Kamis, 15 Juni 2017 - 07:09:11 WIB
Memalukan, Kabid DP3 Ketapang Berkelahi Dengan KontraktorKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 387 kali

Baca Juga:Kebobrokan Pembangunan Gedung VIP Bandara Surtan Syarif II PekanbaruAkibat Ulah Spekulan BBM Solar Langka di KakapSejumlah SDN di Pandeglang Gelar Acara Kenaikan Kelas dan Pelepasan Siswa Kelas VIEmpat Parpol Pendukung Jokowi Beralih ke Fauzi Bowo

Ketapang, Jaya Pos

Seperti diberitakan pada edisi sebelumnya, persoalan penanganan proyek Penunjukan Langsung (PL) di Dinas Pertanian, Perkebunan dan Pertenakan (DP3) Kabupatean Ketapang Kalimantan Barat banyak tumpang tindih. Hal itu diduga karena adanya saling klaim oleh masyarakat, kontraktor, anggota dewan yang merasa berjasa menghadirkan proyek tersebut.

Selain itu, carut marut ini terjadi atas adanya indikasi tidak ada ketegasan pejabat yang berkompeten serta penyerahan pengerjaan proyek terhadap kontraktor tidak sesuai mekanisme yang berlaku.

Dari kejadian ini telah menimbulkan dampak luar biasa. Tak satupun Surat Perintah Kerja (SPK) berhasil dikeluarkan oleh instansi tersebut, sehingga penyerapan anggaran pada pertengahan Mei 2017 lalu dinilai nol persen. Tak menutup kemungkinan Kabupaten Ketapang akan mendapat sanksi pinalti oleh pemerintah pusat seperti terjadi pada tahun sebelumnya.

Carut marut inipun disikapi oleh Bupati Ketapang dengan mengevaluasi serta mengambil langkah dengan mamanggil pihak terkait. Berita kebijakan Bupati ini diketahui publik, terekspos oleh media cetak dan online di kota ini.

Wal hasil, teguran Bupati Ketapang tersebut bukannya menyadarkan banyak pihak, namun saling klaim semakin menjadi. Hal itu terbukti pada Selasa (6/6), terjadi perkelahian antara Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) di DP3 Hermansyamiran dengan seorang kontraktor yang diketahui bernama Hakim Tanjung. Perilaku memalakukan tersebut tak lain dan tak bukan diakibatkan masalah proyek.

Menurut saksi Antonia (47th), pertengkaran mereka bermula dari dalam ruangan Kabid Herman. Hanya saja pengakuan Antonia, pada waktu itu dia berada di luar ruangan. Kejadian ini berlangsung singkat, namun bunyi suara gaduh mereka terdengar di mana-mana. Akibat kegaduhan tersebut, membuat pandangan puluhan mata para pegawai dan para kontraktor yang ada di sana tertuju pada ruangan itu.

Kemudian diceritakan Antonia, menjelang beberapa menit terlihat sosok lelaki yang diketahui bernama Hakim Tanjung keluar dengan cara bergegas dari ruang itu, diduga ingin pulang. Namun, menjelang beberapa detik terlihat pula Kabid Herman menyusul sambil melontarkan gelas air mineral ke arah Hakim Tanjung. Hanya saja menurutnya, karena ramainya orang disana dia tidak melihat pasti apakah gelas air mineral tersebut mengena tubuh Hakim Tanjung atau tidak.

Meskipun demikian Antonia mendengar secara pasti bahwa mereka sempat bertengkar kembali. Dengan jarak beberapa meter atau tepatnya Hakim Tanjung berada di halaman sementara Kabid Herman di teras kantor, mereka saling mengeluarkan kata-kata. “Syukurlah tidak berkepanjangan, karena banyak pihak yang menenangkan mereka,” kata Antonia.

Sementara Hakim Tanjung ketika ingin dikonfirmasi, media ini tidak berhasil menemuinya dan tidak tahu keberadaanya. Sedangkan Kabid Herman ketika diminta keterangannya, juga tidak berhasil karena kesibukan. Selanjutnya Kamis (8/6) Jaya Pos kembali mencoba untuk mengkonfirmasi Kabid Herman, namun lagi-lagi tidak berhasil, dan diketahui dia berangkat ke Jakarta karena ada tugas dinas.

Dengan kejadian ini, banyak pihak menyayangkan dan menilai perilaku tersebut sangat memalukan. Sampai berita ini diturunkan Jaya Pos masih melakukan investigsi tentang carut marut pengaturan Proyek di dinas ini.(Tris)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (120851)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (90540)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (51413)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (46971)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (45482)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (43816)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (37116)Perusahaan Martua Sitorus Ngemplang Pajak Rp 7,2 Triliun? (32124)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (30983)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (23110)
Bedah JayaposMaskur Anang Diduga Korban Kriminalisasi PT WKSJambi, Jaya Pos Puluhan anggota Aliansi Demokrasi Indonesia (ADI) melakukan unjuk rasa di depan Pengadilan ...


Memalukan, Kabid DP3 Ketapang Berkelahi Dengan KontraktorKades Sungai Melayu Bangun Proyek Desa, Disinyalir Garap Hutan Lindung Bukit Belaban TujuhBiaya Pernikahan Di Subang MembengkakDiduga Gunakan Ijazah Palsu Kades Terancam DipecatPembuatan Pagar Puskesmas Pekanbaru Diduga Mark UpPenyelidikan Dugaan Korupsi Proyek TPA di Kajari Pekanbaru Diduga MandegBupati Yasti Tutup PT Conch Diduga Aktifitas Tak Mengatongi Ijin
Laporan KhususNikman Pimpin Tim 3 Safari Ramadhan Kunjungi Kecamatan Rebang TangkasWay Kanan, Jaya Pos Momen silaturahmi ramadhan para pejabat Pemerintah Kabupaten Way Kanan yang dilaksanakan ...


Kali Kedua, Kabupaten OKU Raih WTP 2017Jabar Memilik Tingkat Kerawanan Bencana Alam yang TinggiHasil RUPS Perusda Bupati Rohul Komitmen Majukan Pasar Modern Kampung PadangBupati Inhil Himbau Masyarakat Pro-Aktif Ikut Awasi Pelaksanaan Program DMIJAgam Kembali Raih Opini WTPKembali Pimpin Rohul Suparman Ajak Berlayar Seluruh Aparatur BerprestasiPT BGA Region IV Adakan Pelatihan Pengendalian dan Penanggulangan Karhutla Lanjutan