Rabu, 14 Juni 2017 - 09:01:00 WIB
Putusan Majelis Hakim Dikritik Pengunjung SidangKategori: Sulawesi Selatan - Dibaca: 27 kali

Baca Juga:Kebobrokan Pembangunan Gedung VIP Bandara Surtan Syarif II PekanbaruAkibat Ulah Spekulan BBM Solar Langka di KakapSejumlah SDN di Pandeglang Gelar Acara Kenaikan Kelas dan Pelepasan Siswa Kelas VIEmpat Parpol Pendukung Jokowi Beralih ke Fauzi Bowo

Makassar, Jaya Pos

Terdakwa Rudi Dg Gassing, yang merupakan saudara dari Ruslan Hasan alias Cullan yang tak lain adalah gembong narkoba seberat kurang lebih 9 kg yang tertembak mati oleh pihak Kepolisian, baru-baru ini digelar persidangannya di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Kamis (8/6) dengan agenda pembacaan putusan oleh Majelis Hakim yang diketuai Sapri dan didampingi Hakim Anggota Rianto Adam Ponto dan Imam Supriadi.

Dalam putusan Majelis Hakim, terdakwa Rudi Dg Gassing terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika sesuai pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dimana menyuruh, menyiapkan, menyediakan dan mengedarkan narkotika tanpa hak dan izin dari pihak yang berwenang sehingga dijatuhi hukuman 6 tahun penjara.

Putusan ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum dari Kejati Sulsel Andi Nurhasanah yang menjerat terdakwa dengan pasal 114 tentang narkotika sehingga dituntut 9 tahun penjara. Tuntutan ini berdasarkan fakta persidangan yang terungkap yakni keterangan dua terdakwa lain yang terlebih dahulu ditangkap.

Dimana pihak kepolisian pertama kali berhasil meringkus terdakwa Sangkala di rumahnya di Jl Tinumbu beserta barang bukti berupa sabu sebanyak 25 paket seberat sekitar 100 gram seharga Rp 35 juta.

Setelah diintriogasi dan dilakukan pemeriksaan terhadap terdakwa Sangkala diketahui kalau barang haram tersebut didapatkan dari terdakwa Saharuddin. Pihak kepolisian dengan terdakwa Sangkala bergerak cepat menuju kediaman terdakwa Saharuddin yang terletak di Jl Kerung-Kerung, dan berhasil meringkus terdakwa Saharuddin tanpa perlawanan.

Tertangkapnya kedua terdakwa ini membawa angin segar kepada Tim Reserse Narkoba Polda Sulselbar, dimana diketahui kalau para terdakwa mendapatkan sabu tersebut dari terdakwa Rudi. Setelah melakukan pemantauan dan pengintaian selama kurang lebih 1 bulan lamanya, Tim berhasil meringkus terdakwa Rudi dan mengamankan 2 buah handphone yang disinyalir di dalamnya terdapat kontak (nomor telepon) para pelanggang dan pemesan narkoba.

Setelah persidangan, beberapa pengunjung sidang yang dimintai tanggapannya oleh Jaya Pos soal putusan yang dijatuhkan kepada terdakwa Rudi Dg Gassing mengatakan sangat kecewa atas putusan yang dijatuhkan oleh Majelis Hakim lantaran putusannya terlalu ringan dan tidak memberikan efek jera kepada pelaku. “Kami menduga ada permainan uang dalam kasus ini, terlihat dari rekam jejak dari terdakwa, kan sudah diketahui sebagai salah satu gembong narkoba, tetapi masih saja diberikan putusan ringan,” sebutnya.

Dugaan permainan uang dalam kasus ini tidak bisa dibuktikan secara autentik, tetapi saja ini sudah menjadi rahasia umum dan merupakan mata rantai yang tidak bisa dipisahkan antara oknum Majelis Hakim, Jaksa dan Panitera yang kerap kali melakukan komunikasi kepada keluara maupun terdakwa sendiri agar mendapatkan tuntutan maupun putusan ringan.(KM/JK)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (120851)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (90540)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (51413)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (46971)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (45482)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (43816)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (37116)Perusahaan Martua Sitorus Ngemplang Pajak Rp 7,2 Triliun? (32124)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (30983)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (23110)
Bedah JayaposMaskur Anang Diduga Korban Kriminalisasi PT WKSJambi, Jaya Pos Puluhan anggota Aliansi Demokrasi Indonesia (ADI) melakukan unjuk rasa di depan Pengadilan ...


Memalukan, Kabid DP3 Ketapang Berkelahi Dengan KontraktorKades Sungai Melayu Bangun Proyek Desa, Disinyalir Garap Hutan Lindung Bukit Belaban TujuhBiaya Pernikahan Di Subang MembengkakDiduga Gunakan Ijazah Palsu Kades Terancam DipecatPembuatan Pagar Puskesmas Pekanbaru Diduga Mark UpPenyelidikan Dugaan Korupsi Proyek TPA di Kajari Pekanbaru Diduga MandegBupati Yasti Tutup PT Conch Diduga Aktifitas Tak Mengatongi Ijin
Laporan KhususNikman Pimpin Tim 3 Safari Ramadhan Kunjungi Kecamatan Rebang TangkasWay Kanan, Jaya Pos Momen silaturahmi ramadhan para pejabat Pemerintah Kabupaten Way Kanan yang dilaksanakan ...


Kali Kedua, Kabupaten OKU Raih WTP 2017Jabar Memilik Tingkat Kerawanan Bencana Alam yang TinggiHasil RUPS Perusda Bupati Rohul Komitmen Majukan Pasar Modern Kampung PadangBupati Inhil Himbau Masyarakat Pro-Aktif Ikut Awasi Pelaksanaan Program DMIJAgam Kembali Raih Opini WTPKembali Pimpin Rohul Suparman Ajak Berlayar Seluruh Aparatur BerprestasiPT BGA Region IV Adakan Pelatihan Pengendalian dan Penanggulangan Karhutla Lanjutan