Gerai Pusat Oleh-Oleh Diduga Gunakan Bangunan LamaPendataan Dinas Sosial Bukittinggi Diduga Pilih Kasih Pada Warga Miskin
Laporan KhususPemkab Gumas Raih Penghargaan Dari Menkumham RIKuala Kurun, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Bagian ...


Menjelang Hari Jadi Kabupaten Indramayu Lantik WabupWalikota Padang Panjang Kembali Terima Penghargaan Pembina ProklimPemkab Bantaeng Raih Penghargaan STBM Award Tingkat NasionalJumaga Nadeak Kembali Dilantik Pimpin DPRD KepriPimpinan Tiga Daerah ke Bantaeng Ikuti Monev Bersama KPKHari Kesaktian Pancasila Pemkot Manado Gelar Upacara Bendera45 Anggota DPRD Labuhanbatu Periode 2019 - 2014 Dilantik