Rabu, 11 Juli 2012 - 06:37:43 WIB
Pemkot Pagaralam Bongkar Paksa Depot KayuKategori: Sumatera Selatan - Dibaca: 435 kali

Baca Juga:Ketua DPD KNPI Natuna : Upayakan Lapangan Pekerjaan, Berantas Pemuda PengangguranDana Bansos Tapteng Rawan Korupsi Rp 2, 4 MiliarSDN Pasir Kadu 3 Tidak Memiliki Gedung PerpustakanPetani Akhiri Aksi Mogok Makan & Jahit Mulut di DPRD Sumut

Pagaralam, Jaya Pos

Pemkot Pagaralam melalui tim terpadu yang terdiri dari Pol PP, Polres, UPTD Pasar, Satpam, dan Polsek setempat dikoordinir Dinas Perindagkop dan PKM, Kota Pagaralam, melakukan pembongkaran paksa belasan depot kayu di kawasan terminal Nendagung.

Proses pembngkaran ini mendapat pengawasan langsung dari Asisten I, Drs Kusami Yatip, Kepala Dinas Perindagkop, Drs H Anuar Rasyid, Kepala Pol PP Paber Napitupulu, perwira Polres Kompol Indra Jaya.

Pelaksanaan pembongkaran terhadap 13 depot kayu yang ada di Komplek Terminal Nendagung dilakukan dengan pengawalan ketat dari anggota polisi, untuk menghindari terjadi bentrok dengan warga.

Petugas tidak kesulitan melakukan pembongkaran terhadap tiga depot kayu karena kondisinya sudah kosong dan sebagian besar kayu sudah dipindahkan. Sedangkan 10 depot lagi masih diberi waktu sekitar dua hari untuk memindahkan sendiri.

Adapun 13 depok kayu yang akan dibongkar secara paksa diantaranya, depot kayu Pentas, Berkat Usaha, Usaha Bersama, Gemilang Jaya, Rahmat, Armada, Besemah Grup, Doa Kita 1, Doa kita 2, Surya Pagi, Mamat, Rubi, dan depot Serasan.

Menurut Deni, pemilik depot kayu Pentas, seharusnya pemerintah memberikan toleransi dengan menunggu keputusan yang sudah dijanjikan anggota dewan untuk memfasilitasi. “Kami bukan tidak mau pindah, tapi pemerintah juga harus mencarikan solusi lokasi pemindahan, karena kewajiban dalam mengelola usaha ini juga dipenuhi, seperti membayar pajak dan retribusi,” ungkapnya.

Ia mengatakan, pembongkaran, terkesan dipaksakan padahal masih banyak persoalan lain yang lebih penting untuk diselesaikan. “Kami tidak pernah menghalangi proses pembangunan  alun-alun kota walaupun lahan untuk pembangunan tersebut telah berdiri sebanyak  13 toko material bangunan,  melainkan hanya minta kebijaksanaan Pemerintah Kota Pagaralam untuk memberikan relokasi depot kayu yang baru, sehingga usaha kami dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Dia mengatakan, jika Pemerintah Kota Pagaralam memberikan tenggang waktu minimal tiga bulan pasti akan melakukan pembongkaran sendiri, karena disamping pembongkaran bangunan depot tentunya harus memindahkan tumpukan material bangunan. ­”Na­mun untuk mendapatkan lahan baru, menjadi kendala bagi para pemilik depot kayu yang ada,” ungkapnya.

Aksi protes para pemilik depot kayu membuat Anggota DPRD Kota Pagaralam, Herwanando ikut prihatin dengan adanya pembongkaran secara paksa. ”Walikota Pagaralam sama sekali tidak ada toleransi waktu ataupun mengeluarkan solusi terbaik untuk mengadakan relokasi baru bagi pemilik depot kayu,” tegas dia.

Lanjut dia, sungguh disayangkan jika pembentukan Tim Pembongkaran Depot Kayu di Komplek Terminal Nendagung dalam pelaksanaannya secara mendadak, sama sekali tidak menyiapkan relokasi terlebih dahulu.

“Sebenarnya banyak aset Pemkot Pagaralam yang terbengkalai belum dimanfaatkan, akan tetapi justru merencanakan pembangunan kembali  Alun-alun Kota Pagaralam Selatan di tempat yang sudah menjadi pusat perdagangan,” ungkapnya.   

sisten I SeKretariat Daerah Kota Pagaralam Bidang Tata Pemerintahan, Drs Kusaimi Yatip MM mengatakan, sesuai dengan surat keputusan Walikota mengenai pembongkaran depot kayu yang ada harus segera dilaksanakan.

“Kita telah melaksana­kan pembongkaran sebanyak tiga bangunan depot kayu diantaranya, depot kayu Besemah Grup, Doa Kita dan Surya Pagi,” ungkapnya.

Kusaimi Yatip mengatakan, untuk pembentukan tim pembongkaran depot kayu di Komplek Terminal Nendagung telah dilaksanakan dan pihaknya telah menyampaikan surat pemberitahuan kepada para pemilik depot kayu yang ada untuk segera membongkar serta memindahkan bangunan depot material di lokasi rencana pembangunan fasilitas olahraga dan taman bermain Alun-alun Pagaralam Selatan.

“Berdirinya bangunan depot kayu yang ada sudah sejak tahun 1993 lalu, namun sampai sekarang belum juga dilakukan pembongkaran oleh pemilik depot. Komplek Terminal Nendagung merupakan aset Pemerintah Kota Pagaralam yang sudah lama direncanakan untuk fasilitas olahraga dan bermain  Alun-alun kota Pagaralam Selatan,” ujranya.Yanto


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60012)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (54805)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51855)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15357)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14622)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14437)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14129)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13693)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (13683)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9642)
Bedah JayaposPAD Dishub Bukittinggi Diduga Terjadi Kebocoran, Oknum ASN Tidak Beretika Perlu PembinaanBukittinggi, Jaya Pos Tingkat kebocoran sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi perparkiran di ...


Kasektor Citata Kramat Jati Diduga Lindungi Bangunan BermasalahProyek Jalan PUPR Lahat AmburadulPT DWK Diduga Produksi CPO Dioplos MikoTiang Oktagonal Segi 8 Bengkok, Dishub Surabaya Lakukan PembiaranKegiatan Pamsimas di Kabupaten Sidoarjo Diduga Mark UpPembangunan Gerai Pusat Oleh-Oleh Diduga Gunakan Bangunan LamaPendataan Dinas Sosial Bukittinggi Diduga Pilih Kasih Pada Warga Miskin
Laporan KhususPemkab Gumas Raih Penghargaan Dari Menkumham RIKuala Kurun, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Bagian ...


Menjelang Hari Jadi Kabupaten Indramayu Lantik WabupWalikota Padang Panjang Kembali Terima Penghargaan Pembina ProklimPemkab Bantaeng Raih Penghargaan STBM Award Tingkat NasionalJumaga Nadeak Kembali Dilantik Pimpin DPRD KepriPimpinan Tiga Daerah ke Bantaeng Ikuti Monev Bersama KPKHari Kesaktian Pancasila Pemkot Manado Gelar Upacara Bendera45 Anggota DPRD Labuhanbatu Periode 2019 - 2014 Dilantik