Minggu, 08 Juli 2012 - 10:00:10 WIB
Calon Siswa Baru SMPN 1 Labuan Melebihi KuotaKategori: Pendidikan - Dibaca: 1255 kali

Baca Juga:Desa Karanggetas Siap Mendapat Listrik GratisSidang Kasus Perusakan di PN Siantar Sering Dipimpin Hakim Tunggal, Diminta Agar Dilaporkan ke KYKades Sukaraja Akui Memalsukan Tanda Tangan dan Cap RWSMK Teknologi Plus Padjadjaran Kota Sukabumi Siap Menampung 600 Peserta Didik Baru

Pandeglang, Jaya Pos

Calon siswa baru Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Labuan untuk Tahun Ajaran 2012-2013 ternyata melebihi kuota yang ada. Menurut catatan pihak sekolah bahwa calon siswa baru yang sudah mendaftar dan terdaftar dari beberapa lulusan SDN yang ada di Kec Labuan Kab Pandeglang mencapai 412 sementara ruang kelas yang tersedia hanya mampu menampung  324 siswa.

Hal yang sama disampaikan Drs Iip Saepudin M.MPd, Kepala Sekolah SMPN 1 Labuan dalam acara sosialisasi bersama Ketua dan Anggota Komite sekaligus para orang tua murid yang digelar di pilar Geduang SMPN 1 Labuan, belum lama ini.

Menurut Iip, jika sejumlah 412 calon siswa  harus diterima semua tanpa melalui test dan seleksi, jelas SMPN 1 Labuan sangat tidak mungkin sebab kapasitas yang ada sangat terbatas. “Akan tetapi, melalui acara sosialisasi ini mari kita berembuk dan bermusyawarah bagaimana cara dan upaya kita sehingga keinginan para orang tua yang memiliki putra-putri melanjutkan sekolah ke SMPN 1 Labuan ini sama halnya dengan keinginan kami,” katanya.

Sementara Ketua Komite SMPN 1 Labuan, Enjat Sudrajat memberikan pemahaman kepada sejumlah calon wali murid yang hadir, bisa saja semua calon siswa baru diterima di SMPN 1 Labuan, akan tetapi sebagaimana dikatakan kepsek mengingat, terbatasnya ruang kelas dan mobiler yang ada, maka satu-satunya upaya yang harus dilakukan adalah dengan cara memberian sumbangsih pembelian mobiler baru dan nilai  Rp 125 ribu per orang,” katanya.

Usulan yang dilontarkan oleh Ketua Komite pada umumnya disepakati oleh sebahagian  calon wali murid, meski sebahagian lainnya masih diliputi pertanyaan yang tidak terjawab mengingat ruang waktu yang terbatas dan acara sosialisasi itu pun layak dipertanyakan sebab jumlah sumbangsih yang ditentukan tidak disikapi dengan berita acara kesepakatan dan penandatanganan dari Ketua Komite sekaligus diketahui oleh kepsek.

“Ini kan sifatnya sumbangsih, berarti nilainya tidak boleh ditentukan. Artinya, di sesuaikan dengan keridhoan dan kemampuannya. Akan tetapi jika nilai sumbangsih itu ditentukan, terus terang kami tidak paham,” kata Jumahdi Samaun, salah satu calon wali murid saat dikonfirmasi.

Masih menurut Jumahdi, acara sosialisasi itu merupakan urun rembuk bagaimana cara semua calon siswa baru dapat tercover di SMPN 1 Labuan. “Kalau kita uji materil dari 412 calon siswa yang terdaftar sementara kebutuhan ruang belajar 324 siswa berarti kita harus mempertahankan 88 calon siswa. Nah, dari 88 calon siswa tersebut jelas harus kita atasi bersama,” katanya.

Hanya saja, menurut Jumahdi, jika 88 calon siswa tersebut diatasi oleh yang harus memberikan sumbangan Rp 125 per orang, hasilnya cukup fantastik. Padahal hanya sebatas kebutuhan mobiler semata.

encermati hal itu, salah satu calon wali murid yang namanya tidak mau disebutkan mengatakan, pihak komite terlalu pagi membicarakan masalah yang berkaitan dengan uang.

“Seharusnya ajak dulu sebahagian calon wali murid melihat langsung, apa betul ruang kelas terbatas sebagai acuan dan bahan dasar dari acara sosialisasi yang digelar sebagaimana yang diterangkan dari Pedum BOS bahwa wali murid dan komite berhak membantu membangun sekolah jika betul-betul diperlukan berdasarkan kenyataan yang terdengar dan terlihat,” tegasnya. Yan/Rus


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (119205)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (89439)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (44584)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (39809)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (38737)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (34961)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (33986)Perusahaan Martua Sitorus Ngemplang Pajak Rp 7,2 Triliun? (29738)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (28865)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (21650)
Bedah JayaposAda Apa di Dinas LHKP Kota Sibolga, Proyek TA 2015 BAP-nya Agustus 2016Sibolga, Jaya Pos Sejumlah kepala SKPD di kota Sibolga Provinsi Sumatera Utara dikagetkan dengan kedatangan ...


Laporan Bulanan Afdelling III Kebun Terantam Diduga FiktifProyek Siluman Marak di Tapteng, Disinyalir Sebagian Besar Milik DistanakMemprihatikan, Taman Makan Pahlawan Diduga Jadi Lahan KorupsiTanah Negara Diduga Diperjual Belikan, PJT-II Seksi Binong dan Divisi Subang Dinilai Kurang ResponPembuatan Jalan Baru Pantai Batu Nambangan Layak Disorot RayonDipecat Sepihak, Arianto Siap Bongkar Penyimpangan Proyek Jl Kelik-Siduk-Ketapang Rp31,6 MCegah Aksi Pemerasan, Wabup Waykanan Rangkul PWI
Laporan KhususPanji Dilantik Menjadi Ketua PMIMelawi, Jaya PosWalaupun sudah terlambat pelantikan ketua dan pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten ...


Sumarno : Masyarakat Melawi Rindu Natal Bersama Upacara Peringatan HUT RI Ke 71 Lahat Kibarkan Bendera Sangsaka Merah PutihRehab Situ Cimadang Mulai Disosialisasikan Ke MasyarakatHUT RI, Susi Pudjiastuti Apresiasi Pemkab NatunaIstri Alm Bupati Melawi Rayakan HUT-71 RIWabup Sukiman: Pemkab Siap Mendukung Pengurus KADIN RohulPengelola Sarana Air Bersih Harus Siap Menghadapi Masalah