Minggu, 03 Juni 2012 - 13:08:14 WIB
Perusda Merugi, Diduga Karena Adanya Pinjaman BerjamaahKategori: Kepri - Dibaca: 365 kali

Baca Juga:Kepala SDN 05 Babelan Minta Pekerjaan Gedung Baru DiselesaikanMenggelapkan Uang Perusahaan Akhirnya Asmara Berujung di PenjaraKades Silutung Memperjualbelikan Tanah NegaraMempertahankan Tanah dan Makam Leluhur, Delapan Warga Ditahan, Polres Tapteng Diminta Tidak Berpih

Natuna, Jaya Pos

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perusda Natuna, Suparman, baru-baru ini, mengeluarkan statemen bahwa Perusahaan Daerah (Perusda) Natuna mengalami total kerugian setiap tahunnya sebesar Rp 3 miliar. Dan alasannya, karena sering rusaknya Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang ada di wilayah pedesaan.

Menurut Suparman, saat itu, kerusakan PLTD terjadi beberapa tahun terakhir dan perbaikannya masih menunggu penambahan tenaga ahli yang berpengalaman di bidang mesin.

Namun di saat Suparman membeberkan kerugian yang dialami Perusda Natuna hingga miliaran rupiah setiap tahunnya, beberapa orang sumber Jaya Pos mengatakan  bahwa telah terjadi penggunaan uang kas Perusda hingga ratusan juta rupiah dengan modus peminjaman oleh beberapa oknum pengurus Perusda. Dan bukan hanya sampai disitu, kabar penggunaan uang Perusda yang keluar secara mudah dari kas itu ternyata juga sudah sampai ke kejaksaan negeri Natuna.

Suparman saat dihubungi Jaya Pos juga mengakui adanya peminjaman uang kas Perusda yang dilakukan oleh beberapa pengurus Perusda. Namun kepada Jaya Pos, pria yang sebelumnya pernah aktif sebagai jurnalis di salah satu media cetak ini tidak mau berbicara banyak.

“Ibu tanya langsung saja ke kejaksaan. Karena semua telah diserahkan di kejaksaan. Dan masalah itu merupakan perkara perdata. Jadi saya tidak mau menjelaskan secara rinci,” tegasnya melalui telepon genggam bendahara Perusda Natuna, Bahtiar yang saat itu dipinjamkan kepada Jaya Pos untuk mendengar langsung tanggapan dari Suparman.

Lain halnya dengan Bahtiar, yang menjabat sebagai Bendahara Perusda Natuna sejak tahun 2010. Menurutnya, peminjaman uang kas Perusda telah terjadi sejak kepemimpinan Dirut Perusda yang lama. “Saya hanya mengikuti perintah saja.

Memang pak Suparman pernah meminjam beberapa kali uang kas Perusda dan itu bukan lima ratus juta. Mungkin kalau penilaian orang, pinjaman pak Suparman bisa sebesar lima ratus juta, itu peminjaman beberapa kali, tapi itupun sudah dibayar dan bukan segitu totalnya. Misalnya, dia pinjam seratus, lalu dilakukan pembayaran, terus baru dia pinjam lagi.

Jadi tidak sampai menumpuk. Dan saya juga pernah meminjam uang Perusda sebesar tujuh juta, tapi itu sudah lama dan sudah saya bayar dengan system potong gaji, karena saya menggunakan uang itu untuk keperluan pembelian kendaraan bermotor,” ungkapnya.

Disamping itu, memang ada beberapa warga masyarakat yang ikut meminjam uang kas Perusda, dengan hanya memberikan poto copy KTP dan surat pernyataan, lalu diajukan ke pimpinan. “Dan saya hanya bertugas sesuai perintah saja,” ujar Bahtiar.

Mudahnya pencairan uang dari kas Perusda dengan system pinjam “singgah” juga ke kejaksaan. Namun entah mengapa permasalahan ini sampai saat sekarang masih saja adem dan tidak ada kabar kelanjutannya.

“Senin lalu, saya memang dipanggil oleh pihak kejaksaan, dan pemanggilan itu sudah yang ketiga kali. Disitu saya dihadirkan sebagai saksi. Tapi saya tidak tahu kelanjutannya seperti apa. Tanyakan saja langsung ke kejaksaan. Saya sudah pasrah,” ucap Bahtiar dengan nada putus asa.

Ironis memang, di saat Perusda kabarnya sedang mengalami kerugian, tapi di saat itu pula terjadi pengeluaran uang kas dengan modus peminjaman secara mudah dan tanpa syarat.

“Memang tidak ada peraturan dari pemerintah daerah kalau Perusda itu bisa meminjamkan uang kepada masyarakat. Tapi karena ini telah terjadi sejak Dirut yang lama, jadi terbiasa. Tapi untuk kedepannya, ini tidak akan terjadi lagi,” ujar Bahtiar yang pada kesempatan itu juga mengakui telah mengajukan peminjaman uang kas Perusda sebesar 300 juta yang digunakan untuk membuka koperasi.“Udah mbak, saya pasrah. Mau diberitakan apapun,” tuturnya dengan nada pesimis.

Sementara saat Jaya Pos hendak mengkonfirmasikan masalah ini di kejaksaan. Kajari sedang tidak berada di tempat. @devi-otoy


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59544)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51405)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (43019)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14889)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14169)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13995)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13733)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13187)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (10962)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9168)
Bedah JayaposUNTIRTA Pertanyakan Tanah Hibah Yang Diberikan Pemkab PandeglangPandeglang, Jaya Pos Rektor beserta jajaran Universitas Sultan Ageung Tirtayasa (UNTIRTA) Serang, ...


Pekerjaan Bersumber DD di Desa Boddi Kecamatan Mandalle Terkesan AmburadulPungli di Lapas Kapuas Resahkan NapiMerek U-Ditch Bercampur Pek Saluran Pumpungan 3 Menyimpang Dinas Lakukan PembiaranDiduga Persulit Warga Mengurus Dokumen, Andar: Copot Lurah dan Kasie Pemerintahan Kelurahan RawamangDiduga Zonasi Kearipan Lokal Garut Labrak Permendikbud No 14 Tahun 2018Proses NUPTK Diwarnai PungliEmbung Pembawa Maut
Laporan KhususBupati Tanjab Barat Pimpin Rapat Persiapan HUT RI Ke 74 dan Tanjab Barat Ke 54Kualatungkal, Jaya Pos Bupati Tanjab Barat Dr. Ir. H. Safrial MS pimpin rapat perdana persiapan pelaksanaan ...


Pemerintah Segera Cairkan DAK Nonfisik Jenis Baru Tahun 2019Bupati Ketapang Pimpin Upacara Pembukaan TMMD 105 Adat Suku BatakJelang Pemecahan Rekor Dunia Menyelam Massal di ManadoWabup Mojokerto Berangkatkan Jalan Santai Hari Keluarga Nasional XXVI Tahun 2019Sekda : SOPD Gumas Diharapkan Capai Target APBD 2019Ratusan Peserta ICGE dari Berbagai Negara Hadir di Kota Padang Panjang