Selasa, 22 Agustus 2017 - 06:24:04 WIB
Bendahara P3A Kadu Kemis Karya Diduga Tidak DifungsikanKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 30 kali

Baca Juga:Pemkot Pagaralam Genjot Penyelesaian Lapangan TerbangCalon Siswa Baru SMPN 1 Labuan Melebihi KuotaDesa Karanggetas Siap Mendapat Listrik GratisSidang Kasus Perusakan di PN Siantar Sering Dipimpin Hakim Tunggal, Diminta Agar Dilaporkan ke KY

Pandeglang Jaya Pos

Ust Armad, Bendahara Kelompok Perkumpulan Petani Pengguna Air (P3A), ‘Kadu Kemis Karya’ yang berlokasi di Kp Kadu Kemis, Desa Banjarmasin, Kec Ca­rita, Kab Pandeglang, Prov Banten diduga tidak berfungsi apa-apa dengan kata lain posisi yang Ia duduki hanya sebatas pelengkap dan persyaratan sebuah kelompok yang di komandoi Diman.

Hal tersebut terungkap ketika Jaya Pos menemui Armad di kediaman­nya. Menurutnya selaku bendahara sepeserpun dirinya tidak memegang anggaran Kelompok P3A. Baik untuk untuk perbelanjaan material, upah pekerja, maupun hal lain yang berkaitan dengan pengerjaan irigasi yang saat ini tengah dikerjakan di Cilembur.

“Betul kalau yang menanda tangani pencairan anggaran di rekening itu saya, akan tetapi hanya sebatas membubuhkan tanda tangan saja selanjutnya saya sendiri tidak melihat secara langsung berapa nilai uang yang diterima dan berapa rupiah anggaran yang harus dibelanjakan, sebab saya hanya disuruh menunggu di luar bank. Sementara yang langsung mengambil uang itu adalah Diman, Jumri dan Sahri,” tutur Armad.

Masih menurut Armad, dia hanya sebatas memborong upah kerja pada pengerjaan drainase Cilembur senilai Rp 19 juta, itupun harus sampai selesai. Sebelumnya Diman sang Ketua P3A Kadu Kemis Karya saat dikonfirmasi menghilang entah kemana. Meski awalnya bertemu dengan wartawan itupun hanya beberapa menit saja di lokasi kegiatan pengerjaan saluran air seraya mengatakan bahwa segala sesuatunya soal pekerjaan itu pihaknya tidak tahu, yang tahu adalah Sahri.

Mencermati persoalan pe­ngerjaan drainase Cilembur yang diduga terdapat kejanggalan soal tupoksi kepengurusan dan lalulintas keuangan yang dipercayakan negara kepada Kelompok P3A Kadu Kemis Karya sekaligus adanya pihak ke tiga yang turut melibatkan diri.

Diharapkan jajaran Dinas PU Kab Pandeglang dalam hal itu Cecep Komara yang beberapa hari lalu sempat melihat secara langsung lokasi pengerjaan darinase berbalut semen dengan harga diduga menyalahi daftar harga satuan dalam RAB. agar memberikan sanksi secara tegas dan serius sebelum persoalan itu kami laporkan pada pihak aparat penegak hukum.

Pengerjaan drainase itu merupakan tujuan pemerintah agar petani setempat dapat memanfaatkan air guna mengairi sawah-sawah. Mereka bukan berarti sebuah kesempatan untuk menggerogoti uang negara dan ajang kesempatan melakukan tindak pidana korupsi. Jika hal itu benar-benar terjadi secara tidak langsung mereka yang terlibat diduga telah melecehkan PP Nomor 39 Tahun 2007 BAB XII pasal 39 point 1, demikian diuraikan Ahmad Nasrudin dari Aliansi Indonesia saat dimintai komentarnya. (Yan/An/Di)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerDinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (10050)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3041)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (1853)Komentari Kasus e-KTP, Andar: Abraham Samad Itu 'Omdo' (1691)Pandangan Umum Fraksi PDIP, PAN, dan RNB Terhadap Nota Keuangan dan Raperda APBD Kota Depok TA 2018 (1115)Sutadi SH dan Oknum Polres Ketapang Diduga Bobol Rumah Walet Milik Akim (997)PT Jembatan Nusantara Melakukan Pembohongan Terhadap Pelamar Pekerjaan (844)10,8 Miliar Proyek Pembangunan Jembatan Ulim Dikerjakan Asal Jadi (586)Endorsement Operational Level Untuk Kelas III dan IV Merugikan Pelaut (534)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (504)
Bedah JayaposPT MRIA Harus Bertanggung Dalam Kasus Yang Menyeret Danyon Zipur 8 SMG Jadi TersangkaMakassar, Jaya Pos Kasus keterlibatan Danyon Zipur 8 SMG yang terlibat dalam peledakan bukit (blasting), ...


Proyek Rehabilitasi Jembatan Terkesan Asal Jadi, BPKP Diminta Turun TanganPengusaha Nakal Berkeliaran Memburuh Proyek Di Kabupaten DharmasrayaSoal Kasus Lampu Jalan di Maros, Kompolnas Minta Klarifikasi Kepada Kapolri10,8 Miliar Proyek Pembangunan Jembatan Ulim Dikerjakan Asal JadiAPBDes Katimoho Terindikasi DikorupsiBendungan Karalloe Senilai 518 M Tidak Selesai PPK dan Kontraktor Enggan KomentarTangani Sengketa Tanah Damang Tewah Turun Lapangan
Laporan KhususPerantau Asal Samosir Merintis Obyek Wisata di KampungSamosir, Jaya Pos Sejak dicanangkan oleh Presiden Jokowi bahwa Samosir adalah salah satu tempat kunjungan ...


TNI Peduli Atas Penderitaan Seorang Anak BOB Berikan Bantuan Mesin Pengolah Pakan Ikan Kepada Warga Desa KasikanDPRD Muba Sambut Baik Inisiatif Pemkab MubaPemkab Muba Sampaikan Raperda Tentang Pinjaman Daerah Kepada DPRDDinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Depok Gelar Workshop B2SAMemperkenalkan Lebih Dini Budaya Batak Pada Anak-Anak Melalui Natal STM SarohaWaiting List Keberangkatan Jamaah Haji Kabupaten Ciamis Sudah Mencapai 2030