Selasa, 22 Agustus 2017 - 06:24:04 WIB
Bendahara P3A Kadu Kemis Karya Diduga Tidak DifungsikanKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 86 kali

Baca Juga:Pemkot Pagaralam Genjot Penyelesaian Lapangan TerbangCalon Siswa Baru SMPN 1 Labuan Melebihi KuotaDesa Karanggetas Siap Mendapat Listrik GratisSidang Kasus Perusakan di PN Siantar Sering Dipimpin Hakim Tunggal, Diminta Agar Dilaporkan ke KY

Pandeglang Jaya Pos

Ust Armad, Bendahara Kelompok Perkumpulan Petani Pengguna Air (P3A), ‘Kadu Kemis Karya’ yang berlokasi di Kp Kadu Kemis, Desa Banjarmasin, Kec Ca­rita, Kab Pandeglang, Prov Banten diduga tidak berfungsi apa-apa dengan kata lain posisi yang Ia duduki hanya sebatas pelengkap dan persyaratan sebuah kelompok yang di komandoi Diman.

Hal tersebut terungkap ketika Jaya Pos menemui Armad di kediaman­nya. Menurutnya selaku bendahara sepeserpun dirinya tidak memegang anggaran Kelompok P3A. Baik untuk untuk perbelanjaan material, upah pekerja, maupun hal lain yang berkaitan dengan pengerjaan irigasi yang saat ini tengah dikerjakan di Cilembur.

“Betul kalau yang menanda tangani pencairan anggaran di rekening itu saya, akan tetapi hanya sebatas membubuhkan tanda tangan saja selanjutnya saya sendiri tidak melihat secara langsung berapa nilai uang yang diterima dan berapa rupiah anggaran yang harus dibelanjakan, sebab saya hanya disuruh menunggu di luar bank. Sementara yang langsung mengambil uang itu adalah Diman, Jumri dan Sahri,” tutur Armad.

Masih menurut Armad, dia hanya sebatas memborong upah kerja pada pengerjaan drainase Cilembur senilai Rp 19 juta, itupun harus sampai selesai. Sebelumnya Diman sang Ketua P3A Kadu Kemis Karya saat dikonfirmasi menghilang entah kemana. Meski awalnya bertemu dengan wartawan itupun hanya beberapa menit saja di lokasi kegiatan pengerjaan saluran air seraya mengatakan bahwa segala sesuatunya soal pekerjaan itu pihaknya tidak tahu, yang tahu adalah Sahri.

Mencermati persoalan pe­ngerjaan drainase Cilembur yang diduga terdapat kejanggalan soal tupoksi kepengurusan dan lalulintas keuangan yang dipercayakan negara kepada Kelompok P3A Kadu Kemis Karya sekaligus adanya pihak ke tiga yang turut melibatkan diri.

Diharapkan jajaran Dinas PU Kab Pandeglang dalam hal itu Cecep Komara yang beberapa hari lalu sempat melihat secara langsung lokasi pengerjaan darinase berbalut semen dengan harga diduga menyalahi daftar harga satuan dalam RAB. agar memberikan sanksi secara tegas dan serius sebelum persoalan itu kami laporkan pada pihak aparat penegak hukum.

Pengerjaan drainase itu merupakan tujuan pemerintah agar petani setempat dapat memanfaatkan air guna mengairi sawah-sawah. Mereka bukan berarti sebuah kesempatan untuk menggerogoti uang negara dan ajang kesempatan melakukan tindak pidana korupsi. Jika hal itu benar-benar terjadi secara tidak langsung mereka yang terlibat diduga telah melecehkan PP Nomor 39 Tahun 2007 BAB XII pasal 39 point 1, demikian diuraikan Ahmad Nasrudin dari Aliansi Indonesia saat dimintai komentarnya. (Yan/An/Di)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (121670)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (90982)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (69679)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (50764)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (45936)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (45832)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (37607)Perusahaan Martua Sitorus Ngemplang Pajak Rp 7,2 Triliun? (33028)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (31756)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (24290)
Bedah JayaposSertifikat Ganda Di Lahan Proyek Nasional MamminasataPembebasan lahan milik warga di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, untuk pembangunan jalan pada proyek ...


Peningkatan Jalan di Desa Kali Pucang Diduga Tidak Sesuai SpekWabah Korupsi Diduga Melanda Desa PelemwatuPolres Bolmong Diminta Usut Tuntas Dugaan Pungli DDDiduga Banyak Item Hilang, Proyek 5,5 Milyar Layak Di SorotRekanan Dispora Diduga Curangi Proyek Lapangan Futsal, Kabid Lakukan PembiaranPengerjaan Trotoar Kota Padangpanjang Diduga Tidak Sesuai SpekProyek Pusyangatra Ditengarai Tidak Sesuai Speck
Laporan KhususRekomendasi Hasil Sidang LKS Tripartit Bogor, Jaya Pos Rekomendasi hasil sidang Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit diantaranya 1. UMK sektor I, ...


DPA DP3AP2KB Dorong Anak Aktif Mengembangkan Minat dan KemampuanFBBI Sumbangkan Buku ke SDN 106149 Bulu CinaPemkab Kampanyekan Program Gemar Makan IkanTingkatkan Potensi Wisata di Tatar Galuh Ciamis, Dispar Menggelar Rally Nyukcruk LemburCamat Cengkareng Gelar Jumling ke Wilayah KapukUntuk Kali Kedua Menteri Susi Dianugerahi Gelar Doktor Honoris Causa dari Undip SemarangDimeriahkan Penghafal 30 Juz, Kegiatan Wakaf 1.000 Hafidz di Istano Basa Pagaruyung