Rabu, 18 Oktober 2017 - 07:31:15 WIB
Tahapan Seleksi Sekda Memasuki Penulisan MakalahKategori: Laporan Khusus - Dibaca: 39 kali

Baca Juga:SMK Darul Ulum Lemah Ayu Lakukan Terobosan Pendidikan InovatifRehab Empat SDN di Kecamatan Wonoayu Berjalan LancarPeresmian Kantor dan Launching e-KTP Kec Bunguran Timur Layani Masyarakat Secara ProfesionalPengawasan BPOM Dinilai Lemah

Depok, Jaya Pos

Tahapan seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok memasuki tahap kedua, yakni penulisan makalah. Dengan diikuti 13 peserta. Pada tahap pertama setiap peserta atau para kandidat mengikuti tes kesehatan.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok H.Supian Suri, peserta diberikan waktu selama tiga jam. Dua jam untuk penulisan makalah dan satu jam membuat presentasi makalah.

“Terdapat tiga tema pembahasan yang bisa dipilih peserta. Tema-tema ini dipilih untuk melihat sejauh mana peserta memahami tugas dan fungsi pokok Sekda,” katanya.

Tema makalah dan wawancara dihadapan pansel masing-masing diberi waktu 45 menit,yang dibahas, tutur Supian, pertama tentang optimalisasi peran Sekda dalam menguatkan hubungan antara eksekutif, legislatif dan seluruh unsur pemerintahan pusat di daerah. Kedua, optimalisasi peran strategis Sekda dalam pencapaian program unggulan Kota Depok. Ketiga, optimalisasi peran strategis Sekda untuk kerja yang harmoni, menuju Kota Depok yang unggul, nyaman, dan religius.

“Meski mengetik dengan laptop yang disediakan Pansel, namun jaringan internetnya sudah dimatikan, sehingga tidak bisa diakses peserta seleksi. Selain itu, peserta juga tidak dibolehkan menggunakan ponsel, USB, modem, dan alat elektronik lainnya. De­ngan demikian, apa yang ditulis merupakan hasil pemikiran asli peserta,” katanya.

Supian Suri menegaskan, setiap peserta diwajibkan menandatangani bukti keotentikan makalah sebagai karya tulis sendiri. Setelah menulis makalah, besoknya peserta akan mempresentasikan hasil karya tulis tersebut.

“Saya akan langsung laporkan kepada Pak Wali Kota, tidak ditunda-tunda. Mudah-mudahan hasilnya­ mak­simal dan prosesnya di­lancarkan, sehingga awal November sudah ada nama untuk Sekda Kota Depok secara definitif,” tandasnya.

Sebelumnya, 13 calon Sekda menjalani tes kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depok. Dalam pemeriksaan tersebut, 13 calon Sekda didampingi 13 petugas RSUD Kota Depok yang membantu memeriksakan kesehatan berupa Medical Check Up (MCU) peserta seleksi rotasi/mutasi pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama.  Ke-13 orang petugas yang diturunkan ini sesuai dengan spesialisasi keilmuan sesuai bidangnya masing-masing.

Menurut Direktur RSUD Kota Depok, Asloe’ah Madjri, MCU kali ini bertujuan untuk mengetahui kondisi jasmani dan rohani calon Sekda.
Adapun tahapan tes kesehatan untuk menilai kondisi jasmani peserta meliputi, pengecekan tekanan darah (tensi), EKG, tes urine, rontgen, pemeriksaan umum fisik, pemeriksaan darah, dan tes narkoba.

“Petugas yang diturunkan memang ahli di bidangnya seperti dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis kesehatan jiwa, dokter radiologi, patologi klinis, perawat, analis, radiografer, psikiatri, dan petugas pendaftaran yang bertugas hari ini,” katanya.

Asloe’ah menuturkan, selain pemeriksaan jasmani, peserta juga diperiksa rohaninya melalui tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) – 2. Dalam tes ini, peserta diharuskan menjawab sekitar 529 pertanyaan mendalam guna melihat kondisi kejiwaan dari para peserta seleksi.

“MMPI-2 ini sifatnya le­bih mendalam dari MMPI-1 yang dilakukan tes psikologi oleh Universitas Indonesia (UI). MMPI-2 kami diawasi dan diperiksa hasilnya oleh dokter spesialis kesehatan jiwa,” tuturnya.

Perempuan yang pernah menjabat sebagai Camat Cinere ini mengungkapkan dari hasil pemeriksaan Medical Check Up (MCU) hasilnya akan diserahkan langsung ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSD) Kota Depok dan bersifat rahasia.

“Hasil yang didapat seluruhnya sgera akan kami serahkan pada BKPSDM, karena hasil MCU ini sifatnya privacy bagi pasien. Kami sebagai pihak yang memfasilitasi pemeriksaan MCU ke­sehatan secara umum,” ucap­nya.(ADV)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerDinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (9952)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3041)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (1853)Komentari Kasus e-KTP, Andar: Abraham Samad Itu 'Omdo' (1691)Pandangan Umum Fraksi PDIP, PAN, dan RNB Terhadap Nota Keuangan dan Raperda APBD Kota Depok TA 2018 (1115)Sutadi SH dan Oknum Polres Ketapang Diduga Bobol Rumah Walet Milik Akim (995)PT Jembatan Nusantara Melakukan Pembohongan Terhadap Pelamar Pekerjaan (841)10,8 Miliar Proyek Pembangunan Jembatan Ulim Dikerjakan Asal Jadi (585)Endorsement Operational Level Untuk Kelas III dan IV Merugikan Pelaut (528)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (501)
Bedah JayaposProyek Rehabilitasi Jembatan Terkesan Asal Jadi, BPKP Diminta Turun TanganKalau mengacu pada papan informasi pekerjaan seharusnya jembatan sudah selesai dan bisa dimanfaatkan oleh ...


Pengusaha Nakal Berkeliaran Memburuh Proyek Di Kabupaten DharmasrayaSoal Kasus Lampu Jalan di Maros, Kompolnas Minta Klarifikasi Kepada Kapolri10,8 Miliar Proyek Pembangunan Jembatan Ulim Dikerjakan Asal JadiAPBDes Katimoho Terindikasi DikorupsiBendungan Karalloe Senilai 518 M Tidak Selesai PPK dan Kontraktor Enggan KomentarTangani Sengketa Tanah Damang Tewah Turun LapanganPT EBB Supply Puluhan Ribu Ton Solar Perhari ke Penambang di Sei Kahayan
Laporan KhususTNI Peduli Atas Penderitaan Seorang Anak Purwokerto, Jaya Pos Pria Muhammad Dian berusia 10 tahun, penderita polio, putra dari ibu Mahyuni dan bapak ...


BOB Berikan Bantuan Mesin Pengolah Pakan Ikan Kepada Warga Desa KasikanDPRD Muba Sambut Baik Inisiatif Pemkab MubaPemkab Muba Sampaikan Raperda Tentang Pinjaman Daerah Kepada DPRDDinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Depok Gelar Workshop B2SAMemperkenalkan Lebih Dini Budaya Batak Pada Anak-Anak Melalui Natal STM SarohaWaiting List Keberangkatan Jamaah Haji Kabupaten Ciamis Sudah Mencapai 2030Menggali Monumen Quo Lijn, Tim Pusat Sejarah Kepolisian Melakukan Penelitian