Kamis, 17 Agustus 2017 - 07:11:38 WIB
Masyarakat Desa Kace Timur Bangka Pertanyakan LKPJ Tahun 2016Kategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 197 kali

Baca Juga:Kasus Korupsi Pengadaan Al-Quran Nazar di Tubuh BeringinPendana Kaos Bonaran Situmeang Menang Proyek Rp 4,3 MBupati Boul Ditangkap KPK Bidik Pembina DemokratKPUD dan Walikota Berebut Kursi Sekretaris KPUD

Bangka, Jaya Pos

Masyarakat Desa Kace Timur, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung mempertanyakan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) tahun 2016 yang dikelola aparatur pemerintah desa setempat. Informasinya pihak Pemdes Kace Timur sekarang ini sedang melaksanakan beberapa proyek fisik padahal APBDdes Perubahan belum sama sekali dibahas.

Salah satu warga Desa Kace Timur mengatakan sampai detik ini belum ada penyerahan LKPJ oleh pihak Pemdes ke pihak BPD (Badan Permusyawaratan Desa/Red ).

“Kami sangat kecewa melihat kinerja aparatur Desa Kace Timur kesannya bobrok sekali, bayangkan saja LKPJ tahun 2016 belum diserahkan kepihak BPD padahal saat ini sedang berlangsung pembangunan proyek diperparah lagi pengerjaan proyek itu sendiri tidak melibatkan BPD,”.sesal warga yang enggan disebutkan namanya ini.

Masih kata warga tersebut seharusnya pihak Pemdes Kace Timur sebelum melaksanakan pembangunan proyek mereka (aparatur desa/Red) terlebih dahulu harus wajib menyampaikan LKPJ ke BPD dan kecamatan serta insatansi terkait lainnya. Ironisnya proyek pembangunan sudah berjalan APBDes Perubahan Desa Kace Timur belum dibahas sama sekali dan ini jelas sekali merupakan bagian dari pembodohan terhadap masyarakat.

” APBDes Perubahan saja belum dibahas kenapa bisa mereka menjalankan proyek pembangunan ditambah lagi LKPJ tidak diserahkan baik kepada BPD, kecamatan mau pun pihak terkait lainnya dan hal ini jelas sekali merupakan bagian dari pembodohan terhadap masyarakat yang dilakukan aparatur desa Kace Timur, “ sesal warga tersebut.

Warga berharap kepada Bupati Bangka agar dapat membenahi aparatur pemerintahan Desa Kace Timur lantaran pemangkasan sistem yang sudah jelas aturannya tanpa memikirkan dampak yang akan dirasakan masyarakat Desa Kace Timur. “Kami berharap Bupati Bangka (Tarmizi saat/Red) dapat sesegera mungkin membenahi aparatur Desa Kace Timur karena apa yang sudah dilakukan pihak Pemdes jelas-jelas melanggar aturan,” harap warga.

Ketua BPD Desa Kace Timur, Sadli mengakui bahwa LKPJ tahun 2016 oleh pihak Pemdes Kace Timur tidak disampaikan ke BPD. Padahal menurutnya sesuai dengan Permendagri Nomor 40 dan Peraturan Daerah LKPJ itu wajib disampaikan ke BPD dalam kurun waktu 3 bulan. Terlebih lagi proyek pembangunan yang saat ini sedang dilakukan pengerjaannya tanpa melalui pembahasan APBDes Perubahan.

”Permendagri Nomor 40 dan Perda jelas mewajibkan kalau LKPJ desa harus disampaikan ke BPD terhitung dalam waktu 3 bulan setelah dilaksanakan, “ ungkap Sadli melalui sambungan telepon saat dihubungi Jaya Pos.

Berkaitan dengan hal ini Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka saat ditemui Jaya Pos pekan lalu bertempat di Desa Petaling baik camat mau pun Sekcam tidak berada di tempat. Ketika Jaya Pos mencoba mendatangi Kantor Desa Kace Timur, namun Pj kades saat itu sedang tidak berada ditempat. Hanya ada Agus selaku Sekdes dan Fitri yang mengaku sebagai Kasi Pemdes.

Sangat disayangkan Agus dan Fitri enggan memberikan komentar terkait penyampaian LKPJ tahun 2016. Menurut dua aparatur desa ini mereka bukan lah orang yang berkompeten untuk menjawab LKPJ tahun 2016 .”Kami tidak berkompeten menjawab LKPJ 2016 silahkan langsung ke Kadesnya,” ujar Agus. (Oby)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50355)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13446)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12779)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8004)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5326)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (4817)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3942)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (3739)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3615)Pengusaha Ayam Goreng Karawaci Rugi Rp 28 Juta (3527)
Bedah JayaposPerusakan Pagar Beton Diperintah Oleh TerdakwaTangerang, JAYAPOS - Sungguh berani, walaupun usia tua tapi semangat tetap muda. Kalau pada ...


Penggunaan Anggaran Pendidikan PAUD Mantan Pjs Mekar Jaya Diduga Tidak TransparanPungli di CV BB Travel Catut Nama Polres Penyidik Dilapor Ke Propam Polda KaltengPedestrian Merr-Kalidami Senilai Rp 3 Milyar Terkesan Asal JadiGalian C Desa Treman Kabupaten Minut Diduga Tidak Mengantongi IzinProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung JawabKinerja PPDP KPU Way Kanan DipertanyakanSatpol PP Kota Tanjungbalai Tertibkan PKL Berdagang di Trotoar
Laporan KhususSrikandi Pasegeran Multi Peran di TMMDBanjarnegara, JAYAPOS - Suparti (45) petani dari Dusun Kroya Rt 02 Rw 03 Desa Pasegeran Kecamatan ...


Sembako Malam Disalurkan Kepada Warga Sasaran TMMD BanjarnegaraPeringatan Harganas XXV Tahun 2018, Bupati Irdinansyah Peroleh Tanda Kehormatan Manggala Karya KencaSuport Ibu-ibu Karanggondang Luar Biasa "Tak Ragu Langsir Material"Pemprov Jambi Dukung Pelestarian Olahraga Tradisional dan Liga SantriBerkah TMMD Bagi Pedagang TernakPembangunan Drainase di Lokasi TMMD Reg 102 DikebutRehab RTLH di Lokasi TMMD Reg 102 Pasegeran