Sabtu, 14 Oktober 2017 - 08:00:12 WIB
Hasil Kerjaan Amburadul Tanpa Referensi Dan Kemampuan Dasar PT Nasrip Indonesia Menang 3 PaketKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 203 kali

Baca Juga:Raskin di Mancak Kab Serang Diduga Marak PenyelewenganTim Kejagung Sita Dokumen Dinas PPKAD Siantar Terkait Dugaan Korupsi APBD TA 2010Mau Cari Untung, Kepsek Sakaring SPd Membangun Sekolah Asal-Asalan dan Menyalahi BestekPT Rezeki Kencana Sosialisasikan Penanggulangan Kebakaran Hutan

Surabaya, Jaya Pos

Paket pekerjaan pedestrian dimenangkan oleh P.T Nasrip Indonesia berlokasi 3 titik, berada tak jauh dari tempat yang dikerjakan yaitu Manyar. Berdasarkan pantauan Jaya Pos terhadap berkas PT tersebut, pemilik P.T Nasrip Indonesia itu atas nama Pujo Wiyatno ST bersama Akhmad Januar Harianto dan beralamat JL.Gunung Anyar Harapan/NPWP: 03.238.247.5-615.000 total nilai paket kurang lebih 11 milyar bila berhasil terselesaikan sebelum Januari 2018.

Bagaimana bias lolos, dalam suatu kontrak lelang bila tidak memiliki kemampuan dasar atau yang disebut referensi/pengalaman. Padahal proses lelang yang dilakukan panitia sangat ketat di tahun 2017. Sementara di lapangan tampak secara kasat mata pekerjaan PT tersebut sangat amburadul. Banyak item yang tertuang di dalam BOQ diduga dengan sengaja dihilangkan guna kepentingan isi saku ataukah faktor lain.

Berdasarkan pantauan Jaya Pos terkait pekerjaan pedestrian yang berlokasi Kertajaya Indah Tengah-Manyar Kertoadi dengan nilai tawar Rp. 2.924.526.000,00 dikerjakan asal tanpa memikirkan dampak hingga menyebabkan tiang listrik ambruk. Penurunan tanah samping biasanya terdapat pagar rumah warga ambrol akibat galian alat excavator.

Seharusnya sebelum melakukan galian memasang SSP (Steel Sheet Pile) L=6M+braching, item ini yang tidak terlihat padahal jumlah yang ditentukan 121 batang SSP, tiang penyangga uttulitas 5 buah, untuk pekerjaan, urukan sirtu padat dan dan pasir padat tidak maximal. Padahal sudah tertuang 313,90 M3 untuk pasangan top bottem terdapat trucuk bambu dibawah diametter 10-12 panjang 2M,5 titik bawah top bottem, urukan pasir tebal 5 CM, betton B0 bawah box, item ini diduga tidak maksimal terpenuhi.

Menurut Bowo selaku warga sekitar ketika Jaya Pos mengorek keterangan terkait proyek pedestrian mengatakan, “Yang sampean
tanyakan terpenuhi tapi hanya beberapa mungkin hanya untuk dokumen saja guna pencairan pak ?..setelah itu pekerjaan di pollos
lihat aja sertu samping box culver banyak kotoran batuan, paving, kotoran pohon kecil juga lihat aja sertu samping box culver banyak kotoran batuan,paving,kotoran pohon kecil juga ikut masuk, proyek gak jelas tanpa ada papan nama, ini kan jamannya keterbukaan informasi publik seperti tercantum dalam UUD nomer 14 tahun 2008 tentang KIP jadi warga harus tahu berapa nilai anggaran dan dari APBD Apa APBN, “ ujarnya sambil pergi.

Di sisi lain menurut Ketua LSM Goverdmant Watch,Renaldy terkait proyek pedestrian kuantitas dan kualitas di suatu proyek harus terlaksana dengan baik. Jangan sampai terindikasi sengaja menghilangkan atau mensiasati banyak item yang sudah tertuang itu bisa dikatakan korupsi apalagi syarat kepentingan seharusnya Kabid Pendestrian lebih tegas melakukan koreksi minimal sanksi black list atau putus kontrak guna efek jera bagi penyedia jasa yang nakal apalagi jelas PP 29 tahun 2000 sebagai penyelenggara agar kedepan tidak terjadi kegagalan kontruksi seperti pada UUD 18 tahun 1999, jangan tutup mata dan matanya tertutup rapat terkait proyek pedestrian senilai hampir 3 milyar itu (Junn)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50355)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13446)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12779)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8004)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5326)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (4818)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3942)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (3739)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3615)Pengusaha Ayam Goreng Karawaci Rugi Rp 28 Juta (3527)
Bedah JayaposPerusakan Pagar Beton Diperintah Oleh TerdakwaTangerang, JAYAPOS - Sungguh berani, walaupun usia tua tapi semangat tetap muda. Kalau pada ...


Penggunaan Anggaran Pendidikan PAUD Mantan Pjs Mekar Jaya Diduga Tidak TransparanPungli di CV BB Travel Catut Nama Polres Penyidik Dilapor Ke Propam Polda KaltengPedestrian Merr-Kalidami Senilai Rp 3 Milyar Terkesan Asal JadiGalian C Desa Treman Kabupaten Minut Diduga Tidak Mengantongi IzinProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung JawabKinerja PPDP KPU Way Kanan DipertanyakanSatpol PP Kota Tanjungbalai Tertibkan PKL Berdagang di Trotoar
Laporan KhususSrikandi Pasegeran Multi Peran di TMMDBanjarnegara, JAYAPOS - Suparti (45) petani dari Dusun Kroya Rt 02 Rw 03 Desa Pasegeran Kecamatan ...


Sembako Malam Disalurkan Kepada Warga Sasaran TMMD BanjarnegaraPeringatan Harganas XXV Tahun 2018, Bupati Irdinansyah Peroleh Tanda Kehormatan Manggala Karya KencaSuport Ibu-ibu Karanggondang Luar Biasa "Tak Ragu Langsir Material"Pemprov Jambi Dukung Pelestarian Olahraga Tradisional dan Liga SantriBerkah TMMD Bagi Pedagang TernakPembangunan Drainase di Lokasi TMMD Reg 102 DikebutRehab RTLH di Lokasi TMMD Reg 102 Pasegeran