Senin, 07 Agustus 2017 - 05:43:52 WIB
Lakukan Penipuan Hingga 1,4 M Akiong Hanya Divonis 10 Bulan PenjaraKategori: Jakarta - Dibaca: 113 kali

Baca Juga:Pelepasan Siswa-Siswi SMKN 1 LabangWarga Desa Sungai Belidak Merasa DianaktirikanTersangka Kasus Korupsi Tidak Ditahan Kejari SimalungunBPR Siap Mewujudkan Impian Masyarakat Natuna

Jakarta, Jaya Pos

Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara menggelar sidang putusan kasus penipuan dan penggelapan (378/372), yang dipimpin Hakim Ketua Majelis Sutejo Bimantoro SH didampingi Hakim anggota Dodom Iman Rusdani SH dan Crisfajar Sosiawan SH. Dalam putusannya, hakim memvonis 10 bulan penjara terhadap terdakwa Jiang Quahuang alias Akiong, karena terbukti menggelapkan (372) uang Rp 1,4 miliar.

Majelis hakim dalam amar putusannya sependapat dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ireine Relanita K SH dan Fedrick SH dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara, bahwa terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, tetapi dalam menjatuhkan hukuman pidana, majelis hakim berbeda pendapat, sehingga menjatuhkan putusan 10 bulan dan putusan itu 5 bulan lebih ringan dari tuntutan 15 bulan pidana penjara.

Tedakwa Jiang Quahuang alias Akiong yang telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pengelap Rp 1,4 miliar terhadap Rudi Salim sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 372/378 KUHP yang ancaman hukumannya paling lama 4 tahun penjara.

Sebelum menjatuhkan putusan, majelis terlebih dahulu membacakan petimbangan-pertimbangan hukum sesuai dengan fakta-fakta yang terungkap di persidangan sebagaimana keterangan saksi pelapor, saksi fakta dan saksi ahli maupun keterangan terdakwa, bahwa terdakwa telah melakukan penipuan uang Rp 1,4 miliar terhadap pelapor Nur Salam. Dimana, Nur Salim memesan marmer seharga Rp 1,4 miliar kepada terdakwa Jiang Qau­huang alias Akiong, tetapi pesanan itu tidak pernah dipenuhi terdakwa.

Hal-hal yang memberatkan, terdakwa berbelit-belit dalam persidangan dan bahkan tidak mengakui perbuatannya, padahal terdakwa mengakui telah menerima transferan sebanyak tiga kali masing-masing pertama Rp 700 juta, kedua Rp 500 juta dan ketiga Rp 200 juta, terhadap rekening istrinya (Irene), tetapi barang (marmar) yang dipesan pelapor tidak pernah dipenuhi terdakwa, sementara uang yang sudah diterima tidak pernah dikembalikan.

Hal-hal yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum serta masih punya tanggungjawab terhadap anak dan istri-istrinya.
Atas putusan hakim yang jauh le­bih ringan dari tuntutan JPU tersebut, JPU langsung menyatakan banding.

Terdakwa Jiang Quahuang alias Akiong yang tinggal bersama istrinya Irene Handayani di Ruko Permata Ancol Bloki N, No 1 Jl RE Martadinata, Pademangan, Jakarta Utara, berjanji akan menyerahkan barang (mar­mer) kepada Rudi Salim tiga bulan sejak uang sudah ditransfer. Dan batu marmer yang dipesan Rudi Salim itu akan didatangkan Akiong dari China.

Walapun uang sudah diterima terdakwa seluruhnya, namu sampai laporannya dibuat di Polres Jakarta Utara, terdakwa belum pernah mengirimkan barang bahkan tidak ada etiket baik dari terdakwa untuk mengembalikan uang Rp 1,4 miliar itu.(Herman)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (121558)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (90934)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (63531)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (50531)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (45785)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (45618)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (37463)Perusahaan Martua Sitorus Ngemplang Pajak Rp 7,2 Triliun? (32919)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (31612)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (24049)
Bedah JayaposKades Stroke, BPD Pertanyakan Sikap Bupati SubangDesakan warga ini murni guna menciptakan kondusifitas pemerintahan dalam pelayanan terhadap warga dan ...


Tutupi Indikasi Persekongkolan Tender, ULP Ketapang Manipulasi Data?Pelaksanaan 2 Proyek Bandara Kuala Kurun, Diduga Tidak Sesuai Kontrak445 Mesin Parkir Jadi Mubazir, Ada Politik Dibalik Pengadaan ?Peningkatan Jalan Coban Blimbing-Wonosari Diduga Asal JadiHasil Kerjaan Amburadul Tanpa Referensi Dan Kemampuan Dasar PT Nasrip Indonesia Menang 3 PaketKanwil DJBC Riau dan Sumbar Musnahkan Barang Selundupan Senilai Rp13 M LebihDiduga Kongkalikong Antara Kontraktor dan Pejabat PU di Proyek Rigit Beton 6 M
Laporan KhususBerhasil Kendalikan Kaki Gajah Depok Raih PenghargaanDepok, Jaya Pos Pemerintah Kota (Pemkot) Depok meraih penghargaan dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia ...


Tahapan Seleksi Sekda Memasuki Penulisan MakalahBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Tahun 2017Ketua Dewan Pimpin Paripurna Istimewa APBD-P 2017Inovasi Disbun Jatim Untuk Petani KakaoHUT Kabupaten Natuna Bupati Berikan Penghargaan Pada PegawaiJaksa Pangkalpinang Masuk SekolahPDAM Kab Melawi Peroleh Predikat WTP