Rabu, 02 Agustus 2017 - 05:37:02 WIB
Program Camat Renaldi, Cileungsi Bersih dan IndahKategori: Bekasi - Dibaca: 648 kali

Baca Juga:Bupati Karawang Menyampaikan Nota Perhitungan APBD 2011 Kepada DPRDSMK Bina Mandiri BerprestasiStatemen Pegawai Sudin Kesmas Jakbar, Adipura , Adi Pura-Pura ?Karyawan POS Indonesia Menuntut Persamaan Uang Pensiun

Cileungsi, Jaya Pos

Camat Cileungsi Renaldi mengatakan, penggusuran lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di bawah jembatan fly over Cileungsi merupakan bagian dari program pihaknya untuk menciptakan Cileungsi yang bersih dan indah.

Seperti diberitakan, puluhan lapak PKL liar yang berada di kolong fly over Cileungsi dibongkar oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, Selasa (25/7). Aksi pembongkaran itu juga didampingi pihak kepolisian dari Polres dan Polsek, serta aparat Kodim dan Koramil.

Para PKL itu sudah lama bercokol di kolong fly over. “Mereka menjamur di situ, menyebar sampai ke jalan raya dan akibatnya terjadi penyempitan badan jalan. Akibat lanjutannya adalah tiada hari tanpa kemacetan di situ. Para PKL tidak memikirkan pengguna jalan lainnya,” kata Renaldi.

Menurutnya, penertiban itu dilakukan oleh Pemkab Bogor dan muspika Cileungsi dengan tujuan agar Cileungsi bersih dan indah. Selanjutnya kolong fly over itu akan dijaga secara rutin agar tak lagi ditempati oleh PKL.

Salah seorang warga Desa Cileungsikidul, Kecamatan Cileungsi, Acun mengatakan, pembongkaran ini cukup menarik perhatian warga, karena biasanya banyak warga yang berbelanja sayuran di kolong fly over ini.

Menurutnya tindakan Camat Renaldi didukung warga yang dudah gerah melihat kesemrawutan yang terjadi tiap hari di bawah fly over Cileungsi. Namun pihaknyajuga meragukan penertiban tersebut. “Tapi jangan hangat hangat tai ayam. Sekitar empat bulan lalu, kata Acun, Dinas Perhubungan memasang rambu rambu dan lampu pangatur lalu lintas di bawah fly over Cileungsi. Tapi karena tak dijaga, semuanya mubazir dan kesemrawutan di situ terus berlanjut. Anggarannya pasti besar itu. Sayang uang rakyat. Kita ingin agar digunakan secara benar,” kata Acun.

Kritikan warga tersebut agaknya benar. Sejak dibangun empat bulan lalu, rambu lalu lintas dan lampu merah traffic light tak pernah difungsikan secara benar. Cuma lampu kuning yang berkedip kedip, lampu hijau serta merah ta pernah menyala. Akibat bus bus antarprovinsi yang ngetem bareng angkot di situ, terjadilah kesemrawutan. Sambil ngetem, bus bus diberihkan dan sampahnya dibuang ke badan jalan. Bau busuk dari sampah menyebar setiap hari.

Sementara itu para PKL mengeluhkan penertiban yang dilakukan oleh Satpol PP Kabupaten Bogor itu. Hal tersebut terkait retribusi yang dipungut oknum anggota Satpol PP.

“Tetap aja dibongkar. Padahal setiap hari kita dimintain uang sebesar Rp12 Ribu. Dengan rincian Rp3 ribu untuk kebersihan, Rp3 ribu untuk organisasi Karang Taruna, Rp5 ribu untuk pembayaran listrik,” ungkapnya.

Menurut penjual sayuran ini, dia hanya berdagang malam hari hingga dinihari, setelah itu tidak lagi. Bahkan selama ini hanya mencari nafkah de­ngan membuka lapak PKL serta untuk kepentingan makan anak-anaknya. “Sekarang kalau digusur siapa yang mau ngasih makan anak-anak saya,” keluhnya.(hot)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59472)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51339)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (38577)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14816)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14118)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13930)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13682)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13117)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (10462)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9111)
Bedah JayaposDana Pokir Desa Bojonegara Diduga Dijadikan Ajang BancakanSubang, Jaya Pos Para pelaku tindak pidana korupsi bukan orang-orang susah yang butuh uang buat bayar sewa ...


Korupsi Dana Desa, Dua Oknum Kades Asal Sukabumi DihukumMasyarakat Minta Bupati Turun Tangan Selesaikan Kasus Penutupan Jalan Pengadaan Alat Timbang DAK Ketapang, Kadisperindag Diduga Lakukan Pembohongan PublikProyek Siluman: Galian C dan Klaser di Desa Treman Diduga Tidak Memiliki Izin Proyek Lapangan Sepak Bola Konvensional Pagesangan Diduga Menyimpang, Dispora Surabaya Lakukan PembMantan Plt Camat Kapuas Murung Divonis 4 Tahun Penjara, Denda 200 JutaPelebaran Jalan Lingkar Samosir Kurang Profesional
Laporan KhususBupati Sergai Gelar Halal Bihalal Bersama Ratusan Masyarakat Perbaungan dan Pantai CerminSergei, Jaya Pos Bupati Sergai, H Soekirman gelar halal bihalal bersama Camat Perbaungan dan Camat Pantai ...


Meriahkan HUT Ke-235 Kota Pekanbaru, SMPN 35 Pekanbaru Gelar Lomba Permainan TradisionalSilaturahmi Masyarakat di Hamparan Perak Berjalan BaikWaasops Panglima TNI Cek Kesiapan Akhir Satgas Yonif 406/Ck Pamtas RI-PNGBupati Banyumas Nominator Penerima Satyalencana PembangunanUhum Dalam Kehidupan Masyarakat BatakFachrori Umar Sebut Danau Sipin Siap Untuk Gelaran Kejurnas DayungKorem 071/Wk Halal Bihalal Pererat Silaturahmi dan Kebersamaan