Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:14:26 WIB
Kewenangan Mejelis Hakim Dalam Vonis Kapas Pupuk PalsuKategori: Kepulauan Babel - Dibaca: 13 kali

Baca Juga:SMK Darul Ulum Lemah Ayu Lakukan Terobosan Pendidikan InovatifRehab Empat SDN di Kecamatan Wonoayu Berjalan LancarPeresmian Kantor dan Launching e-KTP Kec Bunguran Timur Layani Masyarakat Secara ProfesionalPengawasan BPOM Dinilai Lemah

Bangka Belitung.Jaya Pos

Kewenangan kewenangan dan kewenangan , setidaknya itulah yang menjadi salah satu pertimbangan majelis Hakim terhormat dalam vonis Kapas perkara pupuk palsu.

Benarkah tidak ada lagi kewenangan lain mejalis hakim dalam musyawarah majelis selain dari vonis kapas 2 bulan 20 hari kurungan penjara terhadap para terdakwa perkara Pupuk Palsu ini yang telah membuat geger masyarakat luas khususnya masyarakat Provinsi Bangaka Belitung.

Menanggapi kewenangan majelis hakim dalam kasus pupuk palsu yang diadili oleh Hakim Pengadilan Negeri Pangkalpinang , Ketua Pengadilan Tinggi Bangka Belitung Widiono melalui Humas Aksir mengatakan, putusan ringan para terdakwa perkara pupuk merupakan kewenangan majelis hakim dalam hal ini mejelis hakim memutuskan perkara pupuk sudah berdasarkan fakta dan bukti dipersiadangan.

Para terdakwa lanjut Aksir, dalam persidangan terbukti bersalah untuk itu dihukum walaupun hukuman vonis ringan.

" Kalau masalah putusan itu kewenangan majelis, mereka memutuskan berdasarkan fakta dan bukti dipersidangan, Jika terdakwa terbukti, maka dihukum walaupun hukumannya ringan " ,kata Aksir kepada Jurnalist Jaya Pos ( 17/10 )  dikantor Pengadilan Tinggi Bangka Belitung.

Diungkapkannya, salah satu pertimbangan hakim dalam vonis ringan perkara pupuk adalah, para terdakwa tidak mengetahui kalau apa yang tertulis dalam label kemasan pupuk tidak sesuai dengan komposisi pupuk yang terdapat didalamnya.

" Pertimbangan hakim para terdakwa tidak mengetahui kemasan pupuk yang tertulis dalam label tidak sesuai dengan komposisi ". ujar Aksir Sembari mengklarifikasi adanya aliran dana yang mengalir ke Majelis Hakim dalam putusan ringan perkara pupuk adalah tidak benar

" Kami klarifikasi adanya aliran dana itu tidak benar ".imbuh Aksir.

Disingung Jurnalist Jaya Pos, apakah terdapat penyalah gunaan wewenang oleh Hakim dalam menyelsaikan perkara pupuk baik itu putusan ringan maupun jeda waktu jadwal sidang yang terbialang sikat hanya selang dua hari, Ahyar kembali mengungkapkan hal tersebut merupakan kewenangan hakim.

" Itu kewenangan Hakim ". ungkap Aksir.

Sekedar diketahui terdakwa perkara pupuk palsu  dijerat dengan Pasal 60 ayat 1 huruf f dan i UU RI No 12 Tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman yang ancaman pidananya 5 tahun penjara dan denda Rp250 juta serta dijerat juga Pasal 62 ayat 1 jo Pasal 8 ayat 1 huruf a dan e UU RI No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman kurungan penjara selama 5 tahun dan denda sebesar Rp 2 miliar.

Vonis Kapas yang sangat jauh dari memihak para petani ini oleh Majelis Hakim yang diketuai Surono terhadap para terdakwa pupuk palsu hanya di vonis 2 bulan 20 hari kurungan perjara. ( Oby )


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerDinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (4499)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (2989)Komentari Kasus e-KTP, Andar: Abraham Samad Itu 'Omdo' (1659)Pandangan Umum Fraksi PDIP, PAN, dan RNB Terhadap Nota Keuangan dan Raperda APBD Kota Depok TA 2018 (1080)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (604)PT Jembatan Nusantara Melakukan Pembohongan Terhadap Pelamar Pekerjaan (441)Proyek Jalan Siduk-Ketapang Rp 27 M Diduga Bermasalah (328)Wujud Sinergitas TNI Polri, Polsek Wates Makan bersama dengan 70 Anggota TNI (283)Diabetes, Ancaman Yang Harus Diwaspadai (273)Ratusan Pekarya KSO Demo PT BBP (238)
Bedah JayaposBendungan Karalloe Senilai 518 M Tidak Selesai PPK dan Kontraktor Enggan KomentarMakassar, Jaya Pos Mega proyek konstruksi pembangunan Bendungan Karalloe, yang menelan anggaran sebesar Rp ...


Tangani Sengketa Tanah Damang Tewah Turun LapanganPT EBB Supply Puluhan Ribu Ton Solar Perhari ke Penambang di Sei KahayanRehab Sekolah Di Pandeglang Diduga Rawan PenyimpanganBPN Maros Akan Panggil Pemilik Sertifikat Ganda Pada Lahan Proyek Mamminasata Pekerjaan Jalan Pasirkadu-Perdana Dikeluhkan WargaPT. MAJI Diduga Serobot Lahan Kelompok Tani Karya MandiriPeningkatan Jalan Kebonagung Kemangsen Menyimpang
Laporan KhususMemperkenalkan Lebih Dini Budaya Batak Pada Anak-Anak Melalui Natal STM SarohaJakarta, Jaya Pos Perayaan Natal Parsahutaon STM Saroha Kedaung Kali Mati Jakarta Barat, Sabtu (9/12/2017) ...


Waiting List Keberangkatan Jamaah Haji Kabupaten Ciamis Sudah Mencapai 2030Menggali Monumen Quo Lijn, Tim Pusat Sejarah Kepolisian Melakukan PenelitianSiapkan Aparatur Transportasi Handal, Padang Panjang Teken MoU dengan STTDPemkab Mukomuko Memperingati Maulid Nabi Mudammad SAW 1439 H/2017 MImbau Pemkab/Pemkot Ingatkan Masyarakat Lakukan Pencegahan KebakaranPengembangan Pemasaran Melalui OnlinePublikasi Kinerja Setda Kabupaten Bogor Semester II Tahun 2017