Minggu, 15 Oktober 2017 - 05:16:56 WIB
Inovasi Disbun Jatim Untuk Petani KakaoKategori: Laporan Khusus - Dibaca: 208 kali

Baca Juga:Pengawasan BPOM Dinilai LemahRaskin di Mancak Kab Serang Diduga Marak PenyelewenganTim Kejagung Sita Dokumen Dinas PPKAD Siantar Terkait Dugaan Korupsi APBD TA 2010Mau Cari Untung, Kepsek Sakaring SPd Membangun Sekolah Asal-Asalan dan Menyalahi Bestek

Surabaya, Jaya Pos

Rintisan inovasi untuk petani kakao yang dilakukan oleh Dinas Perkebun­an (Disbun) Provinsi Jawa Timur dimulai sejak tahun 2010. Target utama dari inovasi ini adalah menggerakkan rakyat untuk meng­garap kakao yang se­belumnya hanya dimono­poli oleh kebun besar milik negara.

Hasil dari inovasi ini berbuah nyata dengan ber­tambah luasnya perkebunan rakyat. Kini kebun rakyat jauh lebih luas dari kebun negara yakni 41.332 hektar berbanding 14.280 hektar (kebun negara). Begitu juga dalam hal produksi kebun rakyat berhasil memproduksi 20.564 ton kakao kering sedangkan kebun besar negara hanya 14.856 ton.

Di Jawa Timur, komoditi kakao merupakan komoditi strategis yang mengangkat martabat masyarakat dengan meningkatkan pendapatan petani perkebunan dan tumbuh­nya sentra ekonomi regio­nal. Komoditi kakao dikembangkan pada Perkebunan Rakyat (PR) perkebunan besar negara (PTPN) dan perkebunan besar swasta sentra tanaman kakao pada perkebunan rakyat di Jawa Timur saat ini seluas 41.332 hektar, terbagi di beberapa kabupaten. Kabupaten Madiun seluas 4.784 hektar, Kabupaten Pacitan seluas 4.192 hektar, Trenggalek seluas 3.975 hektar, Kabupaten Blitar seluas 3.537 hektar serta 18 kabupaten lain seperti Banyuwangi, Malang, Ponorogo dan lain-lain.

Sementara produksi ka­kao pada perkebunan rakyat sebesar 20.856 hektare dengan peroduksi rata-rata 913/kg/ha/th biji kakao kering. Kondisi tanaman kakao yang tua/rusak mencapai luasan sekitar 918 hektar (TT/TR) Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) seluas 15.730 hektar dan Tanaman Menghasilkan (TM) seluas 16.129 hektar.

Konsumsi kakao di Indonesia sendiri tergolong sangat rendah diantara negara–negara lain baru 0,3 kg/kapita/tahun, jauh lebih rendah bila dibandingkan dari Negara-negara Eropa, misalnya yang jumlah konsumsinya mencapai 15-20 kg/kapita/tahun.

Ir Karyadi MM Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur kepada Jaya Pos, Kamis (12/10) mengatakan, Dinas Perkebunan akan segera meluncurkan program-program yang akan mampu mendorong masyarakat Jawa Timur khu­susnya dan Indonesia pada umumnya untuk meng­konsumsi kakao se­perti minum kopi. Dengan hal-hal semacam itu Indo­nesia selaku penghasil ka­kao tidak akan kalah dari negara lain.

Selama ini, kakao dari Indonesia diolah di negara lain menjadi produck makanan dan kecantikan seperti sabun, minuman sampai makanan,” Karyadi mengakhiri.(@adv/Zein)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50610)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (41255)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13887)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13381)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13014)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12281)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8350)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (6429)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (5795)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5574)
Bedah JayaposPT PLN (Persero) Riau Memasang Jaringan Arus Listrik Asal JadiRiau, Beberapa anggota masyarakat kembali lagi mempertayakan sudah sejauh mana pertanggung jawaban ...


Tersangka Jansaiman Saragih Menguasai Asset GBI ICC Rayon 11 Pekanbaru Kasus Penebangan Pohon Jati Milik PTPN 2 Tandem MengambangDirut Rumah Sakit Diduga Pungli, Massa Berunjuk RasaAnggaran DD Desa Cimanis- Sobang Pantas DiauditCatut Nama Emil Dardak Akun FB Pencari Sumbangan DipolisikanTipu Nasabah, Developer KSU Penyang Sangkalemu DipolisikanDamparit Kabupaten Barru Sul-Sel Diduga Tidak Sesuai Bestek
Laporan KhususBupati Emil Dardak Sambut Baik Lawatan Danrem 081/DSJ MadiunDitengah kesibukan kerjanya, Emil Dardak meluangkan waktu bersilaturahmi dan menjalin komunikasi dengan ...


TMMD Reg 103 Wilayah Kodim 0736/ Batang, Percepat Pembangunan Wilayah dan Masyarakat Pemkab Gumas Gelar Bursa Inovasi Desa 20182019, Seluruh Kegiatan di OPD Gumas Terintegrasi Secara OnlineUsai Dilantik, Fadly Amran dan Asrul Resmi Jabat Walikota dan Wakil Walikota Padang PanjangPemkab Gumas Rakor Pilkades Serentak 2018HUT OKI Jadi Energi Tuntaskan PembangunanPemko Tanjungbalai Menerima Kedatangan Kafilah MTQN XXVII Asal Kepri di Bandara Kuala Namu