Rabu, 09 Agustus 2017 - 05:46:57 WIB
Sekcam Cileungsi Adi Henryana: Simpang Cileungsi Harus DisterilkanKategori: Bogor - Dibaca: 59 kali

Baca Juga:Penderitaan Emeh Mengundang Keprihatinan Kapolres MajalengkaDua Petinju Samosir Masuk Final Kejurnas Tinju Amatir di JakartaPelepasan Siswa-Siswi SMKN 1 LabangWarga Desa Sungai Belidak Merasa Dianaktirikan

Bogor, Jaya Pos

Sekretaris Camat (Sekcam) Cileungsi Kabupaten Bogor Adi Henryana mengatakan, pihaknya telah bertekad menjadikan simpang yang terletak di bawah fly over sebagai kawasan yang tertib, bersih dan indah. “Tempat itu akan disterilkan dari segala macam kesemrawutan, termasuk PKL liar,” kata Sekcam.

Hal itu disampaikannya kepada Jaya Pos yang menemuinya di ruang kerjanya, kantor Kecamatan Cileungsi, Rabu (2/8), yang pada saat itu Camat Cileungsi Renaldi sedang bertugas ke luar kota.

Menurut Sekcam, sebelum ditertibkan kawasan kolong fly over tampak sangat kumuh dan semrawut. Sekarang tempat itu menjadi lebih teratur. Area di bawah jembatan dijaga terus oleh petugas sehingga para pedagang kaki lima (PKL) tak lagi bisa berjualan di situ. “Kerjasama dengan pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub) terus ditingkatkan agar tercapai visi Cileungsi yang bersih dan indah,” kata Adi.

Misalnya Dishub diminta untuk mengaktifkan kembali lampu pengatur lalu lintas dan rambu rambu di simpang fly over. Selama ini, traffic light di situ memang tidak berfungsi sehingga kemacetan dan kesemrawutan arus lalu lintas terjadi setiap saat. Angkutan kota dan bus bus antarprovinsi ngetem sampai ke tengah jalan menyebabkan lalu lintas tersendat. Bahkan ada yang membersihkan kendaraan dan membuang sampah sehingga tempat itu menjadi kumuh.

“Selain itu kita juga bekerjasama dengan pihak kepolisian. Kita minta agar petugas menindak kendaraan yang mengetem sembarang di kolong fly over. Itu agar mereka kembali masuk ke terminal Cileungsi. Pada gilirannya, penumpang taklagi menunggu di tempat tempat terlarang dan juga kembali ke terminal,” kata Adi lagi.

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan lapak PKL liar yang berada di kolong fly over Cileungsi dibongkar oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, Selasa (25/7). Aksi pembongkaran itu juga didampingi pihak kepolisian dari Polres dan Polsek, serta aparat Kodim dan Koramil.
Para PKL itu sudah lama bercokol di kolong fly over. Mereka menjamur di situ, menyebar sampai ke jalan raya dan akibatnya terjadi penyempitan badan jalan. Akibat lanjutannya adalah tiada hari tanpa kemacetan di situ. Para PKL tidak memikirkan pengguna jalan lainnya.

Tindakan pihak kecamatan itu didukung warga yang sudah gerah melihat kesemrawutan yang terjadi tiap hari di bawah fly over Cileungsi. “Tapi jangan hangat hangat tahi ayam. Sekitar empat bulan lalu, Dishub memasang rambu rambu dan lampu pangatur lalu lintas di bawah fly over Cileungsi. Tapi karena tak dijaga, semuanya mubazir dan kesemrawutan di situ terus berlanjut. Anggarannya pasti besar. Sayang uang rakyat. Kita ingin agar digunakan secara benar,” kata Tono, salah seorang warga.(hot)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (121558)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (90934)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (63531)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (50531)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (45785)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (45618)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (37463)Perusahaan Martua Sitorus Ngemplang Pajak Rp 7,2 Triliun? (32919)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (31612)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (24049)
Bedah JayaposKades Stroke, BPD Pertanyakan Sikap Bupati SubangDesakan warga ini murni guna menciptakan kondusifitas pemerintahan dalam pelayanan terhadap warga dan ...


Tutupi Indikasi Persekongkolan Tender, ULP Ketapang Manipulasi Data?Pelaksanaan 2 Proyek Bandara Kuala Kurun, Diduga Tidak Sesuai Kontrak445 Mesin Parkir Jadi Mubazir, Ada Politik Dibalik Pengadaan ?Peningkatan Jalan Coban Blimbing-Wonosari Diduga Asal JadiHasil Kerjaan Amburadul Tanpa Referensi Dan Kemampuan Dasar PT Nasrip Indonesia Menang 3 PaketKanwil DJBC Riau dan Sumbar Musnahkan Barang Selundupan Senilai Rp13 M LebihDiduga Kongkalikong Antara Kontraktor dan Pejabat PU di Proyek Rigit Beton 6 M
Laporan KhususBerhasil Kendalikan Kaki Gajah Depok Raih PenghargaanDepok, Jaya Pos Pemerintah Kota (Pemkot) Depok meraih penghargaan dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia ...


Tahapan Seleksi Sekda Memasuki Penulisan MakalahBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Tahun 2017Ketua Dewan Pimpin Paripurna Istimewa APBD-P 2017Inovasi Disbun Jatim Untuk Petani KakaoHUT Kabupaten Natuna Bupati Berikan Penghargaan Pada PegawaiJaksa Pangkalpinang Masuk SekolahPDAM Kab Melawi Peroleh Predikat WTP