Jumat, 20 Juli 2012 - 06:55:04 WIB
Proyek Drainase dan Sanitasi Jalan Lubuk Sikaping Diduga Sarat PenyelewenganKategori: Sumatera Barat - Dibaca: 486 kali

Baca Juga:Grand Final Futsal Nabaja CUP III 2012Direktur PDAM Tirta Sukapura H Asep N : Setetes Menuju SuksesDugaan Korupsi KUD Usaha Tani Mandiri, CV Cahaya Bintang Satria dan KUD Tani TerlibatPemko dan Pers Bantu Sembako ke Panti Asuhan

Pasaman. Jaya Pos

Pelaksanaan pengerjaan mega proyek pembangunan drainase dan sanitasi di Kota Lubuk Sikaping Pasaman Timur diduga asal jadi dan tidak sesuai dengan bestek hingga dapat merugikan Negara.

Pembangunan yang seharusnya dapat mempercantik dan memperindah Kota serta dapat mengurangi bahaya banjir apabila hujan turun kini menyisakan masalah.
 
Banyak terlihat ketimpangan dan kejanggalan dalam pengerjaannya yang dilakukan oleh PT Ananda Pratama selaku pemenamg tender.
Diantaranya tidak dibuatnya pasangan griil 296 unit, untuk saluran air hujan dari jalan.Demikian pula Bak Kontrol 296 unit juga di hilangkan dan tidak dibangun yang seharusnya ada dalam bestek.
 
Konstruksi beton untuk trotoar kiri-kanan jalan lebih kurang  4.5 km sudah banyak yang retak dan hancur,pejalan kaki mesti hati-hati untuk berjalan jangan sampai kejeblos karena penutup saluran drainase sudah banyak tidak layak pakai karena retak dan hancur.
 
Menurut Mufidar, salah satu Ketua LSM di  Pasaman yang juga didampingi AL yang juga anggota LSM itu, setelah ditanyakan terkait masalah ini mengatakan,’’Kami sebagai lembaga Swadaya Masyarakat yang ikut mengontrol kinerja pemerintah sangat kecewa dengan hasil pembangunan darinase yang asal jadi tersebut’’ katanya.

Ia menyebutkan,’’terlalu banyak ketimpangan dalam pengerjaan proyek itu,seperti pasangan batu Mortal sepanjang lebih kurang 600 m yang seharusnya di pasang,ditiadakan sama sekali.kemudian konstruksi beton untuk trotoar  memakai K 250 mungkin jauh dari harapan,seperti yang anda ketahui konstruksi beton sudah banyak yang hancur’’.jelasnya
 
Kejanggalan yang lain,menurut dia,’’Timbunan sirtu pilihan kurang lebih 10.000 meter kubik yang harus di datangkan dan dipadatkan dengan alat.Ternyata di lapangan tampak hanya kerikil biasa bekas galian yang di timbunkan tanpa di padatkan dengan alat, sedang sirtu yang didatangkan hanya kisaran 5000 kubik saja’’ sebutnya. 
 
Berdasarkan Pantauan Jaya Pos dan Fakta dilapangan memang benar adanya, analisa  kasar sementara dengan adanya proyek pembangunan drainase dan sanitasi asal jadi ini  telah merugikan Negara.
 
Salah seorang warga masyarakat disekitar lokasi proyek saat dimintai keterangan  menjelaskan,bahwa kualitas pekerjaannya terkesan asal jadi, campuran semen dan pasir tidak sesuai bestek sehingga gampang terkelupas ,tidak lekat dan mudah hancur sepertinya pengawasan dari konsultan pengawas dan dinas terkait tidak maksimal sehingga rekanan sesukanya saja bekerja, ujarnya. Domas/Dave
 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59929)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (54186)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51775)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15269)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14541)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14352)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14064)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13613)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (13473)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9566)
Bedah JayaposPAD Dishub Bukittinggi Diduga Terjadi Kebocoran, Oknum ASN Tidak Beretika Perlu PembinaanBukittinggi, Jaya Pos Tingkat kebocoran sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi perparkiran di ...


Kasektor Citata Kramat Jati Diduga Lindungi Bangunan BermasalahProyek Jalan PUPR Lahat AmburadulPT DWK Diduga Produksi CPO Dioplos MikoTiang Oktagonal Segi 8 Bengkok, Dishub Surabaya Lakukan PembiaranKegiatan Pamsimas di Kabupaten Sidoarjo Diduga Mark UpPembangunan Gerai Pusat Oleh-Oleh Diduga Gunakan Bangunan LamaPendataan Dinas Sosial Bukittinggi Diduga Pilih Kasih Pada Warga Miskin
Laporan KhususPemkab Gumas Raih Penghargaan Dari Menkumham RIKuala Kurun, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Bagian ...


Menjelang Hari Jadi Kabupaten Indramayu Lantik WabupWalikota Padang Panjang Kembali Terima Penghargaan Pembina ProklimPemkab Bantaeng Raih Penghargaan STBM Award Tingkat NasionalJumaga Nadeak Kembali Dilantik Pimpin DPRD KepriPimpinan Tiga Daerah ke Bantaeng Ikuti Monev Bersama KPKHari Kesaktian Pancasila Pemkot Manado Gelar Upacara Bendera45 Anggota DPRD Labuhanbatu Periode 2019 - 2014 Dilantik