Sabtu, 30 Juni 2012 - 07:23:58 WIB
Di Bawah Kendali Bonaran Situmeang Keuangan Tapteng Diduga Merugi Rp 2,4 MKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 111 kali

Baca Juga:Kasus Hambalang Segera Naik ke Penyidikan, Anas di Ujung TandukIbu boru Sitorus di Kabanjahe: Satu Demi Satu Rongsokan Kupungut Demi Anak-AnakkuCatatan dari Negeri Nan Bertuah Miskin di Negeri Nan KayaPilkada di Sampang, Hak Pilih Ganda Masih Didapati di Beberapa Tempat

Pandan-Tapteng, Jaya Pos

Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Pengawas Birokrat (LSM Gemawasbi) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) merilis adanya potensi kerugian negara dalam pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Tahun 2011 sebesar Rp 2,4 miliar. Kerugian akibat praktik korupsi tersebut diduga terjadi pada Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Potensi kerugian keuangan negara tersebut terjadi dalam masa kepemimpinan Raja Bonaran Situmeang yang belum genap berusia setahun. Gemawasbi menilai bahwa pengacara koruptor Anggodo Widjojo tersebut tidak becus mengurusi pengelolaan keuangan daerah bahkan cenderung pada praktik mengambil keuntungan pribadi dan kelompok. Patut diduga bahwa telah terjadi penyalahgunaan wewenang dan jabatan atas kerugian keuangan Tapteng tersebut.

Gemawasbi merinci kerugian dengan total Rp 2,4 miliar tersebut terjadi di Disdik Tapteng sebesar Rp 170.840.697. Di Dinkes terdapat kelebihan pembayaran senilai Rp 458.921.398, Dinas PU berupa denda keterlambatan belum dikenakan senilai Rp 501.569.863 dan Rp 81.592.116 serta sisa uang muka kerja senilai Rp 644.913.561, dan jaminan pelaksanaan senilai Rp 618.507.195.

Pemkab Tapteng juga disinyalir mengkoleksi sistim pengendalian intern yang lemah dalam penyusunan laporan keuangan seperti, penggunaan langsung penerimaan pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandan Tapteng senilai Rp. 3.654.454.009 dan instansi Dinkes senilai Rp 2.46­8.­336.000  serta pengelolaan, pengamanan dan penyajian aset tetap pada neraca Pemkab Tapteng per 31 Desember 2011 belum memadai.

LPJK Cacat

Perseteruan 23 legislator Tapteng dengan melakukan mosi tidak percaya terhadap ketuanya, Sintong Gultom patut diduga merupakan manufer politik Bupati Tapteng, Bonaran Situmeang untuk meloloskan LKPJ mantan pengacara koruptor yang diduga cacat hukum tersebut. Kenapa tidak? Laporan Keuangan Bupati Tapteng yang tersandung dugaan korupsi Pesta Rakyat senilai Rp 5 miliar itu sarat indikasi penyimpangan.

Sikap tegas dari Ketua DPRD Tapteng, Sintong Gultom agar pengesahan LKPJ tahun 2011 dilakukan sesuai mekanisme berdasarkan tatib lembaga wakil rakyat itu sangat tepat. Pasalnya, pengesahan LKPJ Bupati Tapteng mengikat para legislator untuk mempertanggungg jawabkannya baik pada publik maupun secara hukum. JP/SG-86


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerDinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13168)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12610)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (8573)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (7726)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5102)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3638)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3474)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3276)PT Jembatan Nusantara Melakukan Pembohongan Terhadap Pelamar Pekerjaan (2265)Menuju Sumut 1 Djarot-Sihar Diunggulkan (2232)
Bedah JayaposPelebaran Jalan Rantepao-Palopo Senilai 141,6 M BermasalahSeharusnya proyek ini sudah berakhir pada Desember 2017 lalu, hingga memasuki tahun 2018, pekerjaan belum ...


Bibit Tanaman Bantuan Diembat Kabid dan PNS Perikanan dan Ketahanan PangaProyek Penataan Halaman Rusun di Kapuas Senilai Rp 1,3 M Terindikasi KKNAbaikan Persyaratan Dokumen Kontrak, CV. MGA Harus Bertanggung JawabPolsek Kualuh Hulu Diduga Tangkap Lepas Pemain JudiAPBDeS Balong Garut Dikorupsi ? (BAG. 3)Geruduk Kantor Bupati dan DPRD, Kampak Tuntut Sekda dan Kepala BPKPSDM Kembalikan Uang PungliBukan Hanya Sarat Pungli, Pengangkatan Pramubakti Di Kantor Kemenag Pandeglang Berbau Nepotisme
Laporan KhususDandim Salim 0304 Agam Lakukan Kegiatan Peduli Lingkungan Danau Maninjau Dan Berbagi KasihAgam, Jaya Pos Program kegiatan Peduli Lingkungan Danau Maninjau Kab.Agam Sumatera Barat dilakukan oleh ...


Rumahnya Dibangun, Napiah Berterimakasih Kepada Tim Wasev Kodam IV/DiponegoroDan TNI AL Adakan Kegiatan Terjun PayungTujuh Dinas Usul Perubahan AnggaranNiat Terpangil Meriahkan Penutupan TMMD Dengan Tari Rampak PurbalinggaKabupaten Ciamis Siap Kembali Meraih Adipura Kali Ke 9 71 Desa di Ciamis Terima Dana DesaBNN Kota Manado Giat Pengembangan Kapasitas P4GN di Instansi Pemerintah