Minggu, 15 Juli 2012 - 10:02:06 WIB
Perusakan Papan Nama Kantor Pengacara, Polsek Medan Baru dan Polresta Medan Diminta ProfesionalKategori: Jakarta - Dibaca: 309 kali

Baca Juga:Hasil Bumi Melimpah, Warga Lempuing Gelar Selamatan Bumi Forum Masyarakat Panei Demo Minta PTPN IV Bertanggungjawab Terhadap Sawah MerekaLecehkan Pedum BOS, SMPN 1 Labuan Legalkan Jual Buku LKSAlex Kalah Telak di Pilkada DKI, Ical Bisa Keos Juga Pada Pilpres 2014

Jakarta, Jaya Pos

Terkait proses kasus perusakan papan nama dan pencurian dokumen di kantor Advokat Erdi Surbakti SH yang berada di Jalan Kapten Pattimura No 157-439 Medan, yang terjadi tahun yang lalu, pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Baru, dan Polresta Medan, Sumatera Utara diminta proaktif dan profesional menanganinya.

Hal itu dikatakan oleh Erdi Surbakti sebagai korban kepada Jaya Pos beberapa waktu yang lalu di Jakarta. “Kami minta kasus ini ditangani secara profesional dan proaktif,” katanya.

Selain itu, Erdi Surbakti juga meminta kepada Kapolda Sumatera Utara agar memerintahkan Kapolresta Medan dan Kapolsek Medan Baru segera mencari atau menggeledah dan menyita barang bukti perkara pencurian dan penggelapan sebagaiamana laporannya pada tahun yang lalu. “Polisi sudah seharusnya menetapkan tersangka kepada pelaku. Sebab, perkara perusakan ini merupakan sebuah pelecehan hukum dan merusak lembaga organisasi Advokat yang menjadi salah satu pilar penegak hukum selain polisi, jaksa, dan hakim.
“Kami minta Bapak Kapolda Sumatera Utara tidak mentolerir tindakan pelaku dan segera memerintahkan jajarannya menuntaskan perkara ini,” terangnya dengan tegas.

Kalau tidak, tambahnya, ia menduga bahwa polisi yang menangani perkara ini telah melindungi pelaku perusakan yang ia duga bernama Bijaksana Ginting. “Apakah Bapak Kapoldasu pernah memberikan perlindungan atau melindungi pelaku perusak papan nama kantor saya? Kalau tidak, bagaimana realisasi laporan saya?” tanyanya.

“Polisi yang menjadi  barometer penegakan hukum harusnya bisa melihat permasalahan secara lebih teliti, apa yang menjadi motiv dibalik pencurian dan perusakan ini,” kata Erdi Surbakti.

Erdi menduga, perusakan yang terjadi karena ada oknum-oknum tertentu yang berniat akan menjual lahan kantor advokat kepada pihak lain dengan harga mahal. Ketika itu, beberapa pria mendatangi kantornya dan langsung melakukan perusakan serta mencuri dokumen milik kantor.

“Kantor advokasi ini berdiri di atas tanah milik Tengku Syed Ali Mahdar yang juga merupakan klien kami. Namun ada beberapa pihak yang merasa berkapasitas ingin menguasai hasil penjualan lahan sehingga semua berkas yang terkait kepemilikan lahan yang ada di kantor sebelumnya dicuri dan sebagian ruangan kantor dirusak untuk menghilangkan berkas tersebut. Sejumlah saksi dan foto papan plang yang dirusak sudah kita berikan kepada penyidik,” terang Erdi Surbakti.

Akibat perusakan dan pencurian tersebut, ia mengalami kerugian sekitar Rp Rp 2,5 miliar. “Bila diuangkan, barang-barang dan dokumen yang hilang yang diambil para pelaku bisa mencapai Rp 2,5 miliar,” paparnya.

Sebelumnya, Jaya Pos telah mengirimkan konfirmasi kepada AKP Andik Eko Siswanto, Kanitreskrim Polsek Medan Baru, Sumatera Utara melalui sms, hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan sejauhmana kasus tersebut diproses. Begitu juga kepada Kasatserse Polresta Medan AKBP Yoris terkait laporan Erdi Surbakti atas dugaan penipuan dan penggelapan surat-surat milik kantornya, yang diduga dilakukan Bijaksana Ginting. RMT Sormin


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (55157)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50743)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14030)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13517)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13180)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12454)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8505)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (7289)Sudah 4 Bulan Pegawai Kejaksaan RI Tidak Dapat Dana Remunerasi (6411)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (6210)
Bedah JayaposCV Linang Jaya Diduga Kirim Material Tak Sesuai RAB Ke 30 Penerima Program RTLH Di Desa LabuanPandeglang, Jaya Pos Desa Labuan, Kecamatan Labuan merupakan salah satu desa yang mendapatkan Program Rumah ...


Dinas PUPR Kab Sidoarjo Bidang Pengairan Diduga Lakukan Mark UpPembangunan USB SDN Babat 2 Kecamatan Legok Beraroma KorupsiDiduga Proyek Pembangunan Pasar Cibaliung, Gunakan Besi BekasProyek NUSP-2 ADB Loan Rp 5,9 M di Kapuas Berbau KKNKades Tanjung Diduga Selewengkan Keuangan Desa Ratusan Juta RupiahProyek Jalan Hotmix Desa Medalsari - Saketi Terkesan DitutupiBPK Diminta Audit Hasil Pekerjaan Peningkatan Jalan Perbatasan Tutur Arah Malang
Laporan KhususHari Jadi Bantaeng Ke-764 Gubernur Sulsel Bantu Bantaeng 26 MBantaeng, Jaya Pos Pada tanggal 7 Desember 2018, seluruh masyarakat Bantaeng bersuka cita menyambut kembali ...


Bakti PUPR Bangun Infrastruktur Mempersatukan BangsaLurah Bahu : Sidak Bagi Pendatang Berdomisili di WilayahnyaPengawasan APK Bersama Stakeholder Untuk Pemilu 2019Bupati Canangkan Gerakan Banyumas MembacaBanjir di Buaran DPU Tangsel Sigap Tangani Laporan WargaTanah Datar Gelar Festival Pesona Minang KabauDPRD Sumsel Gelar Rapat Paripurna Ke-LI (51)