Kamis, 17 Agustus 2017 - 07:11:38 WIB
Masyarakat Desa Kace Timur Bangka Pertanyakan LKPJ Tahun 2016Kategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 222 kali

Baca Juga:Kasus Korupsi Pengadaan Al-Quran Nazar di Tubuh BeringinPendana Kaos Bonaran Situmeang Menang Proyek Rp 4,3 MBupati Boul Ditangkap KPK Bidik Pembina DemokratKPUD dan Walikota Berebut Kursi Sekretaris KPUD

Bangka, Jaya Pos

Masyarakat Desa Kace Timur, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung mempertanyakan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) tahun 2016 yang dikelola aparatur pemerintah desa setempat. Informasinya pihak Pemdes Kace Timur sekarang ini sedang melaksanakan beberapa proyek fisik padahal APBDdes Perubahan belum sama sekali dibahas.

Salah satu warga Desa Kace Timur mengatakan sampai detik ini belum ada penyerahan LKPJ oleh pihak Pemdes ke pihak BPD (Badan Permusyawaratan Desa/Red ).

“Kami sangat kecewa melihat kinerja aparatur Desa Kace Timur kesannya bobrok sekali, bayangkan saja LKPJ tahun 2016 belum diserahkan kepihak BPD padahal saat ini sedang berlangsung pembangunan proyek diperparah lagi pengerjaan proyek itu sendiri tidak melibatkan BPD,”.sesal warga yang enggan disebutkan namanya ini.

Masih kata warga tersebut seharusnya pihak Pemdes Kace Timur sebelum melaksanakan pembangunan proyek mereka (aparatur desa/Red) terlebih dahulu harus wajib menyampaikan LKPJ ke BPD dan kecamatan serta insatansi terkait lainnya. Ironisnya proyek pembangunan sudah berjalan APBDes Perubahan Desa Kace Timur belum dibahas sama sekali dan ini jelas sekali merupakan bagian dari pembodohan terhadap masyarakat.

” APBDes Perubahan saja belum dibahas kenapa bisa mereka menjalankan proyek pembangunan ditambah lagi LKPJ tidak diserahkan baik kepada BPD, kecamatan mau pun pihak terkait lainnya dan hal ini jelas sekali merupakan bagian dari pembodohan terhadap masyarakat yang dilakukan aparatur desa Kace Timur, “ sesal warga tersebut.

Warga berharap kepada Bupati Bangka agar dapat membenahi aparatur pemerintahan Desa Kace Timur lantaran pemangkasan sistem yang sudah jelas aturannya tanpa memikirkan dampak yang akan dirasakan masyarakat Desa Kace Timur. “Kami berharap Bupati Bangka (Tarmizi saat/Red) dapat sesegera mungkin membenahi aparatur Desa Kace Timur karena apa yang sudah dilakukan pihak Pemdes jelas-jelas melanggar aturan,” harap warga.

Ketua BPD Desa Kace Timur, Sadli mengakui bahwa LKPJ tahun 2016 oleh pihak Pemdes Kace Timur tidak disampaikan ke BPD. Padahal menurutnya sesuai dengan Permendagri Nomor 40 dan Peraturan Daerah LKPJ itu wajib disampaikan ke BPD dalam kurun waktu 3 bulan. Terlebih lagi proyek pembangunan yang saat ini sedang dilakukan pengerjaannya tanpa melalui pembahasan APBDes Perubahan.

”Permendagri Nomor 40 dan Perda jelas mewajibkan kalau LKPJ desa harus disampaikan ke BPD terhitung dalam waktu 3 bulan setelah dilaksanakan, “ ungkap Sadli melalui sambungan telepon saat dihubungi Jaya Pos.

Berkaitan dengan hal ini Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka saat ditemui Jaya Pos pekan lalu bertempat di Desa Petaling baik camat mau pun Sekcam tidak berada di tempat. Ketika Jaya Pos mencoba mendatangi Kantor Desa Kace Timur, namun Pj kades saat itu sedang tidak berada ditempat. Hanya ada Agus selaku Sekdes dan Fitri yang mengaku sebagai Kasi Pemdes.

Sangat disayangkan Agus dan Fitri enggan memberikan komentar terkait penyampaian LKPJ tahun 2016. Menurut dua aparatur desa ini mereka bukan lah orang yang berkompeten untuk menjawab LKPJ tahun 2016 .”Kami tidak berkompeten menjawab LKPJ 2016 silahkan langsung ke Kadesnya,” ujar Agus. (Oby)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (121670)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (90982)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (69679)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (50763)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (45936)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (45832)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (37607)Perusahaan Martua Sitorus Ngemplang Pajak Rp 7,2 Triliun? (33028)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (31756)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (24290)
Bedah JayaposSertifikat Ganda Di Lahan Proyek Nasional MamminasataPembebasan lahan milik warga di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, untuk pembangunan jalan pada proyek ...


Peningkatan Jalan di Desa Kali Pucang Diduga Tidak Sesuai SpekWabah Korupsi Diduga Melanda Desa PelemwatuPolres Bolmong Diminta Usut Tuntas Dugaan Pungli DDDiduga Banyak Item Hilang, Proyek 5,5 Milyar Layak Di SorotRekanan Dispora Diduga Curangi Proyek Lapangan Futsal, Kabid Lakukan PembiaranPengerjaan Trotoar Kota Padangpanjang Diduga Tidak Sesuai SpekProyek Pusyangatra Ditengarai Tidak Sesuai Speck
Laporan KhususDPA DP3AP2KB Dorong Anak Aktif Mengembangkan Minat dan KemampuanBogor, Jaya Pos Saat ini jumlah penduduk usia anak (dibawah 18 tahun) di Kabupaten Bogor cukup tinggi yaitu ...


FBBI Sumbangkan Buku ke SDN 106149 Bulu CinaPemkab Kampanyekan Program Gemar Makan IkanTingkatkan Potensi Wisata di Tatar Galuh Ciamis, Dispar Menggelar Rally Nyukcruk LemburCamat Cengkareng Gelar Jumling ke Wilayah KapukUntuk Kali Kedua Menteri Susi Dianugerahi Gelar Doktor Honoris Causa dari Undip SemarangDimeriahkan Penghafal 30 Juz, Kegiatan Wakaf 1.000 Hafidz di Istano Basa PagaruyungWakil Bupati Kabupaten Mukomuko Resmikan Pelaksanaan Karya Bhakti Kodim 0423/BU