Senin, 02 Oktober 2017 - 10:54:49 WIB
Dalihan Na Tolu Bagian dari Penerapan Pancasila dalam Kehidupan Orang BatakKategori: Advertorial - Dibaca: 1255 kali

Baca Juga:Masyarakat Jakarta Pusat Pertanyakan Kunjungan Inspektorat ke KecamatanPerusakan Papan Nama Kantor Pengacara, Polsek Medan Baru dan Polresta Medan Diminta ProfesionalHasil Bumi Melimpah, Warga Lempuing Gelar Selamatan Bumi Forum Masyarakat Panei Demo Minta PTPN IV Bertanggungjawab Terhadap Sawah Mereka

Oleh : Dr (C) Liberty Simbolon, M.Kom

 JAKARTA ,Jaya Pos

Bangsa Indonesia khususnya di Tanah Batak, Pancasila merupakan harta terbesar anugerah Tuhan yang tidak dapat ditukarkan dengan apa pun. Pancasila untuk merangkul keberagaman bangsa. Dimana memberikan nilai kesejukan seperti toleransi dan menghargai keberagaman dalam mewarnai kehidupan masyarakat Indonesia khususnya Tanah Batak.

Dikatakannya, Pancasila terancam dari tiga sudut. Pertama, pragmatisme suatu generasi yang hanya mau satu, maju dan masuk ke dalam the golden crowd yaitu kalangan yang dapat memanfaatkan mall dan hidup dalam gaya globalisme international. Kedua, puritanisme eksklusif keagamaan. Ketiga, korupsi kelas politik yang membuat omongan tentang Pancasila tidak credible.

Saat ini Pancasila menjadi Panglima Manajemen dalam keberagaman atau kemajemukan dalam menjawab tantangan bangsa, karena nilai-nilai yang berakar dari budaya nusantara. Sehingga terbukti Pancasila menjadi wadah pemersatu bangsa Indonesia yang beraneka ragam dan multikultutal. “Yang perlu kita lakukan adalah menjiwai dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Dalihan Na Tolu (Tiga Tungku), 'penyebutan dalam beragam bahasa sub etnis suku Batak pasa penamaan Tiga Tungku' hal yang representatif dalam menjaga kemajemukan warga negara,' ujarnya.

Liber Simbolon yang merupakan dosen di Universitas Bung Karno Jakarta ini menambahkan, dengan implementasi maka nilai-nilai Pancasila akan tetap kuat, sejahtera, dan makmur. Untuk itu, perlu ke depan berdasarkan kompetensi dan kualitas sehingga bisa menempatkan orang sesuai dengan keahliannya. “Misalnya, dalam promosi atau pengisian jabatan. Jangan lagi melihat unsur SARA, tetapi harus berdasarkan kompetensi dan kualitas orang,” imbuhnya.

Menurutnya, saat ini penjiwaan dan kultur yang kuat dari suku Batak sangat beragam tanpa memandang SARA. Bukan saatnya lagi egaliter membicarakan perbedaan dan menonjolkannya atau pemimpin yang ekslusif karena sudah bermajemuk, artinya bertetangga dengan suku-suku lainnya bahkan secara global.(...)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59565)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51425)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (43934)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14910)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14184)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14013)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13751)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13212)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11106)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9192)
Bedah JayaposPengelolaan Dana Pokir Desa Bojongkeding Diduga Sarat KKNSubang, Jaya Pos Kultur perilaku korup birokrasi di negeri ini kian hari semakin kompleks dan parah. Korupsi ...


Kantor Terbengkalai Rapat Malah Digelar di Rumah KadesAnggaran Pembelian Kendaraan Roda 4 Diduga Mark Up, Kades Ciawi Berdalih Sisa Lebihnnya DisilpakanGetwien Menduga Ada Pihak Sengaja Rekayasa Kasus Menantunya Untuk Cari NamaKetua BPD Bukit Kemuning Tuding Kades Gelapkan DDKangkangi Izin, Aktivitas Mall Matahari dan Gedung Novita Pertaruhkan Nyawa Pengunjung UNTIRTA Pertanyakan Tanah Hibah Yang Diberikan Pemkab PandeglangPekerjaan Bersumber DD di Desa Boddi Kecamatan Mandalle Terkesan Amburadul
Laporan KhususZAF International Semakin Diminati MasyarakatDepok, Jaya Pos ZAF International merupakan lembaga pendidikan yang berkomitmen dengan pengembangan Sumber ...


Pembangunan Tanggul Banjir Blok Pulo Direspon Positif MasyarakatApri Terima Satyalencana Karya Bhakti Praja Nugraha dari Wapres JKBupati OKI Buka Gerak PKK dan BBGRM XVI Rencana Proyek RSUD di Pantura Capai Rp 500 MTMMD, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI-RakyatBupati Tanjab Barat Pimpin Rapat Persiapan HUT RI Ke 74 dan Tanjab Barat Ke 54Pemerintah Segera Cairkan DAK Nonfisik Jenis Baru Tahun 2019