Jumat, 16 Juni 2017 - 07:42:42 WIB
Pemkab Trenggalek Raih Opini WTP Dari BPKKategori: Jawa Timur - Dibaca: 12 kali

Baca Juga:400 Gram Sabu Berhasil Diamankan Sat Narkoba TanjungbalaiKebobrokan Pembangunan Gedung VIP Bandara Surtan Syarif II PekanbaruAkibat Ulah Spekulan BBM Solar Langka di KakapSejumlah SDN di Pandeglang Gelar Acara Kenaikan Kelas dan Pelepasan Siswa Kelas VI

Trenggalek,Jaya Pos

Setelah sekian lama menunggu, Pemkab Trenggalek akhirnya berhasil mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) terkait dalam pengelolaan keuangan pemerintah selama satu tahun terakhir.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Emil Elestianto Dardak mengatakan bahwa opini WTP merupakan kali pertama diraih Pemkab Trenggalek, setelah era reformasi. Pihaknya mengaku membutuhkan kerja keras dari semua pihak untuk mendapatkan predikat itu.

Pada wartawan Emil mengatakan, “Tentu kami bersyukur bahwa Trenggalek dapat WTP, saya juga memahami bahwa saat ini berkembang pandangan mengenai makna WTP. Tapi yang jelas WTP ini diraih dengan perjuangan jajaran yang ada di Pemkab dan dukungan dari semua stakeholder,” ujarnya, Rabu (7/6/2017).

Menurutnya, opini BPK tersebut memiliki arti penting bagi seluruh jajaran pemerintahannya. Karena merupakan representasi tingkat profesionalisme dari sistem pengelolaan dan pengendalian keuangan daerah selama satu tahun anggaran.”Dengan kata lain Pemkab Trenggalek sudah mencapai level profesional. Sesuai dengan penjelasan BPK, WTP adalah bentuk dari keyakinan mengenai sistem kontrol, sistem pengendalian keuangan. Apakah ada penerimaan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan,” lanjutnya.

Namun Emil juga mengaku, meskipun telah mendapatkan opini WTP itu, Badan Pemeriksa Keuangan masih memberikan sejumlah catatan kepada pemerintah daerah untuk dilakukan pembenahan. Catatan BPK tersebut diantaranya menyangkut pengelolaan aset daerah, investasi di PT BAngkit Grafika Sejahtera (BGS), investasi di BPR Prima Sejahtera, serta investasi pada unit pengelola Usaha Daerah (UPUD). “Ini merupakan warisan dari masa lalu sebetulnya. Tapi kami serius untuk melakukan pembenahan, salah satunya terkait kejelasan kerjasama pengembalikan aset pasar yang dikerjasamakan dengan swasta, kamu juga akan memastikan divestasi UPUD kembali ke daerah,” jelasnya.

Bupati muda yang murah senyum ini mengaku akan terus berusaha untuk mempertahankan status WTP pada pengelolaan keuangan tahun-tahun selanjutnya, dengan memperkuat serta mensinergikan semua unsur pemerintahan. “Kami ingin menjalankan fungsi pengelolaan keuangan daerah seperti ketentuan yang ada dan mempersembahkan yang terbaik untuk masyarakat,” imbuh Emil.

Dilain pihak, Agus Cahyono Wakil Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, selain mengapresiasi capaian WTP Pemkab Trenggalek tersebut pihaknya juga selalu mendorong eksekutif untuk segera menyelesaikan seluruh PR yang menjadi catatan dari BPK. “Tentu kami bangga dengan ini, tapi masih ada catatan yang harus diselesaikan. Sebelumnnya kami sempat berdikusi dengan BPK menyangkut catatan yang selama ini menjadi kendala dan ternyata ada solusinya,” ungkapnya.

Salah satu solusi nyata adalah komitmen dari pemerintah daerah untuk memberikan target terhadap penyelesaikan setiap catatan yang diberikan. “Misalkan masalah aset ditarget selesai dalam berapa tahun. Maka BPK tidak mempermasalahkan lagi,” pungkas Agus.(HWi)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerDinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (4679)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (2991)Komentari Kasus e-KTP, Andar: Abraham Samad Itu 'Omdo' (1659)Pandangan Umum Fraksi PDIP, PAN, dan RNB Terhadap Nota Keuangan dan Raperda APBD Kota Depok TA 2018 (1085)Sutadi SH dan Oknum Polres Ketapang Diduga Bobol Rumah Walet Milik Akim (661)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (605)PT Jembatan Nusantara Melakukan Pembohongan Terhadap Pelamar Pekerjaan (468)Proyek Jalan Siduk-Ketapang Rp 27 M Diduga Bermasalah (337)Diabetes, Ancaman Yang Harus Diwaspadai (297)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (289)
Bedah JayaposAPBDes Katimoho Terindikasi DikorupsiGresik, Jaya Pos APBDes Desa Katimoho Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik Jawa Timur jadi sorotan. Pasalnya ...


Bendungan Karalloe Senilai 518 M Tidak Selesai PPK dan Kontraktor Enggan KomentarTangani Sengketa Tanah Damang Tewah Turun LapanganPT EBB Supply Puluhan Ribu Ton Solar Perhari ke Penambang di Sei KahayanRehab Sekolah Di Pandeglang Diduga Rawan PenyimpanganBPN Maros Akan Panggil Pemilik Sertifikat Ganda Pada Lahan Proyek Mamminasata Pekerjaan Jalan Pasirkadu-Perdana Dikeluhkan WargaPT. MAJI Diduga Serobot Lahan Kelompok Tani Karya Mandiri
Laporan KhususDinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Depok Gelar Workshop B2SADepok, Jaya Pos Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Depok mengelar acara Workshop penyusunan ...


Memperkenalkan Lebih Dini Budaya Batak Pada Anak-Anak Melalui Natal STM SarohaWaiting List Keberangkatan Jamaah Haji Kabupaten Ciamis Sudah Mencapai 2030Menggali Monumen Quo Lijn, Tim Pusat Sejarah Kepolisian Melakukan PenelitianSiapkan Aparatur Transportasi Handal, Padang Panjang Teken MoU dengan STTDPemkab Mukomuko Memperingati Maulid Nabi Mudammad SAW 1439 H/2017 MImbau Pemkab/Pemkot Ingatkan Masyarakat Lakukan Pencegahan KebakaranPengembangan Pemasaran Melalui Online