Selasa, 17 Oktober 2017 - 07:45:46 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Tahun 2017Kategori: Laporan Khusus - Dibaca: 50 kali

Baca Juga:Rehab Empat SDN di Kecamatan Wonoayu Berjalan LancarPeresmian Kantor dan Launching e-KTP Kec Bunguran Timur Layani Masyarakat Secara ProfesionalPengawasan BPOM Dinilai LemahRaskin di Mancak Kab Serang Diduga Marak Penyelewengan

PROFIL BPBD

Terhitung mulai tanggal 11 Ja­nuari 2011 BPBD Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat, mulai beroperasi yang ditandai dengan pelantikan pejabat struktural BPBD Kabupaten Bogor mulai dari Eselon II, III dan I. Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bogor Nomor 2 Tahun 2010 Tentang Pembentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Perda Nomor 2 Tahun 2015, Tentang Perubahan atas Perda Nomor 2 Tahun 2010 Tentang Pembentukan Badan Daerah dan Struktur Organisasi Tatalaksana Kinerja BPBD, BPBD merupakan perangkat daerah sebagai unsur pendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah yang dipimpin oleh Kepala Badan yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati.

Berdasarkan penjelasan Perda Nomor 2 Tahun 2010, BPBD mempunyai fungsi koordinasi, komando dan pelaksana dalam penanggulangan bencana. Pada fungsi komando, BPBD melaksanakan penanggulangan bencana dengan pengerahan sumber daya manusia, peralatan, logistik dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya, instansi vertikal yang ada di daerah serta langkah-langkah lain yang diperlukan dalam rangka penanganan darurat bencana.

Sedangkan pada fungsi pelaksana, BPBD melaksanakan penanggulangan bencana secara terkoordinasi dan terintegrasi dengan SKPD lainnya di daerah, instansi vertikal yang ada di daerah dengan memperhatikan kebijakan penyelenggaraan penanggulangan bencana dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Capaian IKK BPBD Tahun 2017 Triwulan III

Indikator kinerja bisa dimaknai sebagai alat yang digunakan untuk mengukur pencapaian suatu target, baik dengan menggunakan ukuran kualitatif maupun ukuran kuantitatif. Dengan menggunakan indikator kinerja, suatu kinerja bisa dievaluasi apakah telah berhasil mencapai target yang telah ditentukan ataukah tidak.
Dari uraian di atas BPBD sendiri mempunyai Indikator Kinerja Kunci (IKK) yang harus dicapai pada tahun 2017 ini.

Program Kegiatan BPB Tahun 2017 Triwulan III

Pada tahun 2017 Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor mempunyai 6 program dan 69 kegiatan yang terdiri dari 1 program utama dan 5 program pendukung. Program Utama Badan Penanggulangan Bencana Daerah di tahun 2017 antara lain :
Program Pencegahan Dini dan Penanggulangan Korban Bencana Alam (39 kegiatan)

Pelaksanaan Kegiatan di Tahun 2017 Triwulan III

Sampai dengan Triwulan III Tahun 2017 pelaksanaan kegiatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor secara umum telah berjalan sesuai dengan rencana yang ditetapkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2017.
Penanganan Kedaruratan

Bencana :

Bencana Alam yang terjadi di wilayah Kabupaten Bogor Selama periode Triwulan III Tahun 2017 tercatat sebanyak 428 kejadian yang terjadi dari tanah longsor 160 kejadian, banjir 42 kejadian, kebakaran 54 kejadian, angin kencang 144 kejadian dan lain - lain 28 kejadian. Dari semua kejadian tersebut BPBD telah melakukan penanganan kedaruratan sebagaimana mestinya seperti pengiriman logistik bagi korban bencana, evakuasi korban dan puing, bahan material lainnya akibat bencana.

Demikian publikasi kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor Triwulan III Tahun 2017 ini dibuat dengan harapan dapat memberikan gambaran tentang berbagai capaian kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor dalam rangka pencapaian tahapan Visi dan Misi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Kabupaten Bogor pada umumnya. (Adv/Bos)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerDinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (9951)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3041)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (1853)Komentari Kasus e-KTP, Andar: Abraham Samad Itu 'Omdo' (1691)Pandangan Umum Fraksi PDIP, PAN, dan RNB Terhadap Nota Keuangan dan Raperda APBD Kota Depok TA 2018 (1115)Sutadi SH dan Oknum Polres Ketapang Diduga Bobol Rumah Walet Milik Akim (995)PT Jembatan Nusantara Melakukan Pembohongan Terhadap Pelamar Pekerjaan (841)10,8 Miliar Proyek Pembangunan Jembatan Ulim Dikerjakan Asal Jadi (585)Endorsement Operational Level Untuk Kelas III dan IV Merugikan Pelaut (528)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (501)
Bedah JayaposProyek Rehabilitasi Jembatan Terkesan Asal Jadi, BPKP Diminta Turun TanganKalau mengacu pada papan informasi pekerjaan seharusnya jembatan sudah selesai dan bisa dimanfaatkan oleh ...


Pengusaha Nakal Berkeliaran Memburuh Proyek Di Kabupaten DharmasrayaSoal Kasus Lampu Jalan di Maros, Kompolnas Minta Klarifikasi Kepada Kapolri10,8 Miliar Proyek Pembangunan Jembatan Ulim Dikerjakan Asal JadiAPBDes Katimoho Terindikasi DikorupsiBendungan Karalloe Senilai 518 M Tidak Selesai PPK dan Kontraktor Enggan KomentarTangani Sengketa Tanah Damang Tewah Turun LapanganPT EBB Supply Puluhan Ribu Ton Solar Perhari ke Penambang di Sei Kahayan
Laporan KhususTNI Peduli Atas Penderitaan Seorang Anak Purwokerto, Jaya Pos Pria Muhammad Dian berusia 10 tahun, penderita polio, putra dari ibu Mahyuni dan bapak ...


BOB Berikan Bantuan Mesin Pengolah Pakan Ikan Kepada Warga Desa KasikanDPRD Muba Sambut Baik Inisiatif Pemkab MubaPemkab Muba Sampaikan Raperda Tentang Pinjaman Daerah Kepada DPRDDinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Depok Gelar Workshop B2SAMemperkenalkan Lebih Dini Budaya Batak Pada Anak-Anak Melalui Natal STM SarohaWaiting List Keberangkatan Jamaah Haji Kabupaten Ciamis Sudah Mencapai 2030Menggali Monumen Quo Lijn, Tim Pusat Sejarah Kepolisian Melakukan Penelitian