Kamis, 19 Oktober 2017 - 07:38:43 WIB
Kades Stroke, BPD Pertanyakan Sikap Bupati SubangKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 155 kali

Baca Juga:Dispenda Samsat Rancaekek Tiingkatkan PelayananSMK Darul Ulum Lemah Ayu Lakukan Terobosan Pendidikan InovatifRehab Empat SDN di Kecamatan Wonoayu Berjalan LancarPeresmian Kantor dan Launching e-KTP Kec Bunguran Timur Layani Masyarakat Secara Profesional

Desakan warga ini murni guna menciptakan kondusifitas pemerintahan dalam pelayanan
terhadap warga dan tegaknya undang-undang.

Subang, Jaya Pos

Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kihiyang Kecamatan Binong Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat mendapat desakan warga, agar mempertanyakan sikap Bupati Subang Hj Imas Aryumningsih terkait keberadaan Kades Kihiyang Mirta Leo yang nyata-nyata dalam kondisi sakit stroke, sehingga tidak bisa melaksanakan tugas sehari-hari secara optimal.

Salah seorang anggota BPD Maryadi mengatakan, . “Sama sekali tidak ada unsur politis. Desakan warga ini merupakan aspirasi yang memang berkembang di tengah masyarakat,” katanya.

Masih menurutnya, Mirta Leo sudah lebih dari enam bulan menderita sakit stroke. Persisnya setahun setelah dilantik pada Juni 2013 lalu menderita sakit, sehingga harus menggunakan alat bantu kursi roda ketika sesekali berangkat ngantor ke desa.

Maryadi memaparkan, bila merujuk Perda No 4 tahun 2015, tentang Desa Jo Psl 111 ayat (1) disebutkan kepala desa berhenti karena; meninggal dunia, permintaan sendiri atau diberhentikan. Kemudian pada ayat (2) point (b) dijelaskan, kepala desa diberhentikan tidak dapat melaksanakan tugas secara berkelanjutan atau berhalangan tetap secara berturut-turut selama 6 bulan. Point (c) Kades bisa diberhentikan karena tidak lagi memenuhi syarat, diantaranya tidak sehat jasmani. “Nah, pak Kades Mirta Leo ini sudah lebih dari enam bulan menderita sakit stroke, tapi kami tidak bisa memastikan apakah keberadaan kepala desa kami ini termasuk dalam regulasi itu atau tidak,” ucapnya.

Sudah lama persoalan ini bergulir, sehingga kadang kala menimbulkan friksi dan suasana agak memanas. “Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diharapkan, kami selaku BPD berharap pihak pemkab segera mengambil langkah antisipatif, agar roda pemerintahan Desa Kihiyang kondusif dan cepat berkembang,” pinta Ukar.

Ketua BPD Kihiyang Tatang Arifin SSos MM ketika dihubungi membenarkan bila kondisi kepala desanya telah lama sakit stroke, bahkan pihaknya mengaku sudah berkali-kali melayangkan surat kepada Bupati Subang, inti­nya meminta segera menurunkan tim dokter untuk memeriksa kesehatan Mirta Leo, namun hingga kini belum juga direspon.

Menurut Tatang hingga saat ini pihaknya belum bisa mengambil langkah lebih jauh, karena masih menunggu Tim Investigasi dari tingkat kabupaten yang akan terjun ke lapangan, seperti Irda, Bagian Pemerintahan Setda Kab Subang, serta instansi terkait lainnya.

Aktifis Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara-RI (LPPN-RI) Kabupaten Subang-Purwakarta Wahyudin, saat dimintai tanggapannya, (9/10) mempertanyakan, selama ini aparat pembina dan pengawas penyelenggaraan pemerintahan desa kemana saja.

Di saat kondisi seperti itu yang sudah berlangsung relatif cukup lama, aparat dimaksud terkesan kurang mampu menyikapi dan mendeteksi dinamika yang berkembang, seperti berlangsungnya roda pemerintahan, penegakan aturan atau terhadap situasi yang berkembang di tengah masyarakat. (@bh/Esuh)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50355)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13446)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12779)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8004)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5326)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (4818)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3942)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (3739)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3615)Pengusaha Ayam Goreng Karawaci Rugi Rp 28 Juta (3527)
Bedah JayaposPerusakan Pagar Beton Diperintah Oleh TerdakwaTangerang, JAYAPOS - Sungguh berani, walaupun usia tua tapi semangat tetap muda. Kalau pada ...


Penggunaan Anggaran Pendidikan PAUD Mantan Pjs Mekar Jaya Diduga Tidak TransparanPungli di CV BB Travel Catut Nama Polres Penyidik Dilapor Ke Propam Polda KaltengPedestrian Merr-Kalidami Senilai Rp 3 Milyar Terkesan Asal JadiGalian C Desa Treman Kabupaten Minut Diduga Tidak Mengantongi IzinProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung JawabKinerja PPDP KPU Way Kanan DipertanyakanSatpol PP Kota Tanjungbalai Tertibkan PKL Berdagang di Trotoar
Laporan KhususSrikandi Pasegeran Multi Peran di TMMDBanjarnegara, JAYAPOS - Suparti (45) petani dari Dusun Kroya Rt 02 Rw 03 Desa Pasegeran Kecamatan ...


Sembako Malam Disalurkan Kepada Warga Sasaran TMMD BanjarnegaraPeringatan Harganas XXV Tahun 2018, Bupati Irdinansyah Peroleh Tanda Kehormatan Manggala Karya KencaSuport Ibu-ibu Karanggondang Luar Biasa "Tak Ragu Langsir Material"Pemprov Jambi Dukung Pelestarian Olahraga Tradisional dan Liga SantriBerkah TMMD Bagi Pedagang TernakPembangunan Drainase di Lokasi TMMD Reg 102 DikebutRehab RTLH di Lokasi TMMD Reg 102 Pasegeran