Minggu, 15 Oktober 2017 - 05:10:52 WIB
Peningkatan Jalan Coban Blimbing-Wonosari Diduga Asal JadiKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 81 kali

Baca Juga:Pengawasan BPOM Dinilai LemahRaskin di Mancak Kab Serang Diduga Marak PenyelewenganTim Kejagung Sita Dokumen Dinas PPKAD Siantar Terkait Dugaan Korupsi APBD TA 2010Mau Cari Untung, Kepsek Sakaring SPd Membangun Sekolah Asal-Asalan dan Menyalahi Bestek

Pasuruan, Jaya Pos

Adanya pembangunan infrastruktur berupa pembangunan jalan di daerah pelosok memang menjadi prioritas pemerintah. Bahkan untuk skala nasional presiden juga membangun infrastruktur jalan sampai sedemikian rupa, salah satunya Trans Papua dan lainnya.

Sedangkan skala daerah setingkat kabupaten pun saat ini sedang gencar melaksanakan pembangunan baik itu pemeliharaan ataupun peningkatan yang bersumber dari dana pemerintah, menjadi sesuatu yang sangat menggembirakan karena dengan adanya jalan yang bagus dan berkwalitas maka aktivitas masyarakat dalam keseharian menjadi lebih lancar dan nyaman.

Akan tetapi ada saja ulah beberapa kontraktor yang dinilai kurang bertanggung jawab dalam mengerjakan pekerjaan karena tanpa memperhitungkan kwalitas jalan dengan mengerjakan pekerjaan asal jadi.

Salah satu pekerjaan yang saat ini menjadi sorotan di Kabupaten Pasuruan adalah pembangunan jalan di Cobanblimbing-Wonosari Kecamatan Wonorejo, dimana pembangunannya sudah selesai tinggal menunggu P1 saja.

Pengamat Pembangunan, Heri (40th) yang sering melalui jalan di daerah itu mengatakan, jalan ini sudah dibangun dan kalau dilihat sekilas terlihat bagus akan tetapi setelah diteliti dari berbagai aspek ditemukan beberapa kejanggalan, seperti masalah ketebalan aspal.

“Setahu saya, spesifikasi umum Direktorat Jendral Binamarga tahun 2014 pada intinya berbunyi: untuk perkerasan beraspal khususnya yang menggunakan lapis aus AC/WC tebal hamparan minimal 4cm, akan tetapi ketebalan pada pembangunan atau peningkatan di Jalan Coban Blimbing-Wonosari kurang tebal, semoga nanti kalau ada pengecekan bisa diperbaiki agar jalanan awet dan masyarakat yang tiap hari lalu lalang disana merasa senang karena jalannya bagus,” ucap Heri.

Senada disampaikan Sumarsono Ketua LSM Rakyat Sejahtera Pasuruan. “Kalau saya lebih kepada kerugian negara apabila benar ada kecurangan dalam proses pengerjaanya,” ujarnya.

Sesuai dengan amanat UU Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 1999 tentang penyelenggara negara yang bersih dan bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, dan juga memperhatikan prinsip prinsip dan Fakta Integritas Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sebagaimana tertuang dan tercantum dalam Perpres Nomor 70 tahun 2012 jo Perpres Nomor 54 Tahun 2010, masyatakat boleh berpartisipasi dalam mengkaji, menganalisa, mencegah dan melaporkan jika terdapat ada dugaan kecurangan maupun penyalahgunaan wewenang dan jabatan terhadap pro­ses atau kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah sebagaimana tertuang dalam UU RI Nomor 20 tahun 2001 jo UU RI Nomor 31 tahun 1999.

Sementara dari pihak Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan Cahyo selaku PPK sangat berterimakasih atas informasi ini dan menegaskan tidak akan membayar kalau pekerjaan tidak sesuai. “Jadi, kita lihat dan cek saja nanti karena ini juga belum di P1, kita belum core dril dan cek lagi. Nanti untuk hasil cek di lapangan akan kami,” tandasnya.(Sp)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (121670)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (90982)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (69677)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (50763)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (45936)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (45832)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (37607)Perusahaan Martua Sitorus Ngemplang Pajak Rp 7,2 Triliun? (33028)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (31756)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (24290)
Bedah JayaposPeningkatan Jalan di Desa Kali Pucang Diduga Tidak Sesuai SpekPasuruan, Jaya Pos Begitu banyak pekerjaan infrastruktur di Kabupaten Pasuruan yang saat ini masih ...


Wabah Korupsi Diduga Melanda Desa PelemwatuPolres Bolmong Diminta Usut Tuntas Dugaan Pungli DDDiduga Banyak Item Hilang, Proyek 5,5 Milyar Layak Di SorotRekanan Dispora Diduga Curangi Proyek Lapangan Futsal, Kabid Lakukan PembiaranPengerjaan Trotoar Kota Padangpanjang Diduga Tidak Sesuai SpekProyek Pusyangatra Ditengarai Tidak Sesuai SpeckPemkab Siak Kebal Hukum Atau Tidak Mengerti Hukum
Laporan KhususDPA DP3AP2KB Dorong Anak Aktif Mengembangkan Minat dan KemampuanBogor, Jaya Pos Saat ini jumlah penduduk usia anak (dibawah 18 tahun) di Kabupaten Bogor cukup tinggi yaitu ...


FBBI Sumbangkan Buku ke SDN 106149 Bulu CinaPemkab Kampanyekan Program Gemar Makan IkanTingkatkan Potensi Wisata di Tatar Galuh Ciamis, Dispar Menggelar Rally Nyukcruk LemburCamat Cengkareng Gelar Jumling ke Wilayah KapukUntuk Kali Kedua Menteri Susi Dianugerahi Gelar Doktor Honoris Causa dari Undip SemarangDimeriahkan Penghafal 30 Juz, Kegiatan Wakaf 1.000 Hafidz di Istano Basa PagaruyungWakil Bupati Kabupaten Mukomuko Resmikan Pelaksanaan Karya Bhakti Kodim 0423/BU