Rabu, 11 Oktober 2017 - 05:08:45 WIB
PLN Imbau Masyarakat Waspada PenipuanKategori: Jawa Barat - Dibaca: 80 kali

Baca Juga:Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Banten Harus Berani Beri Sangsi Tegas Kontraktor NakalLSM LIRA Kabupaten Labuhan Batu Kumpulkan Koin Untuk Pembangunan Gedung KPKAparat Diminta Turun Tangan, Aksi Pemerasan Oknum Berkedok Wartawan Semakin MeresahkanDua Organisasi Pemuda di Medan Sumatera Utara Bentrok

Masyarakat harus waspada apabila ada oknum yang berpura-pura melakukan survey
dan menunjukkan surat tugas palsu.

Ciamis, Jaya Pos

Di kalangan masyarakat, hal-hal terkait listrik sering diidentikkan dengan PLN, baik itu mengenai instalasi listrik pelanggan, tiang dengan jaringan kabel, alat penghemat listrik, dan lainnya. Bahkan, beberapa masyarakat menganggap petugas yang datang menangani listrik dianggap sebagai petugas PLN tanpa melihat atribut maupun surat tugas resmi. Kesalahpahaman inilah yang sering dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan dengan mengatasnamakan PLN.

Hal tersebut diungkapkan Manager PLN UPJ Ciamis Dedeng Supriatna ketika disambangi Jaya Pos di ruangannya, beberapa waktu lalu. Menurutnya, proses bisnis PLN adalah menyalurkan listrik dari jaringan listrik PLN ke KWH meter pelanggan. Dengan demikian, batas kewenangan PLN adalah sampai dengan KWH meter pelanggan, sedangkan instalasi yang berada setelah KWH meter adalah kewenangan pelangan. Oleh karena itu PLN tidak pernah menjual peralatan kelistrikan seperti box KWH meter, penghemat listrik dan barang lainnya kepada masyarakat.

Begitu juga mengenai penentuan subsidi listrik bagi pelanggan kurang mampu yang merupakan kewenangan pemerintah, dengan data penerima subsidi listrik diperoleh dari Tim Nasional Percepatan Ketenagalistrikan (TNP2K). “Oleh karena itu, masyarakat harus waspada apabila ada oknum yang berpura-pura melakukan survey dan menunjukkan surat tugas palsu, lalu menawarkan paket subsidi listrik kepada pelanggan dengan cara menginformasikan kepada pelangan bahwa mereka adalah warga yang terpilih untuk mendapatkan paket subsidi namun harus membayar sejumlah uang,” ungkap Dedeng.

Harus diketahui pula, jelas Dedeng, berbagai modus operandi oknum penipuan tersebut seperti menawarkan jasa pasang baru, tambah daya, ubah tarif, penyambungan sementara, penggantian KWH meter secara ilegal. Menawarkan paket subsidi listrik, menjual peralatan seperti box kWh meter, kartu gantungan meter, alat penghemat listrik, disertai paksaan atau bahkan ancaman. Berpura-pura sebagai petugas PLN yang menagih rekening listrik yang tertunggak atau memeriksa instalasi listrik di rumah pelanggan. Menyebarkan surat atau pemberitahuan mengenai pemadaman listrik untuk kemudian memaksa pelanggan membayar sejumlah uang sebagai pembayaran genset.

“Sebagai langkah waspada dan antisipasi, masyarakat harus bisa mengenali petugas resmi PLN. Para petugas PLN yang mengunjungi rumah pelanggan, selalu dilengkapi dengan kartu pengenal resmi dan surat tugas. Khusus untuk kegiatan penertiban pemakaian tenaga listrik (P2TL), pemeriksaan dilakukan oleh petugas resmi PLN dan disaksikan pelanggan atau ketua RT. Hasil pemeriksaannya pun dituangkan dalam Berita Acara yang ditandatangani petugas dan pelanggan, “ jelas Dedeng.

Setiap transaksi keuang­an, tutur Dedeng, antara pelanggan dengan PLN seperti pembayaran pasang baru, tambah daya, pembayaran ta­gihan listrik, pembelian to­ken, maupun geser tiang, hanya bisa dilakukan di bank atau payment point online bank. “Petugas PLN dilarang melakukan transaksi keuangan baik menerima ataupun meminta di lokasi rumah pelanggan. Selain itu, tanda bukti pembayaran yang diterima pelanggan adalah struk resmi dari bank atau tempat pembayaran online bank, bukan kuitansi yang dijual bebas di pasaran, “ tuturnya.

Pemahaman tentang PLN dan ketenagalistrikan, kata Dedeng, sangat penting agar masyarakat tidak menjadi korban penipuan dengan modus yang mengatasnamakan PLN. “Pemanfaatan layanan resmi PLN yaitu Contact Center 123 yang bisa diakses melalui telepon rumah 123, email pln123@pln.co.id, facebook PLN 123 PLN 124, dan twitter @pln_124 yang mempermudah pelanggan untuk bertransaksi maupun bertanya kepada PLN,” katanya.

Layanan tersebut, tandasnya, bisa diakses dimana saja dan kapan saja selama 7 x 24 jam. Selanjutnya apabila pelanggan melihat, mengetahui, atau mengalami tindak penipuan berkedok PLN, pelanggan dapat mengecek kebenarannya dengan menghubungi unit terkait dan Contac Center 123 serta langsung melapor ke polisi. (Mamay)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50355)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13446)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12779)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8004)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5326)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (4817)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3942)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (3739)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3615)Pengusaha Ayam Goreng Karawaci Rugi Rp 28 Juta (3527)
Bedah JayaposPerusakan Pagar Beton Diperintah Oleh TerdakwaTangerang, JAYAPOS - Sungguh berani, walaupun usia tua tapi semangat tetap muda. Kalau pada ...


Penggunaan Anggaran Pendidikan PAUD Mantan Pjs Mekar Jaya Diduga Tidak TransparanPungli di CV BB Travel Catut Nama Polres Penyidik Dilapor Ke Propam Polda KaltengPedestrian Merr-Kalidami Senilai Rp 3 Milyar Terkesan Asal JadiGalian C Desa Treman Kabupaten Minut Diduga Tidak Mengantongi IzinProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung JawabKinerja PPDP KPU Way Kanan DipertanyakanSatpol PP Kota Tanjungbalai Tertibkan PKL Berdagang di Trotoar
Laporan KhususSrikandi Pasegeran Multi Peran di TMMDBanjarnegara, JAYAPOS - Suparti (45) petani dari Dusun Kroya Rt 02 Rw 03 Desa Pasegeran Kecamatan ...


Sembako Malam Disalurkan Kepada Warga Sasaran TMMD BanjarnegaraPeringatan Harganas XXV Tahun 2018, Bupati Irdinansyah Peroleh Tanda Kehormatan Manggala Karya KencaSuport Ibu-ibu Karanggondang Luar Biasa "Tak Ragu Langsir Material"Pemprov Jambi Dukung Pelestarian Olahraga Tradisional dan Liga SantriBerkah TMMD Bagi Pedagang TernakPembangunan Drainase di Lokasi TMMD Reg 102 DikebutRehab RTLH di Lokasi TMMD Reg 102 Pasegeran