Minggu, 20 Agustus 2017 - 05:12:43 WIB
Proyek Jalan Nasional dan Jembatan AmburadulKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 95 kali

Baca Juga:Sidang Kasus Perusakan di PN Siantar Sering Dipimpin Hakim Tunggal, Diminta Agar Dilaporkan ke KYKades Sukaraja Akui Memalsukan Tanda Tangan dan Cap RWSMK Teknologi Plus Padjadjaran Kota Sukabumi Siap Menampung 600 Peserta Didik BaruKasus Korupsi Pengadaan Al-Quran Nazar di Tubuh Beringin

Pekanbaru, Jaya Pos

Berita perkembangan kegiatan pembangunan jalan dan jembatan yang telah selesai dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga di SNVT Satuan Kerja Wilayah 1 PPK 1 pada tahun anggaran 2014 hingga 2016 di Provinsi Riau beberapa minggu lalu, ternyata terindikasi adanya tindakan penyalahgunaan wewenang. Sehingga menimbulkan dugaan adanya tindak pidana korupsi di beberapa proyek yang telah dilaksanakan belum lama ini.

Seperti yang sudah dikabarkan oleh Jaya Pos beberapa minggu yang lalu, proyek yang berada di antara Kota Dumai dan Kabupaten Rohil, Provinsi Riau, berupa pembangunan infrastruktur jalan nasional dan jembatan telah menuai masalah. Dimana objek persoalan tersebut terjadinya pembangunan infrastruktur yang tidak optimal alias progres pekerjaan yang tidak mencapai 100 persen.

Perihal itu sebelumnya sudah dipaparkan oleh Sekretaris LSM Fortaran Provinsi Riau, Iwan Halawa bahwa, persoalan proyek tersebut sudah valid dan kini sudah dilaporkan. Sehingga memungkinkan agar penegak hukum dapat menindaklanjuti apa yang sudah disampaikan oleh pihaknya.

“Kami akan menunggu kebersamaan turun ke lokasi dengan penegak hukum untuk bersama sama mengawal proyek yang sudah terlaksana pada tahun 2014 dan 2016 walaupun sebatas koordinasi, karena kegiatan proyek yang berada di Dumai- Rohil itu diduga kuat sarat penyimpangannya dan ini sudah lama berlarut larut didiamkan”. ujar Iwan baru baru ini.

Menurut Iwan, surat tembusan laporan yang dilayangkan bukan kepada penegak hukum saja tapi kepada beberapa lembaga pemeriksa keuangan yang ada di Riau maupun di pusat. “Akan kita layangkan nanti surat ke BPKP, Inspektorat Kementrian PUPR, ahli konstruksi agar dapat di uji laboratorium terkait mutunya”. ungkapnya lagi.

Kemudian, Ketua Umum LSM IPKS3 Ri Ir Ganda Mora angkat bicara. Ia mempertanyakan dana rutin proyek untuk pemeliarahaan tersebut, karena seharusnya dapat digunakan untuk memperbaiki infrastruktur yang sudah rusak pasca usai dibangun.”Kalau proyek infrastruktur yang telah selesai dikerjakan kan ada dana rutin pemeliarahaannya. Seharusnya pejabat terkait mendesak rekanan untuk memperbaiki pembangunan jalan yang sudah mulai rusak itu. Agar, masyarakat tidak menilai buruk program pemerintah yang sudah dicapaikan selama ini,”. tukasnya.

Sementara, Rudisman ST, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK 1) untuk Wilayah 1 Provinsi Riau sempat membalas media ini melalui pesan singkat Whattsap. Dalam isi balasan tersebut, Rudisman meminta waktu ketemu agar dapat menjelaskan informasi secara detail.”Selamat pagi pak, mohon maaf ya pak saya dalam satu bulan belakangan ini sering di lapangan sangat jarang sekali masuk kantor.

Jadi semua surat yang masuk kadang kadang gk sampai ke ruangan kemudian via WA (Whatssap) juga kadang kadang mengatas namakan yang ini, itu dan gk jelas jadi saya mohon maaf karena kita belum ketemu ya begini jadinya. Mudah mudahan kita bisa ketemu jadi tidak ada kesimpangsiuran informasi,” demikian isi pesan singkatnya.

Untuk diketahui, pada tahun 2014 anggaran proyek jalan nasional di Satuan Kerja Wilayah 1 di PPK 1 Kementrian Bina Marga ini mencapai total Rp 64.235.965.000. Kemudian pada tahun anggaran 2015, Pemerintah gelontorkan kembali anggaran yang bersumber dana APBN itu mencapai Rp 72.553.473.000 ditambah lagi anggaran tahun 2016 dengan total Rp 80 Milyar lebih.

Anggaran ini hanya untuk satu PPK saja yang berwenang pada jalan nasional di wilayah Provinsi Riau mulai dari ruas Dumai- Rohil batas Sumut. Meskipun Kementerian Bina Marga menganggarkan proyek infrastruktur untuk jalan dengan nilai puluhan miliar tiap tahun ke Provinsi Riau. Namun dampak hasil pekerjaannya belum memuaskan bagi masyarakat banyak.(Hombing)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50355)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13446)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12779)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8004)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5326)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (4817)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3942)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (3739)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3615)Pengusaha Ayam Goreng Karawaci Rugi Rp 28 Juta (3527)
Bedah JayaposPerusakan Pagar Beton Diperintah Oleh TerdakwaTangerang, JAYAPOS - Sungguh berani, walaupun usia tua tapi semangat tetap muda. Kalau pada ...


Penggunaan Anggaran Pendidikan PAUD Mantan Pjs Mekar Jaya Diduga Tidak TransparanPungli di CV BB Travel Catut Nama Polres Penyidik Dilapor Ke Propam Polda KaltengPedestrian Merr-Kalidami Senilai Rp 3 Milyar Terkesan Asal JadiGalian C Desa Treman Kabupaten Minut Diduga Tidak Mengantongi IzinProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung JawabKinerja PPDP KPU Way Kanan DipertanyakanSatpol PP Kota Tanjungbalai Tertibkan PKL Berdagang di Trotoar
Laporan KhususSrikandi Pasegeran Multi Peran di TMMDBanjarnegara, JAYAPOS - Suparti (45) petani dari Dusun Kroya Rt 02 Rw 03 Desa Pasegeran Kecamatan ...


Sembako Malam Disalurkan Kepada Warga Sasaran TMMD BanjarnegaraPeringatan Harganas XXV Tahun 2018, Bupati Irdinansyah Peroleh Tanda Kehormatan Manggala Karya KencaSuport Ibu-ibu Karanggondang Luar Biasa "Tak Ragu Langsir Material"Pemprov Jambi Dukung Pelestarian Olahraga Tradisional dan Liga SantriBerkah TMMD Bagi Pedagang TernakPembangunan Drainase di Lokasi TMMD Reg 102 DikebutRehab RTLH di Lokasi TMMD Reg 102 Pasegeran