Minggu, 08 Juli 2012 - 10:00:10 WIB
Calon Siswa Baru SMPN 1 Labuan Melebihi KuotaKategori: Pendidikan - Dibaca: 325 kali

Baca Juga:Desa Karanggetas Siap Mendapat Listrik GratisSidang Kasus Perusakan di PN Siantar Sering Dipimpin Hakim Tunggal, Diminta Agar Dilaporkan ke KYKades Sukaraja Akui Memalsukan Tanda Tangan dan Cap RWSMK Teknologi Plus Padjadjaran Kota Sukabumi Siap Menampung 600 Peserta Didik Baru

Pandeglang, Jaya Pos

Calon siswa baru Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Labuan untuk Tahun Ajaran 2012-2013 ternyata melebihi kuota yang ada. Menurut catatan pihak sekolah bahwa calon siswa baru yang sudah mendaftar dan terdaftar dari beberapa lulusan SDN yang ada di Kec Labuan Kab Pandeglang mencapai 412 sementara ruang kelas yang tersedia hanya mampu menampung  324 siswa.

Hal yang sama disampaikan Drs Iip Saepudin M.MPd, Kepala Sekolah SMPN 1 Labuan dalam acara sosialisasi bersama Ketua dan Anggota Komite sekaligus para orang tua murid yang digelar di pilar Geduang SMPN 1 Labuan, belum lama ini.

Menurut Iip, jika sejumlah 412 calon siswa  harus diterima semua tanpa melalui test dan seleksi, jelas SMPN 1 Labuan sangat tidak mungkin sebab kapasitas yang ada sangat terbatas. “Akan tetapi, melalui acara sosialisasi ini mari kita berembuk dan bermusyawarah bagaimana cara dan upaya kita sehingga keinginan para orang tua yang memiliki putra-putri melanjutkan sekolah ke SMPN 1 Labuan ini sama halnya dengan keinginan kami,” katanya.

Sementara Ketua Komite SMPN 1 Labuan, Enjat Sudrajat memberikan pemahaman kepada sejumlah calon wali murid yang hadir, bisa saja semua calon siswa baru diterima di SMPN 1 Labuan, akan tetapi sebagaimana dikatakan kepsek mengingat, terbatasnya ruang kelas dan mobiler yang ada, maka satu-satunya upaya yang harus dilakukan adalah dengan cara memberian sumbangsih pembelian mobiler baru dan nilai  Rp 125 ribu per orang,” katanya.

Usulan yang dilontarkan oleh Ketua Komite pada umumnya disepakati oleh sebahagian  calon wali murid, meski sebahagian lainnya masih diliputi pertanyaan yang tidak terjawab mengingat ruang waktu yang terbatas dan acara sosialisasi itu pun layak dipertanyakan sebab jumlah sumbangsih yang ditentukan tidak disikapi dengan berita acara kesepakatan dan penandatanganan dari Ketua Komite sekaligus diketahui oleh kepsek.

“Ini kan sifatnya sumbangsih, berarti nilainya tidak boleh ditentukan. Artinya, di sesuaikan dengan keridhoan dan kemampuannya. Akan tetapi jika nilai sumbangsih itu ditentukan, terus terang kami tidak paham,” kata Jumahdi Samaun, salah satu calon wali murid saat dikonfirmasi.

Masih menurut Jumahdi, acara sosialisasi itu merupakan urun rembuk bagaimana cara semua calon siswa baru dapat tercover di SMPN 1 Labuan. “Kalau kita uji materil dari 412 calon siswa yang terdaftar sementara kebutuhan ruang belajar 324 siswa berarti kita harus mempertahankan 88 calon siswa. Nah, dari 88 calon siswa tersebut jelas harus kita atasi bersama,” katanya.

Hanya saja, menurut Jumahdi, jika 88 calon siswa tersebut diatasi oleh yang harus memberikan sumbangan Rp 125 per orang, hasilnya cukup fantastik. Padahal hanya sebatas kebutuhan mobiler semata.

encermati hal itu, salah satu calon wali murid yang namanya tidak mau disebutkan mengatakan, pihak komite terlalu pagi membicarakan masalah yang berkaitan dengan uang.

“Seharusnya ajak dulu sebahagian calon wali murid melihat langsung, apa betul ruang kelas terbatas sebagai acuan dan bahan dasar dari acara sosialisasi yang digelar sebagaimana yang diterangkan dari Pedum BOS bahwa wali murid dan komite berhak membantu membangun sekolah jika betul-betul diperlukan berdasarkan kenyataan yang terdengar dan terlihat,” tegasnya. Yan/Rus


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (55161)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50743)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14030)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13517)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13180)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12454)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8505)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (7290)Sudah 4 Bulan Pegawai Kejaksaan RI Tidak Dapat Dana Remunerasi (6411)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (6210)
Bedah JayaposCV Linang Jaya Diduga Kirim Material Tak Sesuai RAB Ke 30 Penerima Program RTLH Di Desa LabuanPandeglang, Jaya Pos Desa Labuan, Kecamatan Labuan merupakan salah satu desa yang mendapatkan Program Rumah ...


Dinas PUPR Kab Sidoarjo Bidang Pengairan Diduga Lakukan Mark UpPembangunan USB SDN Babat 2 Kecamatan Legok Beraroma KorupsiDiduga Proyek Pembangunan Pasar Cibaliung, Gunakan Besi BekasProyek NUSP-2 ADB Loan Rp 5,9 M di Kapuas Berbau KKNKades Tanjung Diduga Selewengkan Keuangan Desa Ratusan Juta RupiahProyek Jalan Hotmix Desa Medalsari - Saketi Terkesan DitutupiBPK Diminta Audit Hasil Pekerjaan Peningkatan Jalan Perbatasan Tutur Arah Malang
Laporan KhususHari Jadi Bantaeng Ke-764 Gubernur Sulsel Bantu Bantaeng 26 MBantaeng, Jaya Pos Pada tanggal 7 Desember 2018, seluruh masyarakat Bantaeng bersuka cita menyambut kembali ...


Bakti PUPR Bangun Infrastruktur Mempersatukan BangsaLurah Bahu : Sidak Bagi Pendatang Berdomisili di WilayahnyaPengawasan APK Bersama Stakeholder Untuk Pemilu 2019Bupati Canangkan Gerakan Banyumas MembacaBanjir di Buaran DPU Tangsel Sigap Tangani Laporan WargaTanah Datar Gelar Festival Pesona Minang KabauDPRD Sumsel Gelar Rapat Paripurna Ke-LI (51)