Minggu, 15 Oktober 2017 - 05:10:52 WIB
Peningkatan Jalan Coban Blimbing-Wonosari Diduga Asal JadiKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 96 kali

Baca Juga:Pengawasan BPOM Dinilai LemahRaskin di Mancak Kab Serang Diduga Marak PenyelewenganTim Kejagung Sita Dokumen Dinas PPKAD Siantar Terkait Dugaan Korupsi APBD TA 2010Mau Cari Untung, Kepsek Sakaring SPd Membangun Sekolah Asal-Asalan dan Menyalahi Bestek

Pasuruan, Jaya Pos

Adanya pembangunan infrastruktur berupa pembangunan jalan di daerah pelosok memang menjadi prioritas pemerintah. Bahkan untuk skala nasional presiden juga membangun infrastruktur jalan sampai sedemikian rupa, salah satunya Trans Papua dan lainnya.

Sedangkan skala daerah setingkat kabupaten pun saat ini sedang gencar melaksanakan pembangunan baik itu pemeliharaan ataupun peningkatan yang bersumber dari dana pemerintah, menjadi sesuatu yang sangat menggembirakan karena dengan adanya jalan yang bagus dan berkwalitas maka aktivitas masyarakat dalam keseharian menjadi lebih lancar dan nyaman.

Akan tetapi ada saja ulah beberapa kontraktor yang dinilai kurang bertanggung jawab dalam mengerjakan pekerjaan karena tanpa memperhitungkan kwalitas jalan dengan mengerjakan pekerjaan asal jadi.

Salah satu pekerjaan yang saat ini menjadi sorotan di Kabupaten Pasuruan adalah pembangunan jalan di Cobanblimbing-Wonosari Kecamatan Wonorejo, dimana pembangunannya sudah selesai tinggal menunggu P1 saja.

Pengamat Pembangunan, Heri (40th) yang sering melalui jalan di daerah itu mengatakan, jalan ini sudah dibangun dan kalau dilihat sekilas terlihat bagus akan tetapi setelah diteliti dari berbagai aspek ditemukan beberapa kejanggalan, seperti masalah ketebalan aspal.

“Setahu saya, spesifikasi umum Direktorat Jendral Binamarga tahun 2014 pada intinya berbunyi: untuk perkerasan beraspal khususnya yang menggunakan lapis aus AC/WC tebal hamparan minimal 4cm, akan tetapi ketebalan pada pembangunan atau peningkatan di Jalan Coban Blimbing-Wonosari kurang tebal, semoga nanti kalau ada pengecekan bisa diperbaiki agar jalanan awet dan masyarakat yang tiap hari lalu lalang disana merasa senang karena jalannya bagus,” ucap Heri.

Senada disampaikan Sumarsono Ketua LSM Rakyat Sejahtera Pasuruan. “Kalau saya lebih kepada kerugian negara apabila benar ada kecurangan dalam proses pengerjaanya,” ujarnya.

Sesuai dengan amanat UU Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 1999 tentang penyelenggara negara yang bersih dan bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, dan juga memperhatikan prinsip prinsip dan Fakta Integritas Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sebagaimana tertuang dan tercantum dalam Perpres Nomor 70 tahun 2012 jo Perpres Nomor 54 Tahun 2010, masyatakat boleh berpartisipasi dalam mengkaji, menganalisa, mencegah dan melaporkan jika terdapat ada dugaan kecurangan maupun penyalahgunaan wewenang dan jabatan terhadap pro­ses atau kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah sebagaimana tertuang dalam UU RI Nomor 20 tahun 2001 jo UU RI Nomor 31 tahun 1999.

Sementara dari pihak Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan Cahyo selaku PPK sangat berterimakasih atas informasi ini dan menegaskan tidak akan membayar kalau pekerjaan tidak sesuai. “Jadi, kita lihat dan cek saja nanti karena ini juga belum di P1, kita belum core dril dan cek lagi. Nanti untuk hasil cek di lapangan akan kami,” tandasnya.(Sp)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50355)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13446)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12779)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8004)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5326)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (4818)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3942)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (3739)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3615)Pengusaha Ayam Goreng Karawaci Rugi Rp 28 Juta (3527)
Bedah JayaposPerusakan Pagar Beton Diperintah Oleh TerdakwaTangerang, JAYAPOS - Sungguh berani, walaupun usia tua tapi semangat tetap muda. Kalau pada ...


Penggunaan Anggaran Pendidikan PAUD Mantan Pjs Mekar Jaya Diduga Tidak TransparanPungli di CV BB Travel Catut Nama Polres Penyidik Dilapor Ke Propam Polda KaltengPedestrian Merr-Kalidami Senilai Rp 3 Milyar Terkesan Asal JadiGalian C Desa Treman Kabupaten Minut Diduga Tidak Mengantongi IzinProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung JawabKinerja PPDP KPU Way Kanan DipertanyakanSatpol PP Kota Tanjungbalai Tertibkan PKL Berdagang di Trotoar
Laporan KhususSrikandi Pasegeran Multi Peran di TMMDBanjarnegara, JAYAPOS - Suparti (45) petani dari Dusun Kroya Rt 02 Rw 03 Desa Pasegeran Kecamatan ...


Sembako Malam Disalurkan Kepada Warga Sasaran TMMD BanjarnegaraPeringatan Harganas XXV Tahun 2018, Bupati Irdinansyah Peroleh Tanda Kehormatan Manggala Karya KencaSuport Ibu-ibu Karanggondang Luar Biasa "Tak Ragu Langsir Material"Pemprov Jambi Dukung Pelestarian Olahraga Tradisional dan Liga SantriBerkah TMMD Bagi Pedagang TernakPembangunan Drainase di Lokasi TMMD Reg 102 DikebutRehab RTLH di Lokasi TMMD Reg 102 Pasegeran