Kamis, 15 Juni 2017 - 07:09:11 WIB
Memalukan, Kabid DP3 Ketapang Berkelahi Dengan KontraktorKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 11 kali

Baca Juga:Kebobrokan Pembangunan Gedung VIP Bandara Surtan Syarif II PekanbaruAkibat Ulah Spekulan BBM Solar Langka di KakapSejumlah SDN di Pandeglang Gelar Acara Kenaikan Kelas dan Pelepasan Siswa Kelas VIEmpat Parpol Pendukung Jokowi Beralih ke Fauzi Bowo

Ketapang, Jaya Pos

Seperti diberitakan pada edisi sebelumnya, persoalan penanganan proyek Penunjukan Langsung (PL) di Dinas Pertanian, Perkebunan dan Pertenakan (DP3) Kabupatean Ketapang Kalimantan Barat banyak tumpang tindih. Hal itu diduga karena adanya saling klaim oleh masyarakat, kontraktor, anggota dewan yang merasa berjasa menghadirkan proyek tersebut.

Selain itu, carut marut ini terjadi atas adanya indikasi tidak ada ketegasan pejabat yang berkompeten serta penyerahan pengerjaan proyek terhadap kontraktor tidak sesuai mekanisme yang berlaku.

Dari kejadian ini telah menimbulkan dampak luar biasa. Tak satupun Surat Perintah Kerja (SPK) berhasil dikeluarkan oleh instansi tersebut, sehingga penyerapan anggaran pada pertengahan Mei 2017 lalu dinilai nol persen. Tak menutup kemungkinan Kabupaten Ketapang akan mendapat sanksi pinalti oleh pemerintah pusat seperti terjadi pada tahun sebelumnya.

Carut marut inipun disikapi oleh Bupati Ketapang dengan mengevaluasi serta mengambil langkah dengan mamanggil pihak terkait. Berita kebijakan Bupati ini diketahui publik, terekspos oleh media cetak dan online di kota ini.

Wal hasil, teguran Bupati Ketapang tersebut bukannya menyadarkan banyak pihak, namun saling klaim semakin menjadi. Hal itu terbukti pada Selasa (6/6), terjadi perkelahian antara Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) di DP3 Hermansyamiran dengan seorang kontraktor yang diketahui bernama Hakim Tanjung. Perilaku memalakukan tersebut tak lain dan tak bukan diakibatkan masalah proyek.

Menurut saksi Antonia (47th), pertengkaran mereka bermula dari dalam ruangan Kabid Herman. Hanya saja pengakuan Antonia, pada waktu itu dia berada di luar ruangan. Kejadian ini berlangsung singkat, namun bunyi suara gaduh mereka terdengar di mana-mana. Akibat kegaduhan tersebut, membuat pandangan puluhan mata para pegawai dan para kontraktor yang ada di sana tertuju pada ruangan itu.

Kemudian diceritakan Antonia, menjelang beberapa menit terlihat sosok lelaki yang diketahui bernama Hakim Tanjung keluar dengan cara bergegas dari ruang itu, diduga ingin pulang. Namun, menjelang beberapa detik terlihat pula Kabid Herman menyusul sambil melontarkan gelas air mineral ke arah Hakim Tanjung. Hanya saja menurutnya, karena ramainya orang disana dia tidak melihat pasti apakah gelas air mineral tersebut mengena tubuh Hakim Tanjung atau tidak.

Meskipun demikian Antonia mendengar secara pasti bahwa mereka sempat bertengkar kembali. Dengan jarak beberapa meter atau tepatnya Hakim Tanjung berada di halaman sementara Kabid Herman di teras kantor, mereka saling mengeluarkan kata-kata. “Syukurlah tidak berkepanjangan, karena banyak pihak yang menenangkan mereka,” kata Antonia.

Sementara Hakim Tanjung ketika ingin dikonfirmasi, media ini tidak berhasil menemuinya dan tidak tahu keberadaanya. Sedangkan Kabid Herman ketika diminta keterangannya, juga tidak berhasil karena kesibukan. Selanjutnya Kamis (8/6) Jaya Pos kembali mencoba untuk mengkonfirmasi Kabid Herman, namun lagi-lagi tidak berhasil, dan diketahui dia berangkat ke Jakarta karena ada tugas dinas.

Dengan kejadian ini, banyak pihak menyayangkan dan menilai perilaku tersebut sangat memalukan. Sampai berita ini diturunkan Jaya Pos masih melakukan investigsi tentang carut marut pengaturan Proyek di dinas ini.(Tris)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerDinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (4677)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (2991)Komentari Kasus e-KTP, Andar: Abraham Samad Itu 'Omdo' (1659)Pandangan Umum Fraksi PDIP, PAN, dan RNB Terhadap Nota Keuangan dan Raperda APBD Kota Depok TA 2018 (1085)Sutadi SH dan Oknum Polres Ketapang Diduga Bobol Rumah Walet Milik Akim (660)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (605)PT Jembatan Nusantara Melakukan Pembohongan Terhadap Pelamar Pekerjaan (468)Proyek Jalan Siduk-Ketapang Rp 27 M Diduga Bermasalah (337)Diabetes, Ancaman Yang Harus Diwaspadai (297)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (289)
Bedah JayaposAPBDes Katimoho Terindikasi DikorupsiGresik, Jaya Pos APBDes Desa Katimoho Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik Jawa Timur jadi sorotan. Pasalnya ...


Bendungan Karalloe Senilai 518 M Tidak Selesai PPK dan Kontraktor Enggan KomentarTangani Sengketa Tanah Damang Tewah Turun LapanganPT EBB Supply Puluhan Ribu Ton Solar Perhari ke Penambang di Sei KahayanRehab Sekolah Di Pandeglang Diduga Rawan PenyimpanganBPN Maros Akan Panggil Pemilik Sertifikat Ganda Pada Lahan Proyek Mamminasata Pekerjaan Jalan Pasirkadu-Perdana Dikeluhkan WargaPT. MAJI Diduga Serobot Lahan Kelompok Tani Karya Mandiri
Laporan KhususDinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Depok Gelar Workshop B2SADepok, Jaya Pos Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Depok mengelar acara Workshop penyusunan ...


Memperkenalkan Lebih Dini Budaya Batak Pada Anak-Anak Melalui Natal STM SarohaWaiting List Keberangkatan Jamaah Haji Kabupaten Ciamis Sudah Mencapai 2030Menggali Monumen Quo Lijn, Tim Pusat Sejarah Kepolisian Melakukan PenelitianSiapkan Aparatur Transportasi Handal, Padang Panjang Teken MoU dengan STTDPemkab Mukomuko Memperingati Maulid Nabi Mudammad SAW 1439 H/2017 MImbau Pemkab/Pemkot Ingatkan Masyarakat Lakukan Pencegahan KebakaranPengembangan Pemasaran Melalui Online