Jumat, 15 Juni 2012 - 07:30:34 WIB
Kota Sorong Sebagai Tempat Transit Perlu Benahi PelayanannyaKategori: Papua Barat - Dibaca: 818 kali

Baca Juga:Komisi III DPR-RI : Pemerintah Diminta Tegas Dalam Menangani Pencemaran Danau TobaPolresta Depok Tangani 72 Kasus Penipuan OnlineWELCOME TO DANAU TOBAOknum Kades Gelapkan Hampir 1 Ton Beras Raskin
Sorong. Jaya Pos

Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat, Ir. M.L.Rumadas, M.Si kepada pers usai mengikuti pelantikan Walikota Sorong , Drs. Ec. Lamberthus Jitmau dan Wakil Walikota dr. Hj Pahimah Iskandar mengatakan, posisi kota Sorong sebagai pintu gerbang dan mempunyai letak yang sangat strategis untuk memasuki  di kawasan wilayah Papua pada umumnya.
 
 Berbagai hal termasuk pelayanan di kawasan pelabuhan laut dan di Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong perlu diperhatikan dan  itu tentu perlu adanya peningkatan di bidang pelayanannya, jelasnya.
 
Begitu pula masalah pembangunan infrastruktur jalan dan peningkatan pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) Papua perlu terus dibangun dan melihat kindisi riil sebagai pencitraan untuk meyakinkan orang di luar Papua Barat  bahwa keadaan yang sebenarnya di sini (Papua Barat) harus bisa kita buktikan dengan berbagai aspek pendukung lainnya.
 
Apalagi daerah ini merupakan salah satu wilayah heterogen, dan hampir sebagian besar prosentasinya warganya di dominasi oleh saudara-saudara kita dari luar. Di mana dalam  sambutan Gubernur Papua Barat memberi presur dan warning kepada pasangan walikota untuk membenahi berbagai bidang, sehingga diharapkan kota ini akan semakin maju dalam berbagai aspek, ujarnya.
 
“Ia menambahkan, ada beberapa hal penting yang menjadi indikator kinerja pasangan walikota tentu harus disesuaikan dengan visi dan misi ketika awal melakukan kegiatan kampanye dan itu juga harus dilaksanakan dengan baik dan penuh tanggungjawab,” di mana  janji politik bukan hanya sekedar mengumbar janji semata, tapi terpenting bagaimana bisa diimplementasikan dalam tugas dan tanggung jawab sebagai kepala daerah terhadap kepentingan publik pada umumnya dan secara fisik hal  itu harus dibuktikan.
 
Seperti sarana-sarana yang menentukan daerah transit, seperti pelayanan jasa di pelabuhan udara dan pelabuhan lihat yang dinilai sudah membaik. Tapi yang menjadi perhatian terkait dengan menumpuknya berbagai kontainer di sekitar kawasan pelabuhan yang tentu harus segera dibenahi, sehingga tidak terkesan adanya tata kota yang terlihat kotor (sembrawut), tambahnya.
 
Sementara itu, Sekda Papua Barat  juga kembali mengingatkan terkait dengan masalah penanganan banjir di Kota Sorong yang dikategorikan cukup rawan di kala musim penghujan,  di mana ada kriteria atau prosentase penadah hujan atau pemasangan beronjol  pada tempat-tempat tertentu perlu segera dibenahi.
 
Begitu pula di sekitar kawasan aliran sungai harus ditanam pepohonan untuk mengurangi terjadinya erosi dan aliran air yang segera ditangani oleh Dinas Kehutanan setempat bersama instansi tekhnis terkait lainnya. ( RM).
 

0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59090)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50947)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14252)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (13816)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13718)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13399)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13353)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12701)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8738)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8257)
Bedah JayaposKetua NCW Lahat Dapat Surat Balasan Terkait Dugaan Korupsi di PUPR Senilai Rp24 MNCW desak KPK agar secepatnya memproses kasus dugaan korupsi senilai Rp 24 miliar yang dilaporkan melalui ...


RSI Siti Hajar Tidak Profesional Dalam Menangani PasienPolemik Pengiriman 2.493 Ton Zirkon Oleh PT Putraprima Mineral MandiriDiduga Gelapkan Dana Nasabah, PT PNM Unit Amurang Dilaporkan Ke Polda SulutMencuri Kabel Milik PT OKI Pulp and Papers Mills, Sarmadin Ditangkap PolisiMantan Camat Merapi Timur Diduga Terlibat Pembuatan Surat Tanah FiktifDrainase Desa Rimba Beringin Rusak Diduga Pembangunan Asal JadiRealisasi APBD Membengkak, Biaya Perjalanan Dinas 2017 Terindikasi Korupsi ?
Laporan KhususPenilaian Dasawisma Aster II "Optimis Raih Juara"Padang Panjang, Jaya Pos Dasawisma Aster II berhasil menjadi nominator Kelompok Dasawisma Berprestasi ...


Fachrori: Kita Berupaya Maksimal Wujudkan Program Pembangunan 30 Ribu Massa Akan Ramaikan Gelaran Generasi Muda Cinta Lalu Lintas di Provinsi JambiFachrori Rapat Bersama Mentan Bicarakan Penguatan Harga Karet dan PanganHasil Evaluasi SAKIP Pemkab Gunung Mas Raih Predikat BPerbub Baru: Gaji PTT di Gumas Diatas UMKBupati Gumas Lantik 59 Kades Terpilih Periode 2018-2024Jiwa Rela Berkorban R Joko Kaiman Perlu Diteladani