Sabtu, 14 Oktober 2017 - 07:55:28 WIB
Pengawasan Mandul, Pembangunan Perumahan Nelayan terbengkalaiKategori: Jambi - Dibaca: 31 kali

Baca Juga:Raskin di Mancak Kab Serang Diduga Marak PenyelewenganTim Kejagung Sita Dokumen Dinas PPKAD Siantar Terkait Dugaan Korupsi APBD TA 2010Mau Cari Untung, Kepsek Sakaring SPd Membangun Sekolah Asal-Asalan dan Menyalahi BestekPT Rezeki Kencana Sosialisasikan Penanggulangan Kebakaran Hutan

Kontraktor pembangunan perumahan khusus Jambi 1 ogah-ogahan mengerjakan pekerjannya.
Sehingga pekerjaan itu menjadi mangkrak dan terbengkelai. Diduga piara becking dibelakangnya.

Kuala Tungkal, Jaya Pos

Pekerjaan pembangunan perumahan khusus Jambi 1 sumber dana APBN No SPK K.U.08.08/SNVT-PPPJ/KONT-RUSUS.1/20/2017, tanggal 10 April 2017 lokasi Parit 5 Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjab Barat waktu 180 hari kalender, diperoleh pelaksana yakni PT Dayatama Citra Mandiri, dengan konsultan Raditya­tama Engineering Consultant.

Ironisnya, kontraktor ini dinilai terlalu menganggap sepele proyek pembangunan perumahan nelayan ini. Padahal lokasi pekerjaannya masih di lingkungan dalam kota yaitu di Parit 5, yang gampang untuk ditempuh dan dikerjakan oleh kontraktor. Sehingga dengan mudah dijangkau oleh alat-alat berat.

Waktu yang diberikan oleh dinas terkait juga tidak tanggung-tanggung, yakni selama 180 hari kalender atau diperkirakan 6 bulan. Namun pekerjaan tersebut tetap tidak bisa terselesaikan sesuai de­ngan waktu yang diberikan. Padahal yang dibangun bukanlah ratusan rumah, melainkan hanya 50 pintu perumahan nelayan tipe 36. Berdasarkan pantauan Jaya Pos sesuai fakta di lapangan hingga kini kontraktor hanya mampu mengerjakan sekitar 70 persen pekerjaan.

Menurut narasumber, pekerja di lokasi perumahan nelayan itu, kepada Jaya Pos mengaku bahwa pihaknya sudah pernah menyampaikan kepada kontraktor bahwa waktu pekerjaan sudah tidak sesuai lagi dengan janji awal. “Kadangkala kita sudah menyelesaikan satu pekerjaan tapi sulit untuk mengambil uangnya, sehingga kami harus bersabar menghadapinya,” sebutnya. Dirinya juga mengemukakan bahwa sejak pekerjaan dimulai tidak lagi mengikuti aturan yang sudah ditentukan oleh dinas terkait.

Aktivis LSM Angkasa, Susanto mengatakan, wajar saja kalau kontraktor me­ngerjakan pembangunan 50 unit perumahan nelayan ogah-ogahan, sebab mereka disinyalir ada backing yaitu pejabat tinggi di Pemprov Jambi. Bagi mereka gampang saja untuk menyuruh backing minta penambahan waktu lagi hingga pekerjaan perumahaan nelayan ini rampung.

“Kan pejabat tinggi backingnya, jadi tetap bisa diperpanjang pekerjaan tersebut, karena pejabat tinggi yang akan meminta perpanjangan waktu untuk pembangunan perumahan nelayan 50 unit itu, ya sudah pasti bisa itu,” sambungnya seraya menyebut kalau kontraktor yang mengerjakannya pasti akan ditindak karena tidak punya backing.(tenk)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerDinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (10050)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3041)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (1853)Komentari Kasus e-KTP, Andar: Abraham Samad Itu 'Omdo' (1691)Pandangan Umum Fraksi PDIP, PAN, dan RNB Terhadap Nota Keuangan dan Raperda APBD Kota Depok TA 2018 (1115)Sutadi SH dan Oknum Polres Ketapang Diduga Bobol Rumah Walet Milik Akim (997)PT Jembatan Nusantara Melakukan Pembohongan Terhadap Pelamar Pekerjaan (844)10,8 Miliar Proyek Pembangunan Jembatan Ulim Dikerjakan Asal Jadi (586)Endorsement Operational Level Untuk Kelas III dan IV Merugikan Pelaut (534)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (504)
Bedah JayaposPT MRIA Harus Bertanggung Dalam Kasus Yang Menyeret Danyon Zipur 8 SMG Jadi TersangkaMakassar, Jaya Pos Kasus keterlibatan Danyon Zipur 8 SMG yang terlibat dalam peledakan bukit (blasting), ...


Proyek Rehabilitasi Jembatan Terkesan Asal Jadi, BPKP Diminta Turun TanganPengusaha Nakal Berkeliaran Memburuh Proyek Di Kabupaten DharmasrayaSoal Kasus Lampu Jalan di Maros, Kompolnas Minta Klarifikasi Kepada Kapolri10,8 Miliar Proyek Pembangunan Jembatan Ulim Dikerjakan Asal JadiAPBDes Katimoho Terindikasi DikorupsiBendungan Karalloe Senilai 518 M Tidak Selesai PPK dan Kontraktor Enggan KomentarTangani Sengketa Tanah Damang Tewah Turun Lapangan
Laporan KhususPerantau Asal Samosir Merintis Obyek Wisata di KampungSamosir, Jaya Pos Sejak dicanangkan oleh Presiden Jokowi bahwa Samosir adalah salah satu tempat kunjungan ...


TNI Peduli Atas Penderitaan Seorang Anak BOB Berikan Bantuan Mesin Pengolah Pakan Ikan Kepada Warga Desa KasikanDPRD Muba Sambut Baik Inisiatif Pemkab MubaPemkab Muba Sampaikan Raperda Tentang Pinjaman Daerah Kepada DPRDDinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Depok Gelar Workshop B2SAMemperkenalkan Lebih Dini Budaya Batak Pada Anak-Anak Melalui Natal STM SarohaWaiting List Keberangkatan Jamaah Haji Kabupaten Ciamis Sudah Mencapai 2030