Minggu, 01 Juli 2012 - 09:41:47 WIB
Akibat Ulah Spekulan BBM Solar Langka di KakapKategori: Kalimantan Barat - Dibaca: 220 kali

Baca Juga:Sejumlah SDN di Pandeglang Gelar Acara Kenaikan Kelas dan Pelepasan Siswa Kelas VIEmpat Parpol Pendukung Jokowi Beralih ke Fauzi BowoDi Bawah Kendali Bonaran Situmeang Keuangan Tapteng Diduga Merugi Rp 2,4 MKasus Hambalang Segera Naik ke Penyidikan, Anas di Ujung Tanduk

Kubu Raya, Jaya Pos

Ada dugaan bahwa penyaluran BBM bersubsidi solar di Kecamatan Kakap Kabupaten Kubu Raya telah melanggar ketentuan dan UU Migas. Pasalnya, masih saja ada jirigen yang berjejer menghiasi dan menjadi pemandangan sehari-hari di SPBB dan SPBN di Kakap.

Didugaan diantara jirigen tersebut merupakan milik oknum spekulan yang menggunakan jasa orang lain untuk mengantri guna mendapatkan bahan bakar bersubsidi, dan selanjutnya dijual kembali kepada perusahaan jasa industri maupun para kontraktor yang sekarang sedang melaksanakan program proyek pemerintah.

Tujuannya, untuk meraup keuntungan yang berlipat ganda, sementara nelayan kecil yang seharusnya mendapatkan pelayan dari SPBB maupun SPBN menjadi penonton dan gigit jari. Para nelayan justru membeli kembali dari pengecer dengan harga yang cukup mahal yaitu mencapai Rp 6 ribu/liter.

Beberapa nelayan kecil menyampaikan kekecewaan dan rasa kekesalannya  akibat ulah oknum dan petugas SPBB maupun SPBN yang ada di Kecamatan Kakap.

Menurut mereka, ingin melaut tapi belum juga mendapatkan bahan bakar minyak solar. “Sekarang susah mendapatkan solar, karena telah dijual oleh oknum tak bertanggungjawab ke pihak industri dengan harga yang cukup tinggi,” ujar Edi, salah satu warga.
dia juga mengungkapkan kekesalannya melihat ulah para petugas SPBB dan SPBN yang menurutnya memprioritaskan para spekulan yang diduga menjual kembali bahan bakar bersubsidi itu keluar untuk kepentingan proyek dan pelaku industri.

“Saya harap ada tindakan tegas dari aparat untuk menertibkan pelayanan SPBB dan SPBN yang ada di Kakap sehingga bahan bakar bersubsudi tepat sasaran dan betul-betul menyentuh kepentingan masyarakat nelayan, bukan untuk kepentingan para oknum spekulan yang sengaja mencari keuntungan pribadi,” katanya.

Melihat kondisi tersebut, Kapolsek Kakap, AKP Sunaryo mengingatkan kepada petugas SPBB maupun SPBN agar mengutamakan pelayanan terhadap para nelayan kecil. Ia juga tidak menutup mata terhadap segala laporan dari masyarakat dan jika terbukti ada penyalahgunaan penyaluran bahan bakar bersubsidi di wilayah kerjanya maka akan menindak oknum tersebut sesuai hukum yang berlaku.Is


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (55157)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50743)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14030)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13517)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13180)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12454)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8505)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (7289)Sudah 4 Bulan Pegawai Kejaksaan RI Tidak Dapat Dana Remunerasi (6411)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (6210)
Bedah JayaposCV Linang Jaya Diduga Kirim Material Tak Sesuai RAB Ke 30 Penerima Program RTLH Di Desa LabuanPandeglang, Jaya Pos Desa Labuan, Kecamatan Labuan merupakan salah satu desa yang mendapatkan Program Rumah ...


Dinas PUPR Kab Sidoarjo Bidang Pengairan Diduga Lakukan Mark UpPembangunan USB SDN Babat 2 Kecamatan Legok Beraroma KorupsiDiduga Proyek Pembangunan Pasar Cibaliung, Gunakan Besi BekasProyek NUSP-2 ADB Loan Rp 5,9 M di Kapuas Berbau KKNKades Tanjung Diduga Selewengkan Keuangan Desa Ratusan Juta RupiahProyek Jalan Hotmix Desa Medalsari - Saketi Terkesan DitutupiBPK Diminta Audit Hasil Pekerjaan Peningkatan Jalan Perbatasan Tutur Arah Malang
Laporan KhususHari Jadi Bantaeng Ke-764 Gubernur Sulsel Bantu Bantaeng 26 MBantaeng, Jaya Pos Pada tanggal 7 Desember 2018, seluruh masyarakat Bantaeng bersuka cita menyambut kembali ...


Bakti PUPR Bangun Infrastruktur Mempersatukan BangsaLurah Bahu : Sidak Bagi Pendatang Berdomisili di WilayahnyaPengawasan APK Bersama Stakeholder Untuk Pemilu 2019Bupati Canangkan Gerakan Banyumas MembacaBanjir di Buaran DPU Tangsel Sigap Tangani Laporan WargaTanah Datar Gelar Festival Pesona Minang KabauDPRD Sumsel Gelar Rapat Paripurna Ke-LI (51)