Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:14:26 WIB
Kewenangan Mejelis Hakim Dalam Vonis Kapas Pupuk PalsuKategori: Kepulauan Babel - Dibaca: 196 kali

Baca Juga:SMK Darul Ulum Lemah Ayu Lakukan Terobosan Pendidikan InovatifRehab Empat SDN di Kecamatan Wonoayu Berjalan LancarPeresmian Kantor dan Launching e-KTP Kec Bunguran Timur Layani Masyarakat Secara ProfesionalPengawasan BPOM Dinilai Lemah

Bangka Belitung.Jaya Pos

Kewenangan kewenangan dan kewenangan , setidaknya itulah yang menjadi salah satu pertimbangan majelis Hakim terhormat dalam vonis Kapas perkara pupuk palsu.

Benarkah tidak ada lagi kewenangan lain mejalis hakim dalam musyawarah majelis selain dari vonis kapas 2 bulan 20 hari kurungan penjara terhadap para terdakwa perkara Pupuk Palsu ini yang telah membuat geger masyarakat luas khususnya masyarakat Provinsi Bangaka Belitung.

Menanggapi kewenangan majelis hakim dalam kasus pupuk palsu yang diadili oleh Hakim Pengadilan Negeri Pangkalpinang , Ketua Pengadilan Tinggi Bangka Belitung Widiono melalui Humas Aksir mengatakan, putusan ringan para terdakwa perkara pupuk merupakan kewenangan majelis hakim dalam hal ini mejelis hakim memutuskan perkara pupuk sudah berdasarkan fakta dan bukti dipersiadangan.

Para terdakwa lanjut Aksir, dalam persidangan terbukti bersalah untuk itu dihukum walaupun hukuman vonis ringan.

" Kalau masalah putusan itu kewenangan majelis, mereka memutuskan berdasarkan fakta dan bukti dipersidangan, Jika terdakwa terbukti, maka dihukum walaupun hukumannya ringan " ,kata Aksir kepada Jurnalist Jaya Pos ( 17/10 )  dikantor Pengadilan Tinggi Bangka Belitung.

Diungkapkannya, salah satu pertimbangan hakim dalam vonis ringan perkara pupuk adalah, para terdakwa tidak mengetahui kalau apa yang tertulis dalam label kemasan pupuk tidak sesuai dengan komposisi pupuk yang terdapat didalamnya.

" Pertimbangan hakim para terdakwa tidak mengetahui kemasan pupuk yang tertulis dalam label tidak sesuai dengan komposisi ". ujar Aksir Sembari mengklarifikasi adanya aliran dana yang mengalir ke Majelis Hakim dalam putusan ringan perkara pupuk adalah tidak benar

" Kami klarifikasi adanya aliran dana itu tidak benar ".imbuh Aksir.

Disingung Jurnalist Jaya Pos, apakah terdapat penyalah gunaan wewenang oleh Hakim dalam menyelsaikan perkara pupuk baik itu putusan ringan maupun jeda waktu jadwal sidang yang terbialang sikat hanya selang dua hari, Ahyar kembali mengungkapkan hal tersebut merupakan kewenangan hakim.

" Itu kewenangan Hakim ". ungkap Aksir.

Sekedar diketahui terdakwa perkara pupuk palsu  dijerat dengan Pasal 60 ayat 1 huruf f dan i UU RI No 12 Tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman yang ancaman pidananya 5 tahun penjara dan denda Rp250 juta serta dijerat juga Pasal 62 ayat 1 jo Pasal 8 ayat 1 huruf a dan e UU RI No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman kurungan penjara selama 5 tahun dan denda sebesar Rp 2 miliar.

Vonis Kapas yang sangat jauh dari memihak para petani ini oleh Majelis Hakim yang diketuai Surono terhadap para terdakwa pupuk palsu hanya di vonis 2 bulan 20 hari kurungan perjara. ( Oby )


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50610)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (41256)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13887)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13381)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13014)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12281)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8350)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (6429)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (5795)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5574)
Bedah JayaposPT PLN (Persero) Riau Memasang Jaringan Arus Listrik Asal JadiRiau, Beberapa anggota masyarakat kembali lagi mempertayakan sudah sejauh mana pertanggung jawaban ...


Tersangka Jansaiman Saragih Menguasai Asset GBI ICC Rayon 11 Pekanbaru Kasus Penebangan Pohon Jati Milik PTPN 2 Tandem MengambangDirut Rumah Sakit Diduga Pungli, Massa Berunjuk RasaAnggaran DD Desa Cimanis- Sobang Pantas DiauditCatut Nama Emil Dardak Akun FB Pencari Sumbangan DipolisikanTipu Nasabah, Developer KSU Penyang Sangkalemu DipolisikanDamparit Kabupaten Barru Sul-Sel Diduga Tidak Sesuai Bestek
Laporan KhususBupati Emil Dardak Sambut Baik Lawatan Danrem 081/DSJ MadiunDitengah kesibukan kerjanya, Emil Dardak meluangkan waktu bersilaturahmi dan menjalin komunikasi dengan ...


TMMD Reg 103 Wilayah Kodim 0736/ Batang, Percepat Pembangunan Wilayah dan Masyarakat Pemkab Gumas Gelar Bursa Inovasi Desa 20182019, Seluruh Kegiatan di OPD Gumas Terintegrasi Secara OnlineUsai Dilantik, Fadly Amran dan Asrul Resmi Jabat Walikota dan Wakil Walikota Padang PanjangPemkab Gumas Rakor Pilkades Serentak 2018HUT OKI Jadi Energi Tuntaskan PembangunanPemko Tanjungbalai Menerima Kedatangan Kafilah MTQN XXVII Asal Kepri di Bandara Kuala Namu