Sabtu, 14 Oktober 2017 - 08:00:12 WIB
Hasil Kerjaan Amburadul Tanpa Referensi Dan Kemampuan Dasar PT Nasrip Indonesia Menang 3 PaketKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 78 kali

Baca Juga:Raskin di Mancak Kab Serang Diduga Marak PenyelewenganTim Kejagung Sita Dokumen Dinas PPKAD Siantar Terkait Dugaan Korupsi APBD TA 2010Mau Cari Untung, Kepsek Sakaring SPd Membangun Sekolah Asal-Asalan dan Menyalahi BestekPT Rezeki Kencana Sosialisasikan Penanggulangan Kebakaran Hutan

Surabaya, Jaya Pos

Paket pekerjaan pedestrian dimenangkan oleh P.T Nasrip Indonesia berlokasi 3 titik, berada tak jauh dari tempat yang dikerjakan yaitu Manyar. Berdasarkan pantauan Jaya Pos terhadap berkas PT tersebut, pemilik P.T Nasrip Indonesia itu atas nama Pujo Wiyatno ST bersama Akhmad Januar Harianto dan beralamat JL.Gunung Anyar Harapan/NPWP: 03.238.247.5-615.000 total nilai paket kurang lebih 11 milyar bila berhasil terselesaikan sebelum Januari 2018.

Bagaimana bias lolos, dalam suatu kontrak lelang bila tidak memiliki kemampuan dasar atau yang disebut referensi/pengalaman. Padahal proses lelang yang dilakukan panitia sangat ketat di tahun 2017. Sementara di lapangan tampak secara kasat mata pekerjaan PT tersebut sangat amburadul. Banyak item yang tertuang di dalam BOQ diduga dengan sengaja dihilangkan guna kepentingan isi saku ataukah faktor lain.

Berdasarkan pantauan Jaya Pos terkait pekerjaan pedestrian yang berlokasi Kertajaya Indah Tengah-Manyar Kertoadi dengan nilai tawar Rp. 2.924.526.000,00 dikerjakan asal tanpa memikirkan dampak hingga menyebabkan tiang listrik ambruk. Penurunan tanah samping biasanya terdapat pagar rumah warga ambrol akibat galian alat excavator.

Seharusnya sebelum melakukan galian memasang SSP (Steel Sheet Pile) L=6M+braching, item ini yang tidak terlihat padahal jumlah yang ditentukan 121 batang SSP, tiang penyangga uttulitas 5 buah, untuk pekerjaan, urukan sirtu padat dan dan pasir padat tidak maximal. Padahal sudah tertuang 313,90 M3 untuk pasangan top bottem terdapat trucuk bambu dibawah diametter 10-12 panjang 2M,5 titik bawah top bottem, urukan pasir tebal 5 CM, betton B0 bawah box, item ini diduga tidak maksimal terpenuhi.

Menurut Bowo selaku warga sekitar ketika Jaya Pos mengorek keterangan terkait proyek pedestrian mengatakan, “Yang sampean
tanyakan terpenuhi tapi hanya beberapa mungkin hanya untuk dokumen saja guna pencairan pak ?..setelah itu pekerjaan di pollos
lihat aja sertu samping box culver banyak kotoran batuan, paving, kotoran pohon kecil juga lihat aja sertu samping box culver banyak kotoran batuan,paving,kotoran pohon kecil juga ikut masuk, proyek gak jelas tanpa ada papan nama, ini kan jamannya keterbukaan informasi publik seperti tercantum dalam UUD nomer 14 tahun 2008 tentang KIP jadi warga harus tahu berapa nilai anggaran dan dari APBD Apa APBN, “ ujarnya sambil pergi.

Di sisi lain menurut Ketua LSM Goverdmant Watch,Renaldy terkait proyek pedestrian kuantitas dan kualitas di suatu proyek harus terlaksana dengan baik. Jangan sampai terindikasi sengaja menghilangkan atau mensiasati banyak item yang sudah tertuang itu bisa dikatakan korupsi apalagi syarat kepentingan seharusnya Kabid Pendestrian lebih tegas melakukan koreksi minimal sanksi black list atau putus kontrak guna efek jera bagi penyedia jasa yang nakal apalagi jelas PP 29 tahun 2000 sebagai penyelenggara agar kedepan tidak terjadi kegagalan kontruksi seperti pada UUD 18 tahun 1999, jangan tutup mata dan matanya tertutup rapat terkait proyek pedestrian senilai hampir 3 milyar itu (Junn)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerDinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (9952)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3041)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (1853)Komentari Kasus e-KTP, Andar: Abraham Samad Itu 'Omdo' (1691)Pandangan Umum Fraksi PDIP, PAN, dan RNB Terhadap Nota Keuangan dan Raperda APBD Kota Depok TA 2018 (1115)Sutadi SH dan Oknum Polres Ketapang Diduga Bobol Rumah Walet Milik Akim (995)PT Jembatan Nusantara Melakukan Pembohongan Terhadap Pelamar Pekerjaan (841)10,8 Miliar Proyek Pembangunan Jembatan Ulim Dikerjakan Asal Jadi (585)Endorsement Operational Level Untuk Kelas III dan IV Merugikan Pelaut (528)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (501)
Bedah JayaposProyek Rehabilitasi Jembatan Terkesan Asal Jadi, BPKP Diminta Turun TanganKalau mengacu pada papan informasi pekerjaan seharusnya jembatan sudah selesai dan bisa dimanfaatkan oleh ...


Pengusaha Nakal Berkeliaran Memburuh Proyek Di Kabupaten DharmasrayaSoal Kasus Lampu Jalan di Maros, Kompolnas Minta Klarifikasi Kepada Kapolri10,8 Miliar Proyek Pembangunan Jembatan Ulim Dikerjakan Asal JadiAPBDes Katimoho Terindikasi DikorupsiBendungan Karalloe Senilai 518 M Tidak Selesai PPK dan Kontraktor Enggan KomentarTangani Sengketa Tanah Damang Tewah Turun LapanganPT EBB Supply Puluhan Ribu Ton Solar Perhari ke Penambang di Sei Kahayan
Laporan KhususTNI Peduli Atas Penderitaan Seorang Anak Purwokerto, Jaya Pos Pria Muhammad Dian berusia 10 tahun, penderita polio, putra dari ibu Mahyuni dan bapak ...


BOB Berikan Bantuan Mesin Pengolah Pakan Ikan Kepada Warga Desa KasikanDPRD Muba Sambut Baik Inisiatif Pemkab MubaPemkab Muba Sampaikan Raperda Tentang Pinjaman Daerah Kepada DPRDDinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Depok Gelar Workshop B2SAMemperkenalkan Lebih Dini Budaya Batak Pada Anak-Anak Melalui Natal STM SarohaWaiting List Keberangkatan Jamaah Haji Kabupaten Ciamis Sudah Mencapai 2030Menggali Monumen Quo Lijn, Tim Pusat Sejarah Kepolisian Melakukan Penelitian