Kamis, 17 Agustus 2017 - 07:11:38 WIB
Masyarakat Desa Kace Timur Bangka Pertanyakan LKPJ Tahun 2016Kategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 32 kali

Baca Juga:Kasus Korupsi Pengadaan Al-Quran Nazar di Tubuh BeringinPendana Kaos Bonaran Situmeang Menang Proyek Rp 4,3 MBupati Boul Ditangkap KPK Bidik Pembina DemokratKPUD dan Walikota Berebut Kursi Sekretaris KPUD

Bangka, Jaya Pos

Masyarakat Desa Kace Timur, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung mempertanyakan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) tahun 2016 yang dikelola aparatur pemerintah desa setempat. Informasinya pihak Pemdes Kace Timur sekarang ini sedang melaksanakan beberapa proyek fisik padahal APBDdes Perubahan belum sama sekali dibahas.

Salah satu warga Desa Kace Timur mengatakan sampai detik ini belum ada penyerahan LKPJ oleh pihak Pemdes ke pihak BPD (Badan Permusyawaratan Desa/Red ).

“Kami sangat kecewa melihat kinerja aparatur Desa Kace Timur kesannya bobrok sekali, bayangkan saja LKPJ tahun 2016 belum diserahkan kepihak BPD padahal saat ini sedang berlangsung pembangunan proyek diperparah lagi pengerjaan proyek itu sendiri tidak melibatkan BPD,”.sesal warga yang enggan disebutkan namanya ini.

Masih kata warga tersebut seharusnya pihak Pemdes Kace Timur sebelum melaksanakan pembangunan proyek mereka (aparatur desa/Red) terlebih dahulu harus wajib menyampaikan LKPJ ke BPD dan kecamatan serta insatansi terkait lainnya. Ironisnya proyek pembangunan sudah berjalan APBDes Perubahan Desa Kace Timur belum dibahas sama sekali dan ini jelas sekali merupakan bagian dari pembodohan terhadap masyarakat.

” APBDes Perubahan saja belum dibahas kenapa bisa mereka menjalankan proyek pembangunan ditambah lagi LKPJ tidak diserahkan baik kepada BPD, kecamatan mau pun pihak terkait lainnya dan hal ini jelas sekali merupakan bagian dari pembodohan terhadap masyarakat yang dilakukan aparatur desa Kace Timur, “ sesal warga tersebut.

Warga berharap kepada Bupati Bangka agar dapat membenahi aparatur pemerintahan Desa Kace Timur lantaran pemangkasan sistem yang sudah jelas aturannya tanpa memikirkan dampak yang akan dirasakan masyarakat Desa Kace Timur. “Kami berharap Bupati Bangka (Tarmizi saat/Red) dapat sesegera mungkin membenahi aparatur Desa Kace Timur karena apa yang sudah dilakukan pihak Pemdes jelas-jelas melanggar aturan,” harap warga.

Ketua BPD Desa Kace Timur, Sadli mengakui bahwa LKPJ tahun 2016 oleh pihak Pemdes Kace Timur tidak disampaikan ke BPD. Padahal menurutnya sesuai dengan Permendagri Nomor 40 dan Peraturan Daerah LKPJ itu wajib disampaikan ke BPD dalam kurun waktu 3 bulan. Terlebih lagi proyek pembangunan yang saat ini sedang dilakukan pengerjaannya tanpa melalui pembahasan APBDes Perubahan.

”Permendagri Nomor 40 dan Perda jelas mewajibkan kalau LKPJ desa harus disampaikan ke BPD terhitung dalam waktu 3 bulan setelah dilaksanakan, “ ungkap Sadli melalui sambungan telepon saat dihubungi Jaya Pos.

Berkaitan dengan hal ini Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka saat ditemui Jaya Pos pekan lalu bertempat di Desa Petaling baik camat mau pun Sekcam tidak berada di tempat. Ketika Jaya Pos mencoba mendatangi Kantor Desa Kace Timur, namun Pj kades saat itu sedang tidak berada ditempat. Hanya ada Agus selaku Sekdes dan Fitri yang mengaku sebagai Kasi Pemdes.

Sangat disayangkan Agus dan Fitri enggan memberikan komentar terkait penyampaian LKPJ tahun 2016. Menurut dua aparatur desa ini mereka bukan lah orang yang berkompeten untuk menjawab LKPJ tahun 2016 .”Kami tidak berkompeten menjawab LKPJ 2016 silahkan langsung ke Kadesnya,” ujar Agus. (Oby)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerDinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (10050)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3041)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (1853)Komentari Kasus e-KTP, Andar: Abraham Samad Itu 'Omdo' (1691)Pandangan Umum Fraksi PDIP, PAN, dan RNB Terhadap Nota Keuangan dan Raperda APBD Kota Depok TA 2018 (1115)Sutadi SH dan Oknum Polres Ketapang Diduga Bobol Rumah Walet Milik Akim (997)PT Jembatan Nusantara Melakukan Pembohongan Terhadap Pelamar Pekerjaan (844)10,8 Miliar Proyek Pembangunan Jembatan Ulim Dikerjakan Asal Jadi (586)Endorsement Operational Level Untuk Kelas III dan IV Merugikan Pelaut (534)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (504)
Bedah JayaposPT MRIA Harus Bertanggung Dalam Kasus Yang Menyeret Danyon Zipur 8 SMG Jadi TersangkaMakassar, Jaya Pos Kasus keterlibatan Danyon Zipur 8 SMG yang terlibat dalam peledakan bukit (blasting), ...


Proyek Rehabilitasi Jembatan Terkesan Asal Jadi, BPKP Diminta Turun TanganPengusaha Nakal Berkeliaran Memburuh Proyek Di Kabupaten DharmasrayaSoal Kasus Lampu Jalan di Maros, Kompolnas Minta Klarifikasi Kepada Kapolri10,8 Miliar Proyek Pembangunan Jembatan Ulim Dikerjakan Asal JadiAPBDes Katimoho Terindikasi DikorupsiBendungan Karalloe Senilai 518 M Tidak Selesai PPK dan Kontraktor Enggan KomentarTangani Sengketa Tanah Damang Tewah Turun Lapangan
Laporan KhususPerantau Asal Samosir Merintis Obyek Wisata di KampungSamosir, Jaya Pos Sejak dicanangkan oleh Presiden Jokowi bahwa Samosir adalah salah satu tempat kunjungan ...


TNI Peduli Atas Penderitaan Seorang Anak BOB Berikan Bantuan Mesin Pengolah Pakan Ikan Kepada Warga Desa KasikanDPRD Muba Sambut Baik Inisiatif Pemkab MubaPemkab Muba Sampaikan Raperda Tentang Pinjaman Daerah Kepada DPRDDinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Depok Gelar Workshop B2SAMemperkenalkan Lebih Dini Budaya Batak Pada Anak-Anak Melalui Natal STM SarohaWaiting List Keberangkatan Jamaah Haji Kabupaten Ciamis Sudah Mencapai 2030