Kamis, 19 Oktober 2017 - 07:30:13 WIB
Berhasil Kendalikan Kaki Gajah Depok Raih PenghargaanKategori: Laporan Khusus - Dibaca: 134 kali

Baca Juga:Dispenda Samsat Rancaekek Tiingkatkan PelayananSMK Darul Ulum Lemah Ayu Lakukan Terobosan Pendidikan InovatifRehab Empat SDN di Kecamatan Wonoayu Berjalan LancarPeresmian Kantor dan Launching e-KTP Kec Bunguran Timur Layani Masyarakat Secara Profesional

Depok, Jaya Pos

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok meraih penghargaan dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nila Farid Moeloek karena berhasil mengendalikn penyakit filariasis atau kaki gajah.

“Kami bangga bisa melàyani kesehatan masyarakat, khususnya warga Kota Depok,” ujar Walikota Depok, Mohammad Idris usai menerima langsung Sertifikat Eliminasi Filariasis dari Menkes Nila Moeloek.

Idris juga bangga karena berhasil meraih penghargaan bersama 12 kabupten/kota lainnya se-Indonesia. “Tentu sertifikat ini merupakan bukti keseriusan kami menangani kesehatan masyarakat Depok,” tuturnya.

Sementara Nila Farid Moeloek, mejelaskan bahwa pemerintah menargetkan bisa mewujudkan keluarga di Indonesia terbebas dari penyakit filariasis atau kaki gajah pada 2020. Jadi, untuk saat ini, tercatat sudah ada 13 kabupaten/kota di tanah air yang berhasil mengeliminasi penyakit kaki gajah tersebut.

Sementara 236 kabupate/kota di Tanah Air yang masih endemis. “Artinya, untuk bisa bebas dari penyakit kaki gajah memang membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk masyarakat dan pencanangan bulan eliminasi kaki gajah ini merupakan langkah akselerasi untuk mewujudkan keluarga bebas dari penyakit kaki gajah. Maka dari itu, kami berharap masyarakat untuk memulai pola hidup sehat karena dari nyamuk bisa menularkan ber­bagai penyakit, salah satuya penyakit kaki gajah,” jelas Nila.

Menurut Nila, untuk menuju bebas penyakit kaki gajah memang tidak mudah, karena banyak kendala, di antara­nya masih banyaknya populasi nyamuk serta perlu diperba­nyak petugas juru pemantau jentik. Jadi hal yang terpenting, kesadaran masyarakat untuk memberantas sarang nyamuk agar tidak berkembang biak serta menerapkan pola hidup sehat.

“Maka dari itu, kami juga meminta kepada pemerintah daerah agar dapat memperkuat layanan kesehatan primer di tingkat Puskesmas. Artinya, seluruh puskesmas harus proaktif datangi keluarga guna mencegah kemungkinan terserang penyakit karena bisa diobati secepatnya,” tutur Nila.
Nila menambahkan, pencanangan bulan eliminasi penyakit kaki gajah di bulan Oktober 2017 di Kabupaten Demak, Jawa Tengah ini merupakan tahun ketiga, setelah sebelumnya juga dicanangkan di Kota Cibinong, Jawa Barat pada tahun 2015, kemudian tahu kedua dilaksanakan di Gunung Mas, Kalimantan Tengah.

“Jadi, upaya pencegahan bagi masyarakat dan memutus rantai penularan dengan meminum obat pencegahan kaki gajah sekali setahun selama minimal lima tahun. Unyuk itu, penderita penyakit kaki gajah diminta kesadarannya untuk memeriksakan diri ke dokter agar mendapatkan penanganan obat-obatan, sehingga tidak menjadi sumber penularan bagi masyarakat lainnya,” imbuh­nya.(Adv)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50610)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (40551)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13884)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13379)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13014)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12280)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8345)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (6388)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (5781)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5572)
Bedah JayaposPT PLN (Persero) Riau Memasang Jaringan Arus Listrik Asal JadiRiau, Beberapa anggota masyarakat kembali lagi mempertayakan sudah sejauh mana pertanggung jawaban ...


Tersangka Jansaiman Saragih Menguasai Asset GBI ICC Rayon 11 Pekanbaru Kasus Penebangan Pohon Jati Milik PTPN 2 Tandem MengambangDirut Rumah Sakit Diduga Pungli, Massa Berunjuk RasaAnggaran DD Desa Cimanis- Sobang Pantas DiauditCatut Nama Emil Dardak Akun FB Pencari Sumbangan DipolisikanTipu Nasabah, Developer KSU Penyang Sangkalemu DipolisikanDamparit Kabupaten Barru Sul-Sel Diduga Tidak Sesuai Bestek
Laporan KhususBupati Emil Dardak Sambut Baik Lawatan Danrem 081/DSJ MadiunDitengah kesibukan kerjanya, Emil Dardak meluangkan waktu bersilaturahmi dan menjalin komunikasi dengan ...


TMMD Reg 103 Wilayah Kodim 0736/ Batang, Percepat Pembangunan Wilayah dan Masyarakat Pemkab Gumas Gelar Bursa Inovasi Desa 20182019, Seluruh Kegiatan di OPD Gumas Terintegrasi Secara OnlineUsai Dilantik, Fadly Amran dan Asrul Resmi Jabat Walikota dan Wakil Walikota Padang PanjangPemkab Gumas Rakor Pilkades Serentak 2018HUT OKI Jadi Energi Tuntaskan PembangunanPemko Tanjungbalai Menerima Kedatangan Kafilah MTQN XXVII Asal Kepri di Bandara Kuala Namu