Selasa, 22 Agustus 2017 - 06:24:04 WIB
Bendahara P3A Kadu Kemis Karya Diduga Tidak DifungsikanKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 51 kali

Baca Juga:Pemkot Pagaralam Genjot Penyelesaian Lapangan TerbangCalon Siswa Baru SMPN 1 Labuan Melebihi KuotaDesa Karanggetas Siap Mendapat Listrik GratisSidang Kasus Perusakan di PN Siantar Sering Dipimpin Hakim Tunggal, Diminta Agar Dilaporkan ke KY

Pandeglang Jaya Pos

Ust Armad, Bendahara Kelompok Perkumpulan Petani Pengguna Air (P3A), ‘Kadu Kemis Karya’ yang berlokasi di Kp Kadu Kemis, Desa Banjarmasin, Kec Ca­rita, Kab Pandeglang, Prov Banten diduga tidak berfungsi apa-apa dengan kata lain posisi yang Ia duduki hanya sebatas pelengkap dan persyaratan sebuah kelompok yang di komandoi Diman.

Hal tersebut terungkap ketika Jaya Pos menemui Armad di kediaman­nya. Menurutnya selaku bendahara sepeserpun dirinya tidak memegang anggaran Kelompok P3A. Baik untuk untuk perbelanjaan material, upah pekerja, maupun hal lain yang berkaitan dengan pengerjaan irigasi yang saat ini tengah dikerjakan di Cilembur.

“Betul kalau yang menanda tangani pencairan anggaran di rekening itu saya, akan tetapi hanya sebatas membubuhkan tanda tangan saja selanjutnya saya sendiri tidak melihat secara langsung berapa nilai uang yang diterima dan berapa rupiah anggaran yang harus dibelanjakan, sebab saya hanya disuruh menunggu di luar bank. Sementara yang langsung mengambil uang itu adalah Diman, Jumri dan Sahri,” tutur Armad.

Masih menurut Armad, dia hanya sebatas memborong upah kerja pada pengerjaan drainase Cilembur senilai Rp 19 juta, itupun harus sampai selesai. Sebelumnya Diman sang Ketua P3A Kadu Kemis Karya saat dikonfirmasi menghilang entah kemana. Meski awalnya bertemu dengan wartawan itupun hanya beberapa menit saja di lokasi kegiatan pengerjaan saluran air seraya mengatakan bahwa segala sesuatunya soal pekerjaan itu pihaknya tidak tahu, yang tahu adalah Sahri.

Mencermati persoalan pe­ngerjaan drainase Cilembur yang diduga terdapat kejanggalan soal tupoksi kepengurusan dan lalulintas keuangan yang dipercayakan negara kepada Kelompok P3A Kadu Kemis Karya sekaligus adanya pihak ke tiga yang turut melibatkan diri.

Diharapkan jajaran Dinas PU Kab Pandeglang dalam hal itu Cecep Komara yang beberapa hari lalu sempat melihat secara langsung lokasi pengerjaan darinase berbalut semen dengan harga diduga menyalahi daftar harga satuan dalam RAB. agar memberikan sanksi secara tegas dan serius sebelum persoalan itu kami laporkan pada pihak aparat penegak hukum.

Pengerjaan drainase itu merupakan tujuan pemerintah agar petani setempat dapat memanfaatkan air guna mengairi sawah-sawah. Mereka bukan berarti sebuah kesempatan untuk menggerogoti uang negara dan ajang kesempatan melakukan tindak pidana korupsi. Jika hal itu benar-benar terjadi secara tidak langsung mereka yang terlibat diduga telah melecehkan PP Nomor 39 Tahun 2007 BAB XII pasal 39 point 1, demikian diuraikan Ahmad Nasrudin dari Aliansi Indonesia saat dimintai komentarnya. (Yan/An/Di)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (121378)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (90824)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (59239)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (49757)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (45722)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (45278)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (37350)Perusahaan Martua Sitorus Ngemplang Pajak Rp 7,2 Triliun? (32800)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (31465)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (23823)
Bedah JayaposPT Karya Res Lisbet Mineral Diduga Loloskan Circon Ilegal Gunakan Dokumen AspalPT Karya ResLisbet Mineral ini, diduga telah menyalahgunakan dokumen pertambangan, karena beroperasi ...


15 Paket Proyek T.A 2017 Di Ketapang Terindikasi Persekongkolan TenderDianggap Tidak Berfungsi, Nama TP4D Kejati Sulsel Dihapus Dari Papan Proyek100 M Dana APBD Katingan di Bank BTN Raib?26 M Bangun Peningkatan Puskesmas/RSU di Kec. Merlung Dinilai MubazirEmpat Perusahan Siap Cairkan Uang Proyek Spandek Tanpa TenderPeningkatan Jalan Kp.Gardu-Kp.Cibayana Kab.Tangerang Diduga Tak Sesuai RabProyek Perbaikan Atap dan Interior Dinas PKPP Provinsi Sulsel Diduga Sarat Kongkalikong
Laporan KhususEnam Kali WTP, Kabupaten OKI Terima Penghargaan dari Presiden Kayuagung, Jaya Pos Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) berhasil meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian ...


Idris Abdul Somad : Alhamdulillah Depok Kembali Meraih Penghargaan dari PresidenWakil Bupati Natuna Hadiri Wisuda ke IV TPQ Desa SepempangFery Pemda Natuna Tiba di Pelabuhan PenagiPengamen Jalanan Menjamur di Kota CiamisRadio Smooth FM Ajukan Permohonan Perpanjangan Izin SiaranPemkot Depok Berikan Bantuan Langsung Kepada 457 RTLHBupati Pastikan Proyek Rp 17,9 M Lancar