Kamis, 19 Oktober 2017 - 07:38:43 WIB
Kades Stroke, BPD Pertanyakan Sikap Bupati SubangKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 43 kali

Baca Juga:Dispenda Samsat Rancaekek Tiingkatkan PelayananSMK Darul Ulum Lemah Ayu Lakukan Terobosan Pendidikan InovatifRehab Empat SDN di Kecamatan Wonoayu Berjalan LancarPeresmian Kantor dan Launching e-KTP Kec Bunguran Timur Layani Masyarakat Secara Profesional

Desakan warga ini murni guna menciptakan kondusifitas pemerintahan dalam pelayanan
terhadap warga dan tegaknya undang-undang.

Subang, Jaya Pos

Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kihiyang Kecamatan Binong Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat mendapat desakan warga, agar mempertanyakan sikap Bupati Subang Hj Imas Aryumningsih terkait keberadaan Kades Kihiyang Mirta Leo yang nyata-nyata dalam kondisi sakit stroke, sehingga tidak bisa melaksanakan tugas sehari-hari secara optimal.

Salah seorang anggota BPD Maryadi mengatakan, . “Sama sekali tidak ada unsur politis. Desakan warga ini merupakan aspirasi yang memang berkembang di tengah masyarakat,” katanya.

Masih menurutnya, Mirta Leo sudah lebih dari enam bulan menderita sakit stroke. Persisnya setahun setelah dilantik pada Juni 2013 lalu menderita sakit, sehingga harus menggunakan alat bantu kursi roda ketika sesekali berangkat ngantor ke desa.

Maryadi memaparkan, bila merujuk Perda No 4 tahun 2015, tentang Desa Jo Psl 111 ayat (1) disebutkan kepala desa berhenti karena; meninggal dunia, permintaan sendiri atau diberhentikan. Kemudian pada ayat (2) point (b) dijelaskan, kepala desa diberhentikan tidak dapat melaksanakan tugas secara berkelanjutan atau berhalangan tetap secara berturut-turut selama 6 bulan. Point (c) Kades bisa diberhentikan karena tidak lagi memenuhi syarat, diantaranya tidak sehat jasmani. “Nah, pak Kades Mirta Leo ini sudah lebih dari enam bulan menderita sakit stroke, tapi kami tidak bisa memastikan apakah keberadaan kepala desa kami ini termasuk dalam regulasi itu atau tidak,” ucapnya.

Sudah lama persoalan ini bergulir, sehingga kadang kala menimbulkan friksi dan suasana agak memanas. “Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diharapkan, kami selaku BPD berharap pihak pemkab segera mengambil langkah antisipatif, agar roda pemerintahan Desa Kihiyang kondusif dan cepat berkembang,” pinta Ukar.

Ketua BPD Kihiyang Tatang Arifin SSos MM ketika dihubungi membenarkan bila kondisi kepala desanya telah lama sakit stroke, bahkan pihaknya mengaku sudah berkali-kali melayangkan surat kepada Bupati Subang, inti­nya meminta segera menurunkan tim dokter untuk memeriksa kesehatan Mirta Leo, namun hingga kini belum juga direspon.

Menurut Tatang hingga saat ini pihaknya belum bisa mengambil langkah lebih jauh, karena masih menunggu Tim Investigasi dari tingkat kabupaten yang akan terjun ke lapangan, seperti Irda, Bagian Pemerintahan Setda Kab Subang, serta instansi terkait lainnya.

Aktifis Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara-RI (LPPN-RI) Kabupaten Subang-Purwakarta Wahyudin, saat dimintai tanggapannya, (9/10) mempertanyakan, selama ini aparat pembina dan pengawas penyelenggaraan pemerintahan desa kemana saja.

Di saat kondisi seperti itu yang sudah berlangsung relatif cukup lama, aparat dimaksud terkesan kurang mampu menyikapi dan mendeteksi dinamika yang berkembang, seperti berlangsungnya roda pemerintahan, penegakan aturan atau terhadap situasi yang berkembang di tengah masyarakat. (@bh/Esuh)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerDinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (9951)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3041)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (1853)Komentari Kasus e-KTP, Andar: Abraham Samad Itu 'Omdo' (1691)Pandangan Umum Fraksi PDIP, PAN, dan RNB Terhadap Nota Keuangan dan Raperda APBD Kota Depok TA 2018 (1115)Sutadi SH dan Oknum Polres Ketapang Diduga Bobol Rumah Walet Milik Akim (995)PT Jembatan Nusantara Melakukan Pembohongan Terhadap Pelamar Pekerjaan (841)10,8 Miliar Proyek Pembangunan Jembatan Ulim Dikerjakan Asal Jadi (585)Endorsement Operational Level Untuk Kelas III dan IV Merugikan Pelaut (528)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (501)
Bedah JayaposProyek Rehabilitasi Jembatan Terkesan Asal Jadi, BPKP Diminta Turun TanganKalau mengacu pada papan informasi pekerjaan seharusnya jembatan sudah selesai dan bisa dimanfaatkan oleh ...


Pengusaha Nakal Berkeliaran Memburuh Proyek Di Kabupaten DharmasrayaSoal Kasus Lampu Jalan di Maros, Kompolnas Minta Klarifikasi Kepada Kapolri10,8 Miliar Proyek Pembangunan Jembatan Ulim Dikerjakan Asal JadiAPBDes Katimoho Terindikasi DikorupsiBendungan Karalloe Senilai 518 M Tidak Selesai PPK dan Kontraktor Enggan KomentarTangani Sengketa Tanah Damang Tewah Turun LapanganPT EBB Supply Puluhan Ribu Ton Solar Perhari ke Penambang di Sei Kahayan
Laporan KhususTNI Peduli Atas Penderitaan Seorang Anak Purwokerto, Jaya Pos Pria Muhammad Dian berusia 10 tahun, penderita polio, putra dari ibu Mahyuni dan bapak ...


BOB Berikan Bantuan Mesin Pengolah Pakan Ikan Kepada Warga Desa KasikanDPRD Muba Sambut Baik Inisiatif Pemkab MubaPemkab Muba Sampaikan Raperda Tentang Pinjaman Daerah Kepada DPRDDinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Depok Gelar Workshop B2SAMemperkenalkan Lebih Dini Budaya Batak Pada Anak-Anak Melalui Natal STM SarohaWaiting List Keberangkatan Jamaah Haji Kabupaten Ciamis Sudah Mencapai 2030Menggali Monumen Quo Lijn, Tim Pusat Sejarah Kepolisian Melakukan Penelitian