Kamis, 17 Agustus 2017 - 07:11:38 WIB
Masyarakat Desa Kace Timur Bangka Pertanyakan LKPJ Tahun 2016Kategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 175 kali

Baca Juga:Kasus Korupsi Pengadaan Al-Quran Nazar di Tubuh BeringinPendana Kaos Bonaran Situmeang Menang Proyek Rp 4,3 MBupati Boul Ditangkap KPK Bidik Pembina DemokratKPUD dan Walikota Berebut Kursi Sekretaris KPUD

Bangka, Jaya Pos

Masyarakat Desa Kace Timur, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung mempertanyakan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) tahun 2016 yang dikelola aparatur pemerintah desa setempat. Informasinya pihak Pemdes Kace Timur sekarang ini sedang melaksanakan beberapa proyek fisik padahal APBDdes Perubahan belum sama sekali dibahas.

Salah satu warga Desa Kace Timur mengatakan sampai detik ini belum ada penyerahan LKPJ oleh pihak Pemdes ke pihak BPD (Badan Permusyawaratan Desa/Red ).

“Kami sangat kecewa melihat kinerja aparatur Desa Kace Timur kesannya bobrok sekali, bayangkan saja LKPJ tahun 2016 belum diserahkan kepihak BPD padahal saat ini sedang berlangsung pembangunan proyek diperparah lagi pengerjaan proyek itu sendiri tidak melibatkan BPD,”.sesal warga yang enggan disebutkan namanya ini.

Masih kata warga tersebut seharusnya pihak Pemdes Kace Timur sebelum melaksanakan pembangunan proyek mereka (aparatur desa/Red) terlebih dahulu harus wajib menyampaikan LKPJ ke BPD dan kecamatan serta insatansi terkait lainnya. Ironisnya proyek pembangunan sudah berjalan APBDes Perubahan Desa Kace Timur belum dibahas sama sekali dan ini jelas sekali merupakan bagian dari pembodohan terhadap masyarakat.

” APBDes Perubahan saja belum dibahas kenapa bisa mereka menjalankan proyek pembangunan ditambah lagi LKPJ tidak diserahkan baik kepada BPD, kecamatan mau pun pihak terkait lainnya dan hal ini jelas sekali merupakan bagian dari pembodohan terhadap masyarakat yang dilakukan aparatur desa Kace Timur, “ sesal warga tersebut.

Warga berharap kepada Bupati Bangka agar dapat membenahi aparatur pemerintahan Desa Kace Timur lantaran pemangkasan sistem yang sudah jelas aturannya tanpa memikirkan dampak yang akan dirasakan masyarakat Desa Kace Timur. “Kami berharap Bupati Bangka (Tarmizi saat/Red) dapat sesegera mungkin membenahi aparatur Desa Kace Timur karena apa yang sudah dilakukan pihak Pemdes jelas-jelas melanggar aturan,” harap warga.

Ketua BPD Desa Kace Timur, Sadli mengakui bahwa LKPJ tahun 2016 oleh pihak Pemdes Kace Timur tidak disampaikan ke BPD. Padahal menurutnya sesuai dengan Permendagri Nomor 40 dan Peraturan Daerah LKPJ itu wajib disampaikan ke BPD dalam kurun waktu 3 bulan. Terlebih lagi proyek pembangunan yang saat ini sedang dilakukan pengerjaannya tanpa melalui pembahasan APBDes Perubahan.

”Permendagri Nomor 40 dan Perda jelas mewajibkan kalau LKPJ desa harus disampaikan ke BPD terhitung dalam waktu 3 bulan setelah dilaksanakan, “ ungkap Sadli melalui sambungan telepon saat dihubungi Jaya Pos.

Berkaitan dengan hal ini Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka saat ditemui Jaya Pos pekan lalu bertempat di Desa Petaling baik camat mau pun Sekcam tidak berada di tempat. Ketika Jaya Pos mencoba mendatangi Kantor Desa Kace Timur, namun Pj kades saat itu sedang tidak berada ditempat. Hanya ada Agus selaku Sekdes dan Fitri yang mengaku sebagai Kasi Pemdes.

Sangat disayangkan Agus dan Fitri enggan memberikan komentar terkait penyampaian LKPJ tahun 2016. Menurut dua aparatur desa ini mereka bukan lah orang yang berkompeten untuk menjawab LKPJ tahun 2016 .”Kami tidak berkompeten menjawab LKPJ 2016 silahkan langsung ke Kadesnya,” ujar Agus. (Oby)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (121378)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (90824)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (59239)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (49757)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (45722)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (45278)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (37351)Perusahaan Martua Sitorus Ngemplang Pajak Rp 7,2 Triliun? (32800)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (31465)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (23823)
Bedah JayaposPT Karya Res Lisbet Mineral Diduga Loloskan Circon Ilegal Gunakan Dokumen AspalPT Karya ResLisbet Mineral ini, diduga telah menyalahgunakan dokumen pertambangan, karena beroperasi ...


15 Paket Proyek T.A 2017 Di Ketapang Terindikasi Persekongkolan TenderDianggap Tidak Berfungsi, Nama TP4D Kejati Sulsel Dihapus Dari Papan Proyek100 M Dana APBD Katingan di Bank BTN Raib?26 M Bangun Peningkatan Puskesmas/RSU di Kec. Merlung Dinilai MubazirEmpat Perusahan Siap Cairkan Uang Proyek Spandek Tanpa TenderPeningkatan Jalan Kp.Gardu-Kp.Cibayana Kab.Tangerang Diduga Tak Sesuai RabProyek Perbaikan Atap dan Interior Dinas PKPP Provinsi Sulsel Diduga Sarat Kongkalikong
Laporan KhususEnam Kali WTP, Kabupaten OKI Terima Penghargaan dari Presiden Kayuagung, Jaya Pos Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) berhasil meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian ...


Idris Abdul Somad : Alhamdulillah Depok Kembali Meraih Penghargaan dari PresidenWakil Bupati Natuna Hadiri Wisuda ke IV TPQ Desa SepempangFery Pemda Natuna Tiba di Pelabuhan PenagiPengamen Jalanan Menjamur di Kota CiamisRadio Smooth FM Ajukan Permohonan Perpanjangan Izin SiaranPemkot Depok Berikan Bantuan Langsung Kepada 457 RTLHBupati Pastikan Proyek Rp 17,9 M Lancar