Sabtu, 14 Oktober 2017 - 07:46:03 WIB
Tragedi Suami Bunuh Istri, Bupati Samosir Janji Tanggulangi Biaya Sekolah dan Hidup 8 Anak KorbanKategori: Sumatera Utara - Dibaca: 80 kali

Baca Juga:Raskin di Mancak Kab Serang Diduga Marak PenyelewenganTim Kejagung Sita Dokumen Dinas PPKAD Siantar Terkait Dugaan Korupsi APBD TA 2010Mau Cari Untung, Kepsek Sakaring SPd Membangun Sekolah Asal-Asalan dan Menyalahi BestekPT Rezeki Kencana Sosialisasikan Penanggulangan Kebakaran Hutan

Samosir, Jaya Pos

Bupati Samosir Rapidin Simbolon membuat kebijakan terhadap 8 orang anak korban yang tergolong masih dibawah umur. Kedelapan anak tersebut 2 orang pelajar SMA Negeri Palipi, 2 orang pelajar SMP, 2 orang pelajar SD dan 2 orang lagi belum sekolah.

Kebijakan tersebut, kata Rapidin Simbolon adalah bentuk tanggung jawab negara, melihat keberadaan ke 8 orang yang ditinggal ibunya yang meninggal dunia akibat dibunuh oleh ayahnya, apalagi tumpuan harapan hanya terhadap neneknya yang umurnya sudah uzur.

“Kebijakan Bupati Samosir yang mengantisipasi ketelantaran anak diapresiasi oleh kalangan masyarakat,” kata Kades Rianiate J Sitanggang ketika ditemui Jaya Pos, baru lalu.

Diungkapkan Sitanggang, ke 8 anak tersebut adalah merupakan anak dari Pitta Uli Girsang yang meninggal akibat tindak pidana pembunuhan yang dilakukan oleh Patar Simbolon, suami sendiri, tepatnya di Dusun Lumban Lobu Desa Rianiate Kecamatan Pangururan, Provinsi Sumatera Utara.

Disebutkan, Pitta Uli Girsang meninggal dunia akibat pukulan keras yang dilakukan Patar tepat mengena batang leher korban. “Setelah membunuh istri, kemudian pelaku Patar Simbolon mencoba membakar rumah sendiri dan rumah saudara dan juga rumah orang tuanya namun dapat diselamatkan,” ujar Sitanggang.

Akibat perbuatannya, Patar Simbolon kini sudah diamankan di Mapolres Samosir guna penyidikan lebih lanjut. (JBR)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (121670)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (90982)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (69678)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (50763)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (45936)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (45832)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (37607)Perusahaan Martua Sitorus Ngemplang Pajak Rp 7,2 Triliun? (33028)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (31756)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (24290)
Bedah JayaposPeningkatan Jalan di Desa Kali Pucang Diduga Tidak Sesuai SpekPasuruan, Jaya Pos Begitu banyak pekerjaan infrastruktur di Kabupaten Pasuruan yang saat ini masih ...


Wabah Korupsi Diduga Melanda Desa PelemwatuPolres Bolmong Diminta Usut Tuntas Dugaan Pungli DDDiduga Banyak Item Hilang, Proyek 5,5 Milyar Layak Di SorotRekanan Dispora Diduga Curangi Proyek Lapangan Futsal, Kabid Lakukan PembiaranPengerjaan Trotoar Kota Padangpanjang Diduga Tidak Sesuai SpekProyek Pusyangatra Ditengarai Tidak Sesuai SpeckPemkab Siak Kebal Hukum Atau Tidak Mengerti Hukum
Laporan KhususDPA DP3AP2KB Dorong Anak Aktif Mengembangkan Minat dan KemampuanBogor, Jaya Pos Saat ini jumlah penduduk usia anak (dibawah 18 tahun) di Kabupaten Bogor cukup tinggi yaitu ...


FBBI Sumbangkan Buku ke SDN 106149 Bulu CinaPemkab Kampanyekan Program Gemar Makan IkanTingkatkan Potensi Wisata di Tatar Galuh Ciamis, Dispar Menggelar Rally Nyukcruk LemburCamat Cengkareng Gelar Jumling ke Wilayah KapukUntuk Kali Kedua Menteri Susi Dianugerahi Gelar Doktor Honoris Causa dari Undip SemarangDimeriahkan Penghafal 30 Juz, Kegiatan Wakaf 1.000 Hafidz di Istano Basa PagaruyungWakil Bupati Kabupaten Mukomuko Resmikan Pelaksanaan Karya Bhakti Kodim 0423/BU