Senin, 02 Oktober 2017 - 10:54:49 WIB
Dalihan Na Tolu Bagian dari Penerapan Pancasila dalam Kehidupan Orang BatakKategori: Advertorial - Dibaca: 366 kali

Baca Juga:Masyarakat Jakarta Pusat Pertanyakan Kunjungan Inspektorat ke KecamatanPerusakan Papan Nama Kantor Pengacara, Polsek Medan Baru dan Polresta Medan Diminta ProfesionalHasil Bumi Melimpah, Warga Lempuing Gelar Selamatan Bumi Forum Masyarakat Panei Demo Minta PTPN IV Bertanggungjawab Terhadap Sawah Mereka

Oleh : Dr (C) Liberty Simbolon, M.Kom

 JAKARTA ,Jaya Pos

Bangsa Indonesia khususnya di Tanah Batak, Pancasila merupakan harta terbesar anugerah Tuhan yang tidak dapat ditukarkan dengan apa pun. Pancasila untuk merangkul keberagaman bangsa. Dimana memberikan nilai kesejukan seperti toleransi dan menghargai keberagaman dalam mewarnai kehidupan masyarakat Indonesia khususnya Tanah Batak.

Dikatakannya, Pancasila terancam dari tiga sudut. Pertama, pragmatisme suatu generasi yang hanya mau satu, maju dan masuk ke dalam the golden crowd yaitu kalangan yang dapat memanfaatkan mall dan hidup dalam gaya globalisme international. Kedua, puritanisme eksklusif keagamaan. Ketiga, korupsi kelas politik yang membuat omongan tentang Pancasila tidak credible.

Saat ini Pancasila menjadi Panglima Manajemen dalam keberagaman atau kemajemukan dalam menjawab tantangan bangsa, karena nilai-nilai yang berakar dari budaya nusantara. Sehingga terbukti Pancasila menjadi wadah pemersatu bangsa Indonesia yang beraneka ragam dan multikultutal. “Yang perlu kita lakukan adalah menjiwai dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Dalihan Na Tolu (Tiga Tungku), 'penyebutan dalam beragam bahasa sub etnis suku Batak pasa penamaan Tiga Tungku' hal yang representatif dalam menjaga kemajemukan warga negara,' ujarnya.

Liber Simbolon yang merupakan dosen di Universitas Bung Karno Jakarta ini menambahkan, dengan implementasi maka nilai-nilai Pancasila akan tetap kuat, sejahtera, dan makmur. Untuk itu, perlu ke depan berdasarkan kompetensi dan kualitas sehingga bisa menempatkan orang sesuai dengan keahliannya. “Misalnya, dalam promosi atau pengisian jabatan. Jangan lagi melihat unsur SARA, tetapi harus berdasarkan kompetensi dan kualitas orang,” imbuhnya.

Menurutnya, saat ini penjiwaan dan kultur yang kuat dari suku Batak sangat beragam tanpa memandang SARA. Bukan saatnya lagi egaliter membicarakan perbedaan dan menonjolkannya atau pemimpin yang ekslusif karena sudah bermajemuk, artinya bertetangga dengan suku-suku lainnya bahkan secara global.(...)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50370)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13454)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12783)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8009)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5335)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (4893)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (4577)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3947)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (3797)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3616)
Bedah JayaposProgram PPLP di Dispora Jatim Jadi Ajang Korupsi ?Surabaya, JAYAPOS - Pemusatan Pelatihan Pelajar Provinsi Jawa Timur (PPLP) digulirkan sejak tahun ...


Kades Mekar Sari-Panimbang Diduga Manipulasi Data BSPS Kaum MiskinDana DAK Rehab, RKB dan Perpustakaan Sekolah Diduga Dipungli Hingga Ratusan Juta RupiahPerusakan Pagar Beton Diperintah Oleh TerdakwaPenggunaan Anggaran Pendidikan PAUD Mantan Pjs Mekar Jaya Diduga Tidak TransparanPungli di CV BB Travel Catut Nama Polres Penyidik Dilapor Ke Propam Polda KaltengPedestrian Merr-Kalidami Senilai Rp 3 Milyar Terkesan Asal JadiGalian C Desa Treman Kabupaten Minut Diduga Tidak Mengantongi Izin
Laporan KhususBuka Pekan Koperasi, Walikota Jabarkan Tiga Komponen ReformasiPekan koperasi yang digagas oleh DKUM Kota Depok ini mengusung tema koperasi bergerak bersama untuk ekonomi ...


Wagub Berikan Jawaban pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi SumselBupati OKI Minta Polisi Tindak Tegas Pembakaran LahanSrikandi Pasegeran Multi Peran di TMMDSembako Malam Disalurkan Kepada Warga Sasaran TMMD BanjarnegaraPeringatan Harganas XXV Tahun 2018, Bupati Irdinansyah Peroleh Tanda Kehormatan Manggala Karya KencaSuport Ibu-ibu Karanggondang Luar Biasa "Tak Ragu Langsir Material"Pemprov Jambi Dukung Pelestarian Olahraga Tradisional dan Liga Santri