Minggu, 15 Juli 2012 - 09:55:37 WIB
Hasil Bumi Melimpah, Warga Lempuing Gelar Selamatan Bumi Kategori: Sumatera Selatan - Dibaca: 308 kali

Baca Juga:Forum Masyarakat Panei Demo Minta PTPN IV Bertanggungjawab Terhadap Sawah MerekaLecehkan Pedum BOS, SMPN 1 Labuan Legalkan Jual Buku LKSAlex Kalah Telak di Pilkada DKI, Ical Bisa Keos Juga Pada Pilpres 2014Tangkap Dalang Pemalsuan Surat dan Stempel Ketua DPRD Tapteng

OKI, Jaya Pos

Guna mensyukuri segala nikmat yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa kepada Bumi Lempuing, masyarakat laksanakan selamatan bumi. Rasa syukur ini mereka wujudkan dengan melakukan pemotongan tumpeng bersama yang diawali oleh Bupati OKI. “Lempuing merupakan salah satu kecamatan terbaik di Bumi Bende Seguguk ini, lumbung pangan OKI, dan penopang pangan Sumatera Selatan dan masyarakatnya hidup makmur.

Oleh karenanya, kita harus bersyukur atas segala nikmat ini,” ujar Bupati OKI yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Sekda OKI, Ir Ruslan Bahri, MT pada acara Selamatan Bumi, Peresmian Koperasi Mitra Tani Mandiri, serta temu wicara antar kelompok Tani se Kecamatan Lempuing di Desa Bumi Agung Kecamatan Lempuing.

Camat Lempuing, Hendri SH MM mengatakan, kesejahteraan masyarakat Lempuing tidak terlepas dari perhatian Pemkab OKI. “Terimakasih kepada pak Bupati yang terus memberikan perhatian kepada Kecamatan Lempuing dan kecamatan lainnya di Kabupaten OKI,” ujarnya.

Untuk tahun ini, anggaran pembangunan di Kecamatan Lempuing meningkat menjadi Rp 12 miliar  yang mana tahun kemarin hanya sebesar Rp 9 miliar, wujudnya dalam bentuk  pembangunan dan peningkatan jalan-jalan di Kecamatan Lempuing.

Wijayanto, Ketua Koperasi Mitra Tani Mandiri, mengatakan koperasi yang diresmikan ini berdiri sejak tahun 1996 dan saat ini bergerak pada usaha simpan-pinjam dengan anggota sebanyak 170 orang. “Alhamdulilah, kita dapat menyelesaikan pembangunan gedung koperasi yang dibangun pada tahun 2011 ini. dengan anggota 170 orang, koperasi ini bergerak pada usaha simpan-pinjam dan omset yang kita miliki sekarang lebih dari satu milyar rupiah,” ungkap Wijayanto.

Untuk meningkatkan hasil pertanian dan menjaga stabilitas harga pangan, pada saat temu wicara, kelompok tani se Kecamatan Lempuing meminta untuk dibangun gudang Dolog di Kecamatan Lempuing serta dipercepatnya pembangunan Irigasi Upper Komering.
Dikatakan Sekda, dengan semakin meningkatnya hasil pertanian di Kecamatan Lempuing memang sangat diperlukan gudang Dolog.

Menurutnya, dalam waktu dekat pihaknya akan membicarakan hal ini dengan Bulog OKI. Sedangkan pembangunan irigasi sudah menjadi program Bupati OKI. “Pak Bupati terus mengupayakan percepatan pembangunan Irigasi Upper Komering. Tahun 2013 ini, pembangunan irigasi akan dimulai karena untuk pembebasan lahan secara bertahap telah dilaksanakan,” ujarnya.

Beberapa waktu lalu, lanjutnya, ganti-rugi lahan milik masyarakat 10 desa di Kecamatan Lempuing yang terkena lokasi pembangunan irigasi teknis sudah dibayarkan oleh Panitia Pengadaan Tanah dari Bagian Pertanahan Pemerintah Kabuapten OKI, di kantor Camat Lempuing, bulan Juni lalu.

“Pembayaran ganti rugi untuk 200 orang selaku pemilik tanah di Desa Bumi Agung sudah dibayarkan di kantor Camat Lempuing. Untuk ganti rugi tahap pertama ini, kita bayarkan sebanyak Rp 10 miliar untuk 150 orang, kita masih mengusulkan tambahan lagi Rp 15 miliar, karena tahap pertama ada 200 orang belum masuk lahan tanam tumbuh,” ujar Ruslan.

Kemudian, untuk pembayaran ganti rugi tahap kedua akan dilakukan pada bulan Juli-Agustus  2012, sementara untuk tahap ketiga akan dibayarkan pada awal Januari–Februari 2013, mengingat target pada tahun 2013 mendatang pembangunan fisik irigasi teknis sudah rampung dan harus beroperasi.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa pembangunan irigasi teknis tersebut menggunakan dana hibah Pemerintah Jepang senilai Rp 400 miliar. Sebelumnya, Consulting Engineer Nippon Koei, dari Jepang sudah melakukan survei rencana pembangunan Irigasi Komering di Kecamatan Lempuing Induk. “Dengan adanya irigasi ini tentu bisa membantu  produksi padi di OKI, kalau selama ini sawah tadah hujan hanya bisa ditanami 1-2 kali, jika ada irigasi bisa ditanami 2-3 bahkan lebih, dengan demikian hasil panen akan semakin meningkatkan,” pungkasnya.Toyo


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (55159)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50743)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14030)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13517)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13180)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12454)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8505)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (7289)Sudah 4 Bulan Pegawai Kejaksaan RI Tidak Dapat Dana Remunerasi (6411)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (6210)
Bedah JayaposCV Linang Jaya Diduga Kirim Material Tak Sesuai RAB Ke 30 Penerima Program RTLH Di Desa LabuanPandeglang, Jaya Pos Desa Labuan, Kecamatan Labuan merupakan salah satu desa yang mendapatkan Program Rumah ...


Dinas PUPR Kab Sidoarjo Bidang Pengairan Diduga Lakukan Mark UpPembangunan USB SDN Babat 2 Kecamatan Legok Beraroma KorupsiDiduga Proyek Pembangunan Pasar Cibaliung, Gunakan Besi BekasProyek NUSP-2 ADB Loan Rp 5,9 M di Kapuas Berbau KKNKades Tanjung Diduga Selewengkan Keuangan Desa Ratusan Juta RupiahProyek Jalan Hotmix Desa Medalsari - Saketi Terkesan DitutupiBPK Diminta Audit Hasil Pekerjaan Peningkatan Jalan Perbatasan Tutur Arah Malang
Laporan KhususHari Jadi Bantaeng Ke-764 Gubernur Sulsel Bantu Bantaeng 26 MBantaeng, Jaya Pos Pada tanggal 7 Desember 2018, seluruh masyarakat Bantaeng bersuka cita menyambut kembali ...


Bakti PUPR Bangun Infrastruktur Mempersatukan BangsaLurah Bahu : Sidak Bagi Pendatang Berdomisili di WilayahnyaPengawasan APK Bersama Stakeholder Untuk Pemilu 2019Bupati Canangkan Gerakan Banyumas MembacaBanjir di Buaran DPU Tangsel Sigap Tangani Laporan WargaTanah Datar Gelar Festival Pesona Minang KabauDPRD Sumsel Gelar Rapat Paripurna Ke-LI (51)