Sabtu, 12 Agustus 2017 - 06:05:21 WIB
8,03 Persen Warga Pangandaran Masih MiskinKategori: Jawa Barat - Dibaca: 74 kali

Baca Juga:KPUD dan Walikota Berebut Kursi Sekretaris KPUDBerita Poto :Pesta Bolon Simbolon Indonesia Dihadiri Megawati Berita Foto :Bupati Buol Amran Batalipu Lagi Digiring ke KPK Jumat (6/7/2012)Penderitaan Emeh Mengundang Keprihatinan Kapolres Majalengka

Pangandaran, Jaya Pos

Sebanyak 8.316 warga yang mendapatkan Bantuan Program Non Tunai (BPNT) pada tahun 2017 di Kabupaten Pangandaran melalui Program Keluarga Harapan (PKH). Pengambilan dan pencairan bantuan PKH dilakukan melalui outlet-outlet yang sudah disediakan oleh pihak perbankan.

Seperti terlihat di halaman kantor Bank BRI Unit Kecamatan Parigi, ratusan warga tengah mengantri untuk melakukan pencairan bantuan PKH tersebut. Pertama bantuan diserahkan oleh Wakil Bupati Pangandaran H Adang Hadari secara seremonial kepada penerima PKH.

H Adang menegaskan, pemberian bantuan PKH ini dalam bentuk buku tabungan. Untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan maka bantuan langsung ditransferkan melalui rekening masing-masing. Baik tabungan dan kartu ATM serta cara-caranya juga akan diberikan.

Guna memudahkan pengambilan bantuan, pihak perbankan sudah menyediakan dua tempat pengambilan atau pencairan bantuan di tiap-tiap desa. “Jadi tidak terlalu jauh. Kadang kalau bantuan diberikan secara tunai, dikhawatirkan akan hilang saat perjalanan atau menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. Kalau lewat tabungan kan aman,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan diberikan kepada warga miskin sebagai penerima PKH sebanyak 8.316 orang sebesar Rp 1.890.000/orang, diberikan secara bertahap. “Pemberian PKH diberikan sebanyak empat tahap dalam satu tahun oleh pemerintah pusat. Untuk tahap pertama sampai ketiga sebesar Rp 500 ribu dan tahap ke empat Rp 390 ribu,” paparnya.

Saat ini jumlah angka kemiskinan di Kabupaten Pangandaran, lanjut H Adang sebesar 8,03 persen dari jumlah penduduk sebanyak 422.586 orang. “Tapi kalau hitungan PKH justru ada 9 persen yang tepat sasaran karena itu nasional. Selain bantuan PKH, untuk mengurangi beban warga miskin di Pangandaran, pemerintah daerah pun sudah memberikan bantuan berupa beras sejahtera, pendidikan gratis dan kesehatan gratis. Kalau untuk menghilangkan kemiskinan itu sulit, tapi kita upayakan untuk meminimalisir atau memutuskan mata rantai angka kemiskinan melalui program-program pemerintah untuk membantu warga miskin,” ungkapnya.

Bahkan melalui program Pangandaran Hebat, menurut H Adang, sudah ada perubahan yakni ada kenaikan hampir 30 persen untuk melanjutkan pendidikan mulai dari SD ke SMP lalu ke SMA. Untuk itu, kepada pihak pemerintah desa dan kecamatan agar memberikan data yang akurat dan tepat sasaran dalam pemberian bantuan. Karena kalau pemberian bantuan ini tidak tepat sasaran akan dikenakan sanksi.  (Mamay)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50370)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13455)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12783)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8009)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5335)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (4893)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (4579)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3947)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (3797)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3616)
Bedah JayaposProgram PPLP di Dispora Jatim Jadi Ajang Korupsi ?Surabaya, JAYAPOS - Pemusatan Pelatihan Pelajar Provinsi Jawa Timur (PPLP) digulirkan sejak tahun ...


Kades Mekar Sari-Panimbang Diduga Manipulasi Data BSPS Kaum MiskinDana DAK Rehab, RKB dan Perpustakaan Sekolah Diduga Dipungli Hingga Ratusan Juta RupiahPerusakan Pagar Beton Diperintah Oleh TerdakwaPenggunaan Anggaran Pendidikan PAUD Mantan Pjs Mekar Jaya Diduga Tidak TransparanPungli di CV BB Travel Catut Nama Polres Penyidik Dilapor Ke Propam Polda KaltengPedestrian Merr-Kalidami Senilai Rp 3 Milyar Terkesan Asal JadiGalian C Desa Treman Kabupaten Minut Diduga Tidak Mengantongi Izin
Laporan KhususBuka Pekan Koperasi, Walikota Jabarkan Tiga Komponen ReformasiPekan koperasi yang digagas oleh DKUM Kota Depok ini mengusung tema koperasi bergerak bersama untuk ekonomi ...


Wagub Berikan Jawaban pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi SumselBupati OKI Minta Polisi Tindak Tegas Pembakaran LahanSrikandi Pasegeran Multi Peran di TMMDSembako Malam Disalurkan Kepada Warga Sasaran TMMD BanjarnegaraPeringatan Harganas XXV Tahun 2018, Bupati Irdinansyah Peroleh Tanda Kehormatan Manggala Karya KencaSuport Ibu-ibu Karanggondang Luar Biasa "Tak Ragu Langsir Material"Pemprov Jambi Dukung Pelestarian Olahraga Tradisional dan Liga Santri