Sabtu, 12 Agustus 2017 - 06:05:21 WIB
8,03 Persen Warga Pangandaran Masih MiskinKategori: Jawa Barat - Dibaca: 11 kali

Baca Juga:KPUD dan Walikota Berebut Kursi Sekretaris KPUDBerita Poto :Pesta Bolon Simbolon Indonesia Dihadiri Megawati Berita Foto :Bupati Buol Amran Batalipu Lagi Digiring ke KPK Jumat (6/7/2012)Penderitaan Emeh Mengundang Keprihatinan Kapolres Majalengka

Pangandaran, Jaya Pos

Sebanyak 8.316 warga yang mendapatkan Bantuan Program Non Tunai (BPNT) pada tahun 2017 di Kabupaten Pangandaran melalui Program Keluarga Harapan (PKH). Pengambilan dan pencairan bantuan PKH dilakukan melalui outlet-outlet yang sudah disediakan oleh pihak perbankan.

Seperti terlihat di halaman kantor Bank BRI Unit Kecamatan Parigi, ratusan warga tengah mengantri untuk melakukan pencairan bantuan PKH tersebut. Pertama bantuan diserahkan oleh Wakil Bupati Pangandaran H Adang Hadari secara seremonial kepada penerima PKH.

H Adang menegaskan, pemberian bantuan PKH ini dalam bentuk buku tabungan. Untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan maka bantuan langsung ditransferkan melalui rekening masing-masing. Baik tabungan dan kartu ATM serta cara-caranya juga akan diberikan.

Guna memudahkan pengambilan bantuan, pihak perbankan sudah menyediakan dua tempat pengambilan atau pencairan bantuan di tiap-tiap desa. “Jadi tidak terlalu jauh. Kadang kalau bantuan diberikan secara tunai, dikhawatirkan akan hilang saat perjalanan atau menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. Kalau lewat tabungan kan aman,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan diberikan kepada warga miskin sebagai penerima PKH sebanyak 8.316 orang sebesar Rp 1.890.000/orang, diberikan secara bertahap. “Pemberian PKH diberikan sebanyak empat tahap dalam satu tahun oleh pemerintah pusat. Untuk tahap pertama sampai ketiga sebesar Rp 500 ribu dan tahap ke empat Rp 390 ribu,” paparnya.

Saat ini jumlah angka kemiskinan di Kabupaten Pangandaran, lanjut H Adang sebesar 8,03 persen dari jumlah penduduk sebanyak 422.586 orang. “Tapi kalau hitungan PKH justru ada 9 persen yang tepat sasaran karena itu nasional. Selain bantuan PKH, untuk mengurangi beban warga miskin di Pangandaran, pemerintah daerah pun sudah memberikan bantuan berupa beras sejahtera, pendidikan gratis dan kesehatan gratis. Kalau untuk menghilangkan kemiskinan itu sulit, tapi kita upayakan untuk meminimalisir atau memutuskan mata rantai angka kemiskinan melalui program-program pemerintah untuk membantu warga miskin,” ungkapnya.

Bahkan melalui program Pangandaran Hebat, menurut H Adang, sudah ada perubahan yakni ada kenaikan hampir 30 persen untuk melanjutkan pendidikan mulai dari SD ke SMP lalu ke SMA. Untuk itu, kepada pihak pemerintah desa dan kecamatan agar memberikan data yang akurat dan tepat sasaran dalam pemberian bantuan. Karena kalau pemberian bantuan ini tidak tepat sasaran akan dikenakan sanksi.  (Mamay)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerDinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (4679)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (2991)Komentari Kasus e-KTP, Andar: Abraham Samad Itu 'Omdo' (1659)Pandangan Umum Fraksi PDIP, PAN, dan RNB Terhadap Nota Keuangan dan Raperda APBD Kota Depok TA 2018 (1085)Sutadi SH dan Oknum Polres Ketapang Diduga Bobol Rumah Walet Milik Akim (660)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (605)PT Jembatan Nusantara Melakukan Pembohongan Terhadap Pelamar Pekerjaan (468)Proyek Jalan Siduk-Ketapang Rp 27 M Diduga Bermasalah (337)Diabetes, Ancaman Yang Harus Diwaspadai (297)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (289)
Bedah JayaposAPBDes Katimoho Terindikasi DikorupsiGresik, Jaya Pos APBDes Desa Katimoho Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik Jawa Timur jadi sorotan. Pasalnya ...


Bendungan Karalloe Senilai 518 M Tidak Selesai PPK dan Kontraktor Enggan KomentarTangani Sengketa Tanah Damang Tewah Turun LapanganPT EBB Supply Puluhan Ribu Ton Solar Perhari ke Penambang di Sei KahayanRehab Sekolah Di Pandeglang Diduga Rawan PenyimpanganBPN Maros Akan Panggil Pemilik Sertifikat Ganda Pada Lahan Proyek Mamminasata Pekerjaan Jalan Pasirkadu-Perdana Dikeluhkan WargaPT. MAJI Diduga Serobot Lahan Kelompok Tani Karya Mandiri
Laporan KhususDinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Depok Gelar Workshop B2SADepok, Jaya Pos Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Depok mengelar acara Workshop penyusunan ...


Memperkenalkan Lebih Dini Budaya Batak Pada Anak-Anak Melalui Natal STM SarohaWaiting List Keberangkatan Jamaah Haji Kabupaten Ciamis Sudah Mencapai 2030Menggali Monumen Quo Lijn, Tim Pusat Sejarah Kepolisian Melakukan PenelitianSiapkan Aparatur Transportasi Handal, Padang Panjang Teken MoU dengan STTDPemkab Mukomuko Memperingati Maulid Nabi Mudammad SAW 1439 H/2017 MImbau Pemkab/Pemkot Ingatkan Masyarakat Lakukan Pencegahan KebakaranPengembangan Pemasaran Melalui Online