Kamis, 09 November 2017 - 07:32:38 WIB
Rekanan Dispora Diduga Curangi Proyek Lapangan Futsal, Kabid Lakukan PembiaranKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 89 kali

Baca Juga:Foke dan Istri Optimis Rakyat Akan Dukung Dirinya di Putaran KeduaMau Mendapat Untung Besar Kontraktor Kerja Asal Jadi, Dinas Bina Marga dan Tata Ruang TertidurPemilik Sabu Divonis 1 Tahun Penjara di PN Simalungun, JPU Hanya Tuntut Terdakwa 1,6 Tahun BuiGrand Final Futsal Nabaja CUP III 2012 , Minggu 22 Juli 2012

Surabaya, Jaya Pos

Hasil lelang tawar terkoreksi pembangunan lapangan futsal yang berlokasi di Pandugo Timur Surabaya senilai Rp 385.376.926,00 dimenangkan oleh CV Azka Jaya dengan kode lelang pekerjaan 6725010 dimulai penanda tangan kontrak 30 Ags s/d 27 Nov, atas nama pemilik CV Suyanik dengan alamat Setro 5, Kelurahan Gading, Kec. Tambaksari Surabaya. Melihat berkas CV K1 tanpa ada referensi pekerjaan artinya tidak ada nilai proyek yang pernah dikerjakan tak ada kemampuan dasar tetapi bisa lolos.

Apalagi untuk nama, inisial, ib, ab tak tercantum di komanditer dalam berkas diduga pinjam bendera yang berdampak rentan untuk sanksi administrasi. Nampak tidak diberi sanksi administrasi. Alhasil, di lapangan nampak semrawut.

Berdasarkan investigasi Jaya Pos campuran spesi pasangan batu kali diduga tak mendapatkan kekuatan yang dipersyaratkan, pecahan batu sebelum terpasang tidak maksimal. Bahkan terlihat bercampur batu bata merah dan batu cumbong, item pasir uruk tebal 5 cm dan lantai kerja 5 cm speci 1: 3 : 5 K100 beberapa titik bawah pondasi diduga hilang.

Item beton yang dipersyaratkan K-225 apakah bisa maximal..? karena pemprosesan mengacu pada PBI (197I) peraturan Beton Bertulang Indonesia, untuk pasangan bowplank menggunakan kayu seadanya. Gito selaku warga ketika ditanya awak media terkait pekerjaan sedikit resah karena terkesan semrawut, “Lihat aja mas dari papan legalitas (papan nama) tidak dipasang seharusnya sebagai warga Negara Indonesia berhak tahu anggaran APBD atau APBN seperti pada UU RI No.14 tahun 2008 tentang (KIP) Keterbukaan Informasi Publik, direksi keet saja pakai informasi publik, direksi keet saja pakai pos jaga pendopo kampung padahal item ang­garan ini pasti ada mas.?,” ujarnya.

Pasangan bekesting masih terdapat kebocoran, pengelasan pagar wermesh M5 seharusnya keliling penuh guna kerapian dan kekuatan, tetapi hanya sentuhan pertitik.

Saat pekerjaan las seharusnya rekanan siap dengan peralatan yang dibutuhkan seperti mesin genzet bukan mengambil listrik dari kotak panel sisi barat yang menurut konfirmasi

Kabid inisial BB Dispora pakai token dan ada MCB. Banyaknya kecurangan se­perti pengurangan volume pe­kerjaan oleh rekanan guna pertebal isi kocek berakibat di kualitas dan kuantitas terabaikan.

Disisi lain ketika Jaya Pos konfirmasi temuan lapangan dengan LSM BPJ (Bangku Panjang Jatim), aktivis Harry Brengos mengatakan, ”Banyaknya penyimpangan proyek oleh rekanan pemerintah tidak bisa dibiarkan dan banyak melakukan pembiaran apalagi Kabid Dispora selaku pemerintah yang sudah diperkuat oleh PP 29 tahun 2000 sebagai penyelenggara agar kedepan bisa lebih baik dan menjaga kegagalan kontruksi sesuai UUD 18 tahun1999. (Junn)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerDinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (10050)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3041)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (1853)Komentari Kasus e-KTP, Andar: Abraham Samad Itu 'Omdo' (1691)Pandangan Umum Fraksi PDIP, PAN, dan RNB Terhadap Nota Keuangan dan Raperda APBD Kota Depok TA 2018 (1115)Sutadi SH dan Oknum Polres Ketapang Diduga Bobol Rumah Walet Milik Akim (997)PT Jembatan Nusantara Melakukan Pembohongan Terhadap Pelamar Pekerjaan (844)10,8 Miliar Proyek Pembangunan Jembatan Ulim Dikerjakan Asal Jadi (586)Endorsement Operational Level Untuk Kelas III dan IV Merugikan Pelaut (534)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (504)
Bedah JayaposPT MRIA Harus Bertanggung Dalam Kasus Yang Menyeret Danyon Zipur 8 SMG Jadi TersangkaMakassar, Jaya Pos Kasus keterlibatan Danyon Zipur 8 SMG yang terlibat dalam peledakan bukit (blasting), ...


Proyek Rehabilitasi Jembatan Terkesan Asal Jadi, BPKP Diminta Turun TanganPengusaha Nakal Berkeliaran Memburuh Proyek Di Kabupaten DharmasrayaSoal Kasus Lampu Jalan di Maros, Kompolnas Minta Klarifikasi Kepada Kapolri10,8 Miliar Proyek Pembangunan Jembatan Ulim Dikerjakan Asal JadiAPBDes Katimoho Terindikasi DikorupsiBendungan Karalloe Senilai 518 M Tidak Selesai PPK dan Kontraktor Enggan KomentarTangani Sengketa Tanah Damang Tewah Turun Lapangan
Laporan KhususPerantau Asal Samosir Merintis Obyek Wisata di KampungSamosir, Jaya Pos Sejak dicanangkan oleh Presiden Jokowi bahwa Samosir adalah salah satu tempat kunjungan ...


TNI Peduli Atas Penderitaan Seorang Anak BOB Berikan Bantuan Mesin Pengolah Pakan Ikan Kepada Warga Desa KasikanDPRD Muba Sambut Baik Inisiatif Pemkab MubaPemkab Muba Sampaikan Raperda Tentang Pinjaman Daerah Kepada DPRDDinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Depok Gelar Workshop B2SAMemperkenalkan Lebih Dini Budaya Batak Pada Anak-Anak Melalui Natal STM SarohaWaiting List Keberangkatan Jamaah Haji Kabupaten Ciamis Sudah Mencapai 2030