Selasa, 04 Juli 2017 - 18:04:22 WIB
Besok, Polres Panggil Bos GraPARI Telkomsel ?Kategori: Kepri - Dibaca: 730 kali

Baca Juga:Peringatan Hari Anti Narkoba di Kabupaten OKU400 Gram Sabu Berhasil Diamankan Sat Narkoba TanjungbalaiKebobrokan Pembangunan Gedung VIP Bandara Surtan Syarif II PekanbaruAkibat Ulah Spekulan BBM Solar Langka di Kakap

Natuna, Jaya Pos

Pasca laporan pelanggan Telkomsel, Rian Wartawan Harian Jayapos, tertanggal 29 Juni 2017, tentang  kasus penipuan paket  murah meriah oleh perusahaan ternama Telkomsel, ke Polisi Resot Natuna, sudah menemukan titik terang. " Besok kita panggil langsung pimpinannya,"kata Cristian P. Silalahi,  di ruang kerjanya, di bagian Reskrim.

Gerak cepat kepolisian mengusut kasus penipuan brand ternama ini patut di acungkan jempol. Pasalnya, sejumlah pihak " sinis" lantaran kabar burung beredar, telkomsel banyak "backing". Apalagi, Telkomsel merupakan anak perusahaan PT. Telkom, dan Singapore telecomunations sebagai pemegang saham. Meski demikin, Polres Kabupaten Natuna dibawah kepemimpinan Charles P. Sinaga tak gentar. Laporan wartawan pasti di usut tuntas.

Masyarakat Kabupaten Natuna, Erwin dan Ijal, sangat mengapresiasi kinerja Polres Natuna. Menurutnya kasus seperti ini layak di usut, lantaran masyarakat yang di rugikan bukan hanya Rian saja. Ada ratusan juta pelanggan Telkomsel, gimana kalau mereka juga di rugikan,? Tanya Erwin emosi. Kita baca di status Facebook Telkomsel banyak pelanggan mengeluh, apa mereka tindak lanjuti?. Intinya, kami sebagai rekan seprofesi ikut mengawal kasus ini, tambahnya berapi api.

Sungguh terlalu. Sekelas perusahaan ternama, berani beraninya melakukan tindak pidana penipuan, terhadap pelanggan setia Telkomsel. Ironisnya, pihak Telkomsel berani menghilangkan sisa paket data sejumlah 4GB( game, chat dan musik), padahal paket tersebut merupakan hak pelanggan yang telah di bayar lunas, melalui *888#, melalui kartu simpati loop.

Tanggal 4 Juli 2017, paket 4GB yang tidak bisa terpakai itu, mendadak hilang, padahal tanggal 3Juli 2017, paket tersebut masih utuh, tak berkutik. Pertanyaannya, ada apa ?. Mengapa pihak Telkomsel berani merenggut hak pelanggan?. Sudah jatuh, tertimpa tangga, di injak injak pula, begitulah pepatah yang  patut di alamatkan pada Rian, wartawan Harian Jaya Pos. Mengalami kerugian bertubi tubi, tapi pihak Telkomsel, acuh tak acuh.

Sementara perusahaan bonafit tersebut telah melanggar undang- undang perlindungan konsumen No. 8 tahun 1999, BAGIAN PERTAMA / HAK DAN KEWAJIBAN KONSUMEN,  pasal 4 ayat 1-9, sangat jelas di tulis, konsumen berhak mendapatkan informasi yang benar, jujur, mengenai kondisi dan jaminan barang dan  jasa ( baca ayat 3). Dan di ayat 4, hak untuk mendapatkan kompensasi, ganti rugi, atau penggantian, apabila barang atau jasa yang di terima tidak sesuai perjanjian, atau sebagai  mana mestinya.

 Kemudian, undang- undang  yang di “kangkangi” perusahaan telkomsel, di BAB IV PERBUATAN  USAHA YANG DILARANG BAGI PELAKU USAHA, PASAL 8, ayat 1B,C, D, E, dan F ( Baca UU Perlindungan Konsumen). Di point ayat 1 E, menyatakan,  Pelaku usaha dilarang memproduksi atau memperdagangkan barang atau jasa yang, tidak sesuai dengan mutu, tingkatan, komposisi, proses pengolahan, gaya, mode, atau penggunaan tertentu sebagai mana di nyatakan dalam label atau keterangan barang dan jasa tersebut.

Pertanyaanya, jika sudah melanggar undang- undang, kenapa pihak perusahaan telkomsel tidak menaatinya. Sementara pada pasal 62, UU NO 8 tahun 1999, tentang Perlindungan konsumen jelas di nyatakan, pelaku usaha yang melanggar pasal 8 akan di pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak 2 Milyar. Bukankah perusaahan telkomsel harus menjadi pelaku undang- undang. Jika sekelas perusahaan  telkomsel, nota benenya anak perusahaan PT. TELKOM  “acuhkan” UU, mau jadi apa negeri ini ?.

Sementara konstitusi jelas mengatakan, semua manusia, sama di mata hukum. Bahkan presiden Republik Indonesia juga sangat menjunjung tinggi rasa keadilan . Ironisnya, pada edisi i online jayapos sebelumnya, bos GraPARI Telkomsel, nota benenya pelayan setia Telkomsel malah menyuruh wartawan lapor polis, sungguh arogan. Tunggu kelanjutan beritanya. Rian.

 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59698)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (52464)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51552)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15040)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14309)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14133)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13849)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13356)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (12403)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9328)
Bedah JayaposEksekusi bergaya premanisme, Hendra Laporkan ACC Finance ke BPSK Bukittinggi Bukittinggi, Jaya Pos Karena merasa dirugikan, Hendra Sutoto (39) melaporkan peristiwa yang dialaminya 3 ...


Kasus Tanah Kas Desa RancaudikTerkait Izin Tambang Pasir Laut Galesong, Diduga Antara Pengusaha dan Oknum di Dinas ESDM Ada KonspiBobroknya Pengerjaan Jalan di Kabupaten Dharmasraya, Hitungan Bulan Sudah RetakPenangkapan Kasus Narkoba Oleh Polres Pangkep Diduga Tidak Prosedural Dan RekayasaPembangunan Wisma Haji Lanjutan DipertanyakanPembangunan Gedung Produksi Kabupaten Dharmasraya Diduga Tidak Sesuai RABDenpom Pekanbaru Menertibkan Perjudian di Tapung
Laporan KhususPemdes Sukaramai Jalin Kerjasama Dengan Praktisi Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Tentang PerikaKampar, Jaya Pos Pemerintahan Desa (Pemdes) Sukaramai menjalin kerjasama dengan pegiat/praktisi pelatihan ...


Ketua PWI OKU Tutup Acara Penyuluhan Bahasa Indonesia dan Melantik PWI PeduliPolsek Jatisari Adakan Sosialisasi Di PKBM Tunas Baru DPRD Muba Setujui Perubahan R-APBD TA 2019DPRD Minta Pemkab Muba Fokus Tingkatkan PADEka Kartika Lantik Anggota DPRD Provinsi Kepri45 Anggota DPRD Muba Periode 2019-2024 Resmi Dilantik50 Anggota DPRD Subang Periode 2019-2024 Dilantik