Sabtu, 07 Oktober 2017 - 09:18:51 WIB
Jokowi Kena Macet 3 Km, Membawa Berkat Pada MasyarakatKategori: Jakarta - Dibaca: 17 kali

Baca Juga:Aparat Diminta Turun Tangan, Aksi Pemerasan Oknum Berkedok Wartawan Semakin MeresahkanDua Organisasi Pemuda di Medan Sumatera Utara BentrokBupati Sutrisno Resmikan Penggunaan DTA Al-Hidayah di Desa MekarmulyaPutusan PTUN Surabaya Masuk Angin

Selain  dikenal sebagai pemimpin yang bersahaja, Jokowi juga sebagai pe­mimpin yang tak mau terjebak dengan protokoler. Bukti teraktual, Jokowi mau berjalan sepanjang 3 Km ketika ingin menghadiri acara HUT TNI. 

Jakarta, Jaya Pos

Presiden Republik Indonesia ke 7, Ir Joko Widodo dikenal sebagai presi­den yang demam hal-hal yang protokoler. Bahkan system pengamanan mantan Gubernur DKI Jakarta ini terbilang sebagai system pengamanan pre­siden yang paling sederhana dibandingkan presiden-presiden sebelumnya.

Salah satu bukti teraktual jika Presiden Jokowi adalah yang bersahaja yaitu atas sikapnya yang tanpa canggung mesti terpaksa berjalan kaki menuju lokasi peringatan HUT ke-72 TNI di Dermaga PT Indah Kiat, Cilegon, Banten, Kamis (5/10). Pagi itu, Jokowi berjalan kaki karena kemacetan menghambatnya menuju lokasi peringatan HUT ke-72 TNI.

Berdasarkan pengamatan Jaya Pos yang tidak jauh dari iring-iringan Presiden Jokowi, kemacetan mulai terjadi di jalan alternatif Tol Merak Atas. Adapun jarak titik awal kemacetan ke lokasi sekitar 4 km.

Saat itu, Jokowi dijadwalkan menjadi inspektur upacara dalam peringatan HUT TNI ke-72. Berdasarkan geladi bersih yang digelar sebelumnya, upacara harusnya dimulai pukul 08.00 WIB. Namun, hingga pukul 08.02 iring-iringan Jokowi masih terjebak kemacetan.

Merasa kendaraannya tak bisa bergerak karena terjebak kemacetan, Jokowi tanpa sungkan keluar dari mobil RI 1 yang membawanya ke lokasi. Jokowi pun berjalan kaki sekitar 3 km ke lokasi. Jarak itu berdasarkan estimasi Jaya Pos dengan menggunakan aplikasi Android.

Saat Jokowi keluar dan berjalan kaki, warga yang memadati lokasi peringatan HUT ke-72 TNI, antusias menyambut pria yang juga mantan Walikota Solo itu. Tindakan itu semakin menegaskan jika sosok Jokowi adalah pemimpin yang merakyat. Terbukti respon masyarakat sepanjang jalan begitu antusias dengan melambaikan tangannya hanya sekedar ingin berjabatan tangan dengan Presiden yang kerap memakai baju putih serta sepatu pantofel itu.

Dalam sejarah republik ini, belum ada seorang presiden yang memiliki karakter sesederhana serta bersahaja seperti Jokowi. Maka tak mengherankan bila sambutan masyarakat sepanjang jalan begitu semarak. Jokowi seakan memperlihatkan jika antara presiden dan rakyatnya itu tidak ada jarak.

Tak lama berselang Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian datang menghampiri untuk menemani. Langkah Kapolri itu langsung diikuti oleh Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dan Kepala Staf Kepresidenan, yang ikut dalam rombongan. Namun, Jokowi telah berada jauh di depan Teten dan Ryamizard.

Hingga menjelang lokasi upacara, Presiden disambut oleh Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Mulyono, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Ade Supandi, dan Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal Hadi Tjahjanto. Mereka berjalan kaki bersama menuju lokasi upacara.

Upacara peringatan HUT TNI diawali dengan parade pasukan dan defile berjumlah 5.932 orang terdiri dari Batalyon Upacara 1 Perwira Gabungan, Brigade Upacara II Akademi TNI, Brigade Upacara TNI AD, Brigade Upacara TNI AL, Brigade Upacara TNI AU, Batalyon Upacara PNS, Batalyon Komponen Cadangan, dan Batalyon Pasukan Lintas Sejarah TNT. Tidak hanya parade, TNI juga menampilkan latihan gabungan dengan menggunakan alutsista andalan dari masing-masing matra TNI, Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara.(Tim)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerDinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (4679)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (2991)Komentari Kasus e-KTP, Andar: Abraham Samad Itu 'Omdo' (1659)Pandangan Umum Fraksi PDIP, PAN, dan RNB Terhadap Nota Keuangan dan Raperda APBD Kota Depok TA 2018 (1085)Sutadi SH dan Oknum Polres Ketapang Diduga Bobol Rumah Walet Milik Akim (660)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (605)PT Jembatan Nusantara Melakukan Pembohongan Terhadap Pelamar Pekerjaan (468)Proyek Jalan Siduk-Ketapang Rp 27 M Diduga Bermasalah (337)Diabetes, Ancaman Yang Harus Diwaspadai (297)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (289)
Bedah JayaposAPBDes Katimoho Terindikasi DikorupsiGresik, Jaya Pos APBDes Desa Katimoho Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik Jawa Timur jadi sorotan. Pasalnya ...


Bendungan Karalloe Senilai 518 M Tidak Selesai PPK dan Kontraktor Enggan KomentarTangani Sengketa Tanah Damang Tewah Turun LapanganPT EBB Supply Puluhan Ribu Ton Solar Perhari ke Penambang di Sei KahayanRehab Sekolah Di Pandeglang Diduga Rawan PenyimpanganBPN Maros Akan Panggil Pemilik Sertifikat Ganda Pada Lahan Proyek Mamminasata Pekerjaan Jalan Pasirkadu-Perdana Dikeluhkan WargaPT. MAJI Diduga Serobot Lahan Kelompok Tani Karya Mandiri
Laporan KhususDinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Depok Gelar Workshop B2SADepok, Jaya Pos Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Depok mengelar acara Workshop penyusunan ...


Memperkenalkan Lebih Dini Budaya Batak Pada Anak-Anak Melalui Natal STM SarohaWaiting List Keberangkatan Jamaah Haji Kabupaten Ciamis Sudah Mencapai 2030Menggali Monumen Quo Lijn, Tim Pusat Sejarah Kepolisian Melakukan PenelitianSiapkan Aparatur Transportasi Handal, Padang Panjang Teken MoU dengan STTDPemkab Mukomuko Memperingati Maulid Nabi Mudammad SAW 1439 H/2017 MImbau Pemkab/Pemkot Ingatkan Masyarakat Lakukan Pencegahan KebakaranPengembangan Pemasaran Melalui Online