Selasa, 07 November 2017 - 07:33:30 WIB
Edi Wijaya Terbukti Menyebarkan Fitnah Dihukum 6 Bulan PenjaraKategori: Jakarta - Dibaca: 28 kali

Baca Juga:Pemilik Sabu Divonis 1 Tahun Penjara di PN Simalungun, JPU Hanya Tuntut Terdakwa 1,6 Tahun BuiGrand Final Futsal Nabaja CUP III 2012 , Minggu 22 Juli 2012Proyek Drainase dan Sanitasi Jalan Lubuk Sikaping Diduga Sarat PenyelewenganGrand Final Futsal Nabaja CUP III 2012

Jakarta, Jaya Pos

Ketua Majelis Hakim Tjooje Sampaleng, didampingi hakim anggota Parnaen Silitonga dan Firman, akhirnya menghukum terdakwa Edi Widjaja (42) selama enam bulan penjara, di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rabu (01/11/2017).

Dalam amar putusannya Ketua Majelis Hakim menyatakan, berdasarkan fakta-fakta yang terungkap di persidangan, bukti-bukti, serta kerangan para saksi yang dihadirkan selama persidangan terdakwa Edi telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum, melakukan tindak pidana mencemarkan nama baik seseorang, menyebarkan fitnah dengan tujuan menjatuhkan kredibilitas seseorang sebagaimana diatur dalam pasal 310 KUHP.

Menghukum terdakwa atas kesalahanya dengan hukuman penjara selama enam bulan. Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Irene (digantikan oleh Fedrik), menuntut agar terdakwa dijatuhi hukuman enam bulan dengan masa percobaan delapan bulan.

Menanggapi hal tersebut korban melalui kuasa hukumnya Lina Widjaja mengatakan , “Putusan itu pas lah dengan perbuatan terdakwa telah mencemarkan nama baik klien saya, hanya saja putusan itu kami sedikit kecewa karena tidak ada perintah segera masuk, intinya masih bebas karena terdakwa banding” ungkapnya.

Di dalam persidangan terungkap terjadinya tindak pidana itu berawal (11/04/2016) di Ruko Royal Sunter Blok B 18 Jakarta Utara, antara korban dengan terdakwa mendirikan sebuah perusahaan. Berawal sekitar tahun 2009 di Ruko Royal Sunter Blok B 18 Jakarta Utara, antara korban dengan terdakwa mendirikan sebuah perusahaan PT. Domani Aman Sentosa bergerak dibidang distributor minuman beralkohol (wine) dengan kepemilikan saham Rudi 40 %, Linda (istri Rudi) 30 %, dan Eddy (terdakwa) 20 %.

Pada tahun 2012 terjadi permasalahan di perusahaan dan berlanjut hingga terjadi tindak pidana sebagaimana dalam pasal 310 KUH Pidana jo 311 KUH Pidana. Persidangan dipimpin oleh ketua majelis hakim Tjootje Sampaleng dan hakim angota Firman. Parnaen Silitonga, telah memeriksa terdakwa Edi .

Fakta di persidangan Rudi Kurniawan sudah dipermalukan dihadapan para karyawannya, sebab terdakwa Edi Widjaja dengan sengaja mengirimkan pesan melalui pesan blackberry messenger (BBM) ke anak buah atau karyawan saksi korban bernama Sandra ada sekitar 11 screen shoot, yang isinya penghinaan dan pencemaran nama baik dapat berakibat rusaknya rumah tangga dan membunuh karakter korban.

Antara lain bernada fitnah yakni bahwa saksi korban Rudi Kurniawan memiliki istri muda dan anaknya masih sering ke Jakarta, bahkan saksi sering bikin cerita bohong kepada istri pertamanya Linda, semua dunia juga tau Rudi punya istri dan anak.

Tidak puas hanya BBM itu saja, kata Rudi dihadapan majelis hakim. Terdakwa terus menteror dengan pesan singkat elektronik dan yang diingat saksi korban salah satunya berbunyi “Bilang sama bos kamu kalah ada biji saya tunggu dia datang sama bu Linda,” cerita Rudi.

Terdakwa Eddy kepada anak buahnya terus menyebarkan fitnah itu hingga diketahui istrinya. Bahkan selama beberapa tahun Rudi mengaku hubungan rumah tangganya dengan istrinya Linda menjadi tidak harmonis dan hampir bercerai. Para karyawannyapun menjadi berubah menilai dirinya. (Herman)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (121670)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (90982)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (69678)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (50763)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (45936)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (45832)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (37607)Perusahaan Martua Sitorus Ngemplang Pajak Rp 7,2 Triliun? (33028)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (31756)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (24290)
Bedah JayaposPeningkatan Jalan di Desa Kali Pucang Diduga Tidak Sesuai SpekPasuruan, Jaya Pos Begitu banyak pekerjaan infrastruktur di Kabupaten Pasuruan yang saat ini masih ...


Wabah Korupsi Diduga Melanda Desa PelemwatuPolres Bolmong Diminta Usut Tuntas Dugaan Pungli DDDiduga Banyak Item Hilang, Proyek 5,5 Milyar Layak Di SorotRekanan Dispora Diduga Curangi Proyek Lapangan Futsal, Kabid Lakukan PembiaranPengerjaan Trotoar Kota Padangpanjang Diduga Tidak Sesuai SpekProyek Pusyangatra Ditengarai Tidak Sesuai SpeckPemkab Siak Kebal Hukum Atau Tidak Mengerti Hukum
Laporan KhususDPA DP3AP2KB Dorong Anak Aktif Mengembangkan Minat dan KemampuanBogor, Jaya Pos Saat ini jumlah penduduk usia anak (dibawah 18 tahun) di Kabupaten Bogor cukup tinggi yaitu ...


FBBI Sumbangkan Buku ke SDN 106149 Bulu CinaPemkab Kampanyekan Program Gemar Makan IkanTingkatkan Potensi Wisata di Tatar Galuh Ciamis, Dispar Menggelar Rally Nyukcruk LemburCamat Cengkareng Gelar Jumling ke Wilayah KapukUntuk Kali Kedua Menteri Susi Dianugerahi Gelar Doktor Honoris Causa dari Undip SemarangDimeriahkan Penghafal 30 Juz, Kegiatan Wakaf 1.000 Hafidz di Istano Basa PagaruyungWakil Bupati Kabupaten Mukomuko Resmikan Pelaksanaan Karya Bhakti Kodim 0423/BU